cover
Contact Name
Akhmad Syah Roni Amanullah
Contact Email
almurtajaiaitabah@gmail.com
Phone
+6281615132369
Journal Mail Official
almurtajaiaitabah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daendels No.1 Kranji, Paciran, Lamongan 62264 Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30311020     DOI : -
ALMURTAJA merupakan jurnal yang berisikan kajian dan analisis penelitian terkait pendidikan anak usia dini meliputi; pengembangan nilai moral dan agama, perkembangan fisik motorik, perkembangan sosial emosional, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, pengembangan seni dan kreatif, parenting, lembaga pengelola PAUD, penilaian perkembangan anak usia dini, psikologi perkembangan anak, pemberdayaan anak, strategi pembelajaran , Alat edukasi bermain, media pembelajaran, inovasi pendidikan anak usia dini dan berbagai bidang yang berkaitan dengan Pendidikan Anak Usia Dini.
Articles 43 Documents
Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Anak Yang Terpengaruh Oleh Gadget Rahmania, Khaerini
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i1.2398

Abstract

Artikel ini membahas peran krusial orang tua dalam menghadapi tantangan yang timbul akibat penggunaan gadget oleh anak-anak. Di era digital ini, gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak. Namun, penggunaan yang tidak terkendali dapat berdampak negatif pada perkembangan mereka. Orang tua memiliki tanggung jawab penting dalam mengawasi, mendidik, dan membimbing anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi dengan bijak. Penelitian dalam artikel ini menyoroti berbagai aspek yang harus diperhatikan orang tua, termasuk pengawasan aktif terhadap waktu layar, pengenalan terhadap konten yang sesuai, pendidikan tentang risiko online, dan pembentukan aturan penggunaan gadget. Selain itu, komunikasi terbuka antara orang tua dan anak-anak juga ditekankan, sehingga anak-anak merasa nyaman dalam berbagi pengalaman online mereka dan meminta bantuan jika diperlukan. Hal ini menggarisbawahi bahwa orang tua harus berperan sebagai contoh yang baik dalam penggunaan gadget, karena anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka. Dengan melibatkan diri secara aktif dalam mendampingi anak-anak dalam penggunaan gadget, orang tua dapat membantu mereka mengembangkan kebiasaan yang sehat dan bertanggung jawab dalam dunia digital, menjaga keseimbangan yang diperlukan antara dunia nyata dan dunia maya.
Pengaruh Pola Pengasuhan Anak Tanpa Orang Tua Terhadap Keamanan dan Kesehatan Mental: Dampak dari penggunaan pengasuh tanpa kehadiran orang tua terhadap keamanan dan kesehatan mental anak usia dini Syifa Rahmadani, Aulia; Raisa Lastiana; Rini Anggraeni; Zahra Zetta Zenobia
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i1.2437

Abstract

Dampak dari penggunaan pengasuh tanpa kehadiran orang tua terhadap keamanan dan kesehatan mental anak usia dini. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan rekomendasi praktis bagi orang tua, pengasuh, dan profesional dalam bidang kesehatan anak untuk meningkatkan kualitas pola asuh yang memperhatikan kebutuhan keamanan dan kesehatan mental anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi pustaka, menggunakan sumber-sumber seperti jurnal ilmiah, artikel, buku, dan referensi. Pengasuhan anak oleh pengasuh selain orang tua, seperti kakek-nenek atau baby sitter, dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan mental mereka. Peran pengasuh dalam meningkatkan kepercayaan diri anak melalui bimbingan dan dukungan obyektif serta bersikap rasional, karena setiap anak memiliki kepribadian yang unik, sehingga pembimbingan harus dilakukan dengan cara yang efektif tanpa kekerasan.
Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus: Autisme dan ADHD Dianita Syifa; Gina Agustin Rahayu; Sulistri Marshanda; Naeila Rifatil Muna
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i1.2612

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengenal lebih dekat mengenai anak berkebutuhan khusus. Mengenai pengertian, ciri-ciri, sampai pada penanganan yang bisa diberikan kepada anak dengan diagnosis autisme dan ADHD. Penelitian ini menggunakan teknik studi literatur dengan kajian kepustakaan. Autisme dan ADHD merupakan kondisi dimana seseorang memiliki kondisi yang bereda dengan anak lainnya, perlu adanya diagnosis dari ahli atau dokter dalam menentukan anak berkebutuhan khusus. Terdapat beberapa teknik terapi yang bisa diberikan kepada anak dengan diagnosis autisem seperti metode terapi biomedik, fisik, sosial juga terapi lainnya. Sedangkan untuk anak ADHD bisa menggunakan terapi okupasi, psikologi, perilaku, modifikasi lingkungan dan sebagainya.
Bimbingan dan Konseling: Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini Amanullah, Akhmad Syah Roni; Zaskia Salsabilla Rachma; Siti nur syarifah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i1.2669

