Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11, No 1 (2022)"
:
13 Documents
clear
PARTICIPATION OF PREGNANT MOTHERS IN THE TRIPLE ELIMINATION PROGRAM FOR HIV, SYPHILIS AND HEPATITIS B DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN MATARAM CITY, 2021
WD, Siti Mardiyah;
Pamungkas, Catur Esty;
Amini, Aulia;
Cahyaningtyas, Dwi Kartika
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3089
Background: The Covid-19 pandemic that hit almost all countries in the world today has had an impact on various health and non-health sectors, including the island of Lombok. Perinatal transmission from mother to baby is still quite high, as evidenced by 28,314 pregnant women who were tested for HIV in January-September 2012, as many as 812 pregnant women (2.9%) were infected with HIV. The Covid-19 pandemic has made the NTB government respond by issuing various policies to break the chain of transmission and reduce the impact that occurs, namely by locking, so that it has an impact on visits by pregnant women to carry out ANC checks to health services.Purposes: This study aims to explore the participation of pregnant women in the Triple Elimination Program for HIV, Syphilis, and Hepatitis B in the Covid-19 Pandemic in Mataram City.Methods: This study uses a qualitative and quantitative approach with descriptive analytic design with a cross-sectional design to determine the relationship between the independent variable and the dependent variable simultaneously in a single population and at the same time. Data analysis includes univariable analysis to describe the frequency distribution of each variable.Results: In general, the Triple Elimination program has been going well with many pregnant women who have high perceptions of the vulnerability of Triple Elimination, but what needs to be improved is counseling and information about HIV and HIV testing from health workers and support from related agencies so that this program runs optimally. and pregnant women are willing to carry out the Triple Elimination test.Conclusion: This study suggests the need for counseling and education on HIV testing from health workers and support from relevant agencies. Future research can look at the factors that affect the performance of health workers in providing education
STUDI KASUS DUKUNGAN/PENANGANAN KELUARGA PENDERITA COVID-19 DENGAN PENYAKIT PENYERTA
Maulida, Iroma;
Saputri, Reny Eka
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3053
Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Coronavirus 2 (SARS CoV-2). Pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta memiliki risiko lebih besar untuk menimbulkan keseriusan, mulai dari Respiratory Distress Syndrome (ARDS), sepsis dan syok septik, gagal multi organ, termasuk gagal ginjal akut atau gagal jantung hingga kematian. Sementara itu, dalam pengelolaan pencegahan kesehatan masyarakat disebutkan perlunya isolasi bagi pasien Covid-19. Oleh karena itu, dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya keluarga dalam penanganan/perawatan pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi kasus dimana responden utama adalah keluarga yang merawat penderita Covid-19 tahun 2020 dengan penyakit penyerta sebanyak 3 responden dan pegawai PHB. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui pengisian kuesioner dan wawancara menggunakan media sosial WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 1 responden yang mendampingi penuh pasien selama isolasi mandiri dan membantu melakukan aktivitas sehari-hari pasien. Sedangkan 2 lainnya belum bisa sepenuhnya membantu karena satu pasien bolak-balik diisolasi di rumah sakit. Satu pasien lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah namun responden tidak satu rumah dengan pasien. Perlakuan yang bervariasi dalam membantu pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta tampaknya mempengaruhi kondisi psikologis dan fisik pasien berdasarkan wawancara dengan responden. Dari penelitian ini, disarankan kepada keluarga untuk mendampingi penderita Covid-19 selama isolasi baik di rumah maupun di rumah sakit.
