cover
Contact Name
Wisnu Catur Bayu Pati
Contact Email
psikologiumw@gmail.com
Phone
+6287872492742
Journal Mail Official
psikologiumw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H.Nasution. No. G 37 Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Janaloka
ISSN : 3025017x     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.54883/janaloka.v1i2.554
Jurnal Janaloka adalah jurnal dengan akses terbuka dan peer-review yang didedikasikan untuk menerbitkan penelitian baru di bidang psikologi dan kesehatan. Detail tentang fokus dan ruang lingkup kami dapat dilihat di sini. Jurnal Janaloka diterbitkan dua kali setahun yaitu Juli dan Desember serta menerima artikel penelitian terkini yang berpotensi memberikan kontribusi signifikan bagi eksplorasi dan pengembangan ilmu psikologi dan kesehatan. Artikel yang dikirimkan ke jurnal ini harus menampilkan desain studi yang dipikirkan dengan matang, analisis data yang sesuai, dan interpretasi.
Articles 15 Documents
Efektivitas Pelatihan Self Hypnosis Untuk Menurunkan Academic Burnout Pada Mahasiswa Azizaini Lathifah; Lisnawati Ruhaena; Wisnu Sri Hertinjung; Wisnu Catur Bayu Pati
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i1.290

Abstract

Menjadi mahasiswa Magister Psikologi Profesi merupakan tantangan tersendiri bagi setiap individu yang menjalaninya. Berbagai macam tuntutan dan tekanan yang dialami memunculkan masalah salah satunya academic burnout. Academic burnout merupakan perasaan lelah karena tuntutan belajar, menjauh dari tugas, dan merasa tidak kompeten. Banyaknya masalah academic burnout pada mahasiswa menjadi perhatian penting, sehingga perlu adanya tindakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu intervensi untuk menurunkan academic burnout yaitu pelatihan self hypnosis. Pelatihan self hypnosis bertujuan untuk memberikan keterampilan berupa praktik self hypnosis sehingga mahasiswa dapat merasa rileks, nyaman, dan dapat mengoptimalkan diri dalam menjalani perkuliahan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Magister Psikologi Profesi UMS yang memiliki tingkat academic burnout sedang dan tinggi. Subjek penelitian berjumlah 16 orang yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS). Uji hipotesis menggunakan analisis non-parametrik berupa Wilcoxon untuk membandingkan dua pengukuran dalam satu kelompok dan Mann Whitney U-Test untuk menguji perbedaan nilai berdasarkan kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil uji statistik Wilcoxon pretest dan postest kelompok eksperimen diperoleh nilai p=0.012 (p<0.05), nilai uji statistik Mann Whitney p=0.001 (p<0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan self hypnosis efektif untuk menurunkan academic burnout pada mahasiswa Magister Psikologi Profesi.
Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Tingkat Depresi Pada Penderita Kanker Payudara Sri Yuliatin; Nasrawati
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat depresi pada penderita kanker payudara. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat depresi setelah diberi perlakuan dengan terapi SEFT. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala BDI. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang penderita kanker payudara. Pelaksanaan terapi SEFT dilakukan dengan 3 teknik yang meliputi set-up, tune-in dan tapping. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan One Group Pretest and Posttest Design. Teknik analisis data menggunakan analisis Uji Paired Sample t-Test. Hasil analisis menunjukan bahwa Sig. 0,028 < 0,05. Artinya hipotesa diterima yang berarti ada perbedaan penurunan tingkat depresi sebelum dan setelah mendapatkan perlakuan terapi SEFT. Penurunan tingkat depresi terlihat dari penurunan hasil mean sebesar 5,00 setelah diberi perlakuan terapi SEFT, dimana sebelum mendapatkan perlakuan hasil mean sebesar 16,50 dengan perbedaan mean sebesar 11,50 yaitu selisih rata-rata depresi sebelum dan setelah diberi perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada penurunan tingkat depresi setelah pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT)
Peran Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Efikasi Diri Remaja Di Kota Kendari Muhammad Syukri Siradjuddin; Nendar Perdana Ramadhan; Zulaeni Esita
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i1.292