Abstract

Faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan bicara pada anak adalah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua yang kurang tepat bagi anak usia dini di masa perkembangannya menjadi penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan keterlambatan bicara pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang tua menerapkan pola asuh permisif dalam mendidik dan merawat anak. Pola asuh permisif ini menyebabkan keterlambatan bicara pada anak karena kesibukan orang tua, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, kurangnya stimulasi, kurangnya dukungan positif dari lingkungan, serta keinginan orang tua agar anak mampu berbahasa asing. Kata Kunci: Pola Asuh; Keterlambatan Bicara; Anak Usia Dini. The main factor influencing speech delay in children is parenting. Parenting patterns that are not appropriate for early childhood during their development contribute to this issue. The aim of this study is to analyze the relationship between parenting styles and children's speech delays. The research method used in this study is library research. The results show that parents often apply permissive parenting in educating and caring for their children. Permissive parenting causes speech delays in children due to parents' busyness, low levels of parental education, lack of stimulation, lack of positive environmental support and interaction, as well as parents' desire for their children to be able to speak a foreign language.
Sinergi Guru dan Orangtua dalam Penerapan Nilai-nilai Pendidikan Islam di TK Sirojul Ulum Pesanggrahan Laren Lamongan Nur Azizah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2024): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i1.2671

Abstract

Usia dini merupakan salah satu fase yang terjadi pada setiap manusia dan sangat krusial karena akan bernilai tinggi bagi perkembangan anak sehingga bagi orangtua yang bijak akan mempersiapkan konsep pembelajaran yang sempurna dalam membersamai pada fase ini. aspek perkembangan pada anak usia dini menjadi sesuatu yang sering diperbincangkan karena sangat berkaitan dengan kualitas bangsa sebagai khalifah demi kelestarian bumi. Menjadi orangtua tentu memiliki harapan yang besar terhadap anaknya sehingga dengan bersungguh-sungguh memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak dan sekolah merupakan tempat atau rumah kedua bagi anak-anak sehingga mereka mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dari para guru. Guru merupakan orangtua kedua bagi anak di sekolah tentu mengoptimalkan segala hal yang dimilikinya, lewat mendidik dalam 6 aspek perkembangan bagi anak usia dini, yaitu moral dan agama, sosial emosional, seni, kognitif, bahasa dan fisik motorik. Aspek moral dan agama merupakan salah satu aspek perkembangan bagi anak yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai pendidikan Islam bagi anak seperti dalam praktik ibadah sholat, puasa, haji dan bagaimana sejatinya menjadi seorang muslim/ah yang patuh dan taat kepada Allah yang maha Esa, ruang lingkup lainnya selain ibadah juga berkaitan dengan akidah dan akhlak. Orang tua dan guru merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dalam penerapan nilai-nilai pendidikan Islam bagi anak, karena apa yang diajarkan di sekolah terkonfirmasi dengan pembiasaan atau keteladanan yang dilakukan di rumah sehingga terdapat sinergi atau kerjasama yang baik bagi keduanya. TK Sirojul Ulum Pesanggrahan merupakan obyek penelitian yang kami lakukan terkait sinergi antara orangtua dan guru dalam penerapan nilai pendidikan Islam. Kata Kunci : Sinergi, orang tua, nilai pendidikan Islam, guru
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Menggunakan Media Cerita Bergambar Amanullah, Akhmad Syah roni; Fadlilah, Liya; Awwaliyah, Yunita
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i2.2630

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa menggunakan media cerita bergambar, dalam penelitian ini yaitu kemampuan berbahasa anak belum berkembang secara optimal seseuai dengan standar tingkat pencapaian perkembangan. Anak anak kesulitan dalam menjawab pertanyaan guru tentang aktivitas yang telah dilakukanya dan kesulitan dalam mengulang kalimat yang diucapkan oleh guru. Peningkatan kemampuan berbahasa anak dapat dilihat dari jumlah anak di kelompok A TK MIFAHUL ULUM Dusun Bango, Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan yang berjumlah 13 anak dengan kemampuan berbahasa sudah meningkat setiap siklusnya, baik dari siklus I sampai dengan siklus III. kondisi awal atau pra siklus perkembangan kemampuan berbahasa anak kategori berkembang sangat baik (BSB) hanya mencapai persentase 7,7%. Pada siklus pertama mengalami peningkatan menjadi 23,1%, siklus II mengalami peningkatan mencapai 53,9% dan pada siklus III kemampuan berbahasa anak kelompok A1 mengalami peningkatan mencapai 77%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak di kelompok.
Aktivitas Bermain Sambil Belajar Sebagai Kunci Perkembangan Motorik Anak Di TK Amal Sholeh Syifa Rahmadani, Aulia; Santana, Selly Aprilia; Kusumah, Tyara Intana Putri
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i2.3016

