cover
Contact Name
Mega Firdaus
Contact Email
megafirdaus@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
ner@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Kampus II. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur 61234
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Educational Review
ISSN : -     EISSN : 30255678     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Nusantara Educational Review (NER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NER menerbitkan artikel penelitian pada bidang pendidikan. Nusantara Educational Review terbit dua kali setahun pada bulan Agustus dan Februari.
Articles 74 Documents
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Role Playing dalam Seni Teater pada Siswa Kelas III Janati, Umi mufida; Wardono, Mohammad Setyo
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/20xke261

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya peningkatan kemampuan berbicara peserta didik kelas III dengan menggunakan model pembelajaran role playing  di SD Cahaya Budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara sekaligus mengetahui bagaimana reaksi mereka ketika model role playing digunakan dalam pembelajaran. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan empat kegiatan utama dalam masing-masing dua siklus penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, ujian dan angket digunakan sebagai metode pengumpulan data. Angket dan lembar tes digunakan sebagai alat bantu belajar. Berdasarkan temuan penelitian, kemampuan berbicara peserta didik meningkat dari 30% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Selain itu, reaksi peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran role playing juga meningkat. Pada siklus I, tingkat respon  peserta didik meningkat menjadi 70%, dan pada siklus II mencapai 90%, yang termasuk tergolong "sangat efektif". Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas III SD Cahaya Budaya dapat meningkatkan kemampuan berbicara melalui penerapan model pembelajaran role playing. This study examines efforts to improve the speaking skills of third-grade students using the role-playing learning model at Cahaya Budaya Elementary School. The purpose of this study was to improve speaking skills and to determine their reactions when the role-playing model was used in learning. Planning, implementation, observation, and reflection were the four main activities in each of the two cycles of classroom action research (CAR) used in this study. In this study, tests and questionnaires were used as data collection methods. Questionnaires and test sheets were used as learning aids. Based on the research findings, students' speaking skills increased from 30% in cycle I to 80% in cycle II. In addition, students' reactions to the application of the role-playing learning model also increased. In cycle I, the student response rate increased to 70%, and in cycle II it reached 90%, which is categorised as "very effective." Thus, it can be concluded that third-grade students at Cahaya Budaya Elementary School can improve their speaking skills through the application of the role-playing learning model.
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Siswa dalam Pembelajaran Sains Materi Lokasi Geografis Indonesia di Kelas V Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Media Peta Interaktif Al Hasany, Moch Bahaauddin; Wardono, Mohammad Setyo
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/k1bcrn66

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman konsep letak geografis Indonesia pada siswa kelas V SD melalui pemanfaatan media peta interaktif. Penelitian dilaksanakan pada sebuah SD negeri dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa kelas V. Desain penelitian menggunakan model PTK Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas siswa, tes pemahaman (pretest-posttest), angket respons peserta didik, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif-deskriptif untuk tes dan angket, serta kualitatif untuk data observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar dari kategori rendah (rata‑rata skor 45%) menjadi sedang (siklus I: 68%) dan tinggi (siklus II: 85%). Pemahaman konsep siswa (tes) meningkat dari rata‑rata 55 (pra‑tindakan) menjadi 72 (siklus I) dan 86 (siklus II). Berdasarkan temuan tersebut, pemanfaatan media peta interaktif dinyatakan efektif dalam meningkatkan aktivitas dan pemahaman siswa pada pembelajaran IPAS materi letak geografis Indonesia. This classroom action research (CAR) aims to improve learning activities and understanding of the concept of Indonesia's geographical location in fifth-grade elementary school students through the use of interactive map media. The research was conducted at a public elementary school in [city name] with 28 fifth-grade students as research subjects. The research design used the Kemmis & McTaggart CAR model consisting of two cycles, each cycle covering planning, action implementation, observation, and reflection. Data collection instruments included student activity observation sheets, comprehension tests (pretest-posttest), student response questionnaires, and field notes. Data analysis was conducted quantitatively-descriptive for tests and questionnaires, and qualitatively for observation data and field notes. The results of the study showed an increase in learning activities from the low category (average score of 45%) to medium (cycle I: 68%) and high (cycle II: 85%). Students' conceptual understanding (test) increased from an average of 55 (pre-action) to 72 (cycle I) and 86 (cycle II). Based on these findings, the use of interactive maps was found to be effective in enhancing student engagement and understanding in science and science learning on Indonesia's geographic location.
Pengelolaan Stres Akademik dan Kesehatan Mental Peserta Didik: Strategi Manajemen Kelas yang Berpusat pada Siswa Fatimah, Siti; Chairunisa; Maqrifah, Torikhotul; Linardo
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/a5cwtr14