Abstract

Adanya dukungan sosial orang tua pada remaja seharusnya membuat diri remaja mampu merasa percaya diri dan meyakini bahwa dirinya mampu menghadapi setiap hal yang akan dihadapinya baik di masa saat ini maupun di masa depan, namun hasil di lapangan menunjukan bahwa beberapa remaja yang terjadi terlihat kurang percaya diri ketika mengambil sebuah keputusan ke depan. Dukungan sosial orangtua sendiri dapat diartikan sebagai segala bentuk bantuan seperti kasih sayang, penghargaan, integrasi sosial, ikatan yang dapat diandalkan, bimbingan, serta bantuan orang tua pada anak supaya anak merasa dihargai, dicintai serta mendapatkan manfaat secara emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari sejauh mana peranan dukungan orang tua terhadap efikasi diri remaja di kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan menggunakan teknik nonprobability sampling (convenience sampling) yang melibatkan subjek sebanyak 84 remaja dengan rentang umur 16-17 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala dukungan orang tua dan skala efikasi diri. Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan sosial orang tua tidak mempunyai peran terhadap efikasi diri yang dapatdilihat dari nilai signifikan 0.448 (p > 0.05).
Fear Of Missing Out (Sebuah Tinjauan Fenomenologi di Universitas Mandala Waluya Muhammad Syukri Siradjuddin; Eva Novitasari; Anggun Aura Pratiwi
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i1.293

Abstract

Perasaan takut dan cemas berlebihan yang dihasilkan dari fomo tidak seharusnya dialami oleh pengguna media sosial, karena pengguna media sosial sebelumnya hanya berfokus pada silaturahmi dan pencarian informasi tambahan tanpa melibatkan emosi yang dalam, namun adanya fomo ini menyebabkan individu berperilaku diatas batas wajar bahkan rela menghabiskan uang dan waktu hanya untuk mengikuti trend masa kini dan tidak ketinggalan informasi, bahkan mereka mengalami kepuasaan mood, dan hidup yang rendah dalam kehidupan nyata. Studi 1) untuk mengetahui sejauh mana subjek mengalami pengalaman fomo. Studi 2) mengetahui faktor apa yang menjadi pendorong subjek terjebak dalam fenomena fomo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatatif fenomenologi dengan mengunakan teknik purposive sampling, adapun kriteria subjek adalah mahasiswa universitas mandala waluya. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat membuat mahasiswa mengalami fomo, mahasiswa yang mengalami fomo terpengaruh dari factor lingkungan mereka
Tanggung Jawab Rumah Sakit Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan (Studi Kasus Di Rumah Sakit Kota Kendari) Andi Asri; Sunita Firdayana
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i1.294

Abstract

Rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien sangat dipengaruhi oleh tiga komponen yaitu kualitas pelayanan diberikan, siapa memberikan pelayanan dan konsumen (pasien) yang menerima dan menilai pelayanan. Tujuan penelitian ini untukmengetahui dan menjelaskan tanggung jawab rumah sakit dalam penyelenggaran pelayanan kesehatan. Penelitian dilaksanakan padatanggal 1 Januari hingga 20 Maret 2023 di Rumah Sakit Kota Kendari. Informan yang terpilih adalah pengelola rumah sakit, karyawan rumah sakit, petugas rumah sakit, pasien dan keluarga pasien. Hasil penelitian menemukan bahwa dokter dan karyawan memiliki tanggung jawab yang tinggi dan bijaksana dalam penyelenggaran pelayanan kesehatan di rumah sakit. Saran penelitian adalah menerapkan sanksi hukum atas kelalaian dalam menggunakan SOP dalam pelayanan di rumah sakit, membuat buku saku manual dan digital tentang SOP bagi dokter dan petugas kesehatan di rumah sakit.
Peran Pelatihan Regulasi Emosi pada Stress Kerja: Studi Eksperimen Pada PT X. Kartasura Rio Candra Pratama
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.554

