cover
Contact Name
Zetty Azizatun Ni’mah
Contact Email
revormamansakk@gmail.com
Phone
+62354-685322
Journal Mail Official
revormamansakk@gmail.com
Editorial Address
Official Address: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Kediri - Jl. Sunan Ampel, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64129
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
ISSN : 28086880     EISSN : 28084217     DOI : https://doi.org/10.62825/revorma
Jurnal Revorma merupakan jurnal pendidikan dan pemikiran yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari – Desember). Revorma merupakan artikel hasil penelitian dalam bentuk penelitian pengembangan, kualitatif, kuantitatif, studi literatur, aplikasi teori, dan studi analisis kritis dalam bidang pendidikan. Artikel menganalisis isu-isu terkini, masalah, kebijakan, dan praktik, serta menawarkan kebaruan dan implikasi praktis dalam pengembangan pendidikan. Kami mengundang para peneliti, cendekiawan, akademisi, dan mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dijurnal kami.
Articles 61 Documents
Transformasi Pembelajaran Sejarah dengan Deep Learning Berbasis Digital untuk Gen Z Fatmawati, Ira
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.140

Abstract

Saat ini siswa sekolah sebagian besar tediri dari Anak-anak Gen Z yang tumbuh di era digital. Gen Z memiliki karakteristik unik seperti kecepatan adaptasi terhadap teknologi, ketergantungan pada media digital, dan preferensi terhadap pembelajaran yang interaktif. Kebijakan Pemerintah menerapkan pembelajaran mendalam (Deep Learning) untuk memberikan pengalaman belajar dan penciptaan lingkungan pembelajaran yang mendukung pemahaman peserta didik yang menstimulasi keterampilan berpikir tingkat tinggi dan mengaplikasi pengetahuannya dalam berbagai konteks dunia nyata. Tulisan ini berupaya menjawab bagaimana upaya untuk mengintegrasikan pembelajaran sejarah dengan deep learning berbasis digital untuk Gen Z. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi.Waktu dan tempat fleksibel sesuai kebutuhan penelititeknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, pembacaan, pencatatan, dan pengorganisasian literatur yang relevan, sedangkan teknik analisis data mencakup analisis isi, analisis kritis, dan sintesis informasi. Selama ini sejarah dianggap kurang  relevan dengan kebutuhan praktis masa depan, padahal pelajaran ini sangat penting dalam pembentukan karakter dan identitas bangsa. Guru sejarah perlu melakukan inovasi agar meningkatkan minat dan motivasi siswa dengan Pembelajaran Mendalam (deep Learning) dalam konteks pendidikan abad 21 yang menekankan pada penciptaan suasana dan proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan yang sejalan dengan karakteristik Gen Z. Integrasi deep learning dalam pembelajaran sejarah menggunakan strategi dan metode pendekatan yang sesuai dengan teknologi informasi menjadikan  materi sejarah lebih kontekstual dan hidup pada masa kini. Keberadaan guru sejarah sebagai fasilitator transformasi digital sejalan dengan peran guru sebagai aktivator, pembangun budaya, dan kolaborator sekaligus membangun pengetahuan dan keterampilan digital. Penerapan deep learning dengan digitalisasi dapat terhambatan oleh keterbatasan teknis, pedagogis dan kultural. Saran untuk mengatasi hal tersebut dapat diatasi dengan adanya ekosistem pembelajaran yang mendukung.
Strategi Sekolah dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Ridwanulloh, M. Ubaidillah; Kusuma, Diana Ayu
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.141

