cover
Contact Name
Akbar Al Masjid
Contact Email
almasjida@ustjogja.ac.id
Phone
+6289647204929
Journal Mail Official
tuladha@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Kusumanegara, No.157, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55165, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 29646774     DOI : 10.30738
Core Subject : Education, Social,
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar published research result of elementary education, including the following: Thematic learning Elementary mathematics Learning development Literation Thinking process Elementary school curriculum
Articles 60 Documents
Dear Editor, this manuscript has Analisis kebutuhan lingkungan sekolah sebagai laboratorium pada pembelajaran IPA sekolah dasar Sarwindah; Banun Havifah Cahyo Khosiyono; Ana Fitrotun Nisa; Berliana Henu Cahyani
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tematik mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN 1 Karangwuni melalui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai laboratorium IPA. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar siswa dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II, serta peningkatan ketuntasan hasil belajar dari 70% menjadi 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai laboratorium IPA mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna, sehingga berimplikasi positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa sekolah dasar. This study aims to improve the learning activity and learning outcomes of Grade III students at SDN 1 Karangwuni in thematic science learning through the use of the school environment as a science laboratory. The research employed Classroom Action Research conducted in two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed an increase in students’ learning activity from 70% in Cycle I to 80% in Cycle II, as well as an improvement in classical learning mastery from 70% to 90%. These findings indicate that utilizing the school environment as a science laboratory creates more active and meaningful learning, which positively impacts students’ learning activity and outcomes in elementary schools.
Pengembangan lkpd ipas berbasis pbl terintegrasi mikir untuk meningkatkan dimensi bernalar kritis peserta didik sd Susanti; Yuli Prihatni
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21916

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran IPAS di sekolah dasar yang belum sepenuhnya memberikan ruang bagi peserta didik untuk melakukan penyelidikan ilmiah mandiri, sehingga kemampuan bernalar kritis masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan, menguji kelayakan, dan menguji efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPAS berbasis Problem Based Learning (PBL) terintegrasi pendekatan MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian melibatkan peserta didik kelas IV di SD NN dan SD NG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan berkategori "Sangat Layak" dengan skor rata-rata validasi 4,74. Efektivitas produk terlihat dari peningkatan kemampuan bernalar kritis peserta didik dengan rata-rata N-Gain score sebesar 0,61 (kategori sedang–tinggi). Simpulan penelitian ini adalah LKPD IPAS berbasis PBL terintegrasi MIKIR layak dan efektif dalam meningkatkan dimensi bernalar kritis peserta didik sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah pembelajaran IPAS dengan menggunakan LKPD IPAS berbasis PBL terintegrasi pendekatan MIKiR dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka This research is motivated by IPAS (Science and Social Studies) learning processes in elementary schools that have not fully provided space for students to conduct independent scientific investigations, resulting in low critical thinking skills. The purpose of this study is to produce, test the feasibility, and test the effectiveness of IPAS Student Worksheets (LKPD) based on Problem-Based Learning (PBL) integrated with the MIKIR approach (Experiencing, Interaction, Communication, and Reflection). The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects involved fourth-grade students at SD NN and SD NG. The results showed that the developed LKPD was categorized as "Very Feasible" with an average validation score of 4.74. The product's effectiveness is evident from the improvement in students' critical thinking skills, with an average N-Gain score of 0.61 (medium-high category). The conclusion of this study is that the IPAS LKPD based on PBL integrated with MIKIR is feasible and effective in improving the critical thinking dimension of elementary school students. The implication of this research is that IPAS learning using PBL-based LKPD integrated with the MIKIR approach can serve as an innovative learning alternative that supports the implementation of the Merdeka Curriculum.
Pengembangan flipbook sains materi metamorfosis hewan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar Slamet Raharjo
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21944