KEWASPADAAN BIDAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA PELAYANAN IMUNISASI BALITA DI WILAYAH KOTA PEKALONGAN PADA ERA NEW NORMAL
Prajayanti, Hilda;
Maslikhah, Maslikhah;
Baroroh, Ida
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2866
Pelayanan Kesehatan dan Persiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyaakat merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan terutama Balita yang dianggap sangat rentan. Penambahan kasus corona yang semakin tinggi di dominasi oleh kluster keluarga yakni Ibu atau Bapak terkonfirmasi COVID-19 maka anak akan berisiko tertular sehingga perlu perhatian khusus bagi keluarga yang mempunyai balita. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui bagaimana kewaspadaan bidan dalam pelayanan Imunisasi pada Balita di Puskesmas Wilayah Kota Pekalongan. Metode Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif melalui observasi dan wawancara mendalam. Subyek Penelitian terdiri dari 8 orang Informan Utama yang terdiri dari Bidan, dan Informan Triangulasi yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kader Posyandu, Kepala Kasie KIA DKK Pekalongan dan Ibu Balita. Penelitian terdiri dari 5 Aspek yakni Sumber Daya Manusia, Ketersediaan APD dan SOP, Sarana Prasarana dan Pengetahuan. Hasil Penelitian menunjukkan Kewaspadaan Bidan dalam Pencegahan COVID-19 Pada Pelayanan Imunisasi Balita di Wilayah Kota Pekalongan Pada Era New Normal yang masih kurang adalah ketersediaan APD yang terbatas masih menjadi hambatan dalam pelayanan Imunisasi Balita, kurangnya kesadaran ibu balita dalam mneggunakan masker karena alasan kurang nyaman dan keterbatasan pengetahuan tentang tanda gejala serta bagaiamana jika ibu balita Positif COVID 19.
PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP KONSENTRASI ANAK USIA PRASEKOLAH DI KB AS SIDIQ
Febriyanti, Siti Nur Umariyah;
Wahyuningsih, Riska;
Widiyaningsih, Widiyaningsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3217
Abstract Background : Learning concentration is a factor that determines a person's success whether studying in class, study groups or studying independently. The low concentration of a person in learning will cause a decrease in one's learning outcomes. There are several methods that can be used to increase concentration in children. One of them is Brain gym. Brain gym was chosen as one of the methods to increase concentration. Research Objectives : To analyze the effect of Brain Gym on the concentration of pre-school children in As-Sidiq Playgroup. Research Methods: this type of quantitative research is quasi-experimental. The research design used Pre and Posttest one group design. Total 19 respondents. The research instrument used was the Wechsler Preschool and Primary Scale of Intelligence (WPPSI) observation sheet. The results: The results of the statistical test using Wilcoxon (P-value = 0.000 0.05) means that there is an effect of Brain Gym (brain exercise) on concentration in children preschool age at As Sidiq Playgroup. Conclusion : Brain Gym (brain exercise) can improve concentration in preschool age children at As Sidiq Playgroup. Keywords: Preschool Children, Brain Gym, Children Concentration
KEJADIAN ANEMIA PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DAARU ULIL ALBAAB KABUPATEN TEGAL
Umriaty, Umriaty;
Nisa, Juhrotun;
Astuti, Puji Tri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2792
Anemia merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung kematian ibu hamil. Kejadian anemia pada remaja yg tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan masalah pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Santriwati merupakan sasaran dalam program pencegahan anemia pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka anemia santriwati di Pondok Pesantren Modern Daaru Ulil Albaab serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pengelola Pondok Pesantren untuk mencegah terjadinya anemia pada santriwati. Penelitian menggunakan pendekatan mix method atau campuran antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu santriwati yang berjumlah 60 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan didapatkan sejumlah 49 santriwati sebagai responden. Untuk memperoleh data kualitatif tentang upaya pencegahan anemia pada snatriwati, peneliti melakukan wawancara mendalam kepada pengurus Pondok Pesantren dan juga santriwati.Hasil penelitian menunjukkan 71% santriwati mengalami menarche pada usia normal (10-14 tahun), siklus mentruasi santriwati sebagian besar teratur yaitu 59%. Santriwati dengan pengetahuan baik tentang anemia yaitu sebesar 53,1%, dan mempunyai sikap yang positif sebesar 89,8%. Sebanyak 18% santriwati mengalami anemia.
