cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Determinan Penggunaan Kontrasepsi Sterilisasi Wanita di Provinsi Jawa Tengah Nadia Ayu Irma Nindiyastuti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia adalah negara berkembang dengan tingkat pertumbuhan tinggi.Pemerintah menetapkan program keluarga berencana khusus untuk wanita usia subur dalammengatasi kasus kematian ibu dengan penggunaan kontrasepsi. Kontrasepsi sterilisasi wanitamerupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling baik dan efektif untuk wanita dalam mengaturjumlah kelahiran. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan penggunaan kontrasepsi sterilisasiwanita di Provinsi Jawa Tengah. Metode: Penelitian kuantitatif desain belah lintang (cross sectional)dengan menggunakan data sekunder dari Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program KKBPK (SKAP)tahun 2019 Provinsi Jawa Tengah. Sampel penelitian adalah wanita usia subur usia 15-49 tahunresponden SKAP 2019 di Jawa Tengah. Pengambilan sampel secara systematic random sampling.Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat signifikansi5%. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa umur (OR=0,083), pendidikan (OR=0,628), pekerjaan(OR=1,709), jumlah anak masih hidup (OR=0,076), pengetahuan tentang alat kontrasepsi wanita/tubektomi (OR=0,950), wilayah tempat tinggal (OR=1,090), keterpaparan media tentang alatkontrasepsi (OR=0,380), dan konseling efek samping penggunaan kontrasepsi sterilisasi wanita(OR=0,469). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrsespsi sterilisasiwanita adalah umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak masih hidup, pengetahuan tentang alatkontrasepsi wanita/ tubektomi, dan konseling efek samping penggunaan kontrasepsi sterilisasi wanita.Sedangkan, faktor wilayah tempat tinggal dan keterpaparan media tentang alat kontrasepsi tidakberhubungan.Kata Kunci: kontrasepsi sterilisasi wanita, metode operasi wanita, faktor-faktor yang berhubunganMOW
Identifikasi Relasi Sosial Permukiman Magersari, Keraton Kasepuhan, Cirebon Kintan Ayu Sevila; Ina Helena Agustina
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebesaran Islam di Jawa Barat tak lepas dari peranan Sunan Gunung Djati yang mendirikanKesultanan Cirebon. Magersari merupakan kawasan permukiman heritage yang sejak dahuludiperuntukan sebagai hunian bagi abdi dalem (orang yang bekerja di Keraton). Sebagai kawasanheritage, permukiman Magersari tentulah memiliki kekayaan nilai budaya yang terlihat secaralangsung seperti fisik bangunan, maupun secara eksplisit melalui pola prilaku dan pola interaksimasyarakatnya. Saat ini pemukim Magersari telah bercampur dengan masyarakat yang bukanberperan sebagai abdi dalem. Berdasarkan fenomena tersebut maka relasi social antar anggotamasyarakat Magersari menjadi menarik karena eksistensi Raja masih ada di Keraton Kasepuhan.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan identifikasi Relasi social pemukim.Metode penelitian menggunakan pendekatan  kualitatif.  Pengumbulan data dilakukan melalui observasi lapangan dansurvey selama dua minggu, mewawancara penduduk, serta merekam secara visual. Setelah serangkaianupaya pencarian data dan analisa yang dilakukan dengan cara deskriptif-kualitatif berdasarkan hasiltemuan empiris, didapatkan hasil ada relasi yang guyub antar sesama pemukim. Hubungan antrapihak pemukim dengan pihak keraton juga terjalin kental terutama karena adanya tradisi yangmengikat. Kata Kunci : Magersari-Kasepuhan, Relasi Sosial, Kawasan-Heritage.
SIMULASI ANTENA MIKROSTRIP DUAL PATCH UNTUK ROUTER DUAL BAND - Hadiwiyatno; Septriandi Wira Yoga; Arinalhaq Fatachul Aziiz
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telekomunikasi pada saat ini merupakan hal yang sangat penting dikarenakan merupakansalah satu alternatif penting dalam bekerja dimasa pandemic covid-19 ini. Banyak pengembanganperangkat telekomunikasi yang dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang terbailk dalamjaraingan telekomunikasi, salah satunya antena. Antena merupakan suatu perangkat yangmempunyai peranan yang sangat penting dalam komunikasi wireless. Komunikasi wireless yang seringdigunakan pada kehidupan sehari hari adalah layanan provider yang disupport dengan sistemkomnukasi WiFi. Pada penelitian ini membahas tentang simulasi model antena mikrostrip yangmampu bekerja pada dua frekuensi kerja atau dual band yaitu 2,4 GHz dan 5 GHz yang dapatdiaplikasikan untuk router dual band sesuai dengan standar IEEE 802.11n. Metode yang digunakanuntuk mendapatkan frekuensi dual band ini adalah teknik array juga dapat meningkatkan nilai gaindan membantu bekerja pada lebih dari satu frekuensi. Pada simulasi menggunakan substrat FR-4.Simulasi antena yang dibuat mampu bekerja pada frekuensi yang diinginkan yaitu 2G dan 5G dimanauntuk frekuensi 2G memiliki return loss -16.373 dB sedangkan pada frekuensi 5G memiliki return loss-14.604 dB. Kata Kunci : Simulasi, Gain, Mikrostrip, Router
Pengembangan Media Edukasi Vulva Hygine Berbasis M-Learning Pada Remaja Putri Di Desa Bugel Kabupaten Jepara Rachmah Laila Zein; Trixie Salawati; Nurina Dyah Larasaty
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 tentang kesehatan reproduksi remaja menunjukkantingkat pengetahuan yang rendah pada remaja perempuan Indonesia berusia 15-19 tahun dengan presentase73% dan pada tahun 2017 hanya mengalami peningkatan 5%  menjadi 78%. Penelitian pada remaja putriPantura di Desa Bugel dan Bulakbaru Kabupaten Jepara mengungkapkan salah satu penyebab kurangnyapengetahuan tentang kesehatan reproduksi yaitu kurangnya akses media informasi kepada remaja, karenadi daerah tersebut orang tua masih menganggap tabu mengenai edukasi terkait kesehatan reproduksi untukanak-anak mereka. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan media KIE berbasis M-Learning padasmartphone yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang kesehatan reproduksi terkait vulvahygine. Penelitian ini menggunakan mix method. Metode kualitatif digunakan pada tahap analisis dan tahapujicoba, sedangkan metode kuantitatif digunakan pada uji coba expert. Hasil analisis kebutuhan padaremaja menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan remaja putri terkait kesehatan reproduksi khusunyavulva hygine. Hasil uji coba media M-learning menunjukkan antusiasme respon remaja putri terhadaprancangan apilaksi ini, remaja menyatakan rancangan aplikasi ini menjadi  solusi remaja putri dalammenambah wawasan mereka dan sesuai dengan ketertarikan masa kini. Hasil uji ahli materi menunjukkanmedia berbasis M-Learning sebagai media untuk menyampaikan informasi tentang vulva hygine masukdalam kategori “valid/baik” yaitu dapat digunakan namun perlu sedikit revisi (61%-80%). dan hasil uji ahlimedia dalam kategori “sangat valid/sangat baik” yaitu dapat digunakan tanpa revisi (81%-100%).Pengembangan media berbasis  M-Learning dapat digunakan untuk edukasi vulva hygine pada remaja putri.  Kata kunci : remaja putri, vulva hygine, M-Learning
Rokok Elektrik dan Rokok Konvensional Merusak Alveolus Paru Afiana Rohmani; Noor Yazid; Aulia Ajeng Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok elektrik merupakan alat inovasi dalam usaha menghentikan kebiasaan merokok. Rokok elektrik juga dianggap lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan   kerusakan alveolus paru pada tikus Rattus norvegicus terhadap paparan asap rokok elektrik dan rokok konvensional. Penelitian ini merupakan true eksperimental dengan rancangan post test only control group design.  Sampel  adalah  tikus  Rattus  norvegicus  dengan  jumlah  18  ekor  dibagi  dalam  3  kelompok,  yakni kelompok K sebagai kelompok kontrol negative ; kelompok P1 dipapar asap rokok konvensional ; kelompok P2 dipapar asap rokok elektrik. Sampel diperlakukan selama 28 hari.   Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  perbedaan yang signifikan pada kerusakan alveolus pada ketiga kelompok  (p=0,012).  Dengan uji Mann whitney didapatkan perbedaan yang signifikan antara kelompok K dan P1  (p=0,011), kelompok K dan P2  (p=0,014). Namun antar kelompok P1 dan P2 tidak terdapat perbedaan bermakna (p=0,575). Kesimpulan dari penelitian ini  adalah bahwa tidak terdapat perbedaan kerusakan alveolus paru pada tikus yang dipapar rokok konvensional   dan rokok elektrik. Kata kunci: kerusakan alveolus, rokok konvensional, rokok elektrik
Konsep Pandangan Dunia terhadap Agama dalam Cerita Pendek The Wise Man Karya Donald Ryan Muiz Yusron Hamdi; Budi Tri Santosa
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sasaran penelitian dan analisis karya sastra ini untuk menjabarkan konsep pandangan dunia terhadap agama dalamcerita pendek The Wise Man karya Donald Ryan. Penelitian ini merupakan ranah sosiologi sastra. Dalam cerita inipengarang memberi penokohan kepada pemeran utama dengan latar belakang keagamaan,dengan analisis ini dapatdiketahui bagaimana pengarang menyipsikan ideologinya dalam ranah agama terhadap karya sastra yang eratkaitanya dengan konsep pandangan dunia. Penelitian ini menganalisis tokoh Michael Ryan sebagai tokoh utamaseorang seminaris Kristen Katolik. Dalam penelitian ini menggunakan objek data primer berupa cerita pendek TheWise Man Karya Donald Ryan(2015) dan menggunakan metode analisis pendekatan teori struktrualisme genetikoleh Lucian Goldman. Teknik analisis yang digunakan adalah membaca,mencermati teks dari segi unsur instrinstikdan ekstristik serta memberikan pemaknaan terhadap narasi dan dialetika dari cerita pendek tersebut. Denganpenelitian ini dapat ditemukan konsep pandangan dunia terhadap agama melalui penokohan pemeran,dialetika dannarasi cerita tersebut. Kata Kunci : Seminaris, pandangan dunia,strukturalisme genetic,religiositas,sosiologi sastra.
Faktor-Faktor Yang Berkaitan Dengan Stunting Balita dan Cakupan Gizi Spesifik, Gizi Sensitif Sri Supadmi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  Belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak  dibawah lima tahun (Balita) sehingga anak terlihat terlalu pendek untuk usianya. Stunting yang berkepanjangan dapat  mengancam peningkatan angka kesakitan, kematian, menurunnya perkembangan kognitif,  motorik, bicara, sedangkan dalam jangka panjang menyebabkan  menurunnya kesehatan reproduksi, berperawakan / postur tubuh  dewasa, menurunnya konsentrasi dan kapasitas belajar. Hasil: Ibu berpendidikan dasar memiliki kemungkinan 94% lebih rendah pertumbuhan anaknya terhambat dibandingkan dengan ibu tanpa pendidikan dasar. Anak  yang mengalami diare mempunyai Adjusted Odds Ratio (AOR) stunting yaitu pada umur 0-23 bulan = 1,22 (95% Cl: 0,99-1,49);  AOR dan umur  0-59bulan = 1,31 (95% Cl:  1,16-1,49). Inisiasi  menyusui 6 jam setelah lahir (AOR)  12,94(95% CI:  4,04-41,49). Balita perempuan lebih cenderung menjadi  stunting 1,003 (95% CI: 0,998-1,007), meskipun  tidak signifikan secara  statistik. Rumah tangga yang menggunakan  sumber air minum layak baru tercapai 72,04%. Kasus diare yang ditangani di fasilitas kesehatan baru 60,4%. Ibu hamilKurang Energi  Kronis  (KEK)  yang  memperoleh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak  37,36% sedangkan balita kurus yang memperoleh PMT 59,1%. Ibu hamil  dapat Tablet Tambah Darah (TTD) ≥ 90masih rendah yaitu 31,3%. Bayi  yang mendapatkan ASI eksklusif juga masih rendah35,73%. Inisiasi MenyusuiDini (IMD) ≥ 1 jam masih sangat rendah yaitu 6,65%.Balita  mendapatkan vitamin A dosis  tinggi hampir mencapai 100%. Imunisasi dasar lengkap pada bayi sudah tercapai 90,8%. Kesimpulan: Beberapa opsi yangberkaitan dengan stunting adalah mengoptimalkan gizi  spesifik, gizi sensitif dan faktor lainnya seperti pendidikan ibu, pemberdayaan ibu  dan masyarakat melalui advokasi yang terarah di Tingkat Daerah  yang merujuk pada kebijakan program pembangunan kesehatan nasional secara berkelanjutan.
Perbandingan Kualitas Hasil Pewarnaan MenggunakanHematoxylinEosin danEkstrak Daun Jati Sebagai Pengganti Eosin Muhamad Jumardi; Arya Iswara; Gela Setya Ayu Putri; Tulus Ariyadi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan eosin bersifat karsinogenik apabila digunakan dalam jangka panjang secara terus menerus.Efek negatif dari penggunaan dapat menyebabkan kanker dan sisa limbah dapat merusak lingkungan.Diperlukan alternatif zat warna untuk mengurangi dampak penggunaan eosin salah satunya dengan pewarnaalami, salah satu contoh pewarna alami adalah daun jati muda. Daun jati muda memiliki kandungansenyawa pigmen antosianin yang memberikan warna merah yang memiliki kemampuan sebagaiantioksidan sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai pewarna alami hematoxylin-eosin. Tujuan untukmengetahui perbandingan kualitas hasil pewarnaan menggunakan hematoxylin-eosin dan pewarna alami.Penelitian secara eksperimental menggunakan ekstrak daun jati. Sampel yang diteliti sebanyak 24 preparatjaringan kulit dengan 4 kelompok perlakuan yaitu, 6 preparat untuk pewarnaan Hematoxylin-Eosin, 6preparat untuk pewarnaan ekstrak daun jati 2:1 (gr/mL), 6 preparat untuk pewarnaan ekstrak daun jati 1:1(gr/mL), 6 preparat untuk pewarnaan ekstrak 1:2 (gr/mL). Hasil kualitas pewarnaan yang diwarnai denganekstrak daun jati 2:1 didapatkan kualitas kurang baik sedangkan 1:1 dan 1:2 didapatkan kualitas baik denganpresentase 100%. Uji statistik dengan Kruskal-Wallis-Test diperoleh hasil (p value <0,05) sehingga terdapatperbedaan yang signifikan terhadap penggunaan Hematoksilin-Eosin dan ekstrak daun jati 1:1 dan 1:2.Ekstrak daun jati dapat digunakan sebagai pewarna dalam pewarnaan Hematoxylin-Eosin. Kata Kunci : Daun Jati 2:1,1:1,1:2, Hematoxylin Eosin,  Preparat Kulit.
Gambaran Kadar High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) Pada Penderita Obesitas Desa Danyang Kabupaten Grobogan Deastika Widianingratri; Meutia Srikandi Fitria; Aprilia Indra Kartika; Sri Darmawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas adalah seseorang yang memiliki berat badan lebih besar dari berat badan normal. Pada penderita obesitas, jaringan adiposit menghasilkan protein-protein duta yang menyebabkan adanyainflamasi. C-reactive Protein (CRP) adalah fase akut yang meningkat saat terjadi proses inflamasi di dalam tubuh. High Senitivity C-reactive Protein (hs-CRP) merupakan pemeriksaan yang dapat mengukur konsentrasi CRP yang sangat rendah sehingga bersifat lebih sensitive dengan rangepengukuran 0,1 – 20 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hs-CRP pada penderita obesitas. Hs-CRP diperiksa dengan metode ELISA Sandwich menggunakan  kit human ELISA hs-CRP yang diperoleh hasil data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dari 20 sampel penderita obesitas di Desa Danyang Kabupaten Grobogan pada tahun 2022 di peroleh karakteristik jenis kelamin terdapat hasil positif sebanyak 3 (15%) dan hasil negatif sebanyak 7 (35%), sedangkanpada jenis kelamin perempuan terdapat hasil positif sebanyak 8 (40%) sampel dan hasil negatif nya sebanyak 2 (10%) sampel. Berdasarkan usia diperoleh pada usia 21-35 tahun hasil positif sebanyak 6 (30%) dan hasil negatif sebanyak 4 (20%) sampel. Pada usia 36-50 tahun terdapat hasil positif 3 (15%) sampel dan hasil negatif sebanyak 2 (10%). Pada usia 51-65 tahun sampel dengan hasil positif sebanyak 2 (10%) dan hasil negatif sebanyak 3 (15%) sampel. Rerata yang diperoleh pada penderitaobesitas perempuan adalah 0,181 mg/L, sedangkan pada laki-laki adalah 0,039 mg/L. Kata Kunci : hs-CRP, Obesitas, ELISA
Pengembangan Ketahanan Pangan Melalui Praktik Urban Farming di PKK RW IX Griya Bhayangkara Sidoarjo Arum Soesanti; Erna Andajani; Purnomo Edi Sasongko
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keinginan untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga masing-masing yang melatarbelakangianggota PKK RW IX Griya Bhayangkara Surabaya sangat antusias untuk dapat memanfaatkan area sekitarrumah meskipun lahan terbatas sebagai lahan pertanian perkotaan. Melalui program pemberdayaankemitraan masayarakat, mitra PKK RW IX Griya Bhayangkara didampingi oleh Universitas Surabaya danUPN Veteran Jatim dalam upaya peningkatan ketahanan pangan yang dilakukan melalui praktik urbanfarming. Pada program pemberdayaan masyarakat penting untuk dapat memahami kebutuhan masyarakatdengan baik, sehingga dapat meningkatkan partisipasi dari masyarakat yang akan membuat kegiatan yangdilakukan dapat berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk pemetaan kebutuhan masyarakat dilakukandengan metode survei sebelum pelaksanaan program. Program diawali dengan sosialisasi programkemudian dilakukan pengembangan ketrampilan dalam melakukan praktik urban farming seperti teknikpembuatan media tanam, pembuatan pupuk kompos dan teknik budidaya hidroponik. Setelah itu, dilakukanpendampingan untuk mengatasi kesulitan yang dialami peserta pada saat melakukan praktik. Selain itu,juga dilakukan metode evaluasi ketrampilan dilakukan dengan survey dan monitoring hasil praktik urbanfarming yang dilakukan para peserta. Hasil pengembangan ketahanan pangan di PKK RW IX GriyaBhayangkara adalah budidaya tanaman yang dikembangkan pada praktik urban farming antara lain ketela,timun, cabai, terong, tomat, sawi daging, bayam dan kangkung. Selain itu, beberapa bahu jalan dipemukiman juga dimanfaatkan sebagai kebun bersama. Hasil dari evaluasi ketrampilan menunjukkankemampuan peserta yang melakukan praktik urban farming meningkat menjadi 91,67%.Kata Kunci : Urban Farming, Ketahanan Pangan, Sidoarjo, PKK RW