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keterlibatan dan keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sekolah dasar cenderung mengalami penurunan akibat faktor internal maupun eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton dan keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media Flipbook Sains dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar pada materi metamorfosis hewan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media Flipbook Sains dikembangkan menggunakan aplikasi Canva Heyzine dengan memuat materi pembelajaran, video, serta latihan soal interaktif. Hasil validasi ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa media Flipbook Sains berada pada kategori sangat layak untuk digunakan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa secara signifikan setelah penggunaan media, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor observasi motivasi dan nilai N-Gain yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa Flipbook Sains efektif sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, media Flipbook Sains dapat dijadikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.Kata kunci: flipbook sains, motivasi belajar, pembelajaran IPA, sekolah dasar, media pembelajaran digital Learning motivation is an essential factor that influences students’ engagement and success in the learning process, particularly in science education at the elementary school level. However, various studies indicate that elementary school students’ learning motivation tends to decline due to both internal and external factors, such as monotonous teaching methods and limited learning media. This study aims to develop and examine the effectiveness of Science Flipbook media in improving the learning motivation of fourth-grade elementary school students on the topic of animal metamorphosis. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The Science Flipbook media was developed using the Canva Heyzine application and included learning materials, videos, and interactive practice questions. The results of validation by material experts and media experts indicated that the Science Flipbook media was categorized as highly feasible for use in learning. Field trial results demonstrated a significant increase in students’ learning motivation after the implementation of the media, as evidenced by improved motivation observation scores and an N-Gain value in the high category. These findings indicate that the Science Flipbook is effective as an interactive learning medium to enhance students’ learning motivation. Therefore, Science Flipbook media can serve as an innovative alternative for science learning in elementary schools.
Penggunaan model project-based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis ipa siswa kelas IV SD negeri 1 ngadikusuman Meiria Wulandari; Heri Maria Zulfiati
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.22636

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri 1 Ngadikusuman pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Ngadikusuman yang berjumlah 12 siswa. Data kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan melalui tes tertulis, lembar observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis siswa. Pada kondisi prasiklus, persentase ketuntasan hanya sebesar 25% dengan kategori Kurang. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 58,33% dengan kategori Cukup, dan mengalami peningkatan yang lebih optimal pada Siklus II mencapai 100 % dengan kategori Sangat Baik. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga menunjukkan perubahan yang lebih positif dan mandiri. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 1 Ngadikusuman.Kata kunci: Project Based Learning (PjBL), Berpikir Kritis, IPA, Sekolah Dasar. This research was conducted due to the low critical thinking skills of fourth grade students at SD Negeri 1 Ngadikusuman in Natural Science (IPA). Learning is still teacher-centered and lacks active student involvement in problem-solving. This study aims to improve students' critical thinking skills through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 12 fourth-grade students at SD Negeri 1 Ngadikusuman. Data on students' critical thinking skills were collected through written tests, student activity observation sheets, and documentation. Data analysis techniques used were qualitative and quantitative descriptive analysis. The results showed that the implementation of the Project Based Learning model significantly improved students' critical thinking skills. This was evidenced by an increase in the percentage of students' classical critical thinking completion. In the pre-cycle, the percentage of completion was only 25%, categorized as Poor. After the interventions in Cycle I, the completion rate increased to 58,33%, categorized as Sufficient, and further improved to 100% in Cycle II, categorized as Very Good. Furthermore, student learning activities also showed more positive and independent changes. Based on these results, it can be concluded that the Project-Based Learning model is effective in improving students' critical thinking skills in science in fourth-grade students at SD Negeri 1 Ngadikusuman.  
Kajian literatur tentang pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar di indonesia Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Didit Darmawan Darmawan
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.22795

