cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026): Februari" : 22 Documents clear
Digital Society’s and Social Solidarity: A Study on the Philanthropic Institution Dompet Dhuafa in Building Humanitarian Connectivity Sidiq, Rd. Siti Sofro; Armilus, Robi; Dzulqarnain, Muhammad Faizal; Sugiyanto, Seger; Mohamed, Sheik
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e346nw85

Abstract

This study aims to analyze and understand the development of solidarity in a continuously changing society, especially in the digital era. The unit of analysis in this study is the Dompet Dhuafa platform, a prominent humanitarian organization in Indonesia that focuses primarily on social welfare and community empowerment. The research method employed is a document study using publicly available publications from the Dompet Dhuafa website. This study finds that Dompet Dhuafa is a popular platform for facilitating the fulfillment of religious obligations, particularly for Muslims, such as zakat and infaq. However, this platform is also open to all segments of society. These findings show that Dompet Dhuafa plays an important role in connecting various layers of society through digital donation channels, which make it easier for the public to participate in social activities without the limitations of distance and time. The study also provides recommendations regarding the importance of strengthening data protection and transaction policies during the donation process to prevent cybercrimes by irresponsible parties. Furthermore, the study suggests further research on the contributions of various virtual donation platforms to social welfare across different sectors. This is crucial to strengthen the role of virtual solidarity in empowerment and social welfare and to create a broader impact in advancing collective good.
Studi Perhitungan dan Pemilihan Rekomendasi Penurunan Susut Teknis pada Jaringan Tegangan Menengah PT PLN (Persero) UP3 Semarang Rahmani, Itsna Nurul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2t56g702

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Kondisi ini menuntut PT PLN (Persero) sebagai badan usaha milik negara di bidang kelistrikan untuk menjaga keandalan sistem tenaga listrik sekaligus meminimalkan kerugian energi akibat susut. Susut energi listrik, khususnya susut teknis, berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang signifikan apabila tidak dikendalikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya susut energi listrik serta menganalisis alternatif perbaikan guna menurunkan susut teknis pada sistem distribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Formula Jogja untuk menghitung susut teknis pada jaringan tegangan menengah (JTM) dan transformator distribusi. Penelitian ini dilakukan pada sistem distribusi PT PLN (Persero) UP3 Semarang. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa susut teknis pada JTM sebesar 2,19%, lebih tinggi dibandingkan susut teknis pada transformator yang sebesar 1,55%. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian difokuskan pada penurunan susut teknis pada JTM. Alternatif perbaikan yang diterapkan adalah penambahan 15 penyulang baru. Hasil simulasi perhitungan menunjukkan bahwa penambahan penyulang tersebut mampu menurunkan susut teknis JTM sebesar 0,48%, dari 2,19% menjadi 1,71%. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan penyulang merupakan strategi teknis yang efektif untuk menurunkan susut energi pada jaringan tegangan menengah dan dapat meningkatkan efisiensi sistem distribusi listrik PT PLN (Persero). Electricity demand in Indonesia continues to increase along with population growth and economic activities. This condition requires PT PLN (Persero), as the state-owned enterprise in the electricity sector, to maintain the reliability of the power system while minimizing energy losses caused by power losses. Electrical energy losses, particularly technical losses, can lead to significant financial impacts if not properly controlled. This study aims to calculate the magnitude of electrical energy losses and to analyze improvement alternatives to reduce technical losses in the distribution system. The research employs the Jogja Formula approach to calculate technical losses in the medium-voltage network (MVN) and distribution transformers. The study was conducted on the distribution system of PT PLN (Persero) UP3 Semarang. The results indicate that technical losses in the medium-voltage network reach 2.19%, which is higher than the technical losses in distribution transformers at 1.55%. Based on these findings, the study focuses on reducing technical losses in the medium-voltage network. The proposed improvement strategy involves the addition of 15 new feeders. Simulation results show that the addition of these feeders reduces technical losses in the medium-voltage network by 0.48%, from 2.19% to 1.71%. In conclusion, the addition of feeders is an effective technical strategy for reducing energy losses in medium-voltage distribution networks and improving the efficiency of PT PLN (Persero)’s electricity distribution system.  
Perancangan Sebuah Smart Home Dengan Konsep Internet of Things (IoT) Andriani, Dhira Afiffah; Elsi, Zulhipni Reno Saputra; Hidayat, KMS. M. Wahyu
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fskbkk11

