cover
Contact Name
I Putu Udiyana Wasista
Contact Email
udiyanawasista@isi-dps.ac.id
Phone
+6281339822225
Journal Mail Official
jurnalpensi@isi-dps.ac.id
Editorial Address
Institut Seni Indonesia Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
ISSN : -     EISSN : 28087798     DOI : https://doi.org/10.59997/pensi
Jurnal Pensi terbit bulan Juni dan September.  Jurnal Pensi dikonstruksi sebagai jurnal online (e-journal). Jurnal ini di-review menggunakan sistem blind review. Jurnal Pensi ditujukan sebagai media pengembangan keilmuan pendidikan seni untuk dapat dipublikasikan secara berkelanjutan. Publikasi ini nantinya agar dapat diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi dan diakui secara luas. Topik yang diterima adalah: Kajian Pendidikan Seni Kajian Nilai Pendidikan Teknologi Pembelajaran Kurikulum Pendidikan Studi Kasus Pendidikan Pengembangan Media Pembelajaran Pengembangan Media Pembelajaran dalam Aplikasi Pengembangan Video Pembelajaran Evaluasi Pendidikan Seni Inovasi Pengembangan Instrumen Penilaian Pendidikan Seni
Articles 112 Documents
EKSPLORASI GERAK TARI TRADISI MELALUI EXPERIENTIAL LEARNING DI SMP NASIONAL DENPASAR Ni Komang Sri Galuh Puspa Dewi; Ni Made Liza Anggara Dewi; A. A. Trisna Ardanari Adipurwa
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/0wk30b04

Abstract

Pembelajaran seni tari di tingkat SMP perlu memberi ruang kepada siswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dan mengembangkan gerak tari. Kegiatan asistensi mengajar di SMP Nasional Denpasar menerapkan experiential learning dalam pembelajaran tari tradisi untuk mendorong keterlibatan siswa dalam proses eksplorasi gerak. Kegiatan ini dilaksanakan pada 32 siswa kelas VIII E melalui empat tahapan, yaitu pengalaman konkret, observasi reflektif, konseptualisasi abstrak, dan eksperimen aktif. Pelaksanaan pembelajaran didokumentasikan melalui observasi dan dokumentasi kegiatan, sedangkan capaian siswa diperoleh melalui penilaian aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa terlibat dalam proses mengalami, merefleksikan, memahami, dan mengembangkan gerak tari tradisi secara berkelompok. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 87,5% siswa memperoleh predikat A dan 12,5% memperoleh predikat B. Rata-rata nilai sikap mencapai 87,2, sedangkan rata-rata nilai pengetahuan dan keterampilan mencapai 85,4. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan experiential learning dapat digunakan sebagai pendekatan pembelajaran tari tradisi yang memberi ruang bagi pengalaman langsung, refleksi, pemahaman konsep, dan eksplorasi gerak siswa.
DESAIN DAN VALIDASI E-MODUL INTERAKTIF SENI TEATER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 2 ABIANSEMAL I Gede Aditya Putra Nugraha S; Ni Luh Sustiawati; Dewa Made Agustawan
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/y6jry194

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan media pembelajaran seni teater yang lebih inovatif dan mudah diakses, mengingat proses pembelajaran di sekolah masih cenderung bergantung pada metode konvensional yang kurang mendukung keterlibatan aktif peserta didik. Dampaknya, pemahaman siswa terhadap materi teater, baik aspek konseptual maupun keterampilan praktik, belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang serta memvalidasi e-modul interaktif seni teater sebagai media pembelajaran digital di SMA Negeri 2 Abiansemal. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan prosedur Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi lima tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan produk awal, validasi ahli, uji coba perorangan, dan uji coba kelompok kecil. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, serta angket penilaian yang melibatkan ahli materi, ahli media, guru seni teater, dan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul interaktif memenuhi kriteria kelayakan ditinjau dari ketepatan isi, kejelasan penyajian, dan kualitas tampilan visual. Respons pengguna pada tahap uji coba juga menunjukkan penilaian positif karena e-modul memadukan teks, ilustrasi, tautan video, dan aktivitas interaktif yang membantu siswa belajar lebih mandiri dan terarah. Secara sosial, e-modul ini mendorong keterlibatan belajar, meningkatkan motivasi, serta memperkuat literasi digital peserta didik dalam pembelajaran seni. Dari sisi lingkungan, penggunaan e-modul mendukung pengurangan kebutuhan bahan ajar cetak sehingga lebih efisien dalam pemakaian kertas. Sementara itu, dari aspek ekonomi, pemanfaatan media digital berpotensi menekan biaya penggandaan materi dan menyediakan alternatif pembelajaran yang lebih praktis bagi sekolah maupun peserta didik.

Page 12 of 12 | Total Record : 112