cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,068 Documents
EDUKASI LITERASI ANTIKORUPSI MELALUI PENDEKATAN SOSIALISASI DI SMPN 8 PEKANBARU Fannysya Ochtaliza; Joice Dwi Ananda; Isnania Nurfazhila; Ilham Hudi; Taradisa Candra; Nindya Rafa Putri; Putri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3790

Abstract

Korupsi merupakan masalah besar yang dapat merusak integritas sosial dan menghambat kemajuan ekonomi. Salah satu cara untuk mencegah korupsi adalah dengan membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya nilai-nilai integritas dan antikorupsi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan metode pemberdayaan melalui edukasi antikorupsi di lingkungan sekolah. Program pengabdian ini melibatkan siswa-siswi di beberapa sekolah menengah untuk memberikan pemahaman tentang bahaya korupsi dan pentingnya penerapan prinsip kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan yang dilakukan meliputi, diskusi interaktif, serta penyuluhan melalui media edukatif yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa sebagai agen perubahan dalam pencegahan korupsi. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak korupsi dan pentingnya peran mereka dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, nilai-nilai antikorupsi dapat tertanam pada generasi muda, sehingga mereka dapat menjadi pelopor dalam upaya pemberantasan korupsi di masa depan.
Pendidikan Anti-Korupsi sebagai Fondasi Membangun Budaya Integritas di Sekolah Maylisa Trisasabhilla; Laila Tri Ramadhani; Ilham Hudi; Muti’ah Safiqah; Raisha Nabila Zefron; Talitha Nasywa Prasanti; Diva Ar Raudah; Hairunnisa Fitri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3792

Abstract

Korupsi merupakan masalah serius yang menghambat kemajuan Indonesia dan merusak struktur sosial. Untuk mencegah korupsi, pembentukan karakter dan integritas sejak dini sangat penting, melampaui sekadar penegakan hukum. Sekolah memiliki peran krusial dalam mendidik generasi muda agar jujur dan menyadari bahaya korupsi, dengan mengintegrasikan nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial ke dalam kurikulum. Oleh karena itu, pendidikan anti-korupsi harus menjadi bagian integral dari program pendidikan nasional. Pemerintah dan pihak terkait perlu meningkatkan pendidikan ini dengan melatih guru dan menyediakan materi yang sesuai untuk siswa. Penjaga kantin dan petugas keamanan juga harus dilibatkan dalam pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menekankan pentingnya pendidikan anti-korupsi sebagai fondasi budaya integritas di sekolah-sekolah Indonesia dengan menggunakan metode literatur dari 20 jurnal dari 2017 hingga 2024. Metode penelitian menggunakan literatur yang melibatkan penelaahan sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pendidikan anti-korupsi sangat diperlukan, banyak sekolah yang belum menerapkannya.
PERBANDINGAN REELS DAN STORIES DALAM MEMILIH FORMAT KONTEN YANG EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN DI INSTAGRAM Hamdani; Andi Azhar, Andi Azhar
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3798

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi memberikan dampak signifikan pada perilaku manusia, termasuk dalam penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran. Instagram, dengan fitur Reels dan Stories, menjadi platform dominan yang mendukung strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Reels dan Stories dalam meningkatkan keterlibatan audiens dan mendukung tujuan pemasaran di Instagram. Pendekatan yang digunakan adalah explanatory research dengan sampel 100 pengguna Instagram di Kota Bengkulu, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25.0 melalui uji korelasi, regresi, dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan Reels memiliki pengaruh signifikan dalam menjangkau audiens baru dan meningkatkan brand awareness, sedangkan Stories efektif untuk membangun interaksi dan loyalitas audiens. Kombinasi penggunaan keduanya menghasilkan efektivitas pemasaran yang lebih optimal. Penelitian ini menyarankan integrasi strategis Reels dan Stories untuk mencapai hasil pemasaran yang lebih maksimal di Instagram.
Desain Ekstrakurikuler PAI di SMP/MTs Sederajat Anton Anton; Aldi Nurmansyah; Azka Zain Muhaimin Al Anwari; Muhamad Fajar Sidik; Najieb Fathurahman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3802

