cover
Contact Name
I Putu Udiyana Wasista
Contact Email
udiyanawasista@isi-dps.ac.id
Phone
+6281339822225
Journal Mail Official
jurnalpensi@isi-dps.ac.id
Editorial Address
Institut Seni Indonesia Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
ISSN : -     EISSN : 28087798     DOI : https://doi.org/10.59997/pensi
Jurnal Pensi terbit bulan Juni dan September.  Jurnal Pensi dikonstruksi sebagai jurnal online (e-journal). Jurnal ini di-review menggunakan sistem blind review. Jurnal Pensi ditujukan sebagai media pengembangan keilmuan pendidikan seni untuk dapat dipublikasikan secara berkelanjutan. Publikasi ini nantinya agar dapat diakui oleh lembaga-lembaga akreditasi dan diakui secara luas. Topik yang diterima adalah: Kajian Pendidikan Seni Kajian Nilai Pendidikan Teknologi Pembelajaran Kurikulum Pendidikan Studi Kasus Pendidikan Pengembangan Media Pembelajaran Pengembangan Media Pembelajaran dalam Aplikasi Pengembangan Video Pembelajaran Evaluasi Pendidikan Seni Inovasi Pengembangan Instrumen Penilaian Pendidikan Seni
Articles 110 Documents
PEMBELAJARAN TARI PUSPAWRESTI DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER DI SMP NEGERI 3 BANGLI Dewi, Ni Kadek Sri Yulia; Dewi, Ni Made Liza Anggara; Adipurwa, A. A. Trisna Ardanari
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3110

Abstract

Kegiatan asistensi mengajar yang dilaksanakan tentang pembelajaran tari Puspawresti dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Learning together pada kelas VII di SMP Negeri 3 Bangli. Tari Puspawresti dirasa tepat dipergunakan sebagai materi ajar seni budaya karena tarian ini termasuk tari tradisi Bali yang memiliki pola gerak sederhana yang tercipta dari pola gerak tari pependetan. Pemberian pembelajaran ini sebagai usaha dalam memperkenalkan budaya tradisional daerah terkhusus tari Puspawresti sebagai salah satu tari tradisi Bali yang patut dibangkitkan kembali eksistensinya. Kegiatan pembelajaran ini bertujuan agar peserta didik mampu menguasai dan mempraktikkan secara utuh dan detail tari Puspawresti, selain itu peserta didik mampu menguasai dan mempraktikkan gerak tari Puspawresi perbagian serta komposisi tariannya, dan mampu merubah tingkah laku dan menumbuhkan sikap sopan santun serta kedisiplinan peserta didik, baik dalam disiplin waktu, disiplin dalam berkegiatan, serta disiplin dalam kehadiran. Disamping itu, menumbuhkan rasa dan sikap toleransi serta kooperatif antar siswa dalam kelompok. Dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Learning together akan memacu keaktifan siswa dalam pembelajaran dan belajar saling kooperatif antar anggota kelompok, karena dalam model pembelajaran ini siswa diberikan kebebas untuk mengutarakan pendapat dan saling bertukar pengetahuan serta kemampuannya khususnya yang berkaitan dengan pratik tari Puspawresti. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini melalui tiga sistem penilaian yaitu penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Capaian pembelajaran yang diraih oleh siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mendapatkan nilai dengan skala baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Learning together pada kelas VII di SMP Negeri 3 Bangli telah berjalan baik dan sesuai dengan harapan.
LITERASI PROGRAM TALKSHOW MECANDETAN DAN SARASASTRA DI YAYASAN JANAHITA MANDALA UBUD Gita, Ida Ayu Kiran Sandra; Putra, I Wayan Diana; Haryati, Ni Made
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3144