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menjelaskan strategi kepala sekolah dalam membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan RA Baitur Rohim sehingga berhasil menghasilkan prestasi. Pada era modern ini telah banyak lembaga pendidikan baru yang muncul dan menawarkan layanan pendidikan yang terbaik. Lembaga pendidikan telah banyak melakukan inovasi pendidikan dengan memanfaatkan kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dan perkembangan teknologi tidak terkecuali lembaga pendidikan anak usia dini. RA Baitur Rohim merupakan lembaga baru pada tingkat pendidikan anak usia dini yang telah berkembang menjadi lembaga pendidikan berkualitas dan diminati masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informannya ialah kepala sekolah RA Baitur Rohim, guru, orang tua dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian yang diperoleh ialah strategi kepala RA Baitur Rohim dalam membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan ialah melalui Kerjasama denga berbagai pihak, memenuhi dan melengkapi fasilitas yang diperlukan, meningkatkan kualitas SDM, mendesain kurikulum dan metode pembelajaran. Hasil dari strategi yang diterapkan kepala sekolah berimplikasi positif dengan meningkatnya jumlah peserta didik dari tahun ke tahun, menghasilkan prestasi belajar dalam ajang perlombaan, perkembangan karakter anak usia dini yang baik sesuai ajaran agama dan norma masyarakat, serta menjadi tujuan utama masyarakat sekitar dalam menyekolahkan anaknya.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Lingkaran di Kelas VIII SMP Swasta Free Methodist-1 Medan Betesda Lumban Gaol; Tutiarny Naibaho; Rani F Sinaga
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi lingkaran di kelas VIII SMP Swasta Free Methodist-1 Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Free Methodist-1 Medan yang terdiri dari 4 kelas dan sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII- 4 yang diambil dengan menggunakan simple random sampling sebanyak 25 siswa. Analisis data dilakukan dengan mencari rata-rata dan simpangan baku yang diukur dengan distibusi frekuensi kemampuan berpikir kreatif siswa. Diperoleh sebanyak 5 siswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif yang tinggi sebesar 20%, 11 siswa memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif yang sedang sebesar 44%, 7 siswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif yang rendah sebesar 28%, dan 2 siswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif yang sangat rendah sebesar 8%.
Analisis Perspektif Mahasiswa Terhadap Pembelajaran PAI Berbasis AI InVideo Maslahah, Hanum Mir'atul; Fachrezi, Moh Vinsyah; Zain, Iva Lativatul
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.127

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menganalisis perspektif mahasiswa terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis AI melalui aplikasi InVideo. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis AI InVideo meningkatkan daya tarik, imajinasi, dan efektivitas pembelajaran. Mahasiswa menyatakan bahwa video yang dihasilkan lebih menarik, interaktif, dan cocok untuk semua jenjang pendidikan. Namun, kekurangan dalam memastikan keaslian sumber materi serta biaya fitur premium menjadi tantangan. Oleh karena itu, pendampingan dan validasi sumber informasi diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi ini.
The Effect of Quizizz as a Formative Evaluation Tool in History Learning: A Study on Students at MAN 2 Kota Malang Aji Saputra, Mochammad Ronaldy; Jazuli, Moch
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.145

Abstract

Rapid technological developments and demands for more interesting and interactive learning methods. Quizizz, as one of the popular quiz-based applications, is considered to have the potential to increase student learning motivation and provide teachers with fast feedback. This study aims to measure the effectiveness of using the Quizizz application as a formative evaluation tool for history learning students at MAN 2 Kota Malang. The research method employed is a mixed-methods approach with an explanatory design. Quantitative data were collected through quasi-experiments with a post-test-only control group design. Then, qualitative data were collected by conducting in-depth interviews with students and teachers to understand more deeply the factors that influence the effectiveness of Quizizz. The results of the study indicate that Several questions need to be fixed to match the objectives of measuring HOTS abilities. Quizizz media meets very good quality, namely 100% in the aspects of (1) objectivity, (2) practicality, (3) adaptability, and (4) interest. Quizizz media has been proven effective in increasing student learning motivation, both internally and externally. With an average score of 88 in the experimental group and a significance value of 0.000 in the t-test. Quizizz provides an interesting, interactive, and more motivating evaluation experience than conventional methods, making it an effective alternative for teachers in implementing formative evaluations to increase student learning motivation.
Tirakat Perempuan: Pendidikan Masyarakat Multidimensi di Rumah Mujahadah Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Jombang Marátul Hamidah, Ani; Mayaningsih, Afifah
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.149

Abstract

Tirakat merupakan salah satu bentuk praktik spiritual khas pesantren yang mengandung nilai-nilai pendidikan masyarakat, terutama bagi perempuan. Penelitian ini mengkaji aktivitas tirakat perempuan di Majlis Rumah Mujâhadah Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Jombang dalam dimensi spiritual, sosial, dan kultural. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui analisis interaktif dengan validasi triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Mujâhadah yang diprakarsai Nyai Muhassonah menjadi ruang pendidikan masyarakat, di mana para ibu jam’iyyah menjalani tirakat melalui zikir dan sedekah. Praktik tirakat ini mampu membentuk kesadaran ruhani, menguatkan kontrol diri, dan memperdalam kedekatan kepada Tuhan. Secara sosial, kegiatan ini mempererat silaturahmi, menumbuhkan solidaritas, serta memperkuat jaringan perempuan pesantren. Sementara itu, secara kultural, tradisi ini melestarikan amalan khas pesantren seperti pembacaan Ratib al-‘Atthas dan ijazahan wirid/zikir. Tirakat perempuan di Rumah Mujâhadah merupakan wujud nyata pendidikan masyarakat yang tidak hanya membina aspek spiritual, tetapi juga memperkuat relasi sosial dan menjaga tradisi pesantren.
Potensi Pembelajaran Sejarah dalam Menumbuhkan Growth Mindset Peserta Didik Dha Widhi Witir
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.150