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN
Ulya, Ni'matul;
Meikawati, Pedvin Ratna
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2874
Latar belakang : COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Covid-19 sampai dengan tanggal 26 April 2020, telah menginfeksi 2.900.422 secara global dan Indonesia telah mengalami 8.882 kasus Covid-19 dengan jumlah 1.107 kasus sembuh dan 743 kasus meninggal, sebagian besar kasus terkonfirmasi dari usia produktif sebesar 44%. Data Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menyebutkan bahwa Kota pekalongan masuk dalam zona merah Covid-19 dikarenakan terjadi penambahan 17 kasus dalam sehari. Kesehatan Reproduksi adalah suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial dan semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, serta fungsinya. Sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat, Puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat primer secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19.Tujuan: Memberikan gambaran bagaimana pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pelayanan kesehatan reproduksi di puskesmas Kota Pekalongan.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, Dalam penelitian ini, informan yang digunakan sejumlah 13 orang yang terdiri dari 4 orang informan utama dan 9 orang informan triangulasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah bidan pelaksana, sedangkan untuk informan pendukung (informan triangulasi) adalah kepala puskesmas/bagian promosi kesehatan puskesmas, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dan klien yang mendapat pelayanan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan) dan wawancara mendalam. Instrumen penelitian yang akan digunakan oleh peneliti adalah pedoman wawancara, dan alat perekam dan analisis data dengan Content Analysis.Hasil: Pelaksanaan kegiatan luar gedung seperti posyandu mengalami penundaan. Terdapat pengurangan waktu pendaftaran pasien, konseling pasca tindakan tetap dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Pemerintah Kota Pekalongan menerapkan sistem zonasi di puskesmas untuk mencegah penularan Covid-19.Kesimpulan: Pelayanan kesehatan reproduksi di puskesmas selama masa pandemi Covid-19 tetap berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. KATA KUNCI: Kesehatan reproduksi;Covid-19
EVALUASI PROGRAM QUICK WINS DAN IMPLEMENTASI REKRUTMEN PENDONOR SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU (AKI) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGUYANGAN KABUPATEN BREBES
Khoeroh, Himatul
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3090
Quick Wins blood service program is a program to support nawacita in the health sector in order to reduce maternal mortality (MMR). Among them by increasing access to quality blood services which is carried out through collaboration between the Puskesmas, the Indonesian Red Cross (PMI) and the Hospital. This study aims to evaluate the Quick Wins program with elements of input, process and output with a qualitative design presented descriptively. Initial informants were determined by purposive sampling technique. The method of data collection was through in-depth interviews, observation and documentation of 4 initial informants consisting of coordinating midwives, health promotion workers, village midwives and cadres and 1 triangulation informant namely the head of the family health section of the Brebes district health office. The results of the study show that the input element has been maximized both from Human Resources (HR), funding or infrastructure. In the process element, the program has been implemented well, as evidenced by facilitating the adequacy of potential donors to replace the main donors whose families are pregnant women/Substitute Blood Donors (DDP). In terms of output, 50% of the Quick Wins program at the Paguyangan Health Center has made some village areas as foster villages, namely Taraban, Pagojengan, Ragatunjung, Kretek, Cilibur and Cipetung villages while the other 6 villages are still in the processKeywords : Quick Wins, donor recruitment, effort, AKI
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG COVID-19 TERHADAP KEIKUTSERTAAN DALAM VAKSINASI COVID-19 DI KECAMATAN BRATI
Untari, Sri;
Kumalasari, Nurya;
Yuwanti, Yuwanti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3043