Abstract

Yayasan Janahita Mandala Ubud sebagai sebuah “Yayasan” didirikan oleh Bapak Drs. Tjokorda Gde Putra Sukawati dan Bapak Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si pada penghujung Tahun 2020. Dalam usaha melestarikan, memajukan serta menguatkan  dan mengaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal yang bernafaskan Kebudayaan Bali. Yayasan Janahita Mandala Ubud memiliki enam program acara  yaitu Mecandetan (acara talkshow bertema gamelan/karawitan Bali),Wadhu Wakya (acara talkshow bertema perempuan), Reka Jana (acara mesatua anak-anak), Masolah (acara talkshow tentang tarian Bali), Sarasastra (diskusi kesusastraan Bali) dan Bincang Santai. Acara Mecandetan dan Sarasastra rutin dilakukan setiap bulannya. Output dari program ini berupa buku hasil dari pemikiran para seniman dan budayawan. Rumusan masalah yang terdapat dalam magang/praktik kerja ini adalah mengenai Bagaimana penerapan Literasi Program Talkshow Mecandetan dan Sarasastra di Yayasan Janahita Mandala Ubud, Tahapan apa saja yang dilakukan dalam proses pelaksanaan Literasi Program Talkshow Mecandetan dan Sarasastra, Apa tujuan pelaksanaan Aktivitas Literasi Literasi Program Talkshow Mecandetan dan Sarasastra. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program magang/prakrik kerja di Yayasan Janahita Mandala ubud yaitu metode observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil dari program magang/praktik kerja di Yayasan Janahita Mandala Ubud memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa prodi pendidikan seni pertunjukan, selain menjadi tenaga pendidik yang profesional juga mampu membuat modul sumber literasi bahan ajar disekolah.
PEMBELAJARAN SENI TARI NUSANTARA (TARI TIBA MEKA) DI SANGGAR PARIPURNA BONA GIANYAR Amat, Michelin Gaudilia; Mawan, I Gede; Kandiraras, Tudhy Putri Apyutea
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3160

Abstract

Sanggar Paripurna merupakan salah satu sanggar seni yang ada di Bali. Sanggar Paripurna dengan kemampuan dan kualitasnya telah mengantar mereka sampai pada panggung internasional serta banyak prestasi dalam negeri dimana sanggar ini ikut dalam menjadi bagian dari itu. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk melaksanakan kegiatan program MBKM Asistensi Mengajar pada Sanggar Paripurna. Sanggar ini menjadi tujuan penulis untuk mencari sebuah pengalaman mengajar menjadi seorang pendidik pada satuan pendidikan non formal melalui pembelajaran seni tari nusantara khususnya pada tarian Tiba Meka yang berasal dari daerah Manggarai kepulauan Flores-NTT. Melalui pembelajaran seni tari nusantara, peserta didik akan mengetahui bahwa ternyata ada banyak keberanekaragaman kesenian serta kebudayaan yang ada di ranah Nusantara. Pembelajaran tari nusantara khususnya tari Tiba Meka di Sanggar Paripurna menggunakan metode drill dan metode demonstrasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Tahap pembelajaran seni tari Tiba Meka di Sanggar Paripurna menggunakan 4 tahapan, yaitu: tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practice), dan tahap penampilan (performance). Hasil dari kegiatan program MBKM Asistensi Mengajar dengan materi Pembelajaran Seni Tari Nusantara (Tari Tiba Meka) di Sanggar Paripurna adalah kemajuan para peserta didik yang pesat didalam proses belajar mengajar yang dipengaruhi oleh metode dan juga model belajar yang diterapkan oleh mahasiswa. Dengan penerapan metode pembelajaran yang dikomparasikan dengan strategi mengajar yang menarik, dapat berguna dalam memperkaya model pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik. Sehingga para peserta didik terlihat lebih aktif saat kegiatan pembelajaran berlangsung dan para peserta didik lebih rajin untuk mengembangkan bakat mereka.
PEMBELAJARAN MUSIK REKORDER DENGAN METODE DRILL PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 8 DENPASAR Suwari, Ni Wayan Gayatri Wedha; Yulinis, Yulinis; Widyarto, Rinto
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3161

