cover
Contact Name
Setyo Nurwaini
Contact Email
sn164@ums.ac.id
Phone
+6287836559013
Journal Mail Official
usadha@ums.ac.id
Editorial Address
Faculty of Pharmacy, Universitas Muhammadiyah Surakarta jln Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Usadha Journal of Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 28279905     DOI : 10.23917/usadha
Core Subject : Health, Science,
The Usadha Journal of Pharmacy aims to present up-to-date research, surveys, and literature reviews encompassing various domains of pharmaceutical sciences. These domains include pharmacology, pharmacokinetics, formulation technology, optimization of excipients, standardization of extracts and herbal products, determination of pharmacological activities in natural sources, drug synthesis and development, molecular biology, antibiotic screening, metabolite profiling and quantification, clinical pharmacy, and health and environmental concerns. Each edition of the journal will cover these aspects comprehensively. The publication will encompass a wide range of topics, including chemistry, biochemistry, biotechnology, pharmacology, and many aspects of pharmaceutical research. It will feature communications, complete research papers, reports, and reviews, providing comprehensive coverage in these fields.
Articles 262 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK N- HEKSAN JAHE MERAH (Zingiber officinale var rubrum) PADA TIKUS GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI ALOKSAN Nurul Cahyaning Nardi Sayekti; Arini Fadhilah
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i1.133

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang disebabkan oleh menurunnya produksi insulin atau menurunnya sensitivitas reseptor insulin atau keduanya. Diabetes melitus termasuk penyakit degeneratif yang membutuhkan pengobatan dalam jangka waktu lama sehingga pengobatan tradisional saat ini menjadi alternatif untuk mengobati penyakit tersebut. Salah satu tanaman yang dipercaya dapat mengobati diabetes adalah jahe. Jahe memiliki kandungan gingerol yang dengan pemanasan menyebabkan sebagian senyawa gingerol berubah menjadi shogaol. Senyawa shogaol diduga dapat menyebabkan peningkatan ekspresi adiponektin dan menurunkan sekresi TNF (Tumor Necrosis Factor), sehingga terjadi peningkatan sensitivitas reseptor insulin dan penurunan resistensi insulin yang menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data ilmiah tentang efek antidiabetes ekstrak n-heksan jahe merah pada tikus galur Wistar yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode pre and post test with control group design dengan menggunakan 18 ekor tikus galur Wistar yang dibagi ke dalam 6 kelompok secara acak yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (glibenklamid) dan kelompok perlakuan ekstrak n-heksan jahe merah 80, 200, dan 500 mg/kgBB. Kadar gula darah tikus diukur menggunakan spektrofotometer visible dengan panjang gelombang 546 nm pada hari ke-0, 7, 14 dan ke-21. Hasil yang didapatkan adalah pemberian ekstrak n-heksan jahe merah dengan dosis 80, 200, dan 500 mg/kgBB dapat memberikan penurunan kadar gula darah dengan nilai p<0,05 yang dibandingkan dengan kontrol negatif.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) DAN PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli dan Shigella flexneri Rizkina Elistya Febriani; Rima Munawaroh
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.134

Abstract

Infeksi termasuk dalam masalah kesehatan yang umum di negara maju ataupun negara berkembang seperti di Indonesia karena jumlah penyakit dan kematian yang relatif tinggi. Bakteri merupakan penyebab utama infeksi, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram positif dan gram negatif, salah satu bakteri gram negatif yaitu bakteri Escherichia coli dan Shigella flexneri. Daun sirih merah dan jeruk nipis diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi kombinasi kedua ekstrak tanaman tersebut sebagai agen antibakteri pada bakteri Escherichia coli dan Shigella flexneri. Daun sirih merah diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 96% sedangkan buah jeruk nipis diperas dan diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella flexneri dengan loading ekstrak 10, 5, 2,5, dan 1,25 mg/disk. Antibiotik ciprofloxacin digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 100% digunakan sebagai kontrol negatif. Ekstrak daun sirih merah dan perasan jeruk nipis dapat menghambat kedua bakteri tersebut. Kombinasi ekstrak daun sirih merah dan ekstrak perasan jeruk nipis dengan perbandingan konsentrasi 5: 1,25, 2,5:2,5, dan 1,25:5 mg/disk menghasilkan diameter zona hambat terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella flexneri lebih kecil dibandingkan dengan penambahan uji ekstrak tunggal. Hasil KLT Bioautografi menunjukkan senyawa aktif dalam sirih merah adalah flavonoid dan flavonol sedangkan yang dari jeruk nipis adalah flavonoid dan flavonol.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI TERHADAP PENGOBATAN DI PUSKESMAS AIR BINTUNAN KOTA BENGKULU TAHUN 2021 Riska Hanifah Fitriani; Nurul Mutmainah
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.135