Abstract

Prestasi belajar siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kognitif dan fasilitas pembelajaran, tetapi juga oleh faktor internal, terutama motivasi belajar. Namun, temuan empiris mengenai hubungan keduanya masih menunjukkan variasi sehingga memerlukan sintesis literatur yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan hasil-hasil penelitian mengenai hubungan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa pada jenjang pendidikan menengah. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif terstruktur dengan penelusuran data melalui Google Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital), dan Scopus pada rentang publikasi 2021–2025. Sebanyak 10 artikel empiris kuantitatif yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan sintesis naratif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh studi mengarah pada hubungan positif antara motivasi belajar dan prestasi belajar, dengan variasi kekuatan hubungan berdasarkan nilai koefisien determinasi (R²). Sintesis tematik menghasilkan tiga pola utama, yaitu: (1) hubungan yang konsisten antara motivasi belajar dan prestasi belajar; (2) hubungan tersebut tidak berlangsung secara terpisah, melainkan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain; serta (3) adanya variasi kekuatan hubungan antarpenelitian. Kesimpulannya, motivasi belajar secara konsisten berkaitan dengan prestasi belajar, namun besaran hubungannya tidak bersifat seragam dan sangat dipengaruhi konteks penelitian. Oleh karena itu, hubungan tersebut lebih tepat dipahami sebagai kecenderungan empiris lintas studi, bukan hubungan kausal yang berdiri sendiri. Student learning achievement is determined not only by cognitive abilities and learning resources, but also by internal factors, particularly learning motivation. However, empirical findings regarding the relationship between the two still vary, necessitating a more structured literature synthesis. This study aims to integrate research findings on the relationship between learning motivation and student learning achievement at the secondary education level. The method used was a structured qualitative literature review, with data retrieved from Google Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital), and Scopus for publications from 2021 to 2025. A total of 10 quantitative empirical articles that met the inclusion criteria were analyzed using narrative-thematic synthesis. The results indicate that all studies point to a positive relationship between learning motivation and learning achievement, with variations in the strength of the relationship based on the coefficient of determination (R²). The thematic synthesis yielded three main patterns: (1) a consistent relationship between learning motivation and learning achievement; (2) this relationship does not exist in isolation but is influenced by other factors; and (3) variations in the strength of the relationship across studies. In conclusion, learning motivation is consistently associated with learning achievement, but the magnitude of the relationship is not consistent and is strongly influenced by the research context. Therefore, this relationship is most accurately interpreted as an empirical trend across studies, rather than a standing causal relationship.
Minat belajar sebagai faktor penentu prestasi belajar peserta didik sekolah dasar: sebuah studi literatur Didit Darmawan; Wahyudi
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.22797

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu faktor internal yang sering dikaitkan dengan pencapaian prestasi belajar peserta didik. Namun demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa hubungan tersebut dipengaruhi pula oleh faktor lain seperti motivasi belajar, disiplin belajar, lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai hubungan antara minat belajar dan prestasi belajar peserta didik Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan menelaah artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar dan berbagai jurnal nasional terakreditasi menggunakan kata kunci “minat belajar”, “prestasi belajar”, “hasil belajar”. Dari hasil seleksi diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dan prestasi belajar peserta didik. Peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi cenderung menunjukkan perhatian lebih besar terhadap pembelajaran, keterlibatan aktif dalam proses belajar, serta capaian akademik yang lebih baik. Namun demikian, minat belajar bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi prestasi belajar karena berbagai penelitian juga menunjukkan kontribusi disiplin belajar, motivasi belajar, lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan kecerdasan emosional. Temuan ini menegaskan bahwa minat belajar merupakan salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik. Learning interest is one of the internal factors frequently associated with students’ academic achievement. However, numerous studies have indicated that this relationship is also influenced by other factors, such as learning motivation, learning discipline, the learning environment, parental support, and emotional intelligence. This study aims to synthesize research findings regarding the relationship between learning interest and academic achievement among elementary school students. The study employed a literature review method by examining scientific articles published between 2020 and 2025. The literature search was conducted through Google Scholar and various accredited national journals using the keywords “learning interest,” “academic achievement,” and “learning outcomes.” A total of ten articles met the inclusion criteria and were analyzed thematically. The synthesis results revealed that most studies reported a positive and significant relationship between learning interest and students’ academic achievement. Students with a high level of learning interest tend to demonstrate greater attention to learning activities, more active engagement in the learning process, and better academic performance. Nevertheless, learning interest is not the sole determinant of academic achievement, as several studies also highlighted the contributions of learning discipline, learning motivation, the learning environment, parental support, and emotional intelligence. These findings confirm that learning interest is an important factor that contributes to the improvement of students’ academic achievement.  
Pengembangan Media Domipel Berbasis Tri-N untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi IPS Kelas V Sekolah Dasar Reni Himawanti; Heri Maria Zulfiati
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.21973