Abstract

Program kegiatan Asistensi Mengajar merupakan salah satu bagian dari aktivitas pembelajaran. Pelaksanaan Asistensi Mengajar mempunyai beberapa tahapan sebelum terjun langsung ke lapangan yang dipilih. Penerapan Asistensi Mengajar dengan praktik pembelajaran pada mata pelajaran Seni Budaya bidang Musik ansambel di SMP Negeri 8 Denpasar. Sekolah ini dijadikan mitra karena telah menjadi salah satu sekolah favorit di Denpasar yang sudah terakreditasi A. Pembelajaran musik rekorder selama ini hasilnya belum maksimal, masih sekedar teori, praktik kurang menjadi perhatian. Pembelajaran musik rekorder bertujuan menerapkan ilmu ke peserta didik agar peserta didik mengetahui dan menambah informasi yang akurat tentang musik untuk dapat mempresentasikan hasil belajar. Pembelajaran musik rekorder menggunakan metode drill dengan peserta didik melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan agar peserta didik memiliki ketangkasan atau keterampilan yang lebih tinggi. Proses tahapan pembelajaran musik rekorder di SMP Negeri 8 Denpasar menggunakan 4 tahapan yaitu: tahap persiapan, penyampaian, pelatihan, dan tahap penampilan. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran musik yang diberikan. Rumusan masalahnya adalah mengenai konsep pembelajaran musik rekorder dan tahapan pembelajaran, serta capaian hasil pembelajaran musik rekorder. Selain itu kontribusi pembelajaran musik rekorder terhadap siswa, guru, dan sekolah. Hasil pembelajaran rata-rata peserta didik sudah memahami materi bermain musik ansambel khususnya rekorder. Peserta didik sudah mengetahui cara memainkan rekorder dengan baik. Kontribusi siswa, guru, dan sekolah yaitu: berkontribusi dalam pembelajaran seni budaya di kelas VIII, membantu guru pamong membuat soal ulangan harian, memeriksa hasil ujian siswa, serta pembelajaran Seni Budaya dapat dikontribusikan pada kegiatan sekolah, seperti bermain musik di acara HUT sekolah, pesta kesenian sekolah, dan mengikuti perlombaan.
PEMBELAJARAN TARI KAKA NGKIONG MENGGUNAKAN METODE PRACTICE REHEARSAL PAIRS DI SANGGAR PARIPURNA BONA, GIANYAR BALI Handu, Karolus Triputra; Yulinis, Yulinis; Widiastuti, Ni Made Dian
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3229

Abstract

Penelitian pembelajaran dengan judul Pembelajaran Tari Kaka Ngkiong Menggunakan Metode Practice Rehearsal Pairs di Sanggar Paripurna Bona, Gianyar Bali terdapat fenomena yang menjadikan alasan dilaksanakanya kegiatan penelitian ini seperti pemilihan Sanggar Paripurna sebagai mitra karena ditinjau keberadaanya sudah dikenal masyarakat luas ats prestasi yang diraihnya dan pemilihan tari Kaka Ngkiong dijadikan materi pembelajaran karena pada Sanggar Paripurna belum pernah diajarkan tari Kaka Ngkiong ini, gerakan pada tarian Kaka Ngkiong ini mudah dan gampang diserap peserta didik tingkatan umur remaja. Dengan demikian berdasarkan fenomena yang terjadi dilapangan  dapat dirumuskan masalah berupa konsep pembelajaran, tahap pembelajaran, capaian hasil pembelajaran dan kontribusi pembelajaran. metode belajar practice Rehearsal Pairs (praktek berpasangan). metode sederhana yang dapat dipakai untuk mempraktekkan suatu keterampilan atau prosedur dengan teman belajar.Pada kegiatan asistensi ini menghasilkan capain pembelajaran yang maksimal. Dengan capaian maksimal didukung dengan konsep pembelajaran yang tepat. Dengan materinya Tari Kaka Ngkiong Sistem penilaiannya yang diambil keterampilan meliputi wiraga wirasa dan wirama. Proses tahap pembelajaran meliputi tahap persiapan, tahap penyampaian materi yang dilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan, tahap Latihan yang menekankan penggunaan metode praktek berpasangan dan tahap penampilan pada pertemuan terakhir. Dari hasil proses penilaian tersebut dapat ditarik kesimpulannya semua peserta didik sudah dapat memahami semua materi mengenai tari Kaka Ngkiong yang diberikan. Selama mendapatkan pembelajaran ini peserta didik dapat memahami dan mampu mempraktekkan tarian Kaka Ngkiong.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA TOKOH DESAK RAI DALAM PERTUNJUKAN BONDRES INOVATIF DI SANGGAR CANGING MAS Wiratama, Ida Bagus; Suratni, Ni Wayan; Haryati, Ni Made
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3324