Abstract

Hipertensi merupakan merupakan terapi yang memerlukan terapi jangka panjang, sehingga diperlukan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan untuk mengontrol tekanan darah dan menurunkan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien hipertensi terhadap pengobatan di puskesmas Air Bintunan Kota Bengkulu tahun 2021. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional dengan pendekatan deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang datang berobat di poli rawat jalan di Puskesmas Air Bintunan Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu berjumlah 105 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga kategori kepatuhan masyarakat minum obat hipertensi yaitu kepatuhan tinggi sebanyak 17,46%, kepatuhan sedang sebanyak 55,56%, dan kepatuhan rendah sebanyak 26,98%, dan tiga variabel demografi responden yang terdiri dari usia, pendidikan, dan lama menderita hipertensi memiliki hubungan dengan kepatuhan minum obat sedangkan tiga variabel lainnya yaitu jenis kelamin, pekerjaan, dan kepemilikan asuransi tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan minum obat hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERTERIMAAN VAKSINASI COVID-19 OLEH MASYARAKAT KOTA SURAKARTA TAHUN 2022 Rr Maydita Hikmiah Hanifah; Ambar Yunita Nugraheni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.136

Abstract

Tingginya penularan virus Covid-19 di Indonesia telah mempengaruhi beberapa kebijakan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya yaitu dengan pemberian vaksinasi Covid-19 secara masal. Ketercapaian target vaksinasi di Indonesia belum terpenuhi, sehingga perlu adanya evaluasi faktor keberterimaan vaksinasi Covid-19 agar masyarakat menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksin pada masyarakat di Kota Surakarta tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling dan accidental sampling di Kota Surakarta dengan kriteria inklusi: masyarakat berusia minimal 20 tahun, sudah menerima vaksin, dapat mengoperasikan gadget dan bersedia mengisi kuesioner. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas maka dinyatakan valid dan reliabel. Data dianalisis secara univariat, bivariat (Uji Chi-Square) dan multivariat (Uji Regresi Logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 400 responden memiliki pengetahuan baik (57,77±15,28) dan sikap positif (74,67±8,58). Faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksinasi Covid-19 yaitu agama (p= 0,000; OR=5,376), tingkat pendidikan (p= 0,000; OR=4,729), pengetahuan (p= 0,006; OR= 2,038), responden pernah mengalami Covid-19 (p= 0,005; OR= 0,518), dan memiliki penyakit kronis (p= 0,009; OR= 2,089).
TINGKAT KEPUASAN PASIEN HIPERTENSI TERHADAP KONSELING APOTEKER PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA Mutiara Annisa Fitri; Lilla Prapdhani Agni Hajma
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.137

Abstract

Konseling apoteker merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seorang apoteker dengan tujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai obat yang diterima pasien. Pasien hipertensi merupakan salah satu pasien yang perlu diberikan konseling oleh apoteker karena tergolong pasien yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Pandemi Covid-19 menciptakan tantangan dalam pelaksanaan konseling apoteker dengan adanya pemberlakuan protokol kesehatan di puskesmas, yang berpontensi menyebabkan pelaksanaan konseling oleh apoteker tidak optimal, sehingga pandemi Covid-19 berpotensi menyebabkan turunnya kepuasan pasien terhadap konseling apoteker. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien hipertensi terhadap konseling apoteker pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas wilayah kerja Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat non-eksperimental menggunakan penelitian deskriptif dengan metode survei dan menggunakan instrumen kuesioner, yang dilakukan di Puskesmas Gambirsari, Puskesmas Banyuanyar, dan Puskesmas Gilingan Kota Surakarta pada bulan April sampai bulan Juni 2022. Dalam penelitian ini sampel/responden berjumlah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien hipertensi terhadap konseling apoteker pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas wilayah kerja Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta adalah 80% pasien merasa sangat puas dan 20% pasien merasa puas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan dalam pelaksanaan konseling ada pada dimensi fasilitas berwujud. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tingkat kepuasan pasien hipertensi merasa sangat puas terhadap konseling apoteker pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas wilayah kerja Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.
UJI AKTIVITAS ANTIVIRUS FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK METANOL KULIT JERUK PURUT (Citrus hystrix) DENGAN MODEL NEWCASTLE DISEASE Audina Putri Pratiwi; Azis Saifudin
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.138