Abstract

Pembelajaran sejarah bukan hanya memiliki fungsi untuk mengenalkan peristiwa masa lalu, tetapi juga membentuk karakter dan pola pikir peserta didik. Salah satu bentuknya adalah menumbuhkan growth mindset yang merupakan keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat berkembang melalui usaha, proses belajar, dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pembelajaran sejarah dalam menumbuhkan growth mindset peserta didik melalui metode penelitian kepustakaan. Hasil temuan menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah dinilai mampu membentuk cara berpikir kritis, logis, dan reflektif yang dapat mendukung pengembangan growth mindset. Pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah dinilai berpotensi untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan kontekstual yang pada akhirnya mendorong peserta didik untuk memiliki sikap tidak mudah menyerah dan terbuka terhadap proses belajar. Akan tetapi, implementasi pembelajaran sejarah dalam menumbuhkan growth mindset masih menghadapi tantangan seperti dominasi pendekatan konvensional, minimnya pelatihan guru, dan masih terdapat fixed mindset di kalangan masyarakat.
Identifikasi Minat Belajar pada Mata Pelajaran PAI Murid Kelas X SMK Wiworotomo Purwokerto Hana rohadatul; Ellen Prima
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X SMK Wiworotomo Purwokerto, khususnya minat belajar dengan kategori visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Sampel penelitian terdiri dari 80 siswa kelas X TITL. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat minat belajar pada mata pelajaran PAI siswa kelas X pada masing-masing jenis minat yaitu minat belajar visual, minat belajar auditori, dan minat belajar kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, minat belajar visual pada mata pelajaran PAI yang tinggi. Sebanyak 56 siswa (70%) berada pada kategori tinggi, sedangkan 24 siswa (30%) tergolong cukup. Kedua, minat belajar auditori siswa berada pada kategori cukup. Sebanyak 37 siswa (46,25%) masuk kedalam kategori tinggi, 41 siswa (51,25%) berada pada kategori cukup, dan hanya 2 (2,5%) dalam kategori sedang. Ketiga, minat belajar kinestetik menunjukan bahwa sebanyak 47 siswa (58,75%) menunjukan kategori tinggi dan 33 siswa (41,25%) berada pada kategori cukup. Keeempat yaitu tidak terdapat siswa yag menunjukan minat belajar dalam kategori rendah untuk ketiga jenis minat belajar (visual,auditori, dan kinestetik).
Exploring the Impact of Home and School Environments on Students’ English Proficiency as Foreign Language Adenin Nur Aliyah
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.171

Abstract

This study aims to analyze the role of home and school environments in shaping English proficiency as a foreign language among eleventh-grade students at MAN 1 Kota Kediri. The main issue examined is how far the support and conditions from both home and school affect students’ English achievement. The research employed a descriptive survey method using a questionnaire focusing on two aspects: home environment support and school environment support. The respondents were 100 students selected through simple random sampling. The findings reveal that the home environment significantly contributes to students’ English learning through parental assistance, learning resources, and positive family attitudes toward English, even active parental encouragement remains limited. The school environment provides strong instructional and social support, especially through teacher feedback and extracurricular activities such as English clubs, yet lacks sufficient facilities and everyday English use within the school setting. Overall, the study concludes that synergy between home and school environments is essential to improve students’ English proficiency. It is recommended that parents become more actively involved in motivating their children, while schools enhance facilities and create a more immersive English atmosphere.
Pendekatan Mengajar oleh Guru Generasi Z: Inovasi Digital dan Interaktivitas di Era Modern Kintary Lelangeningati, Chintara
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.172

Abstract

Generasi Z (lahir antara tahun 1997-2012) sebagai guru membawa pendekatan pengajaran inovatif dengan integrasi teknologi digital dan interaktivitas tinggi. Studi ini menggunakan metode studi kasus kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman guru Generasi Z dalam mengajar siswa di kelas Madrasah Aliyah (MA) di MAN 1 Kota Kediri. Melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, temuan menunjukkan bahwa inovasi digital seperti Kahoot dan platform kolaboratif meningkatkan keterlibatan siswa, meskipun tantangan kesenjangan digital tetap ada. Temuan ini menekankan pentingnya menyesuaikan metode pengajaran dengan konteks digital siswa Generasi Z, dengan implikasi bagi reformasi kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah Islam. Studi ini juga membahas integrasi nilai-nilai Islam dalam pendekatan digital, seperti etika penggunaan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan interaktivitas antara guru dan siswa, yang terlihat melalui keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan berbasis digital seperti Kahoot, Padlet, dan proyek kolaboratif daring.