AbstrakLatar belakang: Covid -19 adalah penyakit yang disebabkan oleh corona virus. Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung. Vaksinasi bertujuan untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang tercatat di Kecamatan Brati. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 44 responden. Data yang telah didapatkan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan multivariat.Hasil: Berdasarkan uji statistik, bahwa pengetahuan ibu hamil tentang covid-19 dengan keikutsertaan vaksinasi covid-19 terdapat hasil X2 hitung (6,918) dari X2 tabel (3,841) dengan taraf kesalahan 5% dan didapatkan nilai P sebesar 0,017 sehingga dapat disimpulkan bahwa P0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil dengan keikutsertaan vaksinasi covid-19 di Kecamatan Brati.Kata Kunci: Pengetahuan, Keikutsertaan Vaksinasi Covid-19
KEPATUHAN PEDAGANG PASAR DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI KOTA PEKALONGAN
Meikawati, Pedvin Ratna;
Andanawarih, Putri
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2873
Awal tahun 2020 terjadi pandemi yang disebabkan oleh beta-coronavirus novel yang merupakan virus corona tipe baru, penyakitnya dikenal dengan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Penyakit ini memunculkan gejala umum seperti demam, batuk kering, kelelahan, dan pada beberapa kasus yang lebih serius dapat menyebabkan sesak napas serta gangguan gastrointestinal. Pasar merupakan salah satu tempat umum berkumpulnya orang dalam hal ini bertemunya penjual dan pembeli lebih dari satu yang ditandai dengan adanya transaksi secara langsung, dan memungkinkan terjadinya kerumunan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan dibeberapa pasar tradisional, masih banyak terdapat pedagang dan pembeli yang masih belum mematuhi himbauan pemerintah untuk menjaga jarak antar pembeli dan pejual, banyak yang tidak memakai masker, dan jarang melakukan cuci tangan.Penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan obervasi meliputi pengamatan pemakaian masker, cuci tangan dan menjaga jarak antar pembeli dan penjual, terdapatnya fasilitas untuk cuci tangan dan mengecekan suhu serta pemberian kuesioner. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik accidental sampling yaitu setiap responden yang ditemui dan memiliki kios di pasar tradisional serta bersedia dijadikan responden. Jumlah sampel yang diambil untuk penelitian ini sebanyak 90 orang yang telah dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan pedagang pasar di Kota Pekalongan tentang covid 19 sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak (65,6%). Kepatuhan pedagang pasar terhadap protokol kesehatan pemcegahan Covid-19 dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak 1 meter belum dilaksanakan dengan baik. Beberapa alasan pedagang tidak menerapkan protokol adalah ketidaknymanan pedagang berinteraksi dengan pelanggan jika menggunkan masker, fasilitas cuci tangan dan kesibukan berjulan merapukan alasan pedagang tidak mencuci tangan denganb benar. Kondisi lingkungan, jarak dan luar kios juga disebutkan sebagai lasan pegagang tidak menjaga jarak 1 meter.Kata kunci : Pedagang Pasar; Protokol Kesehatan; Covid-19
PERILAKU SEKSUAL BERISIKO GENERASI Z PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH TEGAL TIMUR KOTA TEGAL
Qudriani, Meyliya;
Baroroh, Umi;
Hidayah, Seventina Nurul
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/siklus.v11i01.3114
Generasi Z yang lahir di antara tahun 1995-2010. biasanya disebut dengan generasi internet dimana mereka lebih banyak berhubungan sosial dengan smartphone sejak kecil. Masalah seksualitas di kalangan remaja yang berakar dari informasi melalui smartphone masih sangat beresiko tidak terkecuali bagi generasi Z. Tujuan penelitian yaitu menggambarkan perilaku seksual berisiko generasi Z pada masa Covid 19. Metode penelitian kualitatif, dilakukan di Wilayah Tegal Timur bulan Mei – Juni 2021. Pengambilan data dijalankan dengan teknik indepth interview sesuai pedoman Sampel informan diambil secara purposive sampling dengan informan utama yaitu remaja yang berumur antara 17-20 tahun yang berperilaku seksual berisiko sebanyak 4 orang. Sedangkan informan triangulasi yaitu Dinas Kesehatan Kota Tegal Bagian Pencegahan Penyakit Menular Seksual sebanyak 1 orang. Hasil Penelitian didapatkan bahwa masa pandemi tak menyurutkan aktivitas sebagian remaja dalam melakukan seks pranikah. Perilaku seksual berisiko untuk semua informan utama pernah berperilaku berisiko. Perilaku ini didapatkan dari media social, pergaulan dan pertemanan. Perilaku seksual berisiko dari informan utama yang dilakukan diantaranya melakukan hubungan seksual tanpa pengaman dengan pasangan yang belum sah dan juga berganti-ganti. Secara garis besar program yang telah dilaksanakan oleh Dinkes sudah sesuai. Dan juga dalam pelacakan serta tindak lanjutnya juga sudah tepat.