cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,069 Documents
Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Pondok Pesantren Darussaam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Afifurrohman; Alim Mujahidin; Feri Wage Andriawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.906

Abstract

Manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan agar bermutu, diperlukan penataan dan peningkatan sumber daya manusia yang profesional. Sumber daya manusia yang profesional di lembaga pendidikan  akan menentukan berhasil atau tidak  pengembangan dan peningkatan mutunya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan mutu pendidikan melalui manajen sumber daya manusia di Pondok pesantren Blokagung Tegalsari banyuwangi.  Adapaun untuk jenis dan pendekatan pada penelitan ini adalah  menggunakan penelitian field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data pada penelitan  ini adalah dengan menggunakan model Interview, wawancara, dan observasi. Teknik pengolahan data menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini, bahwasannya manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan mutu pedidikan di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung meliputi : 1) perencanaan, 2)pengorganisasian, 3) pengontrolan atau pengendalian, 4) pengadaan, 5) analisis pekerjaan, 6) rekrutmen, 7) seleksi, 8) pengenbangan dan evaluasi, 9) kompensasi, 10) pemberhentian.
Manajemen Mutu Dalam Pendidikan Islam Yurda Bakhtiar; puput sugiana putri; Silma Humairoh
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.907

Abstract

Abstrak Manajemen mutu dapat diartikan sebagai metodelogi perbaikan terus, menerus yang dapat memberikan alat praktis untuk memenuhi kebutuhan,, keinginan dan harapan konsumen, terkini dan masa depan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui manajemen mutu perspektifislam, karena manajemen adalah sebuah proses yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu yang memerlukan suatu perencanaan, pemikiran, pengaturan dan pengarahan agar dapat berjalan dengan baik serta memerlukan penggabungan seluruh potensi yang ada secara efektif dan efisien. Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah Library Research atau metode penelitian kepustakaan. Metode penelitian kepustakaan ialah kegiata penelitian yang dilakukan menggunakan cara mengumpulkan informasi serta data dengan bantuan berbagai macam material yang terdapat di perpustakaan seperti buku, hasil penelitian sebelumnya yang sejenis, artikel, catatan serta berbagai jurnal yang berkaitan dengan masalah yang ingin dipecahkan. Manajemen merupakan ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efesiensi untuk mencapai tujuan tertentu Manajemen Mutu Dalam Perspektif Islam Manajemen mutu mempunyai relasi yang sangat kuat dengan apa yang diajarkan Islam di dalam Alquran dan hadits. Proses yang bermutu dapat dilakukan apabila sumber daya manusia bekerja secara optimal, mempunyai komitmen dan istiqomah dalam pekerjaannya.   Kata Kunci : Manajemen, Mutu, Pendidikan Islam
Pentingnya Kepemimpinan Dalam Implementasi Manajemen Mutu Terpadu Nur Mu’alina; Muhammad Husain; Rizqi Nur Faizin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.909

Abstract

Leadership plays an important role in the success of an educational institution. Leadership is based on the nature of a person who is able to influence other people to achieve common goals. The quality of education always refers to the specifications of educational services that are in accordance with the objectives or benefits of the education itself. The purpose of this research is to determine the importance of leadership in improving the quality of education in Indonesia. The method used by researchers is literature study from various journals. The results of the research are facts regarding the importance of team leadership in the successful implementation of total quality management.
STRATEGI PELAKSANAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU EKSTERNAL  DI SMA IBRAHIMY WONSGOREJO Ainur Rohman; Nurfathatul Alfina; Ahmad Fauzan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.922