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membuka peluang untuk penerapan sistem rumah pintar (smart home) yang dapat meningkatkan kenyamanan, efisiensi energi, dan keamanan rumah. Namun, banyak sistem smart home yang ada saat ini masih mengandalkan pengoperasian fungsi tunggal dan terpisah, seperti pengaturan suhu atau pemantauan keamanan, yang mengurangi efisiensi dan kemudahan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah sistem smart home berbasis IoT yang terintegrasi, dengan menggabungkan beberapa fungsi penting seperti deteksi kebocoran gas dan pengaturan kanopi otomatis, yang dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan secara menyeluruh. Sistem ini memanfaatkan sensor MQ-2 untuk mendeteksi kebocoran gas, serta sensor hujan dan sensor cahaya untuk mengendalikan posisi kanopi secara otomatis. Selain itu, sistem dilengkapi dengan tampilan informasi real-time melalui LCD yang memungkinkan pengguna untuk memantau kondisi rumah dengan mudah. Platform yang digunakan dalam penelitian ini adalah Arduino dengan perangkat lunak Arduino IDE, yang memungkinkan sistem dapat diprogram dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat beroperasi secara efektif dengan meminimalkan intervensi manual, sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan keamanan rumah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menciptakan sistem rumah pintar yang lebih terjangkau, mudah diimplementasikan, dan dapat diakses oleh berbagai kalangan. The development of Internet of Things (IoT) technology has opened opportunities for the implementation of smart home systems that can enhance comfort, energy efficiency, and home security. However, many existing smart home systems still rely on the operation of individual, separate functions, such as temperature control or security monitoring, which reduces efficiency and ease of use. This study aims to design and develop an integrated IoT-based smart home system by combining several key functions such as gas leak detection and automatic canopy control, which can improve overall comfort and security. The system uses an MQ-2 sensor to detect gas leaks, as well as rain and light sensors to automatically control the position of the canopy. Additionally, the system is equipped with real-time information display via an LCD, allowing users to easily monitor the condition of the home. The platform used in this study is Arduino with the Arduino IDE software, which enables the system to be programmed and customized according to user needs. The testing results show that the system can operate effectively with minimal manual intervention, while also improving energy efficiency and home security. This research contributes to the creation of a more affordable, easily implemented smart home system that is accessible to various communities.
Prediksi Energi Dan Performance Ratio Plts On-Grid 21 kWp Pada Perumahan Di Lampung Menggunakan Pvsyst Hardyanti, Andi Dyah Harum; Koerniawan, Tony; Fsj, Muammar Faiq; Sukmajati, Sigit; Pahiyanti, Novi Gusti; Nayusrizal
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5vb50p39

