cover
Contact Name
Wiji Suwarno
Contact Email
wiji.suwarno@gmail.com
Phone
+6281914335525
Journal Mail Official
wiji.suwarno@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lingkar Salatiga Km. 2 Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah 50716
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science
ISSN : 25493493     EISSN : 25493868     DOI : https://dx.doi.org/10.18326/pustabiblia
Core Subject : Humanities, Science,
The Pustabibila : Journal of Library and Information Science invites contributions from practising librarians, Information scientists, educators, administrators, publishers, graduate students and others interested persons from all over the world. The journal is published curently published two times a year, in June, and December. The electronic version of the journal is available at, http://e-journal.iainsalatiga.ac.id/index.php/pustabiblia. The scope of publication includes the following topics: Authorship studies Bibliometrics Catalogs, cataloging and classification Citation studies Collection development Communication behaviour Computer applications in information science Computer assisted instructions Cooperation and collaboration Cybermetrics Decision Support Systems Digital libraries E-Commerce Electronic publishing Expert system in IS Indexes, indexing and abstracting Information management Information professionals and librarians Information resources Information retrieval Information services Information Systems and Databases Information use, need and seeking behaviour Informetrics Internet studies Journal studies Knowledge management Legal issues in IS Library buildings Library science Library systems Management of information environments Multimedia information system Performance measurement and evaluation Reference services Research methods Scientometrics User studies
Articles 107 Documents
ETIKA TERHADAP BUKU (Studi Komparatif Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adābul ‘Alim wa al-Muta’allim dan Syaikh Az Zarnuji dalam Kitab Ta’limul Muta’allim) Umi Khariroh
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 6, No 1 (2022): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v6i1.89-102

Abstract

Studi Komparatif Etika terhadap buku menurut pemikiran  K.H. Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adābul ‘Alim wa al-Muta’allim  dan Syaikh Az Zarnuji dalam Kitab Ta’limul Muta’allim. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library reseach). Pendekata kualitatif deskriptif analisis. Dan menggunkaan metode komparasi untuk menemukan letak persamaan dan perbedaan kedua konsep tersebut. Etika terhadap buku menurut  K.H Hasyim Asy’ari di dalam  kitab Adābul ‘Alim wa al-Muta’allim ada lima poin yaitu: Menerengkan tentang etika terhadap buku, pinjam meminjam  buku sebagai bentuk tolong menolong dalam berbagi ilmu, meminjam atau membeli buku pelajaran,  dan etika yang berkaitan dengan kegiatan penulisam maupun penyalinan buku-buku yang berisi berbagai disiplin ilmu dalam Islam dan membahas mengenai cara menulis nama-nama dan gelar penghormatan sebagai doa kepada nabi. Sedangkan di dalam kitab Ta’limul Muta’allim karya Syaikh Burhanuddin Az Zarnuji hanya terdapat satu bagian saja membahas secara global tentang etika terhadap buku.  Di dalam kitab Adābul ‘Alim wa al-Muta’allim penjelasan konsep etika terhadap buku lebih rinci di bandingkan dengan kitab Ta’limul Muta’allim. 
Pemanfaatan Layanan Perpustakaan Digital dalam Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa Universitas Padjadjaran Batubara, Rosa Mardiani
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 7, No 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v7i1.45-65

Abstract

Reading activities cannot be separated and are very essential with students because reading is the most important activity in students’ lives and activities. Unfortunately, currently, student’s reading interest looks very minimal. The student’s low interest for reading can be seen from the number of visits in each campus library. However, one of the factors causing the low interest in reading is advances in information technology. With advances in information technology, students prefer to find information quickly rather than precise information. In general, this study aims to see and describe the influence of digital libraries on reading interest of students in the library and informa- tion science study program at Padjadjaran University. From this research, it is known that the factors causing the declining quality of reading interest are physiological, intellectual, environmental and psychological factors. With the existence of a digital library, it is expected to increase students’ reading interest. This research uses a litera- ture study method from related references and data collection is carried out using a qualitative approach. The level of interest in reading a nation greatly determines the quality of human resources, while the quality of human resources greatly determines the development of a nation.
Analisis End-User Computing Satisfaction pada Online Public Access Catalogue “Izylib” di Lingkungan Universitas Jenderal Soedirman Anisa Sri Restanti; Endah Yuni Astuti; Munjiati Munjiati; Utik Nurwijayanti; Sayekti Widianingtias
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i2.223-238

