cover
Contact Name
Septy
Contact Email
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Phone
+6221-55725974
Journal Mail Official
jurnalkesehatanyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No. 40A Margasari - Kec. Karawaci - Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20869266     EISSN : 2654587X     DOI : 10.37048
Core Subject : Health,
Kesehatan Masyarakat dan lingkungan Pendidikan dan Promosi Kesehatan Manajemen Kesehatan Pencegahan Penyakit Kebidanan dan Perawatan Anak dan Maternitas Kesehatan dan Perilaku Sosial Gizi (Nutrisi Klinis dan Gizi Masyarakat) Keperawatan Medikal Bedah Keperawatan Komunitas, Gerontik, Jiwa
Articles 169 Documents
Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran Tahun 2015 Cucuk Kunang Sari; Bambang Setiaji; Agus Widodo
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi menular pada pernapasan dan menjadi isu kesehatan globaldisemua negara. Berdasarkan data SP2TP Hanura tahun 2013 kejadian pneumonia pada balitasebesar 58 orang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengankejadian pneumonia pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran. Jenispenelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi adalah seluruh ibu yang memilikibalita di wilayah kerja Puskesmas Hanura sebesar 639 orang. Besar sampel didapat 77 orang danteknik sampling simple random sampling. Analisis data menggunakan uji univariat, bivariat chisqure, multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil uji Chi square didapat tidak adahubungan pendidikan (p value = 0,219) dan pemberian Vitamin A (p value = 0,330), ada hubunganstatus gizi (p value = 0,219), kelengkapan Imunisasi (p value = 0,045), usia (p value 0,010),keberadaan anggota keluarga yang merokok (p value = 0,032) dengan kejadian pneumonia padabalita. Variabel usia merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadianpneumonia pada balita dengan (p value = 0,020). Diharapkan bagi Petugas Kesehatan PuskesmasHanura dapat mensosialisasikan pentingnya pencegahan pneumonia khusunya kepada ibu yangmemiliki balita < 2 melalui penyuluhan dengan menggunakan bahasa yang mudah difahami,menggunakan media promosi yang menarik seperti brosur dan leaflet.Kata kunci : Pneumonia, Balita, Pendidikan
Pengaruh Pijat Bayi Dengan Tumbuh Kembang Bayi Yunri Merida; Fatya Nurul Hanifa
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut Pitre (2021) Pijat bayi merupakan perawatan rutin untuk bayi yang sudahdikenal lama oleh masyarakat dan juga untuk mengungkapkan rasa kasih sayang antara orang tuadengan anaknya melalui sentuhan kulit yang memiliki dampak yang luar biasa. Pijat bayi seringdisebut pula dengan stimulus touch Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadaptumbuh kembang bayi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah PreExperimentalDesigndenganbentukIntactGroupComparison.Populasidaripenelitianiniadalah seluruhbayiusia6-12bulanyangadadi PMB Hana sebanyak 50 bayi. Tekhnik sampling yangdipakai dalam penelitian ini adalah total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Chi SquareTest. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara pijat bayi dengan tumbuh kembangbayi di PMB Hana dengan P-Value <0.0001 Saran: Perlu adanya peningkatan edukasi mengenaipijat bayi bagi ibu yang memiliki bayi umur 6-12 bulan.Kata Kunci: Bayi, Pijat bayi, Tumbuh kembang
Hubungan Pengetahuan Tentang Kekerasan Dalam Pacaran Terhadap Sikap Remaja Putri Di Kabupaten Tabanan Tammimin Ummah; Indah Purnamasari; Eka Vicky Yulivantina