Abstract

Bali dikenal sebagai Pulau Dewata karena kentalnya Kebudayan Hindu, Seni tradisi dan Yadnya tidak pernah lepas sebagai tunjuk rasa bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam upacara yadnya melibatkan Tri Upasaksi, yakni dari bhuta saksi (upacara mabyakala), manusia saksi (dari kehadiran prajuru adat, keluarga, dan undangan lain dan  dewa saksi (upacara natab banten pawiwahan). Serangkaian berjalannya upacara Pawiwahan secara berlangsung juga memberikan hiburan Bondres sebagai media hiburan edukatif dan penyampaian nilai-nilai pendidikan dengan memberikan pesan moral tentang rumah tangga yang di kemas dalam bentuk lelucon salah satunya tokoh yaitu Desak rai yang ada di Sanggar Canging Mas. Karakter tokoh ini merupakan salah satu tokoh arja yang berperan sebagai pembantu atau dayang abdi liku. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi dan memperhatikan nilai- nilai pendidikan yang di sampaikan dengan metode kualitatif yang dilandasi dengan teori nilai pendidikan karakter, teori penokohan, teori seni retorika dan teori estetika  dengan tinjauan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi  dengan hasil memperhatikan nilai retorika, etika dan estetika juga diksi gaya bahasa yang digunakan dengan pola bermain yang cerdas.
PEMANFAATAN BARANG BEKAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI MIS DARUL ULUM Aisyah; Mahmudah, Istiyati; Fitriana, Eni; Nurhasanah, Rosyifa Lala
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.2723

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK, untuk mengetahui faktor yang mendorong keberhasilan keberhasilan siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK serta untuk mengetahui faktot yang menghambat keberhasilan siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analisis deskriptif. Subjek penelitian dalam penelitian ini ialah guru dan siswa kelas IV MIS Darul Ulum Palangka Raya, dan barang bekas sebagai media. Pada teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: 1) Kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK dapat menghasilkan karya yang baru baik berupa gambar yang indah 2) Dalam berkarya tersebut ada beberapa faktor yang mendorong keberhasilan siswa dalam memanfaatkan barang bekas yakni siswa memiliki keinginan untuk mencoba hal yang baru dan bermanfaat dari barang bekas, kemudian dampingan serta dukungan dari orang tua dan dukungan serta motivasi dari lingkungan sekolah atau dari guru.
PENGARUH AUDIO INSTRUMENTALIA MUSIK KLASIK TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMPK 1 HARAPAN DENPASAR Junedi, Rindi; Sustiawati, Ni Luh; Widyarto, Rinto
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4515

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh audio instrumentalia musik klasik terhadap hasil pembelajaran pendidikan Pancasila di SMPK 1 Harapan Denpasar yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan audio instrumentalia musik klasik dalam pembelajaran pendidikan Pancasila. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPK 1 Harapan Denpasar Tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel berjumlah 36 peserta didik di kelas berapa VIII D. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian weak eksperimental designs (Pre-experimental), dengan bentuk The One-Group Pretest-Posttest Design. “Pre-experimental designs (Nondesigns) merupakan jenis eksperimen yang masih terdapat variabel luar yang ikut berpengaruh terhadap terbentuknya variabel dependen. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar kognitif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis non statistik (deskriptif) dan analisis statistik. Hasil analisis data hasil pembelajaran peserta didik dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan audio instrumentalia musik klasik terhadap pembelajaran pendidikan Pancasila. Hal ini ditunjukkan dengan H1 ditolak dan hipotesis H0 diterima, dengan hasil nilai p-value = 0,415 > 0,05, artinya harga p-value lebih besar dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara audio instrumentalia musik klasik dengan hasil pembelajaran pendidikan Pancasila. Implikasi penelitian adalah karena dalam penelitian ini pemilihan jenis musik ditentukan oleh peneliti, maka untuk selanjutnya pemilihan jenis musik yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang signifikan sebaiknya disesuaikan dengan keadaan peserta didik, dengan melakukan wawancara kepada peserta didik saat melakukan observasi di awal penelitian.
PEMBELAJARAN TARI TORTOR SOMBA DENGAN METODE DRILL DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS X DI SMA NEGERI 2 ABIANSEMAL Miraningsih, Ni Kadek; Yulinis, Yulinis; Widiastuti, Ni Made Dian
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4518

