cover
Contact Name
Velma Nindita
Contact Email
velmanindita@upgris.ac.id
Phone
+6281802424968
Journal Mail Official
umpakarsitekturupgris@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Umpak : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
ISSN : 26226464     EISSN : 26226472     DOI : -
UMPAK - Jurnal Arsitektur dan Lingkugan Binaan It is a journal containing material related to the field of architecture and the environment in which the architectural building is located (the built environment), both on a micro (interior), meso (building) to macro (area/city) scale.
Articles 86 Documents
Fungsi Taman Diponegoro Semarang Sebagai Ruang Terbuka Hijau Fajri Ferdiansyah; Kurnia Widiastuti
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 1, No 1 (2018): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v1i1.15848

Abstract

Taman kota merupakan suatu bentuk aksi dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup kota. Fungsi taman kota selain merupakan elemen estetika, juga berfungsi sebagai elemen ekologi kota.Kota semarang adalah kota yang memiliki cukup banyak taman, salah satunya adalahtaman Diponegoro. Taman ini berada di jalan Sultan Agung, Lempongsari,Kecamatan Gajahmungkur.Tamanini memiliki sejarah yang unik yang dibuatoleh Thomas Karsten. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi taman Diponegoro sebagai RTH. Metode yang digunakan yaitu studi dokumen meliputi pengkajian ulang mengenaisejarah dibuatnya taman Diponegorooleh ThomasKarsten dan wawancara dengan pengunjung. Fungsi utama taman ini adalah fungsi taman sebagaiekologis, dengan fungsi tambahannyaberupa fungsi sosial, objek penelitian,dan fungsiestetika.Karena memiliki sejarah yang unik dalam pembetukannya makaseharusnya taman tersebut didatangi oleh banyak orang, namun sebaliknya hanya ada sedikit orangyang mengunjungi tamanDiponegoro
Analisis Persyaratan Kemudahan Bagi Disabilitas Ditaman Sampangan Semarang Veronica Dotti Tri Widodo; Ratri Septina
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 4, No 2 (2021): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v4i2.17294

Abstract

AbstrakPenyandang disabilitas seri kali di pandang sebelah mata karena memiliki kekurangan baik fisik maupun mental . karena kekurangan tersebut sering kali penyandang bagi disabilitas mendapatkan tindakan diskrimasi. Disisi lain para penyandang disabilitas perlu memenuhi fasilitas yang ada.Penelitian ini untuk mengetahui pola sirkulasi pada taman yang memiliki permasalahan yang belum di selesaikan saat ini tidak ada pengarahan pada taman tentang penyandang disabilitas pada jalus akses yang ingin di lewati. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif mendalami guna memperoleh informasi yang jelas mengenai fokus permasalahan pada taman tersebut.Pada persayratan bagi penyandang  disabilitas ini ingin menggunakan standart aturan yang telah ada dan memberikan peningkatan atau fasilitas yang baik karena disabilitas sangat penting bagi pengguna non fisik/fisik dengan ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi disabilitas. Disabilities are often underestimated because they have physical or mental deficiencies. And they are often discriminated against. And on the other hand persons with disabilities must fulfill the requirements set out in PU. NUMBER: 14 / KPTS / 2017 in this study analyzing the importance of a disability and collecting information data that has been concerned with the focus of the problem. This study shows some problems with circulation patterns and ramp slope. persons with disabilities at the park facilities.Disability is that every person experiences intellectual, mental and / or sensory physical limitations for a long time which in interacting with the environment can experience obstacles and difficult to participate
Karakteristik Visual Bangunan-Bangunan Kolonial Belanda di Kota Ungaran Della Agista Prawesti; Kurnia Widiastuti
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 5, No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v5i2.15947