Abstract

Pada masa ini, dunia kepustakawanan mengalami masa transisi yang sangat besar terlihat dari sisi koleksi, sumber daya manusia, serta fasilitas fisik perpustakaan. Online Public Access Catalogue (OPAC) merupakan salah satu fasilitas penelusuran informasi yang diberikan untuk memudahkan temu kembali informasi di perpustakaan. Terdapat berbagai tampilan OPAC sesuai dengan software yang digunakan. Sejak tahun 2011 Perpustakaan di lingkungan Unsoed memberikan fasilitas OPAC Izylib. Meskipun demikian, sampai saat ini belum pernah dilakukan sebuah kajian mengenai kepuasan pemustaka terhadap pemanfaatan fasilitas tersebut. Kajian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan tipe deskriptif dengan model analisis end-user computing satisfaction. Tujuan penelitian ini menganalisis tingkat kepuasan pemustaka dalam memanfaatkan OPAC Izylib di lingkungan Unsoed. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pemustaka terhadap Online Public Access Catalogue “Izylib” di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman berada pada kategori puas ditunjukkan dengan nilai mean 92,26. Berdasarkan temuan tersebut pengelola perpustakaan khususnya tim TI hendaknya dapat melakukan evaluasi sehinga tingkat kepuasan pemustaka terhadap pemanfaatan OPAC meningkat menjadi sangat puas.
Tradisi Baru Perpustakaan dalam Perannya sebagai Institusi Pengetahuan Ifonila Yenianti
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 2, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v2i2.267-276

Abstract

Library is not only a place to display books, but there are many important values within. The Library paradigm of book oriented has shifted into user oriented. It means that library becomes a centre of information. On the top of that, library is also transforms into a knowledge institution to serve, illuminate, and make knowledge as a culture. In this technological era, this article presents interesting phenomena in The Libraries of State Institute for Islamic Studies (PTKIN) under The Ministry of Religious Affairs Indonesia about the emergence and the development of new traditions including Online Research Skills (ORS) and Writing Skills (WS)
Upaya Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Integritas Akademik Kurnia Sholihah; Sri Sulastri
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 3, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v3i2.189-203

Abstract

Every unit in higher education institution have a responsibility to maintain their academic integrity. Being dishonest by claiming other people's work (plagiarism) in a scientific work, is a violation to academic integrity and may be punished according to State Law Act. 20 Year 2003 about National Education System. The Sanction is revocation of academic title, or worst, criminal law act. Library has a function, which is to disseminate the scientific works result, and it holds important role to maintain the originality of the content. The purpose of this paper is to examine the efforts that library can do to maintain the academic integrity with a literature study method. Library can do many things to maintain academic integrity, such as: contributing to ethic's team, integrating information literacy program into the curriculum, having a policy to prevent plagiarism, doing an anti plagiarism campaign, using a tools to detect plagiarism, and providing adequate references. Those ways have to be done continuously and being synergized with all the units, so that the academic integrity can be a culture for academic community
Mengadopsi Layanan McDonald’s Sebagai Alternatif Layanan Perpustakaan Di Masa Pandemi Covid-19 Suryanto Suryanto; Nurul Setyawati Handayani; Nur Riani
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 4, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v4i2.225-244

