cover
Contact Name
Merri Sri Hartati
Contact Email
merrisrihartati@umb.ac.id
Phone
+6285273471301
Journal Mail Official
merrisrihartati@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Setawar Abdimas
ISSN : 28095626     EISSN : 28095618     DOI : https://doi.org/10.36085/sa.v1i2
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. SETAWAR ABDIMAS, secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. 2. Pengabdian Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal, Gizi dan Kesehatan Masyarakat; 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; 5. Layanan Masyarakat Mahasiswa; 6. Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
EDUKASI SIAGA BENCANA BERBASIS ASET KOMUNIKASI MELALUI SEKOLAH DAN MEUNASAH DI PIDIE JAYA Riandi Marisa; Juli Firmansyah; Mukti Amini; Muhammad Sulaiman; Windra Irawan; Sitti Jamilah; Muhammad Daud; Musliadi; Muhammad Munadi
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.10818

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memperkuat kesadaran dan kapasitas pendidikan kebencanaan di SDN 6 Meureudu dan Meunasah Gampong Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Gampong Manyang Cut merupakan kawasan rawan bencana banjir bandang yang terletak di sepanjang aliran Sungai Meureudu, sehingga masyarakat dan komunitas sekolah menghadapi ancaman bencana yang berulang. Kegiatan PkM dilaksanakan pada 19-21 Mei 2026 dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang memanfaatkan aset lokal komunitas. Program mencakup: (1) edukasi siaga bencana banjir bagi 200 siswa dan 28 guru SDN 6 Meureudu; (2) penguatan kapasitas kebencanaan berbasis meunasah bagi masyarakat Gampong Manyang Cut; dan (3) distribusi hibah perlengkapan pendidikan sebagai dukungan konkret pascabencana. Hasil evaluasi berbasis observasi terstruktur dan lembar umpan balik menunjukkan bahwa seluruh 228 peserta (200 siswa dan 28 guru) mengikuti kegiatan secara aktif hingga selesai, dengan tingkat partisipasi 100%. Sebanyak 92% peserta mampu mengidentifikasi jalur evakuasi dan prosedur tanggap darurat berdasarkan hasil observasi sesi simulasi. Koordinasi multistakeholder yang melibatkan lima unsur pentahelix berhasil terjalin efektif. Meunasah terbukti menjadi mitra strategis dalam memperluas jangkauan program kesiapsiagaan bencana. Program ini direkomendasikan sebagai model PkM kebencanaan berbasis ABCD yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya di Indonesia.
EDUKASI INDUSTRI DAN PASAR MODAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT BERBASIS HASIL KULIAH KERJA LAPANGAN (STUDI PADA BURSA EFEK INDONESIA DAN MITRA INDUSTRI) Iwin Arnova; Aulia Thasabita Lesti; Nadya Aisyah Rahmadhan; Deki Seprawansyah
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.10825

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui transfer pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program edukasi industri dan pasar modal sebagai upaya peningkatan literasi masyarakat berbasis hasil Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilaksanakan pada Bursa Efek Indonesia dan mitra industri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan, dokumentasi, dan evaluasi partisipatif terhadap kegiatan edukasi yang dilaksanakan. Program pengabdian dilakukan melalui sosialisasi pasar modal, pengenalan investasi yang aman, literasi keuangan dasar, serta pemaparan praktik industri secara langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dasar pasar modal, instrumen investasi, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal lebih jauh investasi legal melalui lembaga resmi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi hasil KKL ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat mampu menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi keuangan dan industri. Oleh karena itu, program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak terkait.
PEMBERDAYAAN AISYIYAH MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS SAMPAH RUMAH TANGGA Meti Herlina; Mariana Ade Cahaya; Jayanti Syahfitri
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.10953