Abstract

Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memerlukan simulasi yang akurat untuk memastikan kinerja dan kelayakan sistem sebelum dibangun. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak PVsyst untuk mensimulasikan dan merancang sistem PLTS on-grid yang bertujuan mengurangi beban listrik pada suatu kawasan semi- perumahan. Lokasi penelitian berada di Perumahan Guru, Kotabumi, Lampung Utara, dengan total konsumsi energi listrik harian sebesar 242 kWh/hari yang berasal dari 35 rumah tangga. Sistem PLTS yang dirancang memiliki kapasitas 20 kWp, terdiri dari 102 modul fotovoltaik berdaya 205 Wp dan dua unit inverter masing-masing berkapasitas 10 kWp. Kelayakan sistem dievaluasi menggunakan parameter Performance Ratio (PR) serta perbandingan hasil simulasi PVsyst dengan perhitungan manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem PLTS mampu mengurangi beban listrik sebesar sekitar 33%. Nilai Performance Ratio yang diperoleh dari simulasi PVsyst sebesar 85%, sedangkan dari perhitungan manual sebesar 83%. Energi listrik rata-rata tahunan yang dihasilkan berdasarkan simulasi PVsyst mencapai 30,23 MWh/tahun, sementara hasil perhitungan manual sebesar 29,55 MWh/tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan PLTS menggunakan PVsyst memberikan hasil yang mendekati perhitungan manual dan layak untuk diterapkan pada lokasi penelitian. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan teknis bagi perencana energi dan pengembang perumahan dalam merancang sistem PLTS skala kawasan dengan karakteristik beban serupa. Dari perspektif kebijakan, studi ini mendukung pengembangan kebijakan pemanfaatan PLTS atap berbasis komunitas sebagai strategi pengurangan beban jaringan dan peningkatan penetrasi energi terbarukan di sektor perumahan, khususnya di wilayah semi-perkotaan di Indonesia. Planning a Solar Power Plant (PLTS) requires accurate simulation to ensure system performance and feasibility before implementation. This study utilizes PVsyst software to simulate and design an on-grid PLTS system aimed at reducing electricity demand in a semi-residential area. The study location is in Perumahan Guru, Kotabumi, North Lampung, with a total daily electricity consumption of 242 kWh/day from 35 households. The designed PLTS system has a capacity of 20 kWp, consisting of 102 photovoltaic modules of 205 Wp each and two inverters with 10 kWp capacity each. System feasibility is evaluated using the Performance Ratio (PR) parameter and by comparing PVsyst simulation results with manual calculations. The analysis shows that the PLTS system can reduce total electricity demand by approximately 33%. The Performance Ratio obtained from PVsyst simulation is 85%, while the manual calculation yields 83%. The average annual energy produced based on PVsyst simulation is 30.23 MWh/year, compared to 29.55 MWh/year from manual calculation. The results indicate that PLTS planning using PVsyst produces results close to manual calculations and is feasible for implementation at the study site. Practically, the results of this study can serve as a technical reference for energy planners and housing developers in designing area-scale PV systems with similar load characteristics. From a policy perspective, this study supports the development of community-based rooftop PV policies as a strategy to reduce grid load and increase the penetration of renewable energy in the residential sector, particularly in semi-urban areas of Indonesia.
Penilaian Penerapan Advanced Metering Infrastructure pada Tahap Awal dan Keselarasannya dengan Roadmap Smart Grid: Bukti Empiris dari Indonesia Purnomo, Purnomo; Habibi, Muhamad; MK, Iwa Garniwa
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ny8yga92

