cover
Contact Name
Prima Mytra
Contact Email
mytraprima@gmail.com
Phone
+6285239211417
Journal Mail Official
mytraprima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sultan Hasanuddin No. 20, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Al-Ilmi
ISSN : 27765059     EISSN : 27751503     DOI : https://doi.org/10.47435/al-ilmi.v4i1
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Al-Ilmi adalah Jurnal Program Pascasarjana Prodi PAI yang dikelolah oleh Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Ahmad Dahlan yang memuat penelitian tentang Pendidikan Agama Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2025): Maret" : 8 Documents clear
Implementasi Konsep Pesantren Di Era 5.0 Dalam Menghadapi Tantangan Pengembangan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Suriyati, Suriyati; Kahar, Kahar; Jaya Nur, Makmur; Annisa Sudarsifa, Nurul; Zulfikar, Zulfikar
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v5i1.2951

Abstract

Society 5.0 is a society that can solve various social challenges and problems by utilizing various innovations that were born in the era of the Industrial Revolution 4.0 such as Internet on Things (internet for everything), Artificial Intelligence (artificial intelligence), Big Data (large amounts of data), and robots to improve the quality of human life. The aim of this research is to find out how the Islamic boarding school concept in the 5.0 era faces challenges in developing quality human resources. The research method used is qualitative with library research studies, namely by taking data sourced from books, journals, the internet, and so on. Data analysis is used, namely the context analysis method, which is an effort to collect and organize data, then it is also attempted using analysis and interpretation or interpretation of these data. The results of this research show that implementing the concept in the 5.0 era can increase quality human resources because in this context, Islamic boarding schools have a strategic role in preparing the young generation who not only have intellectual skills, but also strong moral and spiritual strength.
Pengaruh Media Power Point dan Videoscribe terhadap Minat Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI Nurafiah, Nurafiah; Safaruddin, Safaruddin; Umar, Umar; Muhsin, Muhsin
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh media power point terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai, (2) Pengaruh media videoscribe terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai, (3) Pengaruh media power point dan media videosribe terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai, sedangkan sampel yang digunakan yaitu kelas VII yakni kelas VII A, VII B dan kelas VII C. Tekhnik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling yang merupakan bagian dari kelompok Nonprobability Sampling. Tekhnik pengambilan sampel ini tidak memberi kesempatan yang sama terhadap seluruh anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel dengan adanya alasan tertentu. Adapun tekhnik pengumpulan data yaitu Angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini merujuk pada hasil analisis regresi sederhana dan regresi berganda yang menunjukkan bahwa: pertama, media power point berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai dengan nilai thitung 4,020 > ttabel 1,662 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kedua, media videoscribe berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai dengan nilai thitung 3,875 > ttabel 1,662 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Ketiga, hasil analisis regresi berganda dengan menggunakan Uji F diperoleh nilai Fhitung > Ftabel yakni 12,550 > 3,100 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka dinyatakan bahwa variabel media power point dan videoscribe berpengaruh secara simultan terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas VII UPTD SMPN 2 Sinjai. Dengan presentasi sebesar 22,8 % sedangkan 77,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
Efektivitas Tata Tertib Pesantren dan Sanksi dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Biroro Sultan, Sultan; Ismail, Ismail; Agil, Madalle
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3373