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan karena sebagian limbah organik belum dipilah dan belum dimanfaatkan menjadi produk bernilai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu-ibu Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bengkulu dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) menggunakan tong komposter dan bioaktivator EM4. Kegiatan dilaksanakan pada September-Desember 2025, dengan kegiatan inti pada 5 November 2025 di Aula Panti Kasih Ibu, Kelurahan Kampung Bali, Kota Bengkulu, melibatkan 36 peserta. Metode kegiatan meliputi observasi kebutuhan, koordinasi mitra, penyusunan materi, sosialisasi, praktik pembuatan POC, evaluasi pre-test dan post-test, observasi keterampilan, serta monitoring proses fermentasi. Hasil evaluasi menunjukkan skor pengetahuan peserta meningkat dari 58,6 menjadi 86,4 atau naik 27,8 poin (47,4%). Capaian indikator program juga tergolong baik, yaitu kehadiran 100%, partisipasi aktif 86,1%, pemahaman prosedur 83,3%, keterampilan praktik 80,6%, dan keberhasilan panen POC pada monitoring kedua 77,8%. Kendala awal berupa munculnya belatung dapat diatasi melalui perbaikan pelapisan sampah dengan tanah atau sekam. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan literasi lingkungan, keterampilan pengelolaan limbah organik, dan peluang kewirausahaan rumah tangga berbasis POC.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA BISNIS UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI MENJADI WIRAUSAHA Duharman; Bahrin; Sazili
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.11004

Abstract

Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam memulai usaha, terutama dalam menyusun rencana bisnis yang sistematis dan realistis. Hasil observasi awal pada mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memiliki ide usaha, tetapi belum mampu menyusun business plan yang memuat analisis peluang usaha, strategi pemasaran, aspek operasional, organisasi usaha, serta perencanaan keuangan secara komprehensif. Kondisi tersebut menyebabkan ide usaha yang dimiliki belum siap diimplementasikan menjadi usaha yang layak.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa dalam menyusun rencana bisnis sebagai bekal menjadi wirausaha. Sasaran kegiatan adalah 35 mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, praktik penyusunan business plan, presentasi hasil, evaluasi, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi partisipatif, serta penilaian terhadap dokumen business plan yang disusun peserta. Instrumen evaluasi divalidasi melalui expert judgement oleh dosen yang memiliki kompetensi di bidang kewirausahaan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun rencana bisnis. Nilai rata-rata pretest meningkat dari 64,20 menjadi 88,35 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 37,6%. Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dan seluruh kelompok berhasil menyusun dokumen business plan yang terdiri atas profil usaha, analisis SWOT, Business Model Canvas, strategi pemasaran, rencana operasional, dan proyeksi keuangan sederhana. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mempresentasikan ide usaha serta kesiapan untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Luaran kegiatan berupa tujuh dokumen business plan yang layak dikembangkan  sebagai proposal usaha mahasiswa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA MELALUI BIMBINGAN TEKNIS TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA PADANG PELASAN KABUPATEN SELUMA Joni Hendra Gunawan; Inezty Clara Santy; Sindi Laras Sitorus; Novliza Eka Patrisia; Titi Darmi; Rekho Adriadi; Rosidin
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.11282

Abstract

Kapasitas aparatur merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur Desa Padang Pelasan, Kabupaten Seluma, dalam aspek regulasi pemerintahan desa, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, administrasi pemerintahan, pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui bimbingan teknis selama tiga hari dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, ketua RT/RW, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi penyusunan dokumen, praktik penggunaan Sistem Keuangan Desa, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,7 menjadi 82,4 atau naik 23,7 poin. Sebanyak 91% peserta mencapai nilai post-test minimal 70. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek pengelolaan keuangan desa, yaitu 29,5 poin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bimbingan teknis berbasis praktik dan kebutuhan mitra efektif meningkatkan pemahaman peserta serta mendorong komitmen perbaikan administrasi, pelayanan publik, transparansi, dan koordinasi kelembagaan desa. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, evaluasi rutin, penerapan sistem informasi desa, dan penguatan peran BPD serta lembaga kemasyarakatan.

Page 10 of 10 | Total Record : 95