Abstract

Kesehatan kerja merupakan tujuan ideal yang diharapkan oleh setiap karyawan. Kondisi ini dapat terjadi ketika sumber daya perusahaan dan kemampuan karyawan berada pada titik keseimbangan untuk dapat mengendalikan dan menghadapi segala tuntutan dan tekanan kerja yang dihadapi oleh karyawan. Tuntutan industri di era 4.0 membuat perusahaan bersaing untuk tetap kompetitif dan bertahan.Fenomena ini tidak dapat dihindari akan berdampak pada pekerjaan karyawan di dalamnya. Peningkatan beban kerja dan target belajar dapat menjadi faktor stres tinggi bagi karyawan dan menciptakan stres kerja. Kondisi ini sering terjadi pada industri di Indonesia, pada khususnya industry tekstil dan garmen yang merupakan industri dengan beban kerja yang tinggi dikarenakan tuntutan produksi yang terus menerus. Pelatihan regulasi emosi merupakan salah satu jenis intervensi psikologi untuk mengurangi Stres Pekerjaan. Keterampilan regulasi emosi dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan mengelola emosi. Kemampuan untuk mengatur emosi dapat mengurangi emosi negatif akibat pengalaman emosional dan meningkatkan kemampuan menghadapi faktor-faktor stres di tempat kerja yang akan datang. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan retensi karyawan terhadap faktor-faktor stres dan mempertahankan kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest dua kelompok. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan di PT X. di Kartasura. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probabilitas dengan purposive sampling, yang menggunakan skala sebagai alat pengumpulan data. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai P <0,05 yang menunjukkan pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap tingkat stres pekerjaan karyawan tekstil di PT. X.  
Dampak Muatan Lokal Schistosomiasis pada Anak Sekolah Terhadap Stunting Ahmad Erlan; Andi Asri; Armedy Ronny Hasugian
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.571

Abstract

Penyakit Schistosomiasis menginfeksi manusia di Indonesia disebabkan oleh cacing trematoda jenis Schistosoma japonicum dengan hospes perantara keong Oncomelania hupensis lindoensis. Schistosomiasis dapat bersifat kronis dan memperburuk kejadian malnutrisi sehingga dapat meningkatkan stunting pada anak usia sekolah. Tujuan penelitian untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa yang telah mendapatkan muatan lokal schistosomiasis dan bagaimana dampaknya terhadap stunting pada anak sekolah. Penelitian  dilakukan dengan mixed method yaitu pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dengan wawancara mendalam kepada informan kunci dan diskusi kelompok terarah. Memberikan materi pelajaran schistosomiasis kepada anak sekolah dengan mengukur tingkat pengetahuan siswa melalui pretest dan post-test. Berdasarkan analisis statistik ditemukan peningkatan yang signifikan dari pengetahuan siswa tentang schistosomiasis dengan nilai p-value<0,001  . Perlu dilanjutkan muatan lokal schistosomiasis agar anak sekolah tetap konsisten untuk mencegah penularan schistosomiasis.
Perilaku Muslimah Terhadap Penggunaan Kosmetik Halal dan Baik di Kota Kendari Andi Asri; Sunita Firdayana
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.572