Abstract

Pesantren berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai Islam dan kedisiplinan. Namun, perkembangan teknologi, gaya hidup modern, dan globalisasi memengaruhi perilaku generasi muda, dan berdampak pada menurunnya kepatuhan terhadap aturan di lingkungan pesantren, salah satunya di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Biroro. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tata tertib dan sanksi di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Biroro, mengetahui kedisiplinan santri, dan mengetahui efektifitas pelaksanaan tata tertib dan pemberian sanksi dalam meningkatkan kedisiplinan santri di pondok tersebut. Penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan sebanyak 40 siswa. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji T menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, tata tertib dan sanksi di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Biroro diterapkan melalui sosialisasi yang melibatkan seluruh komponen sekolah, seperti kepala sekolah, guru, dan staf. Tata tertib mencakup aturan perilaku, seperti kewajiban shalat berjamaah, pemakaian seragam sesuai ketentuan, dan menjaga kebersihan lingkungan. Prosedur sosialisasi dilakukan sejak awal melalui MOS, banner, dan papan tata tertib. Sanksi diterapkan secara bertahap, seperti membersihkan WC untuk pelanggaran serius, hingga konseling bagi siswa yang membully teman, serta barang-barang yang tidak sesuai aturan disita. Kedua, kedisiplinan memberikan dampak positif pada pembentukan kepribadian meski masih ada pelanggaran. Penegakan disiplin dilakukan melalui pengawasan, nasihat, dan pembinaan. Ketiga, berdasarkan tabel paired sample correlation terdapat korelasi kuat antara tata tertib dan kedisiplinan santri sebesar 83,8%, serta antara sanksi dan kedisiplinan sebesar 76%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan tata tertib dan sanksi di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Biroro berkontribusi dalam meningkatkan kedisiplinan santri. Namun, berdasarkan nilai N-gain, efektivitas tata tertib dalam meningkatkan kedisiplinan hanya mencapai 0,06, sedangkan efektivitas sanksi berada pada 0,12, keduanya tergolong rendah. Dengan demikian, pelaksanaan tata tertib dan sanksi memiliki kontribusi peningkatan kedisiplinan yang rendah.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Madrasah dan Iklim Kerja terhadap Kinerja Guru di MA Mursyidut Thullab Lembanna Safri, Safri; Judrah, Muh.; Marwati, Marwati
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3426

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah/madrasah, iklim kerja, dan gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah/madrasah dan iklim kerja secara simultan terhadap kinerja guru di MA Mursyidut Thullab Lembanna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto terhadap dependen dan independen dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Objek penelitian ini adalah gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah/madrasah dan iklim kerja pada MA Mursyidut Thullab Lembanna, sedangkan subjeknya adalah guru MA Mursyidut Thullab Lembanna. Pengumpulan data menggunakan angket. Dengan analisis hasil uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis uji t telah dilakukan gaya kepemimpinan situasional kepala kepala sekolah/madrasah (X1) secara parsial, diperoleh nilai t hitung 4,022 > t tabel 2,035 dengan nilai sig. 0,000 < nilai 0,05. artinya variabel gaya kepemimpinan situasional kepala madrasah (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru (Y) karena gaya kepemimpinan situasional telah diterapkan dengan baik. untuk hasil analisis uji t variabel iklim kerja (X2) secara parsial diperoleh nilai t hitung 3,227 > t tabel 2,035 dengan nilai sig. 0,003 < nilai 0,05. artinya variabel X2 berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru (Y) karena penerapan iklim kerja yang sesuai dengan tepat. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan dapat dibuktikan bahwa hipotesis pertama dan kedua dinyatakan diterima. Sementara hasil uji f variabel gaya kepemimpinan situasional kepala madrasah (X1) dan variabel iklim kerja (X2) secara simultan diperoleh nilai f hitung 25,187 > f tabel 3,280 atau nilai sig. 0,000 < 0,05 hal ini mengindikasikan bahwa variabel X1 dan X2 berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja guru (Y), berdasarkan uji f yang telah dilakukan dapat dibuktikan bahwa hipotesis ketiga dinyatakan diterima. Disimpulkan bahwa total kontribusi gaya kepemimpinan kepala madrasah dan iklim kerja terhadap kinerja guru berpengaruh sebesar 60,4% hal ini berarti adanya variabel lain yang mempengaruhi sebesar 39,6% yang tidak di uji dalam penelitian ini.
Peran Guru dalam Merancang Asesmen pada Kurikulum Merdeka di SMK N 1 Karangdadap Khoiru Nada, Lailatul; Ismaturosidah, Ika; Ni’matus Zahro, Ainun; Hami, Widodo
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3455

Abstract

Pendidikan merupakan faktor kunci dalam pembangunan suatu negara. Melalui pendidikan, generasi muda dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan. Kurikulum merdeka belajar sebagai kurikulum pendidikan berfokus pada pemenuhan hak setiap peserta didik untuk mendapatkan pengalaman belajar yang relevan. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan metode deskripsi kualitatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk mendapatkan gambaran sesuatu apa adanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penting guru dalam merancang dan melaksanakan asesmen, mendeskripsikan langkah- langkah guru dalam merancang asesmen, serta tantangan dan solusi guru dalam merancang asesmen yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka di SMK N 1 Karangdadap. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa asesmen memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMK N 1 Karangdadap. Sebagai salah satu komponen utama dalam pembelajaran, asesmen tidak hanya menjadi alat evaluasi hasil belajar siswa tetapi juga berfungsi untuk mendukung pencapaian kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan. Guru memainkan peran sentral dalam merancang asesmen yang berbasis kompetensi, relevan, dan selaras dengan tujuan pembelajaran, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila untuk membentuk siswa yang unggul secara akademik dan berkarakter.
Akhlak Terhadap Keluarga, Akhlak Terhadap Tetangga, dan Akhlak Terhadap Lingkungan Mustabyirah, Mustabsyirah; Asri, Asri; Musaddiq, Musaddiq; Rahman, Yusuf
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3555