Abstract

Pembelajaran IPS di SD masih membutuhkan media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan produk media domipel; (2) menguji tingkat kelayakan media domipel; dan (3) menguji efektivitas media domipel berbasis Tri-N yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada materi IPS Kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitiaan pengembangan dengan model ADDIE, fokus pada pengembangan media domipel. Subjek penelitian yang digunakan sebagai subjek uji coba terbatas adalah SDN Kebonagung dan subjek uji coba luas di SDN Godean 1. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan angket. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan N-Gain untuk menghitung keefektivannya. Hasil penelitian yaitu (1) menghasilkan produk media domipel berbasis Tri-N; (2) hasil uji kelayakan memenuhi kategori sangat layak dengan rata-rata hasil sebesar 83,57%, kelayakan produk diperoleh berdasarkan hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi, dan (3) hasil efektivitas menunjukkan bahwa pada uji coba terbatas diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,65 dengan kategori sedang dan pada uji coba luas diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,76 dengan kategori tinggi. Keterampilan berpikir kritis murid pada uji coba terbatas dan uji coba luas menunjukkan kefektivan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa media domipel yang dikembangkan mempunyai efektivitas yang baik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid.Social studies instruction in elementary schools still requires innovative learning media capable of enhancing students' critical thinking skills. This study aims to (1) produce a domipel media product; (2) test the feasibility level of the domipel media; and (3) test the effectiveness of the Tri-N-based domipel media developed to improve critical thinking skills in social studies material for Grade V elementary schools. This study is a development study with the ADDIE model, focusing on the development of domipel media. The research subjects used as limited trial subjects were SDN Kebonagung and the broad trial subjects were SDN Godean 1. Data collection techniques used interviews, observations, and questionnaires. Data analysis in this study used qualitative and quantitative descriptive with N-Gain to calculate its effectiveness. The results of the study are (1) producing a Tri-N based domipel media product; (2) the results of the feasibility test meet the very feasible category with an average result of 83.57%, the feasibility of the product is obtained based on the assessment results of material experts, media experts, and practitioners, and (3) the effectiveness results show that in the limited trial the N-Gain value obtained is 0.65 with a medium category and in the extensive trial the N-Gain value obtained is 0.76 with a high category. Students' critical thinking skills in the limited trial and extensive trial show good effectiveness. This shows that the developed domipel media has good effectiveness in improving students' critical thinking skills
Pengembangan flipbook ipas terintegrasi tri-n untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa SD Esti Sulaimah; Ari Setiawan
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.23207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook bahan ajar IPAS terintegrasi Tri-N yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar serta kreativitas siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pada tahap implementasi, efektivitas produk diuji menggunakan pendekatan quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, tiga guru praktisi, serta siswa kelas IV di SD Negeri Kledokan, SD Negeri Mustokorejo, dan SD Negeri Ringinsari. Data dikumpulkan melalui angket, tes hasil belajar, dan lembar penilaian kreativitas. Data kelayakan dianalisis secara deskriptif kuantitatif, sedangkan efektivitas produk dianalisis melalui perbandingan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil validasi menunjukkan bahwa flipbook berada pada kategori sangat baik (91,75%), baik dari aspek isi, kebahasaan, maupun tampilan visual. Uji kelayakan melalui angket memperoleh skor rata-rata 4,2, menunjukkan bahwa produk layak dikembangkan. Hasil uji efektivitas memperlihatkan peningkatan hasil belajar dengan nilai N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) serta peningkatan kreativitas siswa dari kategori cukup menjadi sangat kreatif. Hasil hitung uji independent t test menunjukkan perbedaan yang signifikan (t=-2.701; p=0,010), yang artinya ada pengaruh positif penggunaan flipbook dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa flipbook bahan ajar IPAS terintegrasi Tri-N (Niteni, Nirokke, Nambahi) layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa. This study aimed to develop a Tri-N-integrated IPAS Flipbook teaching material that is valid, practical, and effective in improving the learning outcomes and creativity of elementary school students. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. During the implementation stage, the effectiveness of the product was evaluated using a quasi-experimental approach with a Nonequivalent Control Group Design. The research participants included media experts, subject matter experts, three teacher practitioners, and fourth-grade students from SD Negeri Kledokan, SD Negeri Mustokorejo, and SD Negeri Ringinsari. Data were collected through questionnaires, learning achievement tests, and creativity assessment sheets. Product validity was analyzed using descriptive quantitative techniques, while product effectiveness was determined by comparing the pretest and posttest scores of the experimental and control groups. The validation results indicated that the developed Flipbook achieved an excellent level of validity (91.75%) in terms of content quality, language, and visual design. The feasibility assessment yielded an average score of 4.2, indicating that the product was highly suitable for implementation. The effectiveness test demonstrated a significant improvement in students' learning outcomes, with an N-gain score of 0.76 (high category), as well as an increase in students' creativity from the fairly creative category to the highly creative category. Furthermore, the independent-samples t-test revealed a statistically significant difference (t = −2.701; p = 0.010), indicating that the use of the Flipbook had a positive effect on the learning process. Therefore, it can be concluded that the Tri-N-integrated (Niteni, Nirokke, and Nambahi) IPAS Flipbook teaching material is both feasible and effective in improving elementary school students' learning outcomes and creativity.    
Pengaruh penggunaan chat gpt dalam pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SD Anggun Kirana
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.23245

