cover
Contact Name
Zetty Azizatun Ni’mah
Contact Email
revormamansakk@gmail.com
Phone
+62354-685322
Journal Mail Official
revormamansakk@gmail.com
Editorial Address
Official Address: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Kediri - Jl. Sunan Ampel, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64129
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
ISSN : 28086880     EISSN : 28084217     DOI : https://doi.org/10.62825/revorma
Jurnal Revorma merupakan jurnal pendidikan dan pemikiran yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari – Desember). Revorma merupakan artikel hasil penelitian dalam bentuk penelitian pengembangan, kualitatif, kuantitatif, studi literatur, aplikasi teori, dan studi analisis kritis dalam bidang pendidikan. Artikel menganalisis isu-isu terkini, masalah, kebijakan, dan praktik, serta menawarkan kebaruan dan implikasi praktis dalam pengembangan pendidikan. Kami mengundang para peneliti, cendekiawan, akademisi, dan mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dijurnal kami.
Articles 61 Documents
Vis A Vis Kurikulum Merdeka Dengan Kebutuhan Dunia Kerja (Studi Kasus di SMK Al-Huda Kota Kediri) Fatawi , Rahadian
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 4 No. 2 (2024): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2024)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v4i2.122

Abstract

Abstrak: Kurikulum dalam konteks pendidikan menjadi ranah penting. Oleh karena itu kurikulum harus dibuat kekinian dan up to date. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan melalui observasi non partisipan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Penelitian ini menghasilkan dua temuan yang menurut peneliti menarik. Pertama, dukungan terhadap kurikulum yang dirancang untuk menyiapkan kompetensi siap kerja pasca sekolah khususnya dunia SMK. Tujuannya adalah menyiapkan tenaga kerja siap pakai golongan menengah. Kedua, bagaimana upaya SMK Al-Huda Kota Kediri untuk melakukan kerjasama dengan dunia industri guna mendukung kurikulum dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi siswa pasca sekolah. Saat ini realitas lulusan SMK di Indonesia masih belum sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh pihak sekolah. Masih banyak siswa yang belum terserap ke berbagai lapangan pekerjaan setelah mereka lulus sekolah. Untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, lulusan SMK lebih terbatas dalam jangkauan jika dibandingkan dengan lulusan SMA. Sehingga rata-rata siswa SMK kesulitan masuk perguruan tinggi. Siswa SMK tidak bisa mengambil jurusan yang berbeda dengan jurusannya di SMK. Kalaupun bisa, mereka akan kesulitan karena di SMK mereka hanya diajarkan materi untuk memperdalam sesuai jurusan, apalagi setelah lulus sekolah. Jangan sampai lulusan SMK menjadi pengangguran baru. Oleh karena itu perancangan kurikulum siap kerja sangat mendesak. Di SMK Al-Huda muncul kelas Honda, kelas STI, kelas Evercross, dan kelas Axioo. Kurikulum merupakan garda terdepan dalam dunia Pendidikan. Walaupun berada di garda terdepan namun kurikulum tidaklah konsisten dalam mengawal pendidikan. Hampir di segala lini sering mengalami perubahan. Seperti contoh di Indonesia yang merupakan negara berkembang mulai tahun 2003/2004 kita mengenal KBK, KTSP pada tahun 2006, K-13 pada tahun 2013 dengan berbagai versi dan akhirnya kita mengenal kurikulum mandiri. Perubahan kurikulum tersebut tidak diimbangi dengan kajian awal sebelumnya, baik dari segi materi maupun pihak-pihak yang akan terlibat dalam perancangan atau apakah kurikulum tersebut layak untuk dipertahankan, diganti atau disempurnakan sesuai dengan kebutuhan zaman. Sebagaimana di negara yang menjadi pusat percontohan pendidikan di dunia seperti Finlandia, jarang sekali terjadi perubahan kurikulum, yang ada hanya peninjauan ulang. Di Finlandia, kurikulum hampir tidak pernah diubah tanpa adanya kajian dan persiapan terlebih dahulu. Karena kurikulum merupakan sesuatu yang sangat mendasar dan penting dalam dunia pendidikan. SMK Al-Huda Kota Kediri memadukan kurikulum nasional dalam hal ini kurikulum Merdeka dengan kurikulum yang berlaku di DU/DI, dimana kurikulum ini didapatkan dari DU/DI yang bekerja sama dengan sekolah untuk membekali siswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Sebagai sekolah kejuruan, SMK Al-Huda memiliki banyak sekali kerjasama dengan dunia industri dan hal ini harus di diversifikasi bagi sekolah kejuruan. Sangat tepat apabila SMK Al-Huda Kota Kediri konsisten dalam melakukan kerjasama dengan DU/DI untuk memberikan bekal yang cukup bagi siswanya untuk bekerja sepulang sekolah. SMK Al-Huda Kota Kediri selain melakukan kerjasama dengan DU/DI juga mampu melakukan diversifikasi dengan berbagai DU/DI. Jadi sekolah ini memiliki jargon one step one ahead.
Pemikiran Penyelamat Dalam Krisis 1930 dan 1998 Dengan Perkebunan Rakyat dan Angkringan Reswari, Ardhana
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 4 No. 2 (2024): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2024)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v4i2.124

Abstract

Indonesia terkena dampak krisis yang cukup terkenal yaitu Depresi Ekonomi (sekitar tahun 1930an) dan Krisis Ekonomi (sekitar tahun 1998). Dalam hal ini ada beberapa ekonomi skala kecil yang justru bertahan pada masa krisis. Hal ini sangat menarik karena selama ini yang dibicarakan mengenai krisis selalu tentang ekonomi makro dan ekonomi skala besar yang mengalami kehancuran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dalam sejarah yaitu heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber), interpretasi dan penulisan. Pertanian skala kecil pada tingkat tertentu memperoleh keuntungan dari masalah yang dihadapi sektor ekonomi ekspor hal ini terutama terjadi pada masa penurunan produksi gula pada 1929-1936 sehingga petani skala kecil terutama petani beras mendapat lahan yang lebih luas. Pada masa krisis moneter 1998 ada juga ekonomi skala kecil yang survive seperti smallholder pada masa Depresi Ekonomi yaitu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang survive dari Krisis Ekonomi 1997 kemandirian UKM justru menyelamatkan dari krisis disaat perbankan Indonesia mengalami kehancuran. Salah satu contoh UKM yang survive pada masa krisis adalah angkringan. Dari kedua krisis tersebut terdapat smallholder dan UKM yang merupakan ekonomi dengan skala yang kecil dapat mencuri perhatian ekonomi nasional dengan kontribusinya sebagai “penyelamat” perputaran ekonomi pada saat krisis.
Implementasi Program Intensif Bahasa Arab Untuk Santri Baru di Pondok Pesantren Al-Mawaddah Blitar Sulthoni, Annisa Zahro Putri; Anwar, Muhammad Rosihan
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran intensif bahasa arab untuk santri baru di Pesantren Al-Mawaddah Blitar. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adanya perencanaan pembelajaran meliputi penentuan tujuan, bahan materi, media pembelajaran, dan metode pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran ada tiga kategori diantaranya; kegiatan harian yaitu islahul lughoh, ilqoul mufrodat dan pembimbingan kamar; kegiatan mingguan yaitu ada  materi bahasa per angkatan, diniyah, dan muhadloroh; kegiatan bulanan ada imtihan syahriyyah. Evaluasi program intensif bahasa arab adalah santri baru dapat memperoleh banyak kosakata yang dapat diterapkan pada kegiatan berbahasa sehari-hari. Santri baru mendapat biah lughawiyah yang menerapkan kedisplinan sehingga terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu,  dapat disimpulkan bahwa implementasi program intensif bahasa arab di Pesantren Al-Mawaddah Blitar efektif untuk diterapkan untuk santri baru.
Kompleksitas Peran Madrasah dalam Menjawab Tantangan Era Society 5.0 sebagai Institusi Pembangun Peradaban Raḥmatan lil’ Ālamīn Ni’mah, Zetty Azizatun; Rifa’i, Ahmad
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.126

Abstract

Madrasah dalam menghadapi era society 5.0 tidak boleh berdiam diri. Tantangan yang dihadapi madrasah seperti kecepatan perkembangan teknologi informatika, persaingan dunia kerja yang akan dihadapi peserta didik dalam arus globalisasi, serangan paham yang mengancam nasionalisme dan toleransi melalui berbagai media, pemanfaatan teknologi yang tidak pada tempatnya di sisi lain akan mengancam perilaku dan akhlak peserta didik. Madrasah merupakan benteng pertahanan yang harus dipersiapkan dalam menghadapi gempuran dan tantangan era society 5.0. Perkembangan zaman yang canggih harus diimbangi dengan inovasi dalam kelembagaan pendidikan dan pengajaran. Kementerian Agama RI dengan berbagai kebijakannya menyelaraskan eksistensi madrasah melalui peningkatan kualitas kelembagaan, kualitas Guru dan Tenaga Kependidikan, kualitas pelayanan melalui digitalisasi, peningkatan kualitas literasi guru dan peserta didik, peningkatan kompetensi digital, mensosialisasikan beragama secara moderat melalui pemahaman moderasi beragama, maka madrasah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional harus siap menghadapi apapun perubahan zaman. Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama RI tentang regulasi madrasah vokasi, moderasi beragama sebagai media penangkal radikalisme, pendidikan karakter bersambut dan diimplementasikan secara massif di madrasah. Dengan perubahan zaman dan kecepatan teknologi yang pesat di era 5.0 society madrasah harus bisa beradaptasi baik melalui penanaman karakter agar kemajuan teknologi yang dicapai diiringi dengan kesantunan akhlak, melalui penanaman pemahaman agama yang moderat agar era 5.0 society membawa pada peradaban rahmatallil’ālamīn bukan peradaban yang membawa kerusakan dan intoleransi, dan mempersiapkan outcome madrasah sebagai generasi yang mempunyai jiwa interpreneurship mampu bersaing di pasar global dan menciptakan dunia kerja. Maka ditengah pesatnya era digitalisasi 5.0 society madrasah berkontribusi secara komplek bagi terciptanya peradaban Islam yang rahmatallil’ālamīn
Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Materi Metode Penelitian: Studi Program Pembelajaran Madrasah Riset di MAN Sumenep Saputra, Mochammad Ronaldy Aji
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.128

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran materi metode penelitian pada program pembelajaran riset di MAN Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi CIPP dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menghasilkan bahwa secara context, silabus telah sesuai dengan tujuan program, namun terdapat guru yang tidak kompeten. Dari sisi input, keterbatasan sumber belajar dan ketidaksiapan beberapa guru menjadi hambatan utama. Dari sisi process, yaitu pembelajaran dengan project-based learning berjalan efektif jika diajarkan oleh guru yang kompeten, namun kurang optimal jika guru tidak memahami materi. Kemudian dari product menunjukkan kesenjangan pemahaman siswa; siswa dengan minat tinggi mampu menyusun rancangan penelitian, sedangkan siswa dari kelas dengan minat rendah kesulitan memahami materi. Rekomendasi mencakup pelatihan guru, pengadaan bahan ajar, pendampingan siswa, dan pemetaan kemampuan literasi sains.
Understanding the Implementation of Deep Learning Approach in English Teaching for SMA Sujinem
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.130

Abstract

Deep learning focuses on active engagement, critical analysis, and meaningful application of knowledge, moving beyond surface-level memorization to cultivate a deeper understanding of the language. Integrating mindful, meaningful, and joyful learning enhances this approach: Mindful Learning fosters self-awareness and reflection, helping students develop a deeper connection to their learning process. Meaningful Learning links language skills to real-world applications, ensuring relevance and practicality. Joyful Learning increases motivation and confidence through engaging, interactive, and enjoyable activities. This article is to elaborate the implementation of a deep learning approach in senior high school English language teaching, drawing from Marton & Säljö’s (1976) framework. Advancements in AI, VR, and podcasts further support this approach by creating immersive and interactive learning experiences. This study highlights how a deep learning framework, when combined with these strategies, transforms English classrooms into dynamic and student-centered environments. Findings suggest that this holistic method enhances language proficiency, critical thinking, creativity, and cross-cultural communication, equipping students with essential skills for academic and professional success. By adopting these strategies, educators can move beyond traditional methods and foster an engaging, reflective, and impactful learning experience, inspiring students to develop a lifelong passion for mastering English.
Pendekatan Maudhu’i sebagai Metodologi dalam Penelitian Kualitatif pada Kajian Pendidikan Akhlak Ni'am, Ahmad Miftahun
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Pendekatan Maudhu’i sebagai metodologi dalam penelitian kualitatif pada kajian pendidikan, dengan fokus pada konsep pendidikan dalam Al-Qur'an. Pendekatan Maudhu’i menawarkan cara sistematis untuk menelusuri tema tertentu dalam Al-Qur'an dengan menghimpun ayat-ayat yang relevan dan menganalisisnya secara mendalam untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi makna mendalam dari ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan, termasuk hubungan antara guru dan murid serta pembentukan karakter. Melalui analisis yang menggabungkan tafsir Maudhu’i dan penelitian kualitatif, ditemukan bahwa pendekatan ini sangat efektif untuk menjawab tantangan kontemporer dalam pendidikan. Fokusnya pada tema tertentu memungkinkan penggalian nilai-nilai pedagogis yang dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan modern. Dengan menghubungkan ayat-ayat bertema serupa, pendekatan ini memberikan panduan praktis untuk mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani dalam pembelajaran. Sebagai saran, penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengembangkan integrasi pendekatan Maudhu’i dengan metode tafsir lainnya untuk memperkaya analisis terhadap tema-tema pendidikan yang kompleks. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat menggali aplikasi pendekatan Maudhu’i dalam isu-isu kontemporer yang lain, seperti sosial, ekonomi, atau politik, untuk melihat relevansinya dalam konteks zaman sekarang.
Adab Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Keilmuan: Tinjauan Kitab Adabul Alim Wal Muta’allim Septiana, Rahma Alisa; Sopingi, Imam; Hidayati, Athi’
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.134

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia akademik, mempermudah akses informasi dan mendukung proses belajar serta penelitian. Namun, pemanfaatan AI juga menghadirkan tantangan etika, seperti risiko plagiarisme, bias algoritmik, dan hilangnya nilai-nilai keilmuan yang berbasis akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep adab keilmuan dalam Adabul 'Alim wa al-Muta’allim karya KH. Hasyim Asy'ari sebagai panduan etis dalam pemanfaatan AI, menelaah relevansi etika dan akhlak dalam teknologi AI, serta mengintegrasikan nilai-nilai tasawuf dalam pengembangan AI guna menghadapi tantangan era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sumber primer dari kitab Adabul 'Alim wa al-Muta’allim, hadis, dan Al-Qur’an, serta sumber sekunder dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah terkait AI dan etika akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip adab keilmuan, seperti niat yang ikhlas, etika komunikasi, tanggung jawab moral, serta keseimbangan antara ilmu dan akhlak, sangat relevan dalam penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, penerapan nilai-nilai adab keilmuan dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan etika AI, dengan memastikan bahwa teknologi ini dimanfaatkan sesuai prinsip kejujuran dan kemaslahatan umat. Implikasinya, AI harus dikembangkan dan digunakan dengan mempertimbangkan aspek moral serta nilai-nilai spiritual Islam agar tetap mendukung integritas akademik dan keberkahan ilmu.
Tawasul dalam Pendidikan Islam Perspektif Hadrotus Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy'ari: Telaah Kitab Nurul Mubin Laily, Diva Fibrianti Dwi Nur; Sopingi, Imam; Hidayati, Athi’
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.136

Abstract

Tawasul dalam pendidikan Islam merupakan konsep yang memiliki peran penting dalam membangun hubungan spiritual antara peserta didik, pendidik, dan nilai-nilai keislaman. Hadrotus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari, sebagai ulama besar dan pendiri Nahdlatul Ulama, membahas konsep ini dalam kitab Nurul Mubin. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis konsep tawasul dalam pendidikan Islam menurut KH. Muhammad Hasyim Asy'ari, (2) mengidentifikasi relevansi pemikirannya dalam konteks pendidikan modern, dan (3) menggali implikasi tawasul terhadap pembentukan karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap kitab Nurul Mubin serta literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawasul dalam pendidikan Islam, sebagaimana dijelaskan KH. Muhammad Hasyim Asy'ari, bukan hanya sebagai bentuk pendekatan spiritual kepada Allah, tetapi juga sebagai sarana membangun hubungan harmonis antara guru dan murid. Dalam konteks pendidikan modern, konsep ini masih relevan dalam membentuk sikap tawadhu, etika, serta memperkuat dimensi spiritual peserta didik. Implikasi tawasul dalam pendidikan juga terlihat dalam pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kesimpulannya, tawasul dapat menjadi strategi pendidikan berbasis spiritualitas yang mampu membentuk kepribadian peserta didik secara holistik. Disarankan agar konsep ini dikaji lebih lanjut dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang berorientasi pada nilai-nilai spiritual dan moral.
Implementasi Pembelajaran Motif Minangkabau pada Karya Batik Siswa Jurusan Tekstil SMKN 8 Padang Janeska, Dinda; Saputra, Nefri Andra; Asmidar
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i1.137

Abstract

Penelitian yang berjudul “Implementasi Pembelajaran Motif Minangkabau pada Karya Batik Siswa SMKN 8 Padang”merupakan penelitian yang bertujuan untuk meneliti bagaimana mengimplementasikan pembelajaran motif-motif Minangkabau pada karya batik siswa, serta bagaimana bentuk karya-karya hasil pembelajarannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini difokuskan pada pembelajaran motif-motif Minangkabau yang diaplikasikan pada produk-produk batik yang dihasilkan oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tersebut menghasilkan beberapa produk batik yang menggunakan motif Minangkabau yang mencerminkan budaya lokal dalam karya seni batik. Motif yang dihasilkan adalah motif rumah gadang, motif kaluak paku, motif siriah gadang, jam gadang. Implementasi pembelajaran motif-motif tersebut membuktikan adanya kreativitas siswa siswa SMK 8 Padang dalam menciptakan motif-motif tradisional.