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan tahap awal Advanced Metering Infrastructure (AMI) di Indonesia serta menilai tingkat keselarasan implementasinya dengan roadmap smart grid nasional dalam konteks negara berkembang. Pendekatan mixed-methods digunakan dengan mengombinasikan analisis kinerja operasional dan kerangka evaluasi heuristik berbasis kebijakan, yaitu Smart Grid Evaluation Index–Indonesia (SGEI–ID), untuk menginterpretasikan data kuantitatif dan kualitatif yang bersifat heterogen. Hasil empiris menunjukkan bahwa penerapan AMI pada sekitar 1,2 juta pelanggan menghasilkan perbaikan kinerja operasional yang terukur. Rugi-rugi distribusi menurun sebesar 9%, sementara keandalan sistem meningkat signifikan dengan penurunan SAIDI sebesar 30% dan SAIFI sebesar 42%. Tingkat kepuasan pelanggan pada klaster implementasi AMI berada pada kisaran 93–98%, didukung oleh Customer Satisfaction Index (CSI) nasional agregat sebesar 97,4%. Namun demikian, evaluasi menggunakan kerangka SGEI–ID menunjukkan bahwa keselarasan dengan roadmap smart grid nasional masih bersifat parsial. Kesenjangan utama teridentifikasi pada aspek demand-side management (DSM), kesiapan integrasi energi terbarukan, serta kapasitas tata kelola, yang mengindikasikan bahwa manfaat AMI pada tahap awal masih terkonsentrasi pada peningkatan efisiensi operasional, belum pada transformasi smart grid yang bersifat sistemik. Dari perspektif ekonomi, analisis Internal Rate of Return (IRR) yang disusun secara konservatif dan hanya mempertimbangkan manfaat operasional langsung menunjukkan kisaran nilai antara 1,5% hingga 14% antar-klaster, mencerminkan karakteristik umum investasi infrastruktur digital pada tahap awal di negara berkembang. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menempatkan AMI sebagai lapisan digital fondasional yang memerlukan dukungan reformasi regulasi dan kelembagaan untuk mewujudkan pengembangan smart grid jangka panjang. Studi ini memberikan implikasi kebijakan yang relevan bagi Indonesia dan negara berkembang lain dalam mendorong pengembangan smart grid sebagai bagian dari agenda transisi energi. This study evaluates the early-stage deployment of Advanced Metering Infrastructure (AMI) in Indonesia and assesses its alignment with the national smart grid roadmap in a developing economy context. A mixed-methods approach is applied, combining operational performance analysis with a heuristic policy-oriented framework, the Smart Grid Evaluation Index–Indonesia (SGEI–ID), to interpret heterogeneous quantitative and qualitative evidence. Empirical results indicate that AMI deployment covering approximately 1.2 million customers has generated measurable operational improvements. Distribution losses declined by 9%, while system reliability improved significantly, with SAIDI and SAIFI reduced by 30% and 42%, respectively. Customer satisfaction in AMI implementation clusters ranges from 93% to 98%, supported by a nationally aggregated Customer Satisfaction Index (CSI) of 97.4%. However, SGEI–ID assessment reveals that alignment with the national smart grid roadmap remains partial, with key gaps identified in demand-side management (DSM), renewable energy integration readiness, and governance capacity. This suggests that early-stage AMI benefits are primarily concentrated on operational efficiency rather than systemic smart grid transformation. From an economic perspective, a conservative Internal Rate of Return (IRR) analysis is limited to direct operational benefits and yields cluster-level values ranging from 1.5% to 14%, reflecting the typical characteristics of early-stage digital infrastructure investments in developing economies. Overall, the findings position AMI as a foundational digital layer that requires complementary regulatory and institutional reforms to support long-term smart grid development. The study offers policy-relevant insights for Indonesia and other developing economies advancing smart grid initiatives within broader energy transition agendas.
Analisis Perubahan Tutupan Lahan dan Respon Aliran Permukaan di DAS Klandasan Besar, Kota Balikpapan Muhding, Noor Zaqiyah; Lasminto, Umboro
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6hfhvy52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan pada periode 2018–2025 serta keterkaitannya dengan respon sistem aliran permukaan secara spasial. Metode yang digunakan adalah pendekatan analisis spasial dan hidrologi-hidraulika, dengan memanfaatkan data tutupan lahan tahun 2018 dan citra satelit resolusi tinggi tahun 2025. Perubahan tutupan lahan dianalisis untuk mengidentifikasi pergeseran antar kelas penggunaan lahan, sedangkan respon sistem aliran permukaan dianalisis menggunakan pemodelan hidrodinamika dua dimensi (2D) yang merepresentasikan curah hujan historis sebagai kejadian hujan intens di wilayah studi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada area tidak terbangun dan bervegetasi, diikuti oleh peningkatan kawasan terbangun dan jaringan transportasi. Perubahan ini mempengaruhi respon sistem aliran permukaan yang semakin terarah dan meningkatnya keterhubungan antar area aliran pada tahun 2025. Secara spasial, luasan area yang mengalami respon aliran permukaan meningkat dari 215,80 ha pada tahun 2018 menjadi 230,91 ha pada tahun 2025. Temuan ini menegaskan peran penting dinamika perubahan tutupan lahan dalam membentuk karakteristik respon sistem aliran permukaan pada DAS perkotaan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan dalam pengelolaan sumber daya air perkotaan, mengidentifikasi area rawan genangan dan limpasan permukaan, serta mendukung mitigasi banjir melalui perencanaan drainase yang adaptif dan pengendalian pemanfaatan ruang. Penelitian ini juga memberikan kontribusi bagi perencanaan kota yang lebih berkelanjutan, dengan menekankan pentingnya menjaga proporsi ruang terbuka hijau dan kawasan resapan air dalam menghadapi tekanan pembangunan perkotaan yang semakin intensif. This study aims to analyze land cover changes from 2018 to 2025 and their relationship with the spatial response of the surface runoff system. The method used is a spatial and hydrological-hydraulic analysis approach, utilizing land cover data from 2018 and high-resolution satellite imagery from 2025. Land cover changes were analyzed to identify shifts between land use classes, while the surface runoff system's response was analyzed using a two-dimensional (2D) hydrodynamic model representing historical rainfall data as the intensity of rainfall events in the study area. The results showed a significant decrease in undeveloped and vegetated areas, followed by an increase in built-up areas and transportation networks. These changes affected the surface runoff system's response, making it more directed and increasing the connectivity between flow areas by 2025. Spatially, the area experiencing surface runoff response increased from approximately 215.80 ha in 2018 to 230.91 ha in 2025. These findings highlight the important role of land cover dynamics in shaping the characteristics of surface runoff system responses in urban river basins. Practically, the results of this study can be used for urban water resource management, identifying flood-prone and surface runoff areas, as well as supporting flood mitigation through adaptive drainage planning and space utilization control. This study also contributes to more sustainable urban planning, emphasizing the importance of maintaining green open spaces and water infiltration areas in the face of increasing urban development pressures.
Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional (Pse) Di Indonesia : Kajian Systematic Literature Review Yogantari, Luh Putu Winda; Wijaya, I Komang Wisnu Budi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/pm6az448

