cover
Contact Name
Akhmad Syah Roni Amanullah
Contact Email
almurtajaiaitabah@gmail.com
Phone
+6281615132369
Journal Mail Official
almurtajaiaitabah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daendels No.1 Kranji, Paciran, Lamongan 62264 Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30311020     DOI : -
ALMURTAJA merupakan jurnal yang berisikan kajian dan analisis penelitian terkait pendidikan anak usia dini meliputi; pengembangan nilai moral dan agama, perkembangan fisik motorik, perkembangan sosial emosional, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, pengembangan seni dan kreatif, parenting, lembaga pengelola PAUD, penilaian perkembangan anak usia dini, psikologi perkembangan anak, pemberdayaan anak, strategi pembelajaran , Alat edukasi bermain, media pembelajaran, inovasi pendidikan anak usia dini dan berbagai bidang yang berkaitan dengan Pendidikan Anak Usia Dini.
Articles 37 Documents
Kreasi Mengembangan Imajinasi, Ekspresi Dan Apresiasi Dalam Pembelajaran Seni Lukis Anak Chotib, Sjahidul Haq
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i1.1939

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil pengembangan strategi belajar melukis untuk anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran melukis anak dan karakteristik hasil melukis anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data deskriptif adalah reduksi data, penyajian data dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melukis melalui metode role model dengan bentuk objek dan contoh warna dapat mengembangkan imajinasi anak untuk mengekspresikan pemikiran. Menunjukkan contoh sketsa objek yang dikembangkan dalam pikiran anak berdasarkan pertanyaan guru, dan cerita anak digunakan sebagai subjek lukisan. Lukisan anak dicirikan oleh ekspresi garis dan bentuk objek yang solid, kuat, dan spontan. Warna yang kuat, dinamis dan estetis. Gaya melukis anak bervariasi, seni lukis dengan media campuran menggunakan spidol permanen untuk menggaris objek, pastel untuk mewarnai objek dan cat air untuk mewarnai objek. Menggambar sketsa bentuk dengan spidol permanen dan mewarnai dengan crayon dan cat air merupakan salah satu cara untuk melatih keberanian anak, mengekspresikan imajinasinya dan membangun rasa percaya diri.
Pengaruh Gamifikasi Dalam Permainan Logika Matematika Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Nabighoh, Wahyu Nabilatun
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i1.1940

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya perkembangan kognitif anak. Tujuannya penelitian ini ingin mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai pengaruh gamifikasi dalam permainan logika matematika terhadap perkembangan kognitif anak di TKM NU 25 Nurul Hikmah Gresik khususnya yang berusia 5-6 tahun. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif karena ada suatu prosedur dimana untuk mendapatkan penetahuan dengan data berbentuk angka yang kemudian dijadikan alat untuk menemukan kebenaran tentang suatu hal yang diinginkan. Desain dan rancangan penelitian yang dipakai didalam kajian ini, yakni membandingkan keberadaan variabel pada dua sampel yang berbeda, oleh karena itu penelitian ini menggunakan two group pre test - post test dengan memberikan treatment pada sampel eksperimen.
HEALING (Healthy Counseling): Ruang Nyaman dan Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak Hasan, Muhammad Nur; Quryandina, Nabela Aulia Nuzlul
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i1.1941

Abstract

Artikel ini mengangkat isu kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di Indonesia dalam konteks budaya patriarki yang masih kuat. Meskipun banyak perempuan berhasil memperlihatkan prestasi dan kepemimpinan, masih banyak yang mengalami marginalisasi dan kekerasan. Data statistik menunjukkan prevalensi kekerasan seksual dan psikologis pada perempuan dan anak yang mengkhawatirkan. Pemberdayaan perempuan dan anak-anak dalam lingkungan yang nyaman dan aman menjadi tujuan utama dalam upaya mengatasi masalah ini. Penelitian ini menguraikan data dan dampak kekerasan pada perempuan dan anak-anak, serta pentingnya pendidikan seksual yang mencakup pemahaman tentang tubuh, hak-hak, dan risiko. Konsep “HEALING (Healthy Counseling)” diusulkan sebagai pendekatan holistik dalam memberikan bantuan kepada korban kekerasan. Kolaborasi masyarakat dan pemerintah, serta dukungan terhadap pendidikan seksual, diharapkan dapat membentuk budaya yang menolak kekerasan dan mempromosikan kesetaraan. Ini akan menciptakan ruang di mana perempuan dan anak-anak dapat tumbuh tanpa rasa ketakutan dan trauma, serta berdaya untuk mengatasi tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, artikel ini menggarisbawahi perlunya perubahan budaya patriarki dan peningkatan kesadaran terhadap kekerasan perempuan dan anak-anak. Melalui pendekatan konseling dan pendidikan seksual yang tepat, diharapkan perempuan dan anak-anak dapat mengatasi dampak kekerasan, tumbuh dengan penuh percaya diri, dan menjalani hidup yang lebih baik dalam lingkungan yang nyaman dan aman.
Menelaah Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun Amanullah, Akhmad Syah Roni
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i1.1942