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kekerasan masih menjadi permasalahan dalam kesehatan reproduksi, salahsatunya merupakan kekerasan dalam pacaran. Kekerasan dalam pacaran banyak ditemukan namunbanyak remaja yang masih belum mengetahui, sehingga terkadang tidak menyadari jika dirinyasebagai korban kekerasan dalam pacaran. Angka kekerasan pada pacaran di seluruh duniadiperkirakan sebanyak 200.000 ataupun sejumlah 43% kekerasan pada pacaran yang berumur 1029 tahun. Metode Penelian: Desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif kuantitatifdengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi SMA Di Pondok PesantrenBali Bina Insani Kabupaten Tabanan sejumlah 42 orang. Teknik dalam pengambilan sampel padapenelitian ini adalah teknik total sampling. Analisis data univariat dengan tabel distribusifrekuensi, analisis bivariat dengan uji square. Hasil: Karakteristik responden berdasarkan usiasebagian besar responden sebanyak 14 remaja putri berusia 17 tahun (33%), karakteristikresponden berdasarkan kelas sebagian besar sebanyak 15 remaja putri kelas X dan XII (36%),karakteristik responden berdasarkan usia pertama kali pacaran sebagian besar pada usia 15 tahunsebanyak 8 remaja putri (36%) dan 19 remaja putri (45%) belum pernah berpacaran, pengetahuanremaja putri tentang kekerasan dalam pacaran sebagian besar berpengetahuan baik sebanyak 18(43%), sikap remaja putri mengenai kekerasan dalam pacaran sebagian besar bersikap cukupsebanyak 30 (71%), dan terdapat hubungan pengetahuan tentang kekerasan dalam pacaranterhadap sikap remaja putri di kabupaten tabanan dengan uji square dengan nilai P Value sebesar0,000<0,05. Simpulan : Terdapat Hubungan Pengetahuan Tentang Kekerasan Dalam PacaranTerhadap Sikap Remaja Putri Di SMA Bali Bina Insani Kabupaten Kabupaten Tabanan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kekerasan Dalam Pacaran
Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Perkembangan Sosial Anak Penyandang Disabilitas Di Slbn Surade Kabupaten Sukabumi Johan Budhiana; Taufik Mu`zizat Nugroho; Rima Novianti Utami
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial anak dipengaruhi pola asuh orang tua. Hubungan yang baik anak dengan orangtua akan terjalin rasa kasih sayang, dimana anak akan lebih terbuka dalam melakukan interaksikarena terjalinnya hubungan baik yang ditunjang oleh komunikasi yang tepat. Tujuan penelitianadalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan perkembangan sosial anakpenyandang disabilitas. Pola asuh merupakan kesuluruhan interaksi, dimana orang tua bermaksudmenstimulasi anaknya dengan mengubah tingkah laku, pengetahuan serta nilai-nilai yang dianggappaling tepat oleh orang tua, agar anak dapat mandiri, tumbuh dan berkembang secara sehat danoptimal. Perkembangan sosial adalah tingkat jalinan interaksi anak dengan orang lain, mulai dariorang tua, saudara, teman bermain, hingga masyarakat secara luas. Jenis penelitian korelasional.Populasi adalah seluruh orangtua di SLBN Surade Kabupaten Sukabumi dengan sampel 48 orang.Sampling menggunakan Total Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasilpenelitian menunjukkan sebagian besar responden menilai perkembangan sosial anak adalah tinggidan memiliki pola asuh demokratis. Ada hubungan yang siginifikan antara pola asuh denganperkembangan sosial (p=002). Simpulan ada hubungan pola asuh orangtua dengan perkembangansosial anak Penyandang Disabilitas di SLBN Surade Kabupaten Sukabumi. Diharapkan pihakPuskesmas Surade dapat mengadakan program pelatihan khusus kepada orang tua mengenai polaasuh yang baik untuk kebutuhan perkembangan anak penyandang disabilitas.Kata Kunci : Pola Asuh, Perkembangan Sosial, Penyandang Disabilitas
Efektivitas Media Poster Dan Media Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Mengenai Hipertensi Fuji Sri Rahayu; Ratih Kurniasari
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140mmHg atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu upaya yang dilakukan untukmeningkatkan pemahaman remaja tentang hipertensi yaitu dengan dilakukan edukasi melalui media.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan mediaposter dan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan remaja terkait hipertensi. Jenispenelitian quasi eksperimental dengan rancangan penelitian pretest-posttest. Uji statistik yangdigunakan adalah Uji Paired Sample T-Test dan Uji Wilcoxon. Hasil uji paired sample t-testmenunjukkan bahwa media poster nilai p value 0,000 (p<0,05) memiliki pengaruh yang signifikantingkat pengetahuan remaja terkait hipertensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa media videoanimasi nilai p value 0,000 (p<0,05) memiliki pengaruh yang signifikan tingkat pengetahuan remajaterkait hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa Media Poster dan Media Video animasi efektif dalammeningkatkan pengetahuan remaja terkait hipertensi serta kedua media tersebut memiliki pengaruhyang sama dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait hipertensi. Kata kunci: Hipertensi, Poster, Video Animasi, Pengetahuan
Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi Hilmiy Ila Robbihi; Anang
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulutdengan kejadian karies gigi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Surveyanalitik dengan pendekatan cross sectional, yaitu penelitian untuk mempelajari dinamikapengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat dalam satu waktu. Lokasi penelitian diJurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Akan tetapi karena masih masapandemi jadi penelitian dilaksanakan secara daring dengan mengisi kuesioner di google form.Berdasarkan hasil dan pembahasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa distribusi pengetahuankesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi pada mahasiswa D III tingkat 1 JurusanKeperawatan Tahun Akademik 2020-2021 menunjukkan nilai signifikansi 0,031 < 0,05 yangberarti terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi, yangberarti semakin tinggi nilai DMF-T maka tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut akansemakin rendah.Kata kunci: pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, karies gigi
Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease (Ckd) Yang Menjalani Hemodialisa Achmad Abdul Lutfbis; Yunike Edmaningsih; Ayu Pratiwi
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah keadaan dimana lebih dari 3 bulan ginjalmengalami penurunan fungsi dan atau ganggguan struktur. Salah satu permasalahanpsikologis yang kerap muncul dan menyebabkan turunnya kualitas hidup pasien PGK, terutamayang mejalani hemodialisis jangka panjang yakni gangguan depresi. Tujuan penelitian : untukmengetahui adanya hubungan tingkat depresi dengan kualitas hidup responden yang menjalanihemodialisis. Metode penelitian : Menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatanwaktu cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability samplingdengan pendekatan purposive sampling sebanyak 105 responden. Hasil Penelitian : Analisa datamenggunakan uji Indipendent t-test dengan hasil depresi dengan kesehatan fisik p value = 0,701 >0,05, depresi dengan psikologis p value = 0,016 < 0,05, depresi dengan hubungan sosial p value =0,031 < 0,05, depresi dengan lingkungan hidup p value = 0,546 > 0,05 berarti secara statistik adaperbedaan yang signifikan rata-rata pasien depresi dengan komponen psikologis dan hubungansosial dari kualitas hidup. Kesimpulan : Disimpulkan bahwa tingkat depresi merupakan faktorindependen yang berhubungan dengan kualitas hidup. Hasil penelitian dapat menjadi masukanbagi tenaga kesehatan untuk lebih berfokus lagi dalam mengatasi masalah psikologis denganmengkaji tingkat depresi, memberikan edukasi, dan motivasi sehingga diharapkan dapatmeningkatkan kualitas hidup pasien. Kata kunci: Depresi, Hemodialisis, Kualitas Hidup, Penyakit Ginjal Kronik
Pengaruh Implementasi Pelatihan Coaching (Bimbingan) Kepala Ruang Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana Di Rs X Tangerang Mey Lys Ceryah Hutasoit; Asnet Leo Bunga; Havidz Aima; Dewi Anggraini