Abstract

Penelitian mengenai PSE sejauh ini hanya berupa riset kuantitatif dan kualitatif sehingga pemetaan mengenai implementasi dan dampak PSE masih belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur sistematis tentang penerapan PSE di Indonesia agar diperoleh pemetaan mengenai penerapan PSE pada jenjang pendidikan dan mata pelajaran beserta dampaknya. Penelitian ini tergolong dalam penelitian systematic literature review (SLR) dengan menggunakan metode PRISMA. Tahapan penelitian dimulai dari penentuan pertanyaan penelitian, pengumpulan literatur berdasarkan kata kunci, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi terhadap literatur yang sudah terkumpul, seleksi literatur berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi dan analisis literatur yang memenuhi kriteria inklusi. Sumber data berasal dari Google Scholar berupa artikel jurnal yang terbit interval tahun 2020 – 2025. Artikel yang dianalisis sebanyak 43 (empat puluh tiga) artikel dan yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 14 (empat belas) artikel. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa PSE sudah diterapkan di Indonesia dan dominan di jenjang SD sebanyak 57,14% d pada mata pelajaran bahasa serta berdampak pada perkembangan sosial emosional anak (92,86%).. Penelitian mengenai PSE di masa mendatang diharapkan difokuskan pada penerapan SLR di jenjang pendidikan SMP dan SMA dan dampaknya pada aspek kognitif dan psikomotor. Penelitian tersebut tentu memiliki urgensi untuk mengetahui kedalaman penerapan dari PSE di Indonesisa beserta dampaknya. Research on PSE so far has been limited to quantitative and qualitative studies, so mapping the implementation and impact of PSE has not been widely conducted. This study aims to perform a systematic literature review (SLR) on the application of PSE in Indonesia in order to map the implementation of PSE across educational levels and subjects, along with its impacts. This research is categorized as a systematic literature review (SLR) using the PRISMA method. The research process starts with formulating the research question, collecting literature based on keywords, setting inclusion and exclusion criteria for the collected literature, selecting literature based on these criteria, and analyzing the literature that meets the inclusion criteria. The data sources are obtained from Google Scholar, consisting of journal articles published between 2020 and 2025. A total of 43 articles were analyzed, and 14 articles met the inclusion and exclusion criteria. Data analysis was performed using content analysis techniques. The findings show that PSE has been implemented in Indonesia, with a dominant presence at the elementary school level (57.14%) and primarily in language subjects. It has a significant impact on children's social-emotional development (92.86%). Future research on PSE is expected to focus on its application at the junior and senior high school levels and its impact on cognitive and psychomotor aspects. This research is crucial to understand the depth of PSE implementation in Indonesia and its impacts.
Address Terms Used In Relation To Social Identity In Mamben Daya Village Rahmani, Neli; Nurtaat, Lalu; Kamaludin, Kamaludin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4hj9b505

Abstract

The Sasak community of Gelumpang Hamlet in Mamben Daya Village, East Lombok, possesses a rich and culturally embedded system of address terms that reflects core values such as age hierarchy, social status, and communal solidarity. However, modernization and increasing contact with Indonesian and global languages have begun to influence the linguistic practices of younger speakers. This study aims to analyze the forms, functions, and factors influencing the use of address terms in this community. This study employed a qualitative sociolinguistic case study design. Data were collected through naturalistic observation, audio-recorded everyday conversations, and semi-structured interviews with Sasak speakers. Data analysis was conducted using content analysis and discourse analysis, involving transcription, coding, categorization, and sociolinguistic interpretation. The findings reveal that Sasak address terms consist of nominal and pronominal forms that are systematically used to index power, politeness, and social solidarity. Age and social status were identified as the most influential factors in address selection, while intimacy and situational context further shape usage patterns. Theoretically, these findings contribute to sociolinguistic studies by demonstrating how address systems function as mechanisms for negotiating social relationships. Practically, this research supports the documentation and preservation of Sasak linguistic and cultural practices in the face of social change. Nevertheless, this study is limited to a single community with a relatively small number of participants and a restricted observation period; therefore, the findings should be interpreted with caution and not overgeneralized.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di Mediasi oleh Organizational Citizenship Behaviour Nugroho, Erwin; Lestari, Etty Puji; Nas, Wadzibah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/02dewg28