Abstract

Manusia selayaknya mempunyai dua garis korelasi dalam menjalani kehidupan, yakni garis horizontal dan garis vertical ialah tentang bagaimana seorang manusia berhubungan dengan Tuhannya serta hubungan vertical adalah bagaimana manusia berhubungan dengan sekitarnya, dalam hal ini adalah sesama mahluk hidup ciptaan Allah SWT dan lingkungan. Hubungan manusia sebagai mahluk sosial dianggap begitu penting karena merupakan output bagaimana sikap manusia tersebut kepada penciptanya. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeksripsikan akhlak terhadap keluarga, tetangga dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literatur research. Hasil dari penelitian ini yaitu Akhlak dalam keluarga adalah fondasi utama untuk membentuk individu berkepribadian mulia dan menciptakan masyarakat harmonis. Keluarga berperan penting dalam menanamkan pola asuh dan nilai-nilai keislaman, di mana orang tua harus memberikan teladan dan mendidik anak dengan kasih sayang. Dalam hubungan suami istri, diharapkan ada saling menghormati dan cinta kasih, sementara akhlak orang tua kepada anak meliputi keteladanan dan nasihat. Akhlak anak kepada orang tua ditandai dengan cinta dan penghormatan. Disamping itu, akhlak terhadap tetangga sangat penting untuk menjaga hubungan baik dalam masyarakat, melalui tolong-menolong dan berbagi. Terakhir, akhlak terhadap lingkungan menekankan tanggung jawab manusia dalam menjaga keseimbangan dan kelestarian alam, sebagai bagian dari life ethics yang sesuai dengan tuntunan agama, demi keberlangsungan hidup yang lebih baik.Manusia selayaknya mempunyai dua garis korelasi dalam menjalani kehidupan, yakni garis horizontal dan garis vertical ialah tentang bagaimana seorang manusia berhubungan dengan Tuhannya serta hubungan vertical adalah bagaimana manusia berhubungan dengan sekitarnya, dalam hal ini adalah sesama mahluk hidup ciptaan Allah SWT dan lingkungan. Hubungan manusia sebagai mahluk sosial dianggap begitu penting karena merupakan output bagaimana sikap manusia tersebut kepada penciptanya. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeksripsikan akhlak terhadap keluarga, tetangga dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literatur research. Hasil dari penelitian ini yaitu Akhlak dalam keluarga adalah fondasi utama untuk membentuk individu berkepribadian mulia dan menciptakan masyarakat harmonis. Keluarga berperan penting dalam menanamkan pola asuh dan nilai-nilai keislaman, di mana orang tua harus memberikan teladan dan mendidik anak dengan kasih sayang. Dalam hubungan suami istri, diharapkan ada saling menghormati dan cinta kasih, sementara akhlak orang tua kepada anak meliputi keteladanan dan nasihat. Akhlak anak kepada orang tua ditandai dengan cinta dan penghormatan. Disamping itu, akhlak terhadap tetangga sangat penting untuk menjaga hubungan baik dalam masyarakat, melalui tolong-menolong dan berbagi. Terakhir, akhlak terhadap lingkungan menekankan tanggung jawab manusia dalam menjaga keseimbangan dan kelestarian alam, sebagai bagian dari life ethics yang sesuai dengan tuntunan agama, demi keberlangsungan hidup yang lebih baik.Manusia selayaknya mempunyai dua garis korelasi dalam menjalani kehidupan, yakni garis horizontal dan garis vertical ialah tentang bagaimana seorang manusia berhubungan dengan Tuhannya serta hubungan vertical adalah bagaimana manusia berhubungan dengan sekitarnya, dalam hal ini adalah sesama mahluk hidup ciptaan Allah SWT dan lingkungan. Hubungan manusia sebagai mahluk sosial dianggap begitu penting karena merupakan output bagaimana sikap manusia tersebut kepada penciptanya. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeksripsikan akhlak terhadap keluarga, tetangga dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literatur research. Hasil dari penelitian ini yaitu Akhlak dalam keluarga adalah fondasi utama untuk membentuk individu berkepribadian mulia dan menciptakan masyarakat harmonis. Keluarga berperan penting dalam menanamkan pola asuh dan nilai-nilai keislaman, di mana orang tua harus memberikan teladan dan mendidik anak dengan kasih sayang. Dalam hubungan suami istri, diharapkan ada saling menghormati dan cinta kasih, sementara akhlak orang tua kepada anak meliputi keteladanan dan nasihat. Akhlak anak kepada orang tua ditandai dengan cinta dan penghormatan. Disamping itu, akhlak terhadap tetangga sangat penting untuk menjaga hubungan baik dalam masyarakat, melalui tolong-menolong dan berbagi. Terakhir, akhlak terhadap lingkungan menekankan tanggung jawab manusia dalam menjaga keseimbangan dan kelestarian alam, sebagai bagian dari life ethics yang sesuai dengan tuntunan agama, demi keberlangsungan hidup yang lebih baik.
Ragam Keyakinan dalam Kehidupan Manusia Jamaluddin, Jamaluddin; Ardianti, Ardianti; Jawil, Jawil; Al Farizi, Salman; Hamra, Arrayana; Hasmiati, Hasmiati
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3575