Abstract

Anak usia 4-5 tahun semestinya sudah dapat meyampaikan keinginannya dengan penyampaian yang jelas dan pelafalan bahasa yang jelas pula. Tujuan penelitian ini adalah meneliti tentang perkembangan bahasa anak yang mengalami keterlambatan dengan metode bermain peran dan tebak tebakan untuk mengetahui kemampuan fonetik dan semantic anak. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk bermain peran dan bermain tebak-tebakan. Sampel penelitian adalah dua anak laki-laki dengan umur yang sama, yakni 4 Tahun. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa berbahasa pada HS memiliki peningkatan signifikan yakni HS mau berkomunikasi dengan teman sebayanya dan pengucapan huruf T dan R dengan jelas.
Strategi Komunikasi Partisipatif Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Ahmadi, Mubarok; Gunarti, Tri Tami
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2023): ALMURTAJA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i1.2029

Abstract

Tujuan utmanya adalah mengeksplorasi strategi konkret dalam penerapan komunikasi partisipatif antara lembaga pendidikan dan orang tua, khususnya dalam konteks peningkatan pendidikan karakter pada anak usia dini. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah kualitatif sebagai metode kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang strategi komunikasi partisipatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter anak usia dini. Pendidikan karakter pada anak usia dini memiliki peran krusial dalam membentuk nilai, etika, dan perilaku yang menjadi dasar bagi pribadi mereka di masa depan. Strategi komunikasi partisipatif menjadi kunci utama dalam mengembangkan karakter pada fase ini. Melalui keterlibatan orang tua, guru, dan pihak sekolah, pendidikan karakter anak usia dini dapat menjadi lebih holistik dan efektif.
Peranan SPS Taman Posyandu Melati Indah dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Karomah, Wardatul; Ratih Kusumaningtias; Asmawati, Insiya
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i2.2059

Abstract

Minat Belajar adalah menjadi ruh dalam pendidikan dan pembelajaran karena dengan memiliki minat belajar maka peserta didik akan lebih mudah mudah memahami setiap yang disampaiakan oleh pendidik dalam kegiatan belajar mengajar dan akan berpengaruh terhadap hasil belajar yang dicapainya. Apabila minat belajar peserta didik tinggi, maka akan semain tinggi hasil belajar yang dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan SPS Taman Posyandu Melati Indah Drajat dalam meningkatkan minat belajar peserta didik dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat peranan SPS Taman Posyandu Melati Indah Drajat dalam meningkatkan minat belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peranan SPS taman posyandu melati indah Drajat untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dapat melaksanakan tiga peranan yakni: peranan normatif (kebijakan perencanaan), peranan ideal (pelaksana) dan peranan faktual (pelaksanaan). Dimana dalam pelaksanaannya juga terdapat faktor pendukung dan penghambat peranan SPS sebagai penyelenggara pendidikan dalam meningkatkan minat belajar peserta didik adalah dengan adanya faktor pendukung dan penghambat dalam setiap perannya, baik peran dalam perencanaan, pelaksana maupun pelaksanaan. Dimana setiap faktor tersebut sangat berpengaruh dalam menumbuhkan dan meningkatkan minat belajar pada anak
Implementasi Surat Lukman ayat 13-19 sebagai Upaya Menghilangkan Budaya Fatherless Nur Azizah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i2.2184

