cover
Contact Name
Heri Dwi Santoso
Contact Email
heridwi.santoso@unimus.ac.id
Phone
+6282329058143
Journal Mail Official
lppm@unimus.ac.id
Editorial Address
LPPM Unimus Jl. Kedungmundu Raya No.18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Unimus
ISSN : 26543257     EISSN : 26543168     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 949 Documents
Pelatihan Penanganan dan Penjangkauan kasus Kekerasan Pada Anak Metode EFT (Emotioal Free Technique ) Yuliani Widianingsih
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kasus-kasus kekerasan pada Anak di Kota Depok telah mendorong Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok membentuk Pusat Pelayanan TerpaduPemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan relawan gugus tugas Pencegahan Kekerasan dalam RumahTangga (PKDRT). Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kasus kekerasan serta menangani tindakkekerasan pada anak. Minimnya pengetahuan dan ketrampilan pengurus P2TP2A maupun relawan gugus tugasPKDRT dalam menangani korban menyebabkan banyak persoalan yang membuat penanganan dan penjangkauankasus kekerasan pada anak tidak berjalan secara holistic dan integral. Wawasan mengenai tehnik pendampingankorban akibat trauma kekerasan masih sangat terbatas. Pengetahuan pengenalan berbagai karakter kepribadiankorban, model pendekatan komunikasi  masih sangat kurang. Dibutuhkan suatu pengetahuan juga ketrampilanteknik pendampingan bagi pengurus dan relawan gugus tugas PKDRT. Tujuan kegiatan pelatihan adalah untukmemberikan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan Pengurus P2TP2A Kota Depok,relawan gugus tugasPKDRT tiap kecamatan di Kota Depok dalam melakukan pendampingan korban kekerasan pada anak melaluimetode  Mind Power Emotional Healing atau Emotional Freedom Technique (EFT). Metode pelaksanaan padaprogram pelatihan  ini adalah, pengenalan Metode EFT, sejarah metode EFT, pentingnya dan cara menggunakanmetode EFT, simulasi jenis jenis kepribdian dan karakter seseorang. Dari hasil evaluasi dengan peserta pelatihan danpihak penyelenggara, pelatihan dan pendampingan kegiatan pengenalan metode EFT ini sangat bermanfaat, karenaselain mengetahui tehnik pendampingan korban kekerasan pada anak, peserta juga mendapat pengetahuan  tentangcara menghadapi korban kekerasan dengan metode EFT yang dapat dipraktekkan pada saat pendampingan kasus. Kata Kunci : Pelatihan,  Penanganan, Penjangkauan kasus,Kekerasan Anak,  EFT
Penyaring Air Sederhana Perbaiki Fisik Warna Air Bersih di Kelurahan Jatibarang, Kota Semarang untuk Pencegahan Kejadian Diare Yanuarita Tursinawati; Dyah Mustika Nugraheni; M Arif Nurohman; Fachru Riza Ahmad; Ovie Noviasari; Shintya Nanda Nuraini; Maharani Maharani; Rumaisha Qonita Tanaya; Findi Wira Purnawati; Adilla Hastika Fasha; Nony Triyana Macelia; Roidatul Ummah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 2 (2019): Tantangan Implementasi Hasil Riset Perguruan Tinggi untuk Industrialisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penentuan prioritas masalah dengan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) dari hasil survei kesehatan masyarakat di kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen, Semarang tahun 2017 menghasilkan data berupa tingginya angka kejadian diare. Penyebab Diare di kelurahan Jatibarang salah satunya disebabkan oleh ketersediaan air bersih kurang memadai yang digunakan masyarakat sehari-hari. Hal ini menjadi dasar dilakukannya pengabdian masyarakat dengan kegiatan berupa pemeriksaan air, penyuluhan dan pelatihan pembuatan penyaring air sederhana di kelurahan Jatibarang sehingga kualitas air bersih dapat meningkat dan lebih lanjut akan menurunkan angka kejadian diare. Metode: Pemeriksaan sampel air dilakukan di wilayah RW 1 dan RW 4 Kelurahan Jatibarang, Semarang sebelum dan setelah pemakaian penyaring air sederhana.Penyuluhan tentang diare dan pelatihan pembuatan penyaring air sederhana dilaksanakan pada Januari 2017.Pemeriksaan air secara fisik (warna, rasa, bau, zat padat terlarut) dan bakteriologi dilakukan di Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Hasil: Pelatihan pembuatan penyaring air sederhana menghasilkan 3 buah alat. Penilaian warna air dengan metode SNI 06.6989.24-2005 di RW 1 sebelum penyaringan 24 TCU dan setelah penyaringan 12 TCU sedangkan pada RW 4 sebelum penyaringan 4 TCU dan setelah penyaringan 5 TCU. Rasa dan bau air bersih di wilayah RW 1 dan RW 4 sesuai standar. Tidak ditemukan adanya kandungan bakteri pada sampel air baik di wilayah RW 1 maupun RW 4. Kesimpulan: Pemakaian penyaring air sederhana memberikan perbaikan air bersih dari segi fisik warna di RW 1 namun tidak pada RW 4. Penyempurnaan alatpenyaring air perlu dikembangkan lagi.Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia. Abstrak terdiri latar belakang, metode penelitian, hasil dan/atau pembahasan, dan kesimpulan Jumlah kata dalam abstrak maksimal 250 kataKata kunci: Pemeriksaan air, penyaring air sederhana, diare