Abstract

Kesinambungan proses produksi halal dijamin oleh produsen dengan cara menerapkan sistem jaminan halal. Kosmetika adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku,bibir dan organ genital bagian luar) atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan/atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kota Kendari, pada bulan Januari – April 2023. Penelitian ini meneliti tentang faktor perilaku konsumen muslimah Kota Kendari. Penelitian ini mengggunakan metode kualitatif. Penelitian dilakukan di kota Kendari terhadap 5 orang muslimah dan dilakukan pada 2 kosmetik dan kecantikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, persepsi, dan sikap serta religiusitas sebagai pembentuk perilaku konsumsi. Persepsi menjadi pembentuk perilaku konsumsi muslimah. Perlunya informasi dan edukasi mengenai kehalalan dan manfaat suatu produk khususnya kosmetik agar muslimah dapat menentukan produk yang halal dan layak dikonsumsi. Kesimpulan penelitian bahwa kecenderungan menilai suatu benda atau produk secara positif atau negative, membentuk attitude pada produk dan pelayanan sering menentukan akan dibeli atau tidak. Penggunaan kosmetika yang mengandung atau berasal dari bagian organisme manusia, hukumnya adalah haram, kecuali perubahan semua sifat-sifatnya. Disarankan kepada konsumen untuk membaca komposisi kosmetika sebelum membeli, dianjurkan untuk membeli yang natural.
Dinamika Psikologis Pada Remaja Yang Mengalami Fatherless Di Wilayah Pesisir Sulawesi Tenggara (Studi Fenomologi) sri yuliatin; Dian Mardi Yani; Jabbal Apriawal; Niskiyah Azisah; Ibnu Arobi
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan gambaran terkait dinamika psikologis remaja yang mengalami fatherless di wilayah pesisir sulawesi tenggara. Berbicara tentang  fatherless, akhir-akhir ini menjadi kajian yang menarik melihat fenomena fatherless ini muncul sebagai akibat dari peran ayah yang hilang dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Salah satunya karena peran gender tradisional yang masih melekat di masyarakat Indonesia. Faktanya, Indonesia menempati urutan ketiga di dunia sebagai negara dengan anak-anak tanpa ayah (fatherless country). Fatherless diartikan sebagai anak yang bertumbuh kembang tanpa kehadiran ayah, atau anak yang mempunyai ayah tapi ayahnya tidak berperan maksimal dalam proses tumbuh kembang anak. Hal ini terjadi pada beberapa remaja yang mengalami fatherless di wilayah pesisir sulawesi tenggara akibat kehilangan figur seorang ayah karena pekerjaan, perceraian, maupun kematian ayah. Kekosongan peran ayah disini adalah yang menjadi masalah utama, karena fatherless atau terpisahnya hubungan kedekatan ayah dengan anak, walaupun mereka bertempat tinggal yang sama, frekuensi pertemuan yang bersifat kuantitas maupun kualitas sangat jarang sekali, sehingga ayah tidak menjalankan peran penting dan keterlibatannya dalam pengasuhan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode interpretative phenomenological analysis (IPA). Responden penelitiannya adalah tiga remaja dengan rentang usia 13-18 tahun dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk menetapkan responden yang sesuai dengan kriteria penelitian yang didasarkan oleh tujuan tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga responden dalam penelitian memiliki kondisi yang hampir sama dalam menggambarkan sosok figur ayah yang diharapkan, Pengalaman ketiga subjek terkait dengan keterlibatan seorang ayah tersebut menimbulkan  perasaan marah, iri, kesepian dan kehilangan yang mendalam.
Konformitas Dan Kesadaran Hukum Terhadap Perilaku Minum Minuman Keras Pada Remaja di Kendari Beach Dian Mardi Yani
Jurnal Janaloka Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Janaloka
Publisher : Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/janaloka.v1i2.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan konformitas dan kesadaran hukum terhadap perilaku minum-minuman keras pada remaja di Kendari Beach, dan untuk mendeskripsikan perbedaan rata-rata perilaku minum-minuman keras antara kelompok peminum dan kelompok tidak peminum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analisis korelasi, dengan menggunakan skala konformitas, skala kesadaran hukum dan skala perilaku minum-minuman keras. Sampel penelitian adalah remaja yang kongkow di Kendari Beach, usia antara 13-21 tahun, berpendidikan minimal Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang tinggal bersama orang tua, rumah pondokan maupun di asrama, dan mengkonsumsi minuman keras 3 bulan terakhir. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dan analisis independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas dengan perilaku minum-minuman keras dengan nilai t = 4,934; terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kesadaran hukum dengan perilaku minum-minuman keras dengan nilai t = -4,897, dan berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai Freg = 70,368 dengan nilai p < 0,01 artinya ada hubungan yang signifikan antara konformitas dan kesadaran hukum dengan perilaku minum-minuman keras. Sedangkan dari hasil analisis uji t-test menunjukkan adanya perbedaan perilaku minum antara kelompok peminum dan tidak, dengan nilai mean kelompok peminum sebesar 40,09 lebih tinggi  dari kelompok tidak minum sebesar 23,82.  

Page 1 of 2 | Total Record : 15