Abstract

Jeruk purut merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat tumbuh dengan mudah di wilayah Indonesia. Senyawa yang terdapat di dalam jeruk purut sangat beragam. Limonine merupakan senyawa yang dipercaya memiliki aktivitas antivirus dari jeruk purut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antivirus fraksi etil asetat ekstrak metanol jeruk purut terhadap virus Newcastle. Jeruk purut diekstraksi dengan metode maserasi dan difraksinasi cair-cair. Hasil fraksinasi kemudian diinokulasikan kedalam telur ayam berembrio (TAB) berumur 9-11 hari dan diinkubasi selama 3 hari. Terdapat 3 seri konsentrasi dalam penelitian ini yaitu, 1 µg/mL, 10 µg/mL dan 100 µg/mL. Selama proses inkubasi, dilakukan pengecekan untuk melihat kematian embrio. Metode yang digunakan dalam melihat aktivitas antivirus dalam penelitian ini adalah uji hemaglutinasi. Hasil uji hemaglutinasi menunjukkan adanya aktivitas antivirus dari fraksi etil asetat ekstrak metanol jeruk purut dengan ditandai menurunnya jumlah titer virus pada pemberian senyawa dengan konsentrasi yang meningkat. Kelompok konsentrasi senyawa yang memiliki efek antivirus yang baik adalah 10 µg/mL dan 100 µg/mL dengan persentase penghambatan 99,93%.
UJI AKTIVITAS IMUNOMODULATOR EKSTRAK METANOL BUAH KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack) R.M.Smith) TERHADAP RESPON IMUN NON-SPESIFIK PADA MENCIT DENGAN METODE CARBON CLEARANCE Nafik Hafiz Pratama; Arini Fadhilah
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.139

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Smith) merupakan bagian dari keluarga Zingiberaceae. Secara empiris, kecombrang digunakan sebagai bahan pangan dan pengobatan karena mngandung banyak senyawa bioaktif, yang salah satunya memiliki aktivitas farmakologi sebagai imunomodulator. Penelitian ini dilakukan untuk menetapkan pengaruh pemberian ekstrak metanol buah kecombrang terhadap respon imun non- spesifik dengan metode carbon clearance. Sediaan uji berupa ekstrak metanol buah kecombrang yang diberikan secara oral terhadap mencit jantan galur Swiss dengan dosis 25, 50, dan 100 mg/KgBB selama 7 hari dan diukur nilai % transmitannya pada hari ke-8. Hasil dari uji carbon clearance memperlihatkan bahwa ekstrak metanol buah kecombrang dengan dosis 25, 50, dan 100 mg/KgBB terbukti memiliki efek imunostimulan sedang dengan nilai indeks fagositosis sebesar 1,003; 1,090; 1,190. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol buah kecombrang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin.
PENETAPAN KADAR FLAVONOID DAN FENOLIK EKSTRAK ETANOL TANAMAN PARIJOTO (Medinilla speciosa) SERTA AKTIVITAS SITOTOKSIKNYA TERHADAP SEL KANKER SERVIKS HELA Adha Qudsiya Dewi Lutfiani; Muhammad Da'i
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.140

