cover
Contact Name
Akhmad Syah Roni Amanullah
Contact Email
almurtajaiaitabah@gmail.com
Phone
+6281615132369
Journal Mail Official
almurtajaiaitabah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daendels No.1 Kranji, Paciran, Lamongan 62264 Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30311020     DOI : -
ALMURTAJA merupakan jurnal yang berisikan kajian dan analisis penelitian terkait pendidikan anak usia dini meliputi; pengembangan nilai moral dan agama, perkembangan fisik motorik, perkembangan sosial emosional, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, pengembangan seni dan kreatif, parenting, lembaga pengelola PAUD, penilaian perkembangan anak usia dini, psikologi perkembangan anak, pemberdayaan anak, strategi pembelajaran , Alat edukasi bermain, media pembelajaran, inovasi pendidikan anak usia dini dan berbagai bidang yang berkaitan dengan Pendidikan Anak Usia Dini.
Articles 43 Documents
Tren Nice Morning Untuk Meningkatkan Perkembangan Moral Dan Agama Siswa Di Kelompok Bermain (KB) Hidayatun Najah Tuban Azizah, Nur
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i2.3194

Abstract

Dalam pembelajaran yang dilaksanakan di KB Hidayatun Najah Tuban dengan menggunakan sentra, namun diawali dengan nice morning atau pembiasaan-pembisaan yang dilakukan di pagi hari meliputi pembacaan doa sehari-hari beserta artinya, hafalan surat-surat pendek beserta penjelasan secara umum terkait jumlah ayat, nama surat, golongan surat dan sebagainya (seperti dalam buku panduan lembaga), juga dalam nice morning diberikan pembacaan asmaul husna beserta artinya, pilar-pilar yang berisi berkaitan dengan dongeng atau nasehat agar dapat memiliki akhlak mulia, pilar ini ada 9 poin dan disamping itu terdapat pembiasaan meletakkan barang pribadi pada tempatnya, nyanyi-nyanyi untuk meningkatkan semangat dalam memulai pembelajaran dan juga pembiasaan untuk membawa bekal dari rumah dan dimakan bersama-sama dengan mempraktekkan adab makan dan minum sesuai dengan syariat Islam. Nice morning ini dipandu oleh guru wali kelas dengan penamaan kelas berdasarkan nama Nabi, yaitu terdapat kelas Adam, Musa, Isma’il, Ibrahim, Muhammad dan Sulaiman, dan disandingkan dengan sentra yang dibuka pada setiap harinya, nice morning ini dapat dikatakan sebagai langkah untuk meningkatkan perkembangan moral dan agama siswa yang terbukti dengan berbagai ragam kegiatan yang ditawarkan oleh Kelompok Bermain Hidayatun Najah.
Relevansi Pemikiran Filsafat Ibnu Tufail Terhadap Pendidikan Holistik Dalam Pembentukan Karakter Di Era Kontemporer Karomah, Wardatul
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2024): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v3i2.3217

Abstract

Artikel ini membahas kontribusi pemikiran Ibnu Tufail terhadap pengembangan pendidikan holistik di era kontemporer, dengan fokus pada integrasi antara aspek pengetahuan, moral, dan sosial sebagai landasan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dan menganalisis literatur terkait krisis nilai dalam pendidikan, peran kearifan lokal, serta tantangan akibat perkembangan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan Ibnu Tufail, terutama terkait pembelajaran melalui eksplorasi diri dan pengalaman langsung, relevan sebagai solusi untuk membentuk individu yang berintegritas dan empatik. Temuan ini menunjukkan potensi filsafat pendidikan Ibnu Tufail sebagai acuan dalam perancangan kurikulum yang tidak hanya akademis, tetapi juga berorientasi pada pengembangan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan yang komprehensif.
Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-6 Tahun yang Dipengaruhi oleh Gadget Triyani, Anisa; Febriana, Melati Ayu; Munawaroh, Vionita Hidayatu
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i1.2392

Abstract

Perkembangan bahasa atau komunikasi pada anak merupakan salah satu aspek dari tahapan perkembangan anak yang harus banyak-banyak diperhatikan terlebih berbahasa merupakan sarana anak dalam berkomunikasi satu orang dengan yang lainnya. Perkembangan Bahasa tidak luput juga dari perhatian para pendidik pada umumnya dan orang tua pada khususnya. rata-rata anak usia 5-6 tahun telah menyimpan lebih dari 14.000 kosakata. Perkembangan Bahasa pada anak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, pola asuh, Kesehatan, dan hubungannya dengan orang tua. Salah satu faktonya yaitu kebijakan pola asuh orang tua pada anak, memberikan akses gadget pada anak usia 3-6 tahun sebagai penenang dan media hiburan justru berdampak negstif pada anak. Bagaimana perkembangan Bahasa pada anak yang dipengaruhi oleh gadget pada anak usia 3-6 tahun. Metode yang digunakan berupa kualitatif dengan Teknik wawancara, pengumbulan data dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pemberiaan gadget kepada anak usia 3-6 tahun memiliki efek sebagai penghambat Bahasa, berbicara, dan mengotrol emosi. Penggunaan gadget pada anak dapat berdampak positif dan negatif dalam perkembangan Bahasa. Meskipun fitur lengkap yang tersedia pada gadget yang membuat pembelajaran Bahasa dan pengetahuan, apabila diakseskan secara berlebihan dapat menyebabkan kecanduan dan keterlambatan berbicara. Maka dari itu peran orang tua sangat penting dalam mengetahui dan membimbing perkembangan Bahasa pada anak mereka.
Media Audio Visual Sebagai Media Pembelajaran Untuk Mengembangkan Kognitif Anak Usia 5 –6 Tahun Syarifah, Siti Nur; Nabilah, Iftitahun
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i1.3646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan media audio visual, khususnya video animasi pembelajaran, dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi yang dilakukan setelah pemberian praktik langsung kepada anak-anak, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual seperti video animasi dapat secara efektif meningkatkan daya ingat, pemahaman konsep, dan motivasi belajar anak. Guru memegang peran penting sebagai fasilitator dalam mengarahkan dan memaksimalkan penggunaan media tersebut dalam proses pembelajaran. Studi ini merekomendasikan agar media audio visual diintegrasikan secara sistematis dan menyenangkan dalam kurikulum pembelajaran PAUD, guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi anak. Kata Kunci: media audio visual; berpikir logis; anak usia dini; kognitif anak.
Mengasah Keterampilan Sosial Anak Melalui Kegiatan Pramuka Prasiaga di TK Muslimat Mu'awanah Banjarwati Rachma, Zaskia Salsabilla; Amanullah, Akhmad Syah Roni
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i1.3649

Abstract

Partisipasi anak usia dini dalam kegiatan pengembangan keterampilan sosial sangat penting, khususnya pada usia 5–6 tahun yang merupakan masa aktif dalam membangun interaksi sosial. Kegiatan pramuka prasiaga di TK Muslimat Mu’awwanah Banjarwati dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu sebanyak empat kali dalam sebulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan pramuka prasiaga dapat mengasah keterampilan sosial anak usia 5–6 tahun, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan Kepala Sekolah, Guru Pembina, dan Guru Kelas, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pramuka prasiaga mampu meningkatkan keterampilan sosial anak. Keterampilan sosial yang tampak meliputi percakapan, saling pengertian, bekerja sama, keterbukaan, berempati, motivasi, rasa positif dan rasa kesetaraan. Faktor pendukung kegiatan ini meliputi keterlibatan aktif Guru Pembina, dukungan orang tua, serta sarana dan jadwal rutin yang terstruktur. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah fleksibilitas jadwal yang terkadang harus disesuaikan dengan agenda lembaga, kondisi cuaca yang kurang mendukung kegiatan luar ruang, serta munculnya konflik antar anak yang menyebabkan gangguan dalam interaksi sosial. Meskipun demikian, konflik yang muncul bersifat sementara dan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak dalam membangun keterampilan sosial secara lebih matang.
Perkembangan Nilai Agama Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun di TK PKK Gunung Tiga Nada, Fahimah Milatin; Sabrina, Putri; Rahma, Aulia; Putri, Hesti Amelia
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i1.3821

Abstract

Perkembangan nilai-nilai keagamaan pada anak usia dini, khususnya kelompok usia 5–6 tahun di jenjang taman kanak-kanak, merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana ajaran agama dapat ditanamkan pada anak-anak usia dini. Studi ini dilaksanakan di TK PKK Gunung Tiga, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dengan tenaga pendidik, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran agama. Perkembangan Agama di TK PKK Gunung Tiga berdasarkan penelitian bahwa perkembangan Agama di TK PKK Gunung Tiga sudah baik, hal ini dijelaskan dengan dari 10 anak. Hal ini di tunjukkan mereka mulai menerapkan sikap sopan, jujur, dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari, baik terhadap teman sebaya maupun guru, yang mencerminkan adanya pemahaman terhadap ajaran agama. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa pendidikan agama yang diberikan secara terarah dan sesuai dengan tahap perkembangan anak mampu menumbuhkan pribadi yang berakhlak baik, cerdas, serta religius. Rekomendasi yang diajukan adalah pentingnya keterlibatan aktif guru dan orang tua dalam memberikan keteladanan serta mendukung aktivitas keagamaan anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, agar pembentukan nilai-nilai spiritual dapat berlangsung secara optimal.
Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Pada Pendidikan Anak Usia Dini di Lamongan Syafiqoh, Imroatus; Setyawati, Alfina
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i1.4018

Abstract

Abstrak Penelitian Kualitatif Deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui Program MBG (Makan Bergizi Gratis) terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada Pendidikan Anak Usia Dini di Lamongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan guru dan wali murid. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan tahapan data cleaning, transcribing, coding and categorizing, dan interpreting. Hasil penelitian ini adalah bahwasanya guru, wali murid serta anak anak sangat senang dengan kehadiran Program MBG (Makan Bergizi Gratis) karena dapat membantu meningkatkan asupan yang lebih sehat dan bergizi untuk anak dan juga membantu meringankan beban biaya iuran wali murid terhadap bekal di sekolah, akan tetapi MBG (Makan Bergizi Gratis) ini menjadi tanggungan baru untuk guru kelas karena pelaksanaan kegiatan belajar mengajar anak anak di kelas harus berkurang karena guru turut menyiapkan adanya makanan yang akan diberikan kepada anak, selain itu guru diharuskan menjadi lebih ekstra tenaga dalam membagi waktu bersamaan dalam proses pembelajaran dan kegiatan MBG (Makan Bergizi Gratis).
Dampak Pola Asuh Keluarga Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Anak di Masyarakat Abdiillah, Rayhansah Hafiz; Putri, Maylisa Rahma; Ilyas, Habibie Muhammad Bisri; Arifin, Imamul
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i2.4233

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting pola asuh orang tua dalam membentuk kepribadian, kepercayaan diri, dan kemampuan sosial anak. Keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar berpikir, bersikap, serta berinteraksi dengan lingkungannya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pola asuh yang keras atau mengekang dapat menimbulkan rasa takut dan rendah diri pada anak, sementara pola asuh yang penuh kasih dan menghargai pendapat mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta keseimbangan emosi. Nilai-nilai dalam Surah At-Taghabun ayat 14 menegaskan pentingnya kasih sayang, kewaspadaan, dan sikap saling memaafkan dalam keluarga. Komunikasi yang hangat dan saling menghargai menjadi kunci dalam membangun hubungan yang harmonis. Melalui pola asuh yang penuh empati, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara emosional, berani mengemukakan pendapat, dan mampu menjalin hubungan sosial yang positif di lingkungannya.
Strategi Guru dalam Mengenalkan Bahasa Jawa Krama Pada Anak Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler dI TK Dharma Wanita Tunggulsari Dewi, Sukma Karimata; Devi Akhirroh, Nindya Arum Shinta; Sulistina, Reni
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i2.4331

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran utuh mengenai pelaksanaan pembelajaran Bahasa Jawa krama di TK Dharma Wanita Tunggulsari serta melihat bagaimana metode yang digunakan guru memengaruhi keterlibatan anak usia dini. Pembelajaran bahasa daerah dipahami sebagai bagian penting dalam menumbuhkan sikap santun dan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang menggambarkan kondisi pembelajaran secara nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru masih mengandalkan model klasikal sehingga kegiatan belajar cenderung terpusat pada guru, membuat sebagian anak bersikap pasif ketika kegiatan hanya berupa penjelasan dan penggunaan buku. Situasi kelas menjadi lebih aktif saat guru menyisipkan lagu, permainan, serta aktivitas yang memungkinkan anak bergerak dan berinteraksi. Anak lebih mudah memahami kosakata krama ketika belajar melalui pengalaman langsung yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Temuan tersebut menegaskan pentingnya kreativitas guru dalam merancang kegiatan yang variatif dan sesuai kebutuhan perkembangan anak. Penelitian menyimpulkan bahwa perpaduan antara model klasikal dan metode interaktif mampu meningkatkan minat belajar, memperkuat pemahaman bahasa, serta mendukung pelestarian budaya Jawa dalam konteks pendidikan anak usia dini.  Abstract This study aims to provide a comprehensive overview of the implementation of Javanese krama language learning at TK Dharma Wanita Tunggulsari and to examine how the teaching methods employed by teachers influence young children’s engagement. Local language learning is understood as an essential component in fostering politeness and cultivating cultural appreciation from an early age. This research uses a qualitative descriptive approach with observation, interviews, and documentation to obtain data that reflect the actual learning conditions.The findings show that teachers still rely on classical, teacher-centered instruction, which often results in passive student participation, especially when activities consist only of explanations and textbook use. Classroom situations became more active when teachers incorporated songs, games, and movement-based activities that encouraged interaction. Children were also better able to understand krama vocabulary when learning was linked to real-life experiences familiar to them.These findings highlight the importance of teacher creativity in designing varied learning activities aligned with children’s developmental needs. The study concludes that combining classical models with interactive methods can increase learning interest, strengthen language comprehension, and support the preservation of Javanese culture within early childhood education.
Peran Ekstrakurikuler Tari Bulus Tawun dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Anak Ignatyandari , Rinda Ayu; Mar’ati, Rela; Wahyuna, Azizunnisak Hidayati
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v4i2.4346

Abstract

This study aims to analyze the role of the Bulus Tawun Dance extracurricular, a traditional dance from Ngawi, in developing self-confidence in early childhood. The research used a qualitative approach with a case study method at TK Dharma Wanita Rejomulyo 1, Karangjati, Ngawi. Data were collected through participatory observation of five children and in-depth interviews with the principal, accompanying teachers, and the dance creator. The findings reveal that children's participation in this dance extracurricular significantly developed both aspects of self-confidence: outer and inner. This development was not only marked by an increase in courage to perform (outer aspect) but also through the internalization of character values embedded in each dance movement, such as politeness, responsibility, and perseverance (inner aspect). The study concludes that the Bulus Tawun Dance serves as an effective medium. Its effectiveness lies not only in the simplicity of its easily imitated movements but especially in the integration of dance practice with the instillation of philosophical values through storytelling and habituation methods, which are appropriate for early childhood learning characteristics.