Abstract

Lembaga pendidikan SMA Ibrahimy Wongsorejo memberikan landasan bagi pembentukan dan pelatihan generasi yang kompeten dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Generasi yang berkualitas harus menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. Sebagai lembaga yang dinamis, pendidikan harus selalu melakukan perubahan mencapai tujuan. Saat ini, hal yang paling penting dalam dunia pendidikan adalah rendahnya kualitas pendidikan di berbagai jenis dan jenjang pendidikan.Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan metode penelitian observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini mencakup kepala sekolah dan guru SMA Ibrahimy Wongsorejo. Teknik analisis data yang diterapkan melibatkan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Lembaga pendidikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, berupaya untuk berkoordinasi serta bekerja sama dengan tim penjamin mutu pendidikan di Lembaga tersebut. Suatu sistem penjaminan mutu dapat berjalan dengan baik pada suatu lembaga pendidikan apabila terdapat unsur penjaminan mutu dalam pengelolaannya. Berdasarkan pengelolaan SMA Ibrahimy Wongsorejo telah berhasil membuktikan bahwa peningkatan mutu pendidikan memerlukan strategi yang kokoh dan konsisten. Melalui pembentukan tim penjaminan mutu, lembaga ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menjaga dan meningkatkan standar kualitas pendidikan. Menggambarkan dedikasi tim penjaminan mutu dan kerjasama yang positif. Keberhasilan ini meneguhkan peran penting tim penjaminan mutu dalam mengkoordinasi, mengevaluasi dan meningkatkan proses pendidikan di SMA Ibrahimy Wongsorejo.
Dampak Pemerolehan Bahasa Anak Dalam Berbicara Terhadap Peran Lingkungan Keluarga Niken Nurrohmawati; Melinda Rismawati; Selvi Andari; Muhardilla Fauziah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemerolehan Bahasa anak dalam berbicara terhadap peran lingkungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode penelitian kualitatif. Teknik analisis data menggunakan kualitatif library research. Lingkungan sangat berdampak terhadap Bahasa anak dalam berbicara. Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dalam pemerolehan Bahasa anak. Karena dalam lingkungan rutinitas anak dapat berjalan dengan baik tanpa kesulitan dalam berinteraksi dilingkungan sosial dan proses pemerolehan bahasa juga dimulai dari lingkungan, baik lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Rangasangan yang diterima secara perlahan akan mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Rangsangan orang tua terdekatnya kan di proses oleh anak sehingga menjadikan anak itu matang dalam pola pikir, pola, dan pola tutur. Orang tua perlu memahami Langkah-langkah perkembangan bahasa pada anak untuk dapat memberikan stimulus pada tahap perkembangan yang sesuai dengan usianya. Perkembangan bahasa merupakan salah satu indikator perkembangan koknitif seorang anak, hal ini berkaitan dengan keberhasilan atau keterlambatan dalam berpikir dan berkomunikasi. Seorang anak yang dikatakan lambat dalam berbicara dapat mempengaruhi kemampuan koneksi dalam kehidupan sehari-hari secara pribadi atau lingkungan sosial, yaitu untuk mendapatkan kesulitan belajar, bersosialisasi dan aktivitas kerja lainnya ketika dewasa nanti.  
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap  Perkembangan Akusisi Bahasa Alami di Masa Kanak-Kanak Awal Sofi Chairunnisa; rissa, Rissa Nadia Putri; popy, Popy Aprilia; muhardilah, Muhardilah Fauziah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.928

Abstract

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pembelajaran bahasa anak yaitu; orang tua, lingkungan, teman sebaya dan aktivitas sosial. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis kemampuan berbahasa anak usia 2 tahun 5 bulan ditinjau dari sintaksis dan pembentukan  kalimat. Menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan teknik analisis data penelitian ini menggunakan metode ekuivalen komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  anak usia 2 tahun 5 bulan memperoleh bahasa berupa kalimat deklaratif yang digunakan untuk menyampaikan berita faktual tentang lingkungan keluarga. Jenis kalimat diungkapkan dalam bentuk penjelasan kepada lawan bicaranya. Variasi pola kalimatnya banyak dan ada pula bahasa fungsional yang diungkapkan tanpa rumusan yang jelas. Artinya perkembangan bahasa pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh lingkungannya, terutama lingkungan keluarga dan kerabat terdekat yaitu. orang tua dan saudara kandung, serta dukungan  bahasa.
Pengaruh Pola Asuh Terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Dian Nur Aini; Insania Tyas Ningrum; Fitrianti; Muhardila Fauziah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.929

Abstract

Pola asuh orang tua sangatlah penting dalam masa tumbuh kembang seorang anak baik itu dari segi fisik maupun segi pemerolehan bahasanya. Anak yang diasuh oleh orang tua lengkap akan berbeda dengan anak yang diasuh oleh orang tua tunggal (single dad atau single mom). Latar belakang penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pola asuh yang diberikan ibu Suharti (single parent) kepada anaknya yang bernama Naura. Jenis metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui teknik wawancara. Untuk analisis data yang digunakan adalah pencatatan data, reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan. Adapun hasil yang didapatkan yaitu mengenai pola asuh Bu Suharti terhadap anaknya Naura. Kemudian terdapat pemerolehan bahasa Naura di usianya yang menginjak 7 tahun. Dampak yang ditimbulkan dari pola asuh yang diterapkan oleh single parent akan berpengaruh pada perkembangan anak.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PAI KELAS XI DI SMAN 1 PANTI KABUPATEN PASAMAN Sermila , Sermila; Charles , Charles
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.932