Abstract

Stres akademik dan masalah kesehatan mental di kalangan peserta didik merupakan isu krusial yang memengaruhi kinerja akademik dan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi manajemen kelas yang berpusat pada siswa dalam mengelola stres akademik dan meningkatkan kesehatan mental peserta didik. Dengan menerapkan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber teoritis dan empiris yang berkaitan dengan faktor penyebab stres, dampak psikologis, serta intervensi dalam manajemen kelas. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan otoriter dan adanya tekanan eksternal justru memperburuk kesehatan mental siswa.  Di sisi lain, pendekatan manajemen kelas yang fokus pada siswa yang stres pada otonomi, dukungan emosional, dan interaksi kooperatif telah terbukti efektif dalam mengurangi tingkat stres. Penggunaan teknik praktis seperti mindfulness dan pengembangan strategi coping adaptif dalam kelas disarankan sebagai langkah preventif dan kuratif bagi pendidik untuk membangun lingkungan belajar yang sehat dan mendukung. Academic stress and mental health issues among students are crucial issues that affect academic performance and overall psychological well-being. This study aims to analyse the role of student-centred classroom management strategies in managing academic stress and improving students' mental health. Using a literature review method, this study analyses various theoretical and empirical sources related to stress factors, psychological impacts, and interventions in classroom management. The study shows that the use of an authoritarian approach and external pressure worsens students' mental health.  On the other hand, a student-centred classroom management approach that focuses on autonomy, emotional support, and cooperative interaction has been proven effective in reducing stress levels. The use of practical techniques such as mindfulness and the development of adaptive coping strategies in the classroom are recommended as preventive and curative measures for educators to build a healthy and supportive learning environment.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Model Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas II Oktavia, Huriyah; Sugiarto, Riski; Asror, Machfudzil
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qcgzbp75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mengenai simbol dan sila Pancasila dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas II SDN Karangtanjung. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data diambil melalui pengamatan aktivitas guru dan siswa serta tes untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kedua aspek tersebut. Di siklus I, aktivitas guru tercapai pada 73% dan aktivitas siswa pada 66,7%, sedangkan ketuntasan belajar baru mencapai 28% dengan 8 siswa yang tuntas. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 91,67% dan aktivitas siswa mencapai 89,58%. Ketuntasan hasil belajar juga meningkat menjadi 83%, dengan 24 siswa dinyatakan tuntas. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dan hasil belajar di mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Model ini bisa digunakan sebagai pilihan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, serta dapat mendorong siswa untuk berkolaborasi dan bersaing dengan cara yang positif. This study aims to improve students' learning outcomes regarding the symbols and principles of Pancasila by applying the Cooperative Learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type to second-grade students at SDN Karangtanjung. The method used is Classroom Action Research (CAR), carried out in two cycles, each including the steps of planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observations of teacher and student activities and tests to measure learning outcomes. The results of the study showed a significant increase in both aspects. In the first cycle, teacher activity reached 73% and student activity 66.7%, while learning completeness only reached 28%, with 8 students achieving mastery. After improvements were made in the second cycle, teacher activity increased to 91.67%, and student activity reached 89.58%. Learning completeness also increased to 83%, with 24 students declared to have achieved mastery. These findings indicate that the use of the TGT learning model is effective in increasing student participation and learning outcomes in the Pancasila Education subject. This model can be used as a more engaging and interactive learning option, and it can encourage students to collaborate and compete positively.