Abstract

AbstrakSaat pendudukan Kolonial Belanda di Indonesia banyak bangunan arsitektur Belanda yang didirikan di seluruh nusantara. Di pulau jawa sendiri khususnya di Kabupaten Semarang terdapat bangunan arsitektur Belanda berupa Benteng, sekolahan, kantor, tempat hiburan atau soos (societeiet) hingga rumah-rumah pribadi memiliki karakter dengan ciri khasnya masing-masing. Khususya bangunan kolonial di koridor Jalan Diponegoro memiiki karakter visual yang khas pada tiap elemen-elemen bangunannya, baik eksterior maupun interiornya bangunannya, sehingga perlu dijaga kelestariannya untuk mempertahankan karater visual bangunan kolonial Belanda. Studi ini bertujuan menganalisis karakteristik visual bangunan kolonial Belanda di Jalan Diponegoro Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan indikator terpengaruhnya adalah karakter visual, sedangkan komponen yang membentuk bangunan menjadi faktor yang mempengaruhi. Indikator disusun berdasarkan variabel tersebut kemudian dijadikan tolak ukur dalam mencari data dan menganalisa. Terdapat beberapa perubahan pada fasad bangunan kolonial di koridor Jalan Diponegoro, perubahan tersebut cukup signifikan namun tidak mengubah karakter asli bangunan.Kata Kunci : bangunan kolonial, karakter visual.    AbstractDuring the Dutch Colonial occupation in Indonesia many Dutch architectural buildings were erected throughout the archipelago. On the island of Java itself, especially in Semarang Regency there are Dutch architectural buildings in the form of fortresses, schools, offices, entertainment venues or soos (societeiet) to private homes that have their own characteristics. Especially the colonial building in the corridor of Diponegoro street has a unique visual character in each of the building elements, both the exterior and interior of the building, so it needs to be preserved to preserve the visual character of the Dutch colonial building. This study aims to analyze the visual characteristics of Dutch colonial buildings on Diponegoro street, Semarang Regency. This study uses a qualitative method with the influence indicators are visual characters, while the components that make up the building are influencing factors. Indicators arranged based on these variables are then used as benchmarks in finding data and analyzing. There are some changes in the colonial building's facade in Diponegoro Street corridor, these changes are quite significant but do not change the original character of the building.Keywords : colonial buildings, visual characters
Optimalisasi Penataan Sprinkler Pada Gedung A Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Widhiarseno, Muhammad; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v3i2.15909

Abstract

Bencana kebakaran yang merenggut korban baik material ataupun nyawa telah menjadi perhatian publik akhir – akhir ini. Salah satu persyaratan yang harus diperhatikan dalam perencanaan keandalan bangunan gedung adalaha sistem proteksi terhadap bahaya kebakaran. Sistem sprinkler menjadi satu dari beberapa penanggulangan awal apabila terjadi kebakaran. Untuk itu penataan sprinkler harus sesuai dengan standard dan peraturan yang telah ditetapkan. Analisis ini dapat menjadi acuan maupun perbaikan terkait system sprinkler pada gedung A kampus 4 Universitas PGRI Semarang
Analisis Aksesibilitas Halte Bagi Penyandang Disabilitas Di Jalan Pandanaran Semarang Azhar, Fera Febriawati; Wahyudi, M Agung
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.15862

Abstract

Aksesibilitas merupakan masalah utama yang dihadapi penyandang disabilitas di ruang publik. Walaupun di Indonesia sudah menerapkan aturan hukum untuk melindungi penyandang disabilitas tetapi belum banyak ruang publik yang menyediakan fasilitas baik fasilitas fisik maupun non fisik yang memudahkan aktivitas penyandang disabilitas. Penelitian  ini akan menganalisis berbagai aspek meliputi kondisi halte di sepanjang Jalan Pandanaran, persyaratan tentang kemudahan mengakses halte untuk penyandang disabilitas dan melakukan perbandingan setiap halte di Jalan Pandanaran Semarang dengan standar aturan hukum. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif melalui pengukuran dan pengamatan visual untuk mengidentifikasi kondisi pada halte. Dari identifikasi dan analisis masing-masing halte, maka selanjutnya dilakukan analisis komparatif. Dari hasil penelitian, semua halte masih memiliki kendala untuk dapat diakses bagi penyandang disabilitas. Permasalahan yang terbesar yaitu kemiringan ram yang terlalu curam, area ruang tunggu pada halte yang terlalu sempit dan ubin jalur pemandu yang kurang dapat dimanfaatkan bagi penyandang disabilitas. Akibat dari kondisi ini penyandang disabilitas masih terkendala dalam memanfaatkan halte dan jalur pedestrian yang berada di Jalan Pandanaran
Analisis Kenyamanan Visual Ruang Bioskop E-Plaza Semarang Dhika Fajar Prananda; Baju Arie Wibawa
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 1, No 1 (2018): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v1i1.15843