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence seperti Chat GPT telah memberi perubahan dalam dunia pendidikan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SD di Kecamatan Kebumen. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas eksperimen SDN 2 Adikarso dan kelas kontrol SDN 1 Gesikan dengan jumlah 60 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar materi "Gaya dan Gerak". Intervensi pembelajaran menggunakan ChatGPT dengan fitur tanya jawab dan ringkasan materi dilakukan selama 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh N-Gain sebesar 0,56 dengan kriteria sedang, sedangkan kelas kontrol memperoleh N-Gain sebesar 0,29 dengan kriteria rendah. Uji T-Test menunjukkan nilai signifikansi motivasi 0,000 dan hasil belajar 0,001 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan ChatGPT terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini adalah ChatGPT dapat dijadikan alternatif media pembelajaran inovatif di SD. The development of Artificial Intellegence such as Chat GPT has brought changes in the world of education, especially in supporting the tearning process in elementary schools. This study aims to determine the effect of using ChatGPT in learning on the motivation and learning outcomes of fourth grade elementary school students in Kebumen District. The method used was a quasi-experimental design with pretest-posttest control group. The research sample consisted of 2 classes, namely the experimental class at SDN 2 Adikarso and the control class at SDN 1 Gesikan with a total of 60 students. The research instruments used were learning motivation questionnaires and learning outcome tests on the material "Force and Motion". The learning intervention using ChatGPT with question and answer features and material summaries was carried out for 2 weeks. The results showed that the experimental class obtained an N-Gain of 0.56 with moderate criteria, while the control class obtained an N-Gain of 0.29 with low criteria. The T-Test showed a significance value of motivation of 0.000 and learning outcomes of 0.001 < 0.05. Thus it can be concluded that there is a significant effect of using ChatGPT on students' motivation and learning outcomes. The implication of this research is that ChatGPT can be used as an alternative innovative learning media in elementary schools.
Implementasi pendidikan karakter melalui mata pelajaran seni budaya dan prakarya kelas IV sekolah dasar negeri totogan Nurul Widyaningtyas
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.23264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dan penerapan nilai-nilai pendidikan karakter pada peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Totogan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain case study, melibatkan satu guru kelas dan sembilan belas peserta didik kelas IV yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan angket sebagai data pendukung, diuji keabsahannya dengan triangulasi, serta dianalisis menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran SBdP belum berjalan optimal akibat keterbatasan sarana dan bahan praktik serta rendahnya minat sebagian peserta didik, sehingga guru dituntut berinovasi menyajikan materi secara kreatif. Penerapan pendidikan karakter melalui pembelajaran SBdP terwujud dalam tujuh nilai karakter, yaitu religius, jujur, disiplin, cinta tanah air, kerja keras, kreatif, dan menghargai prestasi, dengan capaian yang bervariasi antarindikator. Disimpulkan bahwa pembelajaran SBdP berkontribusi nyata terhadap tumbuhnya nilai karakter peserta didik, meskipun implementasinya masih perlu diperkuat melalui optimalisasi sarana dan penguatan peran guru sebagai motivator dan fasilitator. This study aims to describe the implementation process of Arts and Crafts (SBdP) learning and the application of character education values among fourth-grade students at Totogan State Elementary School. This study employed a descriptive qualitative approach with a case study design, involving one classroom teacher and nineteen fourth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and a supplementary questionnaire, validated through triangulation, and analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman. The findings indicate that the implementation of SBdP learning has not been optimal due to limited facilities and materials as well as low interest among some students, requiring teachers to innovate creatively in delivering the material. The application of character education through SBdP learning was reflected in seven character values, namely religiosity, honesty, discipline, patriotism, hard work, creativity, and appreciation of achievement, with varying levels of attainment across indicators. It is concluded that SBdP learning makes a tangible contribution to fostering students' character values, although its implementation still requires strengthening through improved facilities and a more active teacher role as motivator and facilitator.