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMP/MTs memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas siswa. Salah satu cara untuk mengoptimalkan tujuan pendidikan agama adalah melalui desain kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain ekstrakurikuler PAI di SMP/MTs sederajat, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap perkembangan karakter siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur yang relevan mengenai ekstrakurikuler PAI, pengaruhnya terhadap siswa, serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam implementasinya. Metode analisis yang digunakan adalah kualitatif, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber berupa buku, artikel, dan penelitian terdahulu yang terkait dengan desain dan implementasi ekstrakurikuler PAI. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa desain ekstrakurikuler PAI yang efektif harus mempertimbangkan aspek-aspek kreativitas, keberagaman kegiatan, dan keterlibatan aktif siswa. Kegiatan yang berbasis pada nilai-nilai Islam, seperti tadarus Al-Qur'an, pelatihan kepemimpinan Islami, dan kegiatan sosial berbasis agama, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman agama dan membentuk karakter siswa. Namun, tantangan yang dihadapi adalah rendahnya partisipasi siswa, kurangnya variasi kegiatan, serta terbatasnya sumber daya dan kualitas pembimbing. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas desain ekstrakurikuler PAI, diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat serta inovasi dalam penyelenggaraan kegiatan yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.
EKSTRAKULIKULER TARI DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK MI ITTAQU SURABAYA Wedar Putri Solehati; As Dewi Aman Meker; Hanik Yuni Alfia; Eli Masnawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3804

Abstract

Kegiatan tari memainkan peran besar dalam pembentukan karakter karena memiliki kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter siswa, memberikan kesempatan untuk belajar keterampilan baru dan keterampilan berorganisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari dalam mengembangkan sikap percaya diri dan tanggung jawab peserta didik di MI Ittaqu Surabaya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang melibatkan kepala sekolah, pendidik, dan peserta didik. Metode pembelajaran yang diterapkan meliputi pelatihan pembimbing, tutor sebaya, praktikum, dan pementasan. Pelatihan pembimbing dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kompetensi. Metode tutor sebaya melibatkan peserta didik yang lebih mahir dalam membantu teman sebayanya. Praktikum dilakukan secara rutin untuk mengasah keterampilan motorik dan kreativitas. Pementasan menjadi puncak pembelajaran, di mana peserta didik menunjukkan hasil belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari, peserta didik mengalami peningkatan dalam melatih kepercayaan diri dan kemampuan berekspresi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik yang positif.
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SETINGKAT MENENGAH PERTAMA Roudlotul Jannah; Didit Darmawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3807

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengkaji disiplin belajar mempengaruhi hasil belajar siswa dalam pendidikan Agama Islam. Disiplin belajar merupakan unsur krusial dalam proses pendidikan yang meliputi keteraturan, ketekunan, dan kepatuhan terhadap peraturan belajar. Dalam ranah pendidikan agama, penguasaan disiplin sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Temuan dari analisis data menunjukkan bahwa disiplin belajar sangat mempengaruhi hasil belajar PAI. Siswa yang memiliki disiplin belajar yang kuat umumnya memperoleh hasil belajar yang lebih unggul dibandingkan dengan siswa yang memiliki disiplin belajar lemah. Selain itu, unsur lain seperti lingkungan belajar di rumah dan bantuan pendidik juga mempengaruhi hubungan antara disiplin belajar dengan hasil pendidikan. Kajian ini menyoroti bahwa penerapan disiplin belajar yang kuat, disertai metode pengajaran yang efektif dan lingkungan yang mendukung, dapat sangat meningkatkan hasil Pendidikan Agama Islam.
Sejarah Alat Musik Bansi dalam Minangkabau sebagai Media Guna-Guna Varhan Hafiwendri; Muhammad Zulfahmi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3810

Abstract

Bansi termasuk dalam salah satu alat musik tradisional dari Minangkabau yang tidak hanya berperan sebagai instrumen seni tetapi juga mempunyai sisi magis yang tidak umum dibahas dalam literatur umum. Artikel ini akan menelusuri sejarah bansi, terutama kaitannya sebagai media untuk guna-guna atau ritual spiritual pada zaman dahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bansi memiliki peran simbolis yang mendalam dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai alat komunikasi dengan dunia gaib. Pembahasan mengungkapkan bahwa penggunaan bansi dalam konteks spiritual sering kali terkait dengan nilai-nilai adat dan kepercayaan lokal, seperti pemanggilan roh atau penyembuhan tradisional. Penemuan ini memperlihatkan bagaimana alat musik tradisional seperti bansi bukan sekadar alat seni, tetapi juga medium yang mencerminkan dinamika budaya dan spiritual masyarakat Minangkabau.
Penyajian Dikie Rabano dalam Acara Perkawinandi Kanagarian Bukik Batabuah Kecamatan CanduangKabupaten Agam Giffary, Muhammad; Wahyu Gunawan
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3811