Abstract

Bioskop E-Plaza Semarang merupakan salah satu bioskop tua yang ada dikota Semarang. Dengan berkembangnya teknologi di dunia film, standar kenyamanan yang ada di bioskop E-Plaza Semarang perlu ditinjau kembali. Kenyamanan visual adalah salahsatu standar kenyamanan di ruang pertunjukan bioskop, Sebuah bioskop sudah selayaknya memenuhi standar kenyamanan visual sehingga penyampaian informasi dan edukasi dalam sebuah film benar-benar tersampai kepada penonton film. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kenyamanan visual di ruang pertunjukan bioskop E-plaza semarang dengan mengacu pada standar kenyamanan visual menurut Neufert di buku data arsitek jilid 2 tahun 2002. Berdasarkan analisis kenyamanan visual pada bioskop E- Plaza Semarang dapat ditarik kesimpulan bahwa beberapa aspek belum memenuhi standar yang sesuai seperti kenyamanan visual yang mempertimbangkan jarak tempat duduk dengan layar pertunjukan, Kenyamanan Visual dengan mempertimbangkan ketinggian antar kursi duduk, namun untuk aspek desain jarak antar kursi penonton sudah sesuai dengan kebutuhan standar kenyamanan visual ruang oertunjukan bioskop
ANALISIS SANITASI PASAR IKAN REJOMULYO BERMUTU HIGIENIS Aan Fatahudin; Velma Nindita
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 4, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v4i1.17289

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan. Kota ini memiliki wilayah laut dengan pantai sepanjang kurang lebih 36,63 km. Sayangnya pengelolaan potensi perikanan ini belum optimal karena terdapat beberapa hambatan, salah satu hambatan yang terjadi yaitu di Pasar ikan Rejomulyo lama Semarang atau yang sering disebut Pasar Kobong . Pasar ikan Rejomulyo menjadi pusat grosir ikan di wilayah Semarang, namun sayangnya kondisi pasar sangat memprihatikan mulai dari tempat pelelangan, lapak, sanitasi, drainase maupun pengelolaan limbah. Sanitasi merupakan peran penting untuk mendukung kehigienisan kondisi pasar maupun kualitas ikan yang dijual.  Dalam hal ini diharapkan pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi bangunan pasar yang sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan No 519/MENKES/SK/VI/2018, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di bidang perikanan. Semarang City is one of the cities in Indonesia which has great potential in the fisheries sector. This city has a sea area with beaches along approximately 36.63 km. Unfortunately the management of this fishery potential is not optimal because there are several obstacles, one of the obstacles that occurs is the Rejomulyo Lama Fish Market in Semarang or what is often called the Kobong Market. The Rejomulyo fish market has become a fish wholesale center in the Semarang area, but unfortunately the market conditions are very concerning starting from the auction site, stalls, sanitation, drainage and waste management. Sanitation plays an important role in supporting the hygiene of market conditions and the quality of fish sold. In this case, it is hoped that the government can pay more attention to market building conditions in accordance with Minister of Health regulation No 519/MENKES/SK/VI/2018, to increase economic growth in the fisheries sector.
Optimalisasi Penataan Sprinkler Pada Gedung A Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Muhammad Widhiarseno; Baju Arie Wibawa
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 5, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v5i1.15921