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani bagi anak usia dini memiliki peran penting untuk stimulasi perkembangan fisik motorik, terutama pada motorik kasar dan motorik halus. Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui seperti apa aktivitas bermain sambil belajar bagi anak usia dini untuk memberi stimulasi terhadap perkembangan motorik kasar, motorik halus, dan kinestetik melalui proses pembelajaran penjas di TK Amal Sholeh. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi, pengumpulan data melalui wawancara mengenai rangkaian kegiatan pembelajaran seperti perencanaan, proses, evaluasi, tindak lanjut, kesulitan yang dihadapi Guru dan peserta didik, dan hasil perkembangan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran penjas. Proses pembelajaran penjas yang dilakukan di TK Amal Sholeh melalui rangkaian kegiatan Guru menyusun rencana harian dan mingguan yang mencakup jeni-jenis gerakan relevan terhadap perkembangan motorik anak seperti melompat, melempar, dan aktivitas lain seperti bola kecil untuk melatih koordinasi. 
Analisis Model Pembelajaran AUD Dengan Pendekatan DAP (Developmentally Appropiate Practice) dan Scaffolding Nabilah, Iftitahun; Silmi, Ima Latus
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i2.3123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Anak Usia Dini (AUD) dengan menggunakan pendekatan Developmentally Appropriate Practice (DAP) dan Scaffolding. Pendekatan DAP menekankan pentingnya memberikan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan, kebutuhan, serta minat anak. Sementara itu, Scaffolding berfokus pada pemberian dukungan bertahap oleh pendidik untuk membantu anak mencapai pemahaman dan keterampilan yang lebih kompleks secara mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DAP dan Scaffolding dalam pembelajaran AUD berdampak positif terhadap perkembangan anak, baik secara kognitif, sosial-emosional, maupun motorik. Penerapan DAP memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi sesuai tahapan perkembangannya, sementara Scaffolding membantu anak menyelesaikan tugas melalui bimbingan bertahap dari guru. Kolaborasi antara kedua pendekatan ini menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, menyenangkan, dan responsif terhadap kebutuhan individu anak. Namun, tantangan seperti pemahaman guru yang terbatas tentang kedua pendekatan ini dan keterbatasan fasilitas masih menjadi hambatan dalam implementasinya. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru secara berkelanjutan dan penyediaan fasilitas belajar yang memadai untuk mengoptimalkan penerapan model pembelajaran ini.  
Buku Bacaan Anak Sebagai Media Edukasi dan Pencegahan Kekerasan Pada Anak Musrifah, Musrifah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i2.3125

Abstract

Kekerasan pada anak terus meningkat dari tahun ketahun. Kekerasan tersebut justru lebih banyak dilakukan oleh orang-orang terdekat di lingkungan anak-anak itu sendiri. Kasus kekerasan pada anak sulit tertangani dengan baik karena anak tidak memiliki keberanian untuk melaporkan. Pada banyak kasus, anak-anak juga belum memahami bahwa apa yang menimpa dirinya adalah bentuk kekerasan. Selain dibutuhkan orang terdekat yang peduli dan melindungi, anak-anak juga perlu mendapat pengetahuan tentang arti kekerasan agar dapat menghindari dan melaporkan manakala kekerasan itu terjadi padanya. Pemerintah melalui program Gerakan Literasi Nasional (GLN), menghasilkan ratusan buku bacaan anak dimana topik kekerasan menjadi salah satu topik krusial yang diangkat. Artikel ini mengulas sejauh mana buku bacaan anak dapat menjadi media belajar anak sehingga membantunya untuk terhindar dari kekerasan. Bahan penelitian ini berupa buku bacaan anak produk GLN yang telah diterbitkan PERPUSNAS RI dan dibagikan di sejumlah Perpus Desa dan Taman Baca Masyarakat (TBM). Peneliti melakukan observasi mendalam kemudian menganalisis dengan pendekatan analisis semiotic untuk mengurai pesan-pesan pencegahan kekerasan di dalam buku bacaan anak. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana teks dan gambar dalam buku bacaan anak berkolaborasi menciptakan pertanda dan petanda dalam menyampaikan pesan edukasi dan pencegahan kekerasan pada anak.
Penerapan Metode Karya Wisata Dalam Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Di Taman Kanak Kanak Syafiqoh, Imro'atus
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This case study research aims to determine the application of the field trip method in improving children's storytelling abilities at Muslimat 05 Kindergarten. Data collection techniques use observation and interviews with school principals and teachers. Data were analyzed qualitatively with stages of data cleaning, transcription, coding and categorization, and interpretation. The results of this research are that the application of the field trip method can improve children's speaking skills and increase children's confidence in telling stories. Children often tell stories about several vehicles they encountered during field trips as well as about captains, machinists, pilots and drivers who had time to ask and answer questions with the children. Even though this activity has problems related to financing, the response from the parents of students who took part in this activity were all satisfied and happy because their children looked quite active and happy when talking about the field trip activities they carried out