Abstract

Tanaman parijoto mempunyai banyak khasiat untuk tubuh manusia. Satu di antaranya sebagai agen antikanker. Tujuan penelitian ini guna mengetahui berapa kadar flavonoid dan fenolik serta aktivitas sitotoksik yang terjadi pada ekstrak etanol tanaman parijoto terhadap sel kanker serviks HeLa. Digunakan bagian daun dan buah dari tanaman parijoto. Daun dan buah parijoto dimaserasi selama 2 hari dalam pelarut etanol 95% lalu dipekatkan hingga terbentuk ekstrak kental. Senyawa yang terkandung di ekstrak etanol daun dan buah parijoto dianalisis menggunakan kromatografi lapis tipis. Hasil KLT membuktikan dimana ekstrak daun dan buah parijoto didapati senyawa flavonoid dan fenolik. Penetapan kadar flavonoid dan fenolik diuji dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar flavonoid dan fenolik pada ekstrak etanol daun parijoto adalah 56,62 mg QE/g sampel dan 159,61 mg GAE/g sampel. Pada uji sitotoksik dengan menggunakan metode MTT assay, diperoleh ekstrak etanol daun dan buah parijoto mempunyai aktivitas sitotoksik moderat dengan IC50 masing-masing 457,08 µg/mL dan 363,07 µg/mL.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BATANG KEMANGI (Ocimum basilicum) SERTA FRAKSI AKTIFNYA TERHADAP Staphylococcus epidermidis Berlian Utari; Rima Munawaroh
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i1.141

Abstract

Jerawat merupakan penyakit kulit yang secara keseluruhan banyak dijumpai di usia remaja dan dewasa muda dan memiliki kejadian dengan perkiraan 75% pada remaja di dunia dan hampir 80% dari semua kalangan pernah menderita penyakit ini. Beberapa penyebab jerawat yaitu peningkatan produksi sebum dan inflamasi akibat Staphylococcus epidermidis. Penyakit ini dapat diatasi salah satunya menggunakan kemangi karena penelitian sebelumnya menemukan ekstrak etanol 96% herba kemangi mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, polifenol/tannin, saponin dan steroid/triterpenoid. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi dari daun dan batang kemangi (Ocimum basilicum) terhadap Staphylococcus epidermidis. Daun dan batang kemangi diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 96%, ekstrak yang aktif antibakterinya kemudian difraksinasi menggunakan metode partisi cair-cair menjadi fraksi n-heksan, etil asetat dan air. Metode uji aktivitas antibakteri yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode difusi sumuran dan KLT-bioautografi. Hasil berdasarkan penelitian ini yaitu ekstrak daun kemangi memiliki diameter zona hambat sebesar 18,67 ± 0,29 mm pada loading ekstrak 25 mg/sumuran dan 17,83 ± 0,29 mm pada loading ekstrak 12,5 mg/sumuran sedangkan ekstrak batang kemangi tidak memiliki aktivitas antibakteri. Fraksi air merupakan fraksi aktif dari ekstrak etanol daun kemangi dengan diameter zona hambat 17 ± 0,5 mm pada loading fraksi 25 mg/sumuran. Hasil KLT-bioautografi dari fraksi air ekstrak etanol 96% daun kemangi yaitu terdapat zona hambat pada semua hasil elusi fraksi pada kromatogram meliputi Rf 0,14; 0,16; 0,2; 0,26; 0,3 dan 0,4 yang pada analisis KLT menunjukkan kandungan senyawa flavonoid, tannin, alkaloid, saponin.
EVALUASI PERESEPAN OBAT BERDASARKAN INDIKATOR WORLD HEALTH ORGANIZATION (WHO) DI PUSKESMAS KECAMATAN KARANGANYAR Anisa Nur Rahmawati; Nurul Mutmainah
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i1.142

Abstract

Penggunaan obat yang benar merupakan hal yang perlu diamati pada sistem pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Salah satu indikator utama untuk mengevaluasi penggunaan obat menurut pedoman WHO yaitu indikator peresepan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pola peresepan obat berdasarkan pedoman WHO di Puskesmas Kecamatan Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi observasional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling menggunakan kriteria inklusi resep pasien rawat jalan di Puskesmas Kecamatan Karanganyar periode Maret, Agustus, dan November 2021 yang tidak rusak/sobek, terdapat nama pasien, tanggal resep, usia pasien, dan nama obat pada lembar resep. Data resep dibandingkan dengan standar peresepan dari WHO dan dihitung dengan rumus sesuai pedoman WHO. Hasil penelitian menunjukkan peresepan obat di Puskesmas Kecamatan Karanganyar belum sesuai standar WHO jika dilihat dari parameter rata-rata jumlah obat tiap resep (2,5) dan presentase obat yang diresepkan dengan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) atau Formularium (88,20%) dan sudah memenuhi standar peresepan obat pada parameter presentase obat generik (87,05%), presentase peresepan antibiotik (9,79%) dan presentase obat injeksi (0%).

Page 6 of 27 | Total Record : 262