Abstract

Dalam dunia yang semakin terhubung, perbedaan keyakinan bukan hanya menimbulkan tantangan dan konflik, tetapi juga dapat menjadi sumber kekayaan budaya dan perspektif baru. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeksripsikan jenis-jenis keyakinan yang terdapat dalam kehidupan manusia, Penyimpangan-penyimpangan Tauhid, serta Monoteisme dan Koreksi Islam Atas Keyakinan Non- Tauhid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literatur research. Hasil dari penelitian ini yaitu ¸Jenis-jenis/ragam keyakinan dalam kehidupan manusia meliputi; Animisme, Dinamisme, Politeisme dan Ateisme. Penyimpangan-penyimpangan Tauhid dalam masyarakat meliputi; Tauhid Ar-Rububiyyah, Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Al-Asma Wa Ash-Shifat. Adapun Monoteisme adalah ajaran yang meyakini bahwa Tuhan itu Esa, Satu, Tunggal. Adapun koreksi islam terhadap keyakinan-keyakinan non tauhid yang meliputi; 1) Allah, Tuhan Yang Maha Esa. 2) Islam yang paling benar, 3) Al Qur'an adalah kitab terakhir, 4) Taurat dan Injil telah dihapus oleh Al-Qur'an, 5) Nabi Muhammad adalah Penutup Para Nabi
Postmodernisme Dalam Perspektif Islam Firdaus, Firdaus
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v6i1.3578

Abstract

Postmodernisme merupakan arus pemikiran yang muncul sebagai respons terhadap modernisme, menekankan pluralitas, relativitas kebenaran, serta kritik terhadap narasi besar yang dianggap hegemonik. Dalam konteks Islam, postmodernisme menghadirkan tantangan terkait otoritas wahyu, nilai-nilai absolut, serta respons umat Islam terhadap relativisme dan pluralitas pemikiran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, mengumpulkan data dari literatur utama dan sekunder, termasuk buku, artikel jurnal, dan penelitian akademik. Analisis dilakukan dengan menelaah konsep-konsep utama postmodernisme, seperti kritik terhadap universalitas kebenaran dan dominasi rasionalitas, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Islam, seperti tauhid, wahyu, dan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postmodernisme, dengan penolakannya terhadap kebenaran tunggal dan objektivitas mutlak, membuka ruang bagi kebebasan berpikir dan interpretasi yang lebih luas, namun juga membawa risiko relativisme yang dapat bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Dalam konteks media massa, postmodernisme berkontribusi pada fenomena hiperrealitas, di mana informasi dan citra yang disajikan sering kali lebih dominan daripada kenyataan, sehingga membentuk opini publik yang tidak selalu berbasis fakta. Islam, dengan keseimbangan antara rasionalitas dan wahyu, menawarkan pendekatan yang dapat merespons tantangan ini dengan mengedepankan integrasi antara ilmu, iman, dan amal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun postmodernisme dapat memberikan kontribusi bagi keterbukaan intelektual, diperlukan sikap kritis dan selektif dalam mengadopsi gagasannya agar tidak mengorbankan prinsip-prinsip fundamental Islam. Dengan demikian, postmodernisme dan Islam dapat dikaji secara konstruktif untuk memperkaya diskursus intelektual tanpa kehilangan esensi ajaran agama.

Page 1 of 1 | Total Record : 8