Abstract

Tari Tortor Somba merupakan tarian yang memiliki arti penghormatan dan saling menghormati dengan strutur awal, isi, dan akhir. Kelebihan tari ini memiliki gerakan yang sederhana sehingga cocok diberikan kepada siswa di sekolah. Dalam pembelajaran seni budaya di SMA Negeri 2 Abiansemal sejauh ini materi tari belum sampai pada tari nusantara. Sehingga melalui asistensi mengajar penulis tertarik untuk mengangkat tari Tortor Somba ini sebagai materi pada pembelajaran tari nusantara. Pembelajaran ini menggunakan metode drill dengan mengambil siswa siswi kelas X-A berjumlah 36 orang dan X-I berjumlah 35 orang. Pembelajaran tari Tortor Somba ini bertujuan agar peserta didik mampu menguasai dan mempraktikkan keutuhan tarian secara detail disertai komposisi, memberikan perubahan tingkah laku dan menumbuhkan rasa percaya diri. Hasil kegiatan pembelajaran tari Tortor Somba dengan metode drill yaitu 1). Konsep pembelajaran tari Tortor Somba dilakukan dengan berorientasi kepada siswa yang dilakukan sebanyak 12 pertemuan sesuai dengan silabus, 2). Tahapan pembelajaran dilaksanakan melalui beberapa tahapan yakni persiapan, penyampaian, pelatihan, dan penampilan, 3). Capaian pembelajaran tari Tortor Somba dengan metode drill mendapatkan hasil memuaskan dibuktikan dengan hasil nilai peserta didik berdasarkan Pedoman Acuan Patokan (PAP) skala kualitas mendapatkan nilai A dengan presentase 77,47%, mendapatkan nilai B dengan presentase 22,53%, dengan keberhasilan pembelajaran menggunakan metode drill mencapai atau melebihin KKM (65) 70%, 4). Kontribusi kegiatan asistensi mengajar dengan pembelajaran tari tortor somba bagi peserta didik mampu menarikan tari Tortor Somba, mitra mendapatkan pengenalan materi tari nusantara baru, guru memperoleh metode pembelajaran baru dan mahasiswa dapat terjun langsung di lapangan dengan cara mengajar dan menerapkan metode drill.
PENERAPAN METODE DRILL PADA PEMBELAJARAN TARI REJANG TERATAI PUTIH DI SMP NEGERI 2 SUSUT BANGLI Mahaswari, I Gusti Ayu Yogi; Budiarsa, I Wayan; Dewi, Ni Made Liza Anggara
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i2.4519

Abstract

SMP Negeri 2 Susut Bangli adalah sekolah yang keberadaannya diwilayah pedesaan yang didirikan oleh pemerintah pada tahun 1986 yakni tempatnya di Br. Abuan, Ds. Abuan, Kec. Susut, Kab. Bangli, Provinsi Bali. Sejak berdiri tahun 1986 SMP Negeri 2 Susut Bangli terus berupaya membekali siswa dengan kegiatan yang berimbang antara academik skill dan life skill. Selain fokus pada kegiatan akademik, sekolah juga melaksanakan kegiatan non-akademik meliputi kegiatan ekstrakurikuler (Basket, tari Bali, Voli, Pramuka, PMR, Yoga, Silat, dan Atletik). Berdasarkan prestasi tersebut, peneliti tertarik melakukan program MBKM Asistensi Mengajar di SMP Negeri 2 Susut Bangli dengan materi Tari Rejang Teratai Putih. Tujuan diajarkan materi seni tari ini untuk meningkatkan kreativitas siswa dan melestarikan tari wali yang ada di Bali. Seni budaya hidup berdampingan, sehingga seni tari adalah jenis kesenian yang bisa mengungkapkan ekspresi jiwa manusia melalui gerak tubuh yang ritmis dengan diiringi gamelan mampu bersanding dalam kehidupan ritual sehari-hari masyarakat Bali. Proses tahap pengajaran Seni Tari di SMP Negeri 2 Susut Bangli menggunakan 4 (empat) tahapan yaitu : tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practive), dan tahap penampilan (performance). Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran seni tari teruraian pada bagian studi kasus. Dngan penerapan empat (4) tahapan tersebut peserta didik mampu menguasai tariannya.

Page 8 of 11 | Total Record : 110