Abstract

AbstractThe Covid-19 pandemic requires us to carry out social restrictions in order to break the chain of spreading the virus. However, on the other hand, the existence of a library, one of which is a university library, must continue to run considering the fulfillment of information needs that cannot be postponed. Teaching and learning activities are still carried out even though they are online. This results in the need for information for the public, especially students, to be fulfilled. Digital libraries have indeed become a service offering that can be accessed anywhere. However, not all people, such as students, are capable and comfortable reading digital versions of books. Students, in particular, are a net generation with the character of wanting to get something immediately. To deal with problems and the character of society, such as students, libraries need to provide alternative services. Services that can be done are such as drive thru services that adopt services at McDonalds. This paper uses a qualitative method that focuses on literature review. Data analysis activities using content analysis methods.AbstrakPandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk melakukan pembatasan sosial guna memutus mata rantai penyebaran virus. Namun, disisi lain keberadaan sebuah perpustakaan, salah satunya perpustakaan Perguruan Tinggi, harus tetap berjalan mengingat pemenuhan kebutuhan informasi yang tidak bisa ditunda. Kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan walaupun secara daring. Hal ini berakibat kebutuhan informasi bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, tetap harus terpenuhi. Perpustakaan digital memang telah menjadi tawaran layanan yang bisa akses dimana saja. Namun, tidak semua masyarakat, seperti mahasiswa, mampu dan nyaman membaca buku versi digital. Mahasiswa khsususnya, merupakan net generation yang memiliki karakter ingin  mendapatkan sesuatu dengan segera. Untuk menghadapi permasalahan dan karakter masyarakat, seperti mahasiswa, tersebut perpustakaan perlu memberikan layanan alternatif. Layanan yang dapat dilakukan seperti layanan drive thru yang mengadopsi layanan pada McDonalds. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada kajian pustaka. Kegiatan analisis data menggunakan metode analisis konten.
Efektivitas Pelatihan Mendeley secara Daring di Era Pandemi Covid-19 bagi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Aidilla Qurotianti
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 6, No 1 (2022): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v6i1.1-19

Abstract

At the end of 2019 the COVID-19 pandemic hit the world, including Indonesia. Therefore, universities must adapt to the form of online lectures, including Mendeley’s online training services at the UMY library. During the training, the librarian discussed various things about Mendeley through Zoom. The purpose of this research is to find out how effective Mendeley’s online training is for students. This study uses mixed research (mix methods) using the explanatory sequential design model. The results of the questionnaire showed that as many as 54.5% of students considered Mendeley’s online training to be ineffective due to unstable network factors. However, the results of questionnaires and interviews show an increase in the ability to use Mendeley after attending online training. Based on the results of the study, it can be concluded that online learning is an alternative choice during the current pandemic in order to reduce the spread of the COVID-19 virus in the lecture environment. This also applies to the information literacy service provided by the UMY Library, namely the online Mendeley training.
Teori Interaksionisme Simbolik dalam Kajian Ilmu Perpustakaan dan Informasi Laksmi Laksmi
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 1, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i2.121-138

Abstract

Teori interksionisme simbolik (symbolic interactionism), merupakan salah satu teori dalam pendekatan kualitatif yang dianggap sesuai untuk menganalisis fenomena di bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Inti kajian ilmu perpustakaan dan informasi yang mendasar adalah bagaimana para profesional informasi khususnya dan masyarakat pada umumnya melakukan tindakan terhadap pengetahuan atau informasi. Pakar yang pertama kali memperkenalkan teori interaksionisme simbolik adalah Jesse Shera. Teori interaksi simbolik berangkat dari pemikiran bahwa realitas sosial merupakan sebuah proses yang dikonstruksi secara dinamis, dan didasari oleh tiga premis Herbert Blumer. Lembaga informasi, seperti perpustakaan, pusat informasi, pusat arsip, dan museum merupakan tempat pengelolaan pengetahuan. Perpustakaan, lembaga yang paling dekat dengan masyarakat, merupakan sebuah panggung di mana simbol-simbol ilmu pengetahuan dipentaskan. Sebagai pengelola pengetahuan, profesional informasi memainkan peran strategis, terutama dalam membangun masyarakat pembelajar, yang menjadi fondasi bagi terbentuknya masyarakat informasi. Sayangnya, kondisi lembaga informasi dikelola oleh profesional informasi dengan citra diri yang tampak buruk; dan gaya hidup masyarakat yang cenderung hedonis dan konsumtif, serta berbudaya visual. Dapat disimpulkan bahwa teori dan metode interaksionisme simbolik di bidang ilmu perpustakaan dan informasi perlu dikembangkan lebih jauh. Pengetahuan di masa lalu menjadi makna yang berarti bagi status seseorang, di masa sekarang, menjadi modal intelektual atau modal budaya bagi relasi kuasa di segala aspek kehidupan. Di masa globalisasi ini, di mana interaksi antar individu semakin intens dan semakin bersifat virtual, simbol-simbol pengetahuan yang digunakan juga semakin variatif.
Menjadi Scholarly Communication Librarians Kristina Kristina
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 2, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v2i2.183-194