Abstract

AbstrakBencana kebakaran yang merenggut korban baik material ataupun nyawa telah menjadi perhatian publik akhir – akhir ini. Salah satu persyaratan yang harus diperhatikan dalam perencanaan keandalan bangunan gedung adalaha sistem proteksi terhadap bahaya kebakaran. Sistem sprinkler menjadi satu dari beberapa penanggulangan awal apabila terjadi kebakaran. Untuk itu penataan sprinkler harus sesuai dengan standard dan peraturan yang telah ditetapkan. Analisis ini dapat menjadi acuan maupun perbaikan terkait system sprinkler pada gedung A kampus 4 Universitas PGRI Semarang.Kata Kunci: Kebakaran, Sprinkler, Standar AbstractThe fire disaster become a public concern lately, the victims of this kind disaster casualties the human victims and the material of the building itself. One of the requirements that must be considered while planning of the building reliability is the fire protection system. This study discussed the sprinkle system at Universitas PGRI Semarang. The sprinkle system is one of the first countermeasures when the fire disaster happen. Because of that, the sprinkle arrangement must be corresponding with the set of standards and regulations. This study may became a reference or improvement suggestions related to the sprinkle system at the “A” building of 4th Campus Universitas PGRI Semarang.Key Word: Fire, Sprinkler, Standart
Analisis Persyaratan Kemudahan Bagi Disabilitas Ditaman Sampangan Semarang Veronica dotti tri Widodo; M Agung Wahyudi
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v3i1.15881

Abstract

Penyandang disabilitas seri kali di pandang sebelah mata karena memiliki kekurangan baik fisik maupun mental, karena kekurangan tersebut sering kali penyandang bagi disabilitas mendapatkan tindakan diskrimasi. Disisi lain para penyandang disabilitas perlu memenuhi fasilitas yang ada. Penelitian ini untuk mengetahui pola sirkulasi pada taman yang memiliki permasalahan yang belum di selesaikan saat ini tidak ada pengarahan pada taman tentang penyandang disabilitas pada jalus akses yang ingin di lewati. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif mendalami guna memperoleh informasi yang jelas mengenai fokus permasalahan pada taman tersebut. Pada persayratan bagi penyandang  disabilitas ini ingin menggunakan standart aturan yang telah ada dan memberikan peningkatan atau fasilitas yang baik karena disabilitas sangat penting bagi pengguna non fisik/fisik dengan ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi disabilitas.
Analisis Kebutuhan Ruang pada Bangunan London Aquatic Center Wicahya, Nukman; Wibawa, Bayu Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i2.6159

Abstract

Perkembangan olahraga air di Indonesia ditandai dengan prestasi atlit-atlit akuatik pada ajang perlombaan Asean Games ke IV Tahun 1962. Pada saat itu, Indonesia berhasil menduduki peringkat dua dari klasemen perolehan medali dengan mendapatkan total 51 medali, di bawah Jepang yang memuncaki klasemen.Dari total 51 medali, 9 medali disumbangkan oleh cabang akuatik yang memperlihatkan kemampuan atlet Indonesia yang cukup menjanjikan di cabang ini. Perkembangan akuatik di Indonesia juga berdampak pada pembangunan sarana prasarana yang dapat memenuhi kebutuhan Olahraga Akuatik. Oleh sebab itu, bangunan Akuatik di Indonesia juga perlu memenuhi standar standar Internasional. Maka dari itu perbandingan dengan bangunan Aquatic Internasional perlu diterapkan. Salah satu nya adalah kebutuhan ruang pada bangunan arsitektur terkenal di Kota London yaitu London Aquatic Center. Analisis Perbandingan kebutuhan ruang ini akan berdampak pada pelaku kegiatan dan standar kebutuhan ruang bangunan Aquatic di Indonesia.