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan keperawatan di Indonesia belum sejalan dengan peningkatan kualitaskinerja perawat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perawat melalui implementasipelatihan coaching yang diberikan kepala ruang kepada perawat pelaksana. Tujuan penelitian iniuntuk melihat pengaruh implementasi pelatihan coahing kepala ruang terhadap kinerja perawatpelaksana di RS X Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kuasieksperimen, desain non randomized control group pre test dan post test. Sampel penelitiansebanyak 101 perawat pelaksana dan 8 orang kepala ruang yang terdiri dari 5 orang kepala ruang,76 perawat pelaksana kelompok intervensi, 3 orang kepala ruang dan 25 perawat pelaksana kelompok kontrol. Hasil menunjukkan ada peningkatan keterampilan kepala ruang sebesar 4%dengan rerata keterampilan post test 82 %. Implementasi pelatihan coaching kepala ruangberpengaruh terhadap peningkatan kinerja perawat pelaksana sebesar 4,2 % secara statistikbermakna dengan (p=0.000). Implementasi coaching kepala ruang secara statistik bermakna(p=0,000) terhadap kinerja perawat pelaksana, jenis kelamin bermakna (p=0.009). Untuk variabelketerampilan coaching kepala ruang, umur, pendidikan dan lama kerja tidak berpengaruh terhadapkinerja perawat pelaksana. Dengan demikian salah satu upaya peningkatan kinerja perawatcoaching dapat direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan. Kata kunci: Implementasi, Coaching, Kinerja Perawat
Sebaran Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi Di Kabupaten Kupang Tahun 2020 Dengan Aplikasi Qgis Yersintha Trisanlia Katarina; Yendris Krisno Syamruth
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit menular yang menyebabkan hampir 70% kematian didunia dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis wilayah dengan prevalensi penderita hipertensi paling berisiko untuk dilakukanpengendalian penyakit dan peningkatan pelayanan kesehatan melalui pemetaan denganmenggunakan aplikasi QGis. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan analisisdata sekunder. Metode penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data di Dinas KesehatanKabupaten Kupang, preprocessing data dan pemetaan dengan aplikasi QGis. Hasil penelitianmenunjukkan jumlah penderita hipertensi yang mendapat pelayanan kesehatan menurutKecamatan tertinggi pada Kecamatan Kupang Timur yaitu sebanyak 1124 pasien dan terendahpada Kecamatan Amfoang Barat Daya yaitu sebanyak 108 pasien. Diharapkan Dinas KesehatanKota Kupang dapat membuat laporan penyakit dalam bentuk pemetaan dengan menggunakanaplikasi Qgis sehingga dapat mempermudah penyajian data untuk mengetahui cakupan penderitayang mendapat pelayanan kesehatan di Kabupaten Kupang.Kata kunci: Hipertensi, Pemetaan, QGis
Pengaruh Faktor Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Kemauan Untuk Membayar Iuran Jkn Di Masa Pandemi Covid-19 Sri Sularsih Endartiwi
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta BPJS Kesehatan dari kelompok mandiri di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul belum mempunyai pengetahuan yang cukup baik terkait dengan informasi-informasi terbaruterkait dengan kenaikan biaya iuran untuk peserta BPJS Kesehatan. Peserta masih belumsepenuhnya menerima adanya kenaikan iuran kepesertaan untuk kelompok PBPU dikarenakanpada saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19 yang berdampak pada kondisi perekonomianmasyarakat. Kondisi tersebut membuat kurang lebih 20% harus menunggak membayar iuran setiapbulannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan metode deskriptifkuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian adalah peserta mandiri JKNdi Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Sampel diambil secara quota sampling dengan jumlahsebanyak 30 peserta di Kota Yogyakarta dan 30 peserta di Kabupaten Bantul. Jadi jumlah sampelpada penelitian ini adalah 60 peserta. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Chi Square. Hasilpenelitian ini adalah tidak ada pengaruh faktor pengetahuan terhadap kemauan membayar iuranJKN di Yogyakarta pada masa pandemi covid-19, dengan nilai p-value 0,690. Serta ada pengaruhfaktor sikap terhadap kemauan membayar iuran JKN di Yogyakarta pada masa pandemi covid-19,dengan nilai p-value 0,045. Kesimpulan: tidak ada pengaruh faktor pengetahuan terhadap kemauanmembayar iuran JKN. Serta ada pengaruh faktor sikap terhadap kemauan membayar iuran JKN diYogyakarta. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Kemauan

Page 8 of 17 | Total Record : 169