Abstract

Komunikasi ilmiah menjadi trend baru baru bagi dunia perpustakaan. Meskipun jika ditelaah komunikasi ilmiah bukanlah hal baru dalam dunia perpustakaan perguruan tinggi karena perpustakaan sudah terlibat di dalamnya. Komunikasi ilmiah merupakan proses komunikasi pencipataan karya tulis ilmiah, review, publikasi hingga diseminasi informasi kepada masyarakat ilmiah. Perpustakaan dalam dunia komunikasi ilmiah telah terlibat dalam proses penyediaan informasi untuk penciptaan karya ilmiah, penghimpun dan penyimpan hasil karya penyerbarluasan informasi hasil karya ilmiah. Namun merupakan sebuah tantang apabila pihak perpustakaan dapat berpartisipasi aktif dalam prosesnya seperti sebagai media publikasi dan reviewer karya ilmiah. Maka untuk dapat aktif dalam ranah tersebut, dibutuhkan pustakawan yang handal, adaptable serta memiliki passion untuk bergelut dalam komunikasi ilmiah. Tentunya untuk dapat menjadi apa yang dibutuhkan pustakawan harus memiliki komptensi dasar untuk dapat menjadi scholarly communication librarian. Oleh karenanya dibutuhkan kerja keras dan kemauan yang besar untuk bisa menjadi scholarly communication librarian sehingga dapat meningkatkan prestise profesi ini.Scholarly communication is a new trend for the library world. Although if examined Scholarly communication is not new in the world of college libraries because the library has been involved in it. Scholarly communication is the process of communicating scholarly papers, reviews, publications to the dissemination of information to the scholarly community. Libraries in the world of scholarly communication have been involved in the process of providing information for the creation of scholarly works, compilers and store of the work of disseminating information from scholarly works. But it is a challenge if the library can actively participate in the process such as the media publication and scholarly work reviewer. So to be active in this domain, librarians who are reliable, adaptable and have a passion for Scholarly communication are needed. Of course to be able to become what is needed by librarians must have basic competence to be able to become a scholarly communication librarian. Therefore it takes a lot of hard work and willingness to become a communication librarian scholarly so that it can increase the prestige of this profession.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN AKSES DIGITAL REPOSITORY DALAM MENUNJANG TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA) Aidilla Qurotianti
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 3, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v3i2.113-125

Abstract

Kemajuan era digital membuat masyarakat khususnya mahasiswa mengandalkan pencarian sumber referensi melalui internet yang dinilai praktis dan efisien. Tingkat mobilitas di kalangan mahasiswa yang cukup tinggi membuat mereka mudah dalam mencari informasi menggunkan internet. Dunia Perpustakaan harus mengikuti arus zaman sehingga Perpustakaan UMY hadir dalam memberikan fasilitas digital repository yang dapat diakses dengan mudah, tepat dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pemanfaatan akses digital repository dalam menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa optimalisasi pemanfaatan akses digital repository dalam menunjang Tri Dharma Perguruan tinggi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dilakukan berbagai cara, antara lain melalui: 1) Leaflet dan X-Banner, 2) Sosialisasi, 3) Media Sosial, dan 4) Literasi informasi. Usaha dalam mengoptimalkan digital repository akan sangat membantu dalam pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Page 8 of 11 | Total Record : 107