Abstract

Penelitian ini menggunakan Social Exchange Theory untuk menganalisis peran mediasi Organizational Citizenship Behaviour (OCB) dalam hubungan antara Kepemimpinan Transformasional (KT) dan Iklim Organisasi (IO) terhadap Kinerja Pegawai (KP) pada sektor publik transportasi udara. Penelitian melibatkan 90 responden ASN yang terdiri dari 73 PNS dan 17 PPPK, dengan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan SEM-PLS (SmartPLS 3.2.9). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KT dan IO memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap KP. Selain itu, OCB terbukti berperan sebagai mediator parsial, memperkuat pengaruh KT dan IO terhadap KP. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan yang inspiratif dan iklim organisasi yang mendukung dapat menumbuhkan perilaku ekstra-peran seperti inisiatif, kesukarelaan, dan sikap saling membantu, yang akhirnya meningkatkan kinerja individu dan efektivitas organisasi. This study applies Social Exchange Theory to analyze the mediating role of Organizational Citizenship Behaviour (OCB) in the relationship between Transformational Leadership (TL) and Organizational Climate (OC) on Employee Performance (EP) in the public sector of air transportation. The study involved 90 ASN respondents, consisting of 73 civil servants (PNS) and 17 government employees with employment agreements (PPPK), using a census technique. Data were collected through an online questionnaire based on a 5-point Likert scale and analyzed using SEM-PLS (SmartPLS 3.2.9). The results showed that TL and OC had a positive and significant effect on EP. Furthermore, OCB was found to act as a partial mediator, strengthening the direct influence of TL and OC on EP. These findings suggest that inspirational leadership and a supportive organizational climate can foster extra-role behaviors such as initiative, voluntarism, and helping attitudes, which ultimately enhance individual performance and organizational effectiveness.
Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Ditinjau Dari Tingkat Penalaran Matematis Rahma, Sindi Aulia; Hardiani, Nur; Andriani, Parhaini
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nxb5d663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP mengetahui pengaruh tingkat penalaran matematis terhadap kemampuan komunikasi matematisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII  SMPN 1 Buer, dengan sampel 29 orang siswa kelas VIII. Desain penelitian one grup pretest posttest. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis dalam bentuk pretest postteist. Teiknik peingumpulan data yang digunakan dalam peineilitian adalah teis yang beirjumlah 5 soal uraian deingan mateiri peirsamaan garis lurus.  Analisis data yang digunakan adalah Two Way Anova. Model PMR diterapkan selama 6 pertemuan dengan tahapan yaitu: pemberian masalah kontekstual, diskusi kelompok, presentasi, dan refleksi. Siswa dikelompokkan ke dalam tiga katagori tingkat penalaran yaitu: tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan hasil skor penalaran matematis. Hasil peineilitian meinunjukkan bahwa rata-rata nilai postteist (82,07) leibih tinggi dibandingkan nilai preiteist (47,76). Dan tingkat peinalaran juga beirpeingaruh signifikan teirhadap keimampuan komunikasi mateimatis siswa F = 5,957 dan p = 0,005. Rata-rata nilai pretest siswa dengan tingkat penalaran  rendah mendapatkan nilai  sebesar 41,52 dan sedang mendapatkan sebesar 60,50, sedangkan posttest  dengan tingkat penalaran sedang sebesar 80,30 dan tinggi 82,33. Oleih kareina itu, peiningkatan keimampuan komunikasi mateimatis siswa dan peinalaran mateimatis dipeingaruhi oleih modeil peimbeilajaran mateimatika reialistik (PMR). Peneliti menyarankan kepada guru untuk menggunakan model PMR sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.

Page 1 of 3 | Total Record : 22