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep Rawat Jalan Berdasarkan PMK Nomor 129 Tahun 2008 Di Rumah Sakit X Tisa Amalia; Dicky Kurnia Ramadhan
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit mempunyai misi memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau olehmasyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya melalui waktutunggu pasien yang cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata waktu tunggupelayanan resep depo farmasi rawat jalan, mengetahui kesesuaian waktu tunggu Rumah Sakit “X”,dan faktor-faktor yang mempengaruhi lama waktu tunggu pelayanan obat. Jenis penelitian ini yaituyuridi empiris dengan menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Hasil penelitian ini adalahmengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep obat, rata- rata waktutunggu pelayana resep depo farmasi rawat jalan pada obat jadi dengan waktu tunggu 18 menitsedangkan waktu tungu pelayan resep pada obat racikan dengan waktu tunggu 32 menit. Untukkesesuain waktu tunggu Rumah Sakit “X” belum memenuhi standar pelayan minimal rumah sakitkarena terdapat nilai maksimal waktu tunggu pelayanan resep pada obat jadi yaitu 44 menit dan obatracikan 73 menit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata waktu tunggu pelayanan reseppasien rawat jalan di Rumah Sakit ‘X” memenuhi standar pelayanan minimal yang telah ditetapkanoleh Kementrian Kesehatan, namun untuk kesesuain waktu tunggu pelayanan resep belum memenuhistandar pelayanan minimal yang telah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan, dan faktor-faktor yangmempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep obat yaitu saat penerimaan resep, saat pemberianetiket, saat pengerjaan resep racikan, saat penyerahan, saat  perpindahan shift serta sarana danprasarana Kata Kunci: Waktu Tunggu, Resep Rawat Jalan, PMK Nomor 129 Tahun 2008
Pengaruh Good Corporate Governance (gcg) Terhadap Keberlangsungan Pembiayaan Nasabah Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Purbayu Budi Santosa; Wisnu Mawardi; Dul Muid; Diah Meani R.M.D; Mochammad Ardani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LKMS mengalami perkembangan yang signifikan di Indonesia. LKMS memiliki peran yang vital di dalam memberdayakan perekonomia masyarakat, khususnya melalui pengembangan UMKM. Peran strategis LKMS di dalam memberdayakan UMKM tercermin melalui intermediasi keuangan yang berimplikasi pada penyertaan modal usaha, pemerataan pendapatan, penciptaan lapangan pekerjaan, hingga mengurangi kemiskinan. Meskipun begitu, LKMS memiliki masalah di dalam tata kelola perusahaan atau biasa dikenal dengan istilah Good CorporateGovernance. Hingga saat ini, belum ada standarisasi di dalam penerapan GCG pada LKMS. GCG umumnya diterapkan pada lembaga perbankan. Padahal, aktivitas intermediasi keuangan sangat memerlukan GCG dalammengantisipasi berbagai macam risiko, seperti risiko pembiayaan, risiko pasar, risiko operasional, serta risiko reputasi dan legalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan GCG di dalam keberlangsungan usaha UMKM yang mendapatkan pembiayaan dari LKMS. Faktor-faktor yang dilibatkan dalam kriteria GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Keberlangsungan usaha dinilai dari besaran omzet UMKM sebagai variabel dependen. Metode yang digunakan yaitu Ordinary Least Square yang telah lolos uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasilnya, secara simultan penerapan GCG mempengaruhi keberlangsungan usaha UMKM secara signfikan. Secara berurutan, faktor GCG yang paling berperan di dalamnya yaitu independensi, transparansi, akuntabilitas, dan kewajaran, sementara faktor responsibilitas tidak berpengaruh secara parsial.Kata kunci: GCG, LKMS, UMKM.