Abstract

Kesenian Dikie Rabano merupakan salah satu dari sekian banyak kesenian tradisional yang ada di Kanagarian Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kembali hal-hal yang terdapat dalam kesenian Dikie Rabano, seperti fungsi dan bentuk penyajian dalam sebuah upacara pernikahan. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data dan informasi menggunakan metode kualitatif yang disertai dengan beberapa teknik seperti pengumpulan data, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi sebagai alat bukti dalam melakukan penelitian. Dalam kesenian Dikie Rabano terdapat fungsi bagi masyarakat Kanagarian Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, yaitu sebagai sarana upacara dan ritual, sebagai sarana hiburan, dan sebagai sarana tontonan. Kesenian Dikie Rabano juga memiliki bentuk penyajian, yaitu terdapat beberapa unsur, antara lain lokasi penelitian kesenian Dikie Rabano, kostum pemain Dikie Rabano, pemain Dikie Rabano, instrumen/alat, repertoar/lagu, dan masyarakat yang terlibat dalam penyajian kesenian Dikie Rabano
UPAYA MELESTARIKAN BATIK KEPADA ANAK-ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) NON-REGULER DALAM RANGKA MENINGKATKAN NASIONALISME DAN CINTA TANAH AIR Niswa Indirajati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3836

Abstract

Ketidakmerataan akses pendidikan menjadi tantangan utama yang dihadapi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, terutama bagi mereka yang tidak memiliki dokumen sah. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan ekonomi dan kurangnya pencatatan sipil yang menghalangi mereka untuk mengakses pendidikan formal maupun layanan sosial. Untuk mengatasi permasalahan ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur bekerjasama dengan perguruan tinggi Indonesia melalui program KKN (Kuliah Kerja Nyata) serta Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan meluncurkan Proyek Kemanusiaan dalam program Kampus Merdeka. Program Proyek Kemanusiaan Kampus Merdeka di Sanggar Bimbingan Mu’allim dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik dan identitas budaya anak PMI melalui kegiatan kreatif, seperti pembuatan tas batik celup. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program ini berhasil memperkuat rasa nasionalisme, pemahaman budaya Indonesia, dan keterampilan seni anak PMI. Pendekatan ini efektif mengintegrasikan aspek akademik, budaya, dan karakter dalam lingkungan multikultural.
INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN DAN AGAMA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Faiz Fikri Alfahmi; Siti Aisah; Siti Maysaroh; Selvi Edilah; Robiatul Adawiyah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3838

Abstract

Menurut Zakian Daradjat, tujuan utama pendidikan Islam adalah menciptakan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah. Kendala yang dihadapi antara lain adalah adanya pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum serta ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Dengan memadukan ilmu pengetahuan dengan agama dan menggunakan gagasan "Islamisasi ilmu pengetahuan", penelitian ini berupaya untuk menciptakan generasi manusia yang cerdas dan bermoral. Metodologi penelitian ini memadukan kajian deskriptif terhadap literatur yang relevan dengan pendekatan kualitatif. Kajian pustaka dari berbagai sumber terkait digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, tujuan memadukan ilmu pengetahuan dan agama adalah untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan Islami. Gagasan "Islamisasi ilmu pengetahuan" bertujuan untuk menyelaraskan ilmu pengetahuan kontemporer dengan prinsip-prinsip Islam. Penting untuk mengimplementasikan keterkaitan antara sains dan agama di lembaga pendidikan melalui model, kurikulum, dan desain pembelajaran. Peningkatan kualitas instruktur, peningkatan sinkronisasi, dan penyesuaian kurikulum dapat membantu mengatasi kendala seperti pemahaman, kemajuan teknologi, dan perbedaan pendapat. Untuk menciptakan generasi yang cerdas, bermoral, dan memiliki perspektif integratif tentang agama dan sains, maka integrasi sains dan agama di sekolah dapat dilakukan.

Page 49 of 107 | Total Record : 1068