Abstract

Karya ilmiah yang berbentuk skripsi yang berjudul “Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Pembelajaran PAI Kelas XI di SMA N 1 Panti Kabupaten Pasaman” yang disusun oleh Sermila Nim. 2117143, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang dalam penelitian ini ialah dengan melihat berbagai perbedaan yang ada di Indonesia, terutama di SMA N Panti Kabupaten Pasaman yang terdiri dari beberapa suku, bahasa, etnis, ekonomi, sosial, budaya dan lainnya, maka moderasi beragama sangat dikedepankan. Moderasi beragama merupakan suatu metode beragama yang mengedepankan jalan tengah dengan tujuan untuk kesalarasan antar umat beragama yaitu dengan tidak adanya keekstreman atau berlebihan dalam menjalankan agama. Apabila moderasi beragama dilibatkan dalam sekolah, maka yang terpenting adalah bagaimana kurikulumnya mengaturkan agar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Maka perlu diperhatikan kurikulum yang digunakan pendidik dalam pembelajaran. Pada penulisan skripsi ini, penulis menggunakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis ialah observasi, wawancara serta dokumentasi. Dalam hal pengumpulan data pada skripsi ini yang menjadi informan kuncinya ialah guru Pendidikan Agama Islam kelas XI dan informan pendukung dalam pengumpulan data ini ialah murid kelas XI SAMA N 1 Panti Kabupaten Pasaman itu sendiri. Berdasarkan Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk menentukan Kompetensi Dasar dalam pengembangan kurikulum maka digunakan Kompetensi dan ruang lingkup kompetensi. Kompetetnsi yang termasuk komprehensif mencakup tiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Tingkat Kompetensi dan ruang lingkup materi diterapkan untuk setiap muatan yang diatur dalam Pasal 771 ayat (1), Pasal 77C ayat (1), dan 77K ayat (2), ayat (4), ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintahan Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan bahwa terdapat muatan pendidikan agama yang tercover didalamnya agama yang ada di Indonesia, serta muatan lainnya tanpa ada perbedaan sedikitpun. Dengan ini, dalam hal moderasi beragama sangat fundamental. Dalam hal keadilan peserta didik yang non muslim dibolehkan untuk tidak memakai jilbab, bukan hanya peserta didik saja yang tidak memakai jilbab, akan tetapi dari pihak pendidik yang non muslim juga dipekenankan tidak memakai jilbab, begitu juga dengan karakteristik moderasi beragama lainnya misalkan dalam proses pembelajaran PAI, maka peserta didik yang non muslim diberikan hak untuk keluar atau tetap di kelas dengan ketentuan tersendiri yang diberikan oleh pihak sekolah.
PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN KRISTEN BAGI ANAK USIA DINI Refni fajar Wati Zega; Philipus Sunardi; Lily Peggy Kawatu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.935

Abstract

A profession is a job based on being an educator in a particular field of expertise who, after being trained first, will become a professional educator who is an expert in his field and is able to master and strive to provide the latest and other innovations that are good for the community. There are many problems faced by an educator in conveying learning to students, in this case, young children. First, you have to determine the teaching techniques that will be taught and you have to understand how early childhood development and growth occurs. This certainly introduces a learning approach process that is relevant for early childhood, not just theory but also a teacher's tendency to emphasize knowledge and skills both in learning theory and in forming the character of early childhood as well as providing stimulation and encouraging students to grow spiritually and knowledge simultaneously.
Tinjauan Konseling Pastoral Terhadap Dinamika Pernikahan: Perspektif Teologis dalam Membangun Hubungan Harmonis Lily Peggy Kawatu; Eddy Simanjuntak; Herman Pakiding; Juan Carlos
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.943

Abstract

Marriage is the union of two individuals in a sacred life together, but is often tested by various challenges. Pastoral counseling is a solution to help couples overcome problems and build a harmonious relationship. A theological perspective provides a strong spiritual and moral foundation in forming a healthy marital relationship. It views marriage as a spiritual calling, where partners are united by God to complement each other on a spiritual journey. The moral foundation of religious teachings becomes a guide in resolving conflicts and making constructive decisions. Prayer is a means of communication with God, providing guidance and strength in facing problems. Forgiveness and unconditional love are important values taught by religion, helping couples navigate conflict wisely. Pastoral counseling with a theological approach helps couples overcome marital dynamics by strengthening their relationship in accordance with the principles of religious teachings.

Page 15 of 107 | Total Record : 1069