Pengaruh Variasi Waktu Shot Peening pada Material ST 37 Terhadap Kekerasan Permukaan dan Struktur Mikro Trio Nur Wibowo; Hartono Hartono; Warso Warso
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 2 (2019): Tantangan Implementasi Hasil Riset Perguruan Tinggi untuk Industrialisasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material ST 37 merupakan jenis material yang mudah didapat dipasaran dengan biaya yang relatif lebih murah. Namun, sifat mekaniknya perlu ditinggkatkan sehingga lebih baik dan mememiliki life time yang lebih lama. Dengan menggunakan metode shot peening maka diharapkan terjadi perubahan bentuk struktur mikro dan nilai kekerasan menjadi lebih meningkat. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui perubahan struktur mikro dan nilai kekerasan yang terjadi akibat proses shot peening dengan durasi penembakan 0, 5, 10, 20, 30, dan 40 menit. Tekanan udara pada proses shot peening sebesar 7 bar. Diameter steel shot 0,8 mm yang memiliki nilai kekerasan 40-50 HRC dan jarak nozzle dengan permukaan spesimen sejauh 100 mm. Struktur mikro dianalisadengan mikroskop optilab dengan pembesaran 200 kali dan difoto menggunakan optilab yang terhubung dengan komputer. Pengujian kekerasan permukaan diuji dengan menggukanan alat uji kekerasan  micro Vickers dengan menggunakan  beban indentasi sebesar 10 gram selama 10 detik. Dari hasil  penelitian menunjukan terbentuknya lapisan  struktur mikro yang lebih halus pada  permukaan yang di shot peening. Hasil pengujian kekerasan  mengindikasikan terjadinya penigkatan kekerasan sebanding  dengan durasi shot peening yang dilakukan. Perubahan  signifikan terjadi pada spesimen raw material dengan nilai kekerasan sebesar 187,14 VHN meningkat drastis menjadi 215,02 VHN pada spesimen dengan durasi shot pening 5 menit. Peningkatankekerasan cenderung menurun sebanding dengan peningkatan durasi shot peening, namun tidak begitu signifikan. Durasi 10, 20, 30, dan 40 menit memiliki nilai kekerasan sebesar 202,80, 180,43, 181,2,dan 180,01VHN.Kata kunci: ST 37, shot peening, struktur mikro, vickers hardness
Konsumsi Mie Instan dan Status Gizi Remaja di Desa Kalongan Ungaran Timur Kabupaten Semarang Fatmawati Indah Pratiwi; Yuliana Noor Setiawati Ulvie; Erma Handarsari; Purwanti Susantini
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan instan yang paling diminati oleh semua kalangan masyarakat salah satunya mieinstan. Mie instan kini menjadi makanan populer terutama di kalangan remaja. Lingkungan dangaya hidup dapat mempengaruhi para remaja termasuk dalam hal pangan. Meningkatknyakonsumsi mie instan akan berdampak pada status gizi seseorang. Tujuan penelitian untukmengetahui konsumsi mie instan dan status gizi remaja di Desa Kalongan Ungaran TimurKabupaten Semarang. Metode penelitian ini penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 49 remaja.Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data konsumsi dengan formsemi-FFQ dan data status gizi dengan pengukuran berat badan tinggi badan. Analisis dataunivariat untuk megetahui jenis, jumlah, frekuensi konsumi mie instan dan status gizi yangdisajikan dalam bentuk presentase, rata-rata dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan44,9% status gizi remaja gizi baik (-2SD sd +1SD) dengan rata-rata -0,574±0,967, 40,8%mengonsumsi 3 jenis mie instan (2,95±0,224), 93,9% mengonsumsi 1 bungkus (2,00 ± 0,00) setiapmakan dengan rata-rata besar porsi 92,14 gram dan kandungan energi 384,28 kkal, protein 8,57 gram,lemak 14,14 gram, karbohidrat 56,57 gram, natrium 977,14 mg, 24,5% sering (≥4x seminggu)mengonsumsi mie instan, 75,5% jarang (<4x seminggu) mengonsumsi mie instan. Kata kunci : Mie Instan, Status Gizi, Remaja
Pengembangan Media Math Learning Melalui Pendekatan Kontekstual Materi Barisan Dan Deret Bilangan Kelas Xl Indi Rakhmawati; Dwi Sulistyaningsih; Eko Andy Purnomo
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh pendidik untuk mempermudah proses belajar danmeningkatkan kualitas pembelajaran. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan didapatkanbahwa hasil belajar siswa masih rendah terutama pada materi barisan dan deret bilangan. Haltersebut dikarenakan dalam proses pembelajaran masih berpusat pada guru, media yang digunakanoleh guru masih berupa powerpoint sehingga kurang bisa mengulas materi seutuhnya, siswa masihmenganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dipahami karena memuat rumus-rumusabstrak, serta belum adanya pemanfaatan media berbasis android yang mendukung prosespembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut solusi yang ditawarkan yaitu pengembanganmedia math learning melalui pendekatan kontekstual materi barisan dan deret bilangan kelas XI.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan