cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Pengadaan Tempat Sampah di Desa Adiraja Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Anung B Studyanto; Santi Noor Pratiwi; Khalifah Imam Ali; Millati Mu’arrifa; Nur Zulfa Azkia; Nabila Mumtazah Karim; Salsabila Ayunis Muhtar; Salma Afifunnisa; Krisna Sanjaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata [KKN] Kelompok 382 Universitas Sebelas Maret periode Juli-Agustus 2022 ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan terutama pengolahan sampah di Desa Adiraja Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui observasi, persiapan, penyuluhan, pemberian tempat sampah, publikasi dan evaluasi kegiatan. Partisipasi dan antusiasme masyarakat Desa Adiraja cukup baik, serta kondusif. Dampak dari kegiatan ini warga mampu meningkatkan kebersihan lingkungan terutama pengolahan sampah di Desa Adiraja, sehingga Desa Adiraja menjadi asri dan bersih.Kata Kunci : Adipala, kebersihan lingkungan, KKN, sampah
Peningkatan Kualitas Dan Kapasitas Produksi Olahan Pangan Berbasis Ikan Di Kota Semarang Ireng Sigit Atmanto; Retno Hartati; Edi Supriyo
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat ini bertujuan untukmengembangkan dan menerapkan alat teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitaspengrajin makanan / olahan pangan berbasis ikan. Pengembangan dan penerapan alat pengemasvacum dan pencetak bakso UKM Mitra diharapkan dapat mereduksi waktu pembuatan dan pengemasbaik bandeng asap cabut duri maupun aneka bakso ikan. Bakso ikan masih dibuat secara manualsehingga memakan waktu cukup lama, sedang pengemas vacum diharapkan produk lebih kedapterhadap udara sehingga umur simpan lebih lama dan jangkauan pemasaran dapat lebih luas . Denganalat pencetak bakso kapasitas 13.800 biji/ jam dan pengemas vacum dari Tim pengabdian diharapkankapasitas meningkat 4 kali dari produksi secara manual serta lebih higienis.Adanya bantuan alatpengemas vacun produk lebih kedap terhadap udara hingga umur simpan mencapai 1 bulan sehinggapemasaran dapat lebih luas dan omset serta kesejahteraan UKM meningkat . Adapun pola pemecahanmasalah yang akan diterapkembangkan secara umum dibagi menjadi empat tahap, meliputi: desaindan pabrikasi alat pencetak bakso dan pengemas/sealer vacum, pelatihan penggunaan alat di UKMsasaran, pengoperasian alat dan monitoring serta uji keandalan alat/mesin. Kegiatan pelatihandiharapkan agar UKM Mitra dapat memperoleh bekal dalam perancangan dan pabrikasi alat teknologitepat guna. Pengujian terhadap keandalan alat proses dilakukan untuk mengetahui tingkatkeragaman hasil produksi dari mesin tersebut. Untuk mempercepat proses transfer teknologi danmempermudah penerapan dilapangan khususnya yang terkait cara pengoperasian peralatan, makadibuatkan petunjuk pengoperasian (SOP) Kata Kunci : bakso ikan, bandeng asap, pencetak bakso, vacum sealer
Hubungan Usia, Jam, dan Sikap Kerja terhadap Kelelahan Kerja Pekerja Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah Juanda Rizki Darmayanti; Prita Adisty Handayani; Mamat Supriyono
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, jumlah kecelakaan kerja tahun 2011 - 2014 mengalami kenaikan. Lebih dari 65% pekerjaIndonesia datang kepoliklinik dengan keluhan kelelahan kerja. Salah satu permasalahan K3(Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan kerja adalahkelelahan. Kelelahan kerja tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor usia, jamkerja, dan sikap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, jam kerja dan sikapkerja terhadap kelelahan kerja pekerja kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah ProvinsiJawa Tengah. Rancangan penelitian menggunakan cross- sectional. Pendekatan digunakan untukmelihat faktor resiko dengan menyebarkan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 83 responden denganteknik pengambilan sampel consecutive sampling. Uji statistik menggunakan uji chi-square dandilanjutkan dengan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat hubungan usia dengan kelelahan kerja (p value 0,001), terdapathubungan jam kerja dengan kelelahan kerja dengan p value 0,001, terdapat hubungan sikap kerjadengan kelelahan kerja (p value 0,001), dan dilakukan analisis multivariat didapatkan hasil terdapathubungan usia, jam kerja dan sikap kerja terhadap kelelahan kerja (p value <0,25). Dari ke 3 variabeltersebut, sikap kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja dengandidapatkan hasil Exp (B) 66,732 kali lebih cenderung mengalami kelelahan dibandingan denganvariabel usia dan jam kerja. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar pekerja lebih memperhatikanusia, jam kerja dan sikap kerja dengan menyesuaikan kemampuan pekerja sehingga pekerja dalammelaksanakan tugas tetap optimal dan tidak mengalami kelelahan kerja.  Kata Kunci: Kelelahan kerja, usia, jam kerja, sikap kerja.
Media Sosial, Suasana, Bangunan dan Pengembangan Usaha Coffee Shop pada Era SDGS di Kota Cirebon Eva Rosdiana; - Wachdijono
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan usaha merupakan hal yang sangat penting agar usaha tidak berhenti di tengah jalan.Apalagi dalam kondisi persaingan pada era SDGs ini maka pemilik usaha harus memperhatikan variabelvariabelyangberkaitandenganpengembanganusaha.Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanvariabelmedia sosial, suasana, bangunan dan pengembangan usaha coffee shop pada era SDGs. Waktupenelitian pada bulan April-Juli 2021 dan lokasinya di coffee shop Kota Cirebon. Desain penelitian adalahkuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah pemilik coffee shop di Kota Cirebon yangberjumlah 85 orang, sehingga teknik pengambilan sampel dilaksanakan secara sensus. Pengukuran datamemakai Skala Likert lalu dianalilis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel mediasosial sangat menarik, variabel  suasana sangat nyaman, variabel bangunan sangat mendukungpengembangan usaha dan variabel pengembangan usaha coffee shop sangat berkembang. Rekomendasi daripenelitian ini diarahkan kepada pemilik atau pelaku usaha coffee shop agar tetap mempertahankan kondisivariabel-variabel di atas sehingga tetap eksis dalam mengelola usahanya di era SDGs ini.  Kata Kunci :  bangunan, coffee shop, media sosial, pengembangan usaha, suasana
Mesin Pencacah Singkong Sebagai Pakan Ternak Sapi Untuk Peningkatan Kesejahteraan UKM Sido Mulyo di Kabupaten Karanganyar Niki Agastia Mutaqin; - Margono; Bambang Hari Priyambodo; Muhammad Vendy Hermawan
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong tidak hanya dikonsumsi sebagai bahan pangan sumber karbohidrat, singkong juga dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak, yaitu sebagai sumber energi dan protein, bila ubi diproses lebih lanjut maka akan menghasilkan limbah berupa kulit singkong dan onggok. Dengan kandungan karbohidratnya yang tinggi, sehingga dapat digunakansebagai sumber energi bagi ternak sapi dan kandungan asam amino cukup baik untuk ternak sapi pada masa pertumbuhan. Tingkat produksi pakan di tentukan oleh nilai gizi dan harga pakan itu sendiri. Semakin tercukupi kebutuhan nutrisi pakan maka tingkat produksi unggas akan semakin tinggi.  Salah satu proses pengolahan singkong menjadi pakan ternak adalah dengan mengiris. Selama ini orang - orang masih melakukan pengirisan singkong dengan alat manual menggunakan pisau. Sehingga apabila singkong dalam jumlah yang cukup banyak maka dibutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat dengan menciptakan mesin tepat guna untuk mengganti peran manusia dalam proses pencacah singkong dengan menggunakan mesin Pencacah.Mesin ini diharapkan mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi produksi pakan ternak. Hasil program menunjukkan bahwa rata-rata kapasitas produksi mengalami peningkatan sebesar 333% dari 300 kg / jam menjadi 1000 kg / jam. Penggunaan mesin baru tetap bisa menjaga kualitas gizi dan protein pada singkong. Singkatnya, program pengabdian masyarakat telah memberikan perubahan positif bagi peternak sapi di kawasan karanganyar. Kata Kunci : Mesin Pencacah. Singkong, Efisiensi
Kajian Evaluasi Purna Huni di Perumnas Condongcatur Yogyakarta Dita Ayu Rani Natalia; Endah Tisnawati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan merupakan hunian massal yang bersifat komoditi dengan bentuk bangunan yang tipikal dan dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat. Bangunan akan mengalami perubahan ketikatidak dapat memenuhi kebutuhan penghuni atau mengalami kerusakan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor penghuni dan usia bangunan, sehingga bangunan tidak efisien atau tidak sesuai dengan perkembangan dan perawatan bangunan. Proses atau cara yang digunakan oleh penghuni atau pengguna untuk melakukan perubahan pada bangunan merupakan tahapan dalam proses evaluasi utuk mencapai kenyamanan dan kebutuhan pengguna. Proses evaluasi untuk penggunaan bangunan dalam mencapai hal tersebut disebut dengan Evaluasi Pasca Huni(EPH) yang menekankan pada aspek arsitektur bangunan dan perilaku penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek Evaluasi Purna Huni yang terjadi di Perumahan Condongcatur dari aspekEvaluasi Purna Huni yang terkait dengan penggunaan dan perubahan ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualititaif dengan analisis Post Occupancy Evaluation (POE) atau Evaluasi Purna Huni (EPH). Hasil penelitian yang telah dilakukan menujukkan bahwa adanya penggunaan dan perubahan ruang pada bangunan perumahan untuk memenuhi kebutuhan penghuni. Faktor perubahan dan penggunaan ruang dipengaruhi oleh faktor intenal pengguna dan faktor eksternal akibat adanya perubahan kawasan. Kata kunci: evaluasi purna huni, perumnas, Condongcatur
Efek Tingkat Stres Mahasiswi Blok 19 – 20 Terhadap Siklus Menstruasi Yuliana Rochmawati Safitri; Muhamad Irsam; Ika Dyah Kurniati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan siklus menstruasi sering dijumpai pada remaja  hingga dewasa. Kegiatan akademik dapat menyebabkanstres psikologis. Siklus mentruasi dapat terganggu salah satunya akibat stres psikologis. Tujuan dari penelitian iniadalah membuktikan pengaruh antara tingkat stres blok 19 – 20 terhadap siklus menstruasi pada Mahasiswi FakultasKedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (FK UNIMUS). Rancangan penelitian ini observasional analitikdengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah mahasiswi FK UNIMUS blok 19 – 20. Penilaianstres menggunakan keusioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS – 42) dan penilaian siklus menstruasi melaluiwawancara. Untuk mengetahui pengaruh antara tingkat stres terhadap siklus menstruasi digunakan uji rank spearman. Tingkat stres terbanyak adalah stres ringan (35,4%) dan siklus menstruasi terbanyak adalah oligomenorea (47,9%).Berdasarkan uji rank spearman antara tingkat stres terhadap siklus menstruasi didapatkan hasil signifikan dengan p=< 0,001 (<0,05) serta koefisien korelasi sedang (0,538). Ada pengaruh yang signifikan antara tingkat stres blok 19 –20 terhadap siklus menstruasi pada mahasiswi FK UNIMUS Kata kunci: Tingkat stres, Siklus menstruasi, mahasiswi kedokteran
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Laba Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015) Rita Andini; Dheasey Amboningtyas
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 2 (2019): Tantangan Implementasi Hasil Riset Perguruan Tinggi untuk Industrialisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang ada usaha-usaha me-manage Manajemen Laba bagi agen (manajer) adalah sesuatu hal yang tidak dipungkiri, hal ini dilakukan karena agen berkepentingan mendapatkan kompensasi kontrak yang besar agar tercapai kemakmurannya. Beberapa motiv yang menjadi pertimbangannya adalah; Bonus Purposes, Political Motivation, Taxation Motivation, Pergantian CEO, Initial Publik Offering (IPO) dan Pentingnya Memberi Informasi Kepada Investor.Teori keagenan pada manajemen laba dapat timbul apabila terjadi selisih kepentinganekonomis pemilik perusahaan yang selanjutnya disebut prinsipal dan manajer yang selanjutnya disebut sebagai agen, dimana principal dan agen berusaha untuk memperoleh tingkat kesejahteraan yang diharapkan, disinilah sering terjadi asimetri informasi. Beberapa faktor yang diduga mampu mempengaruhi manajemen laba diantarnya adalah; leverage, kepemilikan saham publik dan kepemilikan institusional, serta diduga pula bahwa profitabilitas dapat memperkuat pengaruhnya. Secara umum pengkajian ini bertujuan ntuk menguji dan menelaah apakah leverage, kepemilikan saham publik dan kepemilikan institusional dapat mempengaruhi manajemen laba (earning management) yang dimoderasi dengan profitabilitas. Secara khusus pengkajian ini bertujuan untukmemberikan saran pada manajemen perusahan pada bidang industri penggunaan barang konsumsi yang tercatat di BEI, dalam hal bagaimana supaya asimetri informasi antara manajer dengan prinsipal dapat diminimalisir. Populasi pada pengkajian ini adalah perusahaan bidang industri penggunaan barang konsumsi yang tercatat di BEI selama periode 2013-2015. Sampel dalam pengkajian ini menggunakan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 42 perusahaan yang memenuhi kriteria. Variabel terdiri dari lima variabel; leverage, kepemilikan saham publik dan kepemilikan institusional sebagai variabel bebas dan profitabilitas menjadi variabel moderating, sedangkan manajemen laba sebagai variabel terikat. Metode analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan pengujian moderasi dengan memakai MRA (Moderated Regression Analysis). Hasil pengkajian ini yakni; leverage, dan kepemilikan institusional tidak berdampak, kepemilikan saham publik berdampak terhadap manajemen laba. Sedangkan variabel profitabilitas dapat memoderasi kepemilikan saham publik, dan tidak memoderasi hubungan antara leverage, kepemilikan institusi terhadap manajeman laba.Kata Kunci: Leverage, kepemilikan saham publik, kepemilikan institusional, profitabilitas, dan manajemen laba.
Pengembangan Manajemen Parenting Regional Anestesi Bagi Keluarga Pasien Oleh Co-Assistant Anestesi Titin Setyowati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah menyatakan bahwa pasien yang menyatakan persetujuan karena pengetahuan danpemahamannya akan informasi yang diberikan kepadanya mampu meningkatkan prosentase dalamkesuksesan sebuah tindakan operasi. Karena setiap individu yang dihubungkan berkecenderunganuntuk mempengaruhi yang lain. Co-Assistant Anestesi disini berdiri sebagai penjembatan efektifantara Dokter Spesialis Anestesi dan Keluarga pasien. Penyampaian yang tepat dan efisien terhadappasien maupun keluarga pasien, tidak dapat dilakukan begitu saja tanpa adanya pedoman yangjelas. Pedoman yang lebih terperinci dari pengembangan model manajemen parenting refionalanestesi diharapkan  mampu menjadi standar dalam tata laksana penyampaian. Pedoman dalampenyampaian parenting, terhadap keluarga pasien harus terstruktur dan seefektif mungkin, Panduandalam penyampaian ini merupakan produk dari Model Manajemen Parenting Regional Anestesi bagikeluarga pasien oleh Co-Assistant Anestesi (Dokter Muda Anestesi) , sehingga proses pembibingankeluarga pasien dapat berjalan secara baik. Perencanaan yang dilakukan dalam Model FinalManajemen Parenting Regional Anestesi oleh Co-Assistant regional Anestesi bagi keluarga pasiendidasari pada analisis kebutuhan pengembangan model yang telah dibahas sebelumnya. Analisiskebutuhan yang telah dilakukan dan ditambah dengan rumusan tujuan penelitian, dikembangkanuntuk menjadi sebuah masterplan dalam pengembangan Model Final Manajemen Parenting RegionalAnestesi oleh Co-Assistant regional Anestesi bagi keluarga pasien dalam sebuah rancangan pelatihanbagi Co-Assistant Anestesi. Kata Kunci : Regional Anestesi,  Parenting Regional Anestesi
Revitalisasi Koridor Bersejarah Kawasan Keraton Kanoman Kota Cirebon Farhan Firmanyah; Irland Fardani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Cirebon memiliki bangunan kuno/lama yang merupakan saksi sejarah peristiwa lampau. Salahsatunya adalah Keraton Kanoman Kota Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiandeskriptif yang melalui proses wawancara, analisis, sintesis, hingga didapati konsep desain. Adapunwawancara yang dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang dimana narasumberwawancara merupakan salah satu keluarga keraton. Konsep revitalisasi bertujuan untukmenghidupkan kembali kawasan koridor keraton agar tidak Tertutup oleh ramainya pasar. Dilihatdari fenomena tersebut bahwa koridor keraton kanoman tertutup oleh pasar kanoman sehinggabanyak pengunjung yang bingung akses utama menuju Keraton kanoman. Proses desain dilakukanornamen kawasan revitalisasi melalui tahapan identifikasi koridor yang memiliki karakter padatampilan koridor eksisting dengan penambahan ornamen dan warna untuk memperkuat suasanakoridor menggunakan gaya arsitektur Keraton Kanoman Kota Cirebon. Revitalisasi ini menggunakantema Arsitektur Keraton Cirebon. Suasana yang dihadirkan melalui ciri khas keraton Kanoman yangidentik dengan warna putih dan terdapat tempelan-tempelan piring keramik Cina/Eropa pada dindingbangunan. Konsep makro representatif mengembalikan identitas kawasan Koridor Keraton, konsepmikro ruang adalah fungsional. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu menghidupkan kembali identitaskoridor keraton Kanoman agar akses menuju keraton Kanoman terlihat lebih jelas. Kata Kunci : Revitalisasi, Koridor, Pasar, Keraton Kanoman