Abstract

Fatherless merupakan budaya mengesampingkan peran ayah dalam pengasuhan sehingga memunculkan sebuah sikap bahwa sesungguhnya yang berperan dalam pengasuhan anak adalah ibu saja, budaya ini muncul karena adanya patriarki yang menyatakan bahwa ayah memiliki peran bertanggung jawab dalam mencari nafkah, sedangkan ibu bertugas mengasuh anak dan mengurus seluruh pekerjaan rumah. Dengan adanya pengkrucutan tugas ini tentu saja membuat polemik bagi ibu yang memang kesehariannya beraktifitas/bekerja di luar rumah seperti menjadi guru, bekerja di pabrik, berdagang dan pekerjaan lainnya. Polemik ini akan terus menerus terjadi apabila ibu dengan peran ganda tidak pandai dalam mengatur waktu dan kurang komunikasi, serta kesabaran yang tiada batas. Penunjang utama adalah support atau dukungan dari pasangan agar setiap permasalahan dapat teratasi dengan baik lewat berbagi peran atau mengurai setiap pekerjaan dengan sistem pendelegasian. Surat lukman ayat 13-19 berisi tentang pokok-pokok kehidupan yang harus dilakukan oleh seorang pribadi muslim, jika dilihat dari cara penyampaiannya (khitob) maka jelaslah merupakan sebuah dialog yang disampaikan seorang ayah kepada anaknya tentang nasehat kehidupan seperti perintah untuk tidak syirik kepada Allah, selalu patuh kepada orang tua, bersikap baik, mengajak kebaikan dan mencegah hal yang keji, tidak bersikap sombong, selalu sederhana dalam perbuatan dan perkataan.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Kurikulum Merdeka untuk PAUD Amanullah, Akhmad Syah Roni; Rachma, Zaskia Salsabilla; Siti Nur Syarifah
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i2.2226

Abstract

Project-based learning aligns with the idea introduced by John Dewey, acknowledging that children can construct their own knowledge through a structured learning process in the form of projects. Currently, the project-based learning model has become an integral part of the independent curriculum, closely related to the concept of independent learning to provide flexibility for learners. The purpose of this article is to intricately discuss how project-based learning is implemented, particularly at the early childhood education level. This research utilizes a descriptive qualitative approach with literature review as the data collection method. The research findings indicate that the concept of project-based learning is one of the models that supports the "independent learning" concept by stimulating learners' abilities in critical thinking, independence, collaboration, and problem-solving skills. This prepares learners to face future challenges and navigate everyday situations in society. The Strengthening Student Profiles in Pancasila Project is also an innovation in the independent curriculum, encompassing six dimensions, including (1) having faith, fearing God Almighty and having noble character; (2) independent; (3) cooperate; (4) global diversity; (5) critical reasoning; and (6) creative.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini fadlilah, Liya; Lutfiyah, Lujeng
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i2.2244

Abstract

The purpose of this study was to analyze how teachers shape the social character of children at an early age in a school environment. This research uses qualitative descriptive techniques. Interviews, documentation, and observation are data collection techniques used in this study. The data analysis method used is interactive model triangulation, which combines data reduction, data presentation, and conclusion setting. The research took place at KB Islam Walisogo II Brondong, with instructors as research subjects. The results showed that teachers' Upayaes for developing children's personalities include responsibility, discipline, habits, student cooperation, mutual respect, and spontaneous activities. Using school culture to shape students' personalities. To instill character in their children, the teacher must have a strong and playful attitude. Teachers, in addition to being educators and instructors, can serve as role models for students. Keywords: early childhood; ece teacher; social devolepment
Pengaruh Penerimaan Orang Tua Terhadap kemampuan Sosial Emosional Anak Berkebutuhan Khusus shofirah, Nyssa; Khuluq, Moh. Sahlul
ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Almurtaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/almurtaja.v2i2.2251

Abstract

Artikel ini menyimpulkan bahwa keterampilan sosial anak dengan gangguan emosi dan perilaku yang memiliki variasi. Aspek kerjasama menunjukkan kekurangan dengan perilaku menentang, sementara aspek asersi menunjukkan sikap percaya diri terutama dalam berkomunikasi dengan anak berkebutuhan khusus. Aspek tanggung jawab kurang baik dengan perilaku tidak mengikuti peraturan, sedangkan aspek empati menunjukkan respon yang tidak sesuai dengan situasi. Kontrol diri subyek kurang baik, termanifestasi dalam reaksi emosional dalam beberapa situasi tertentu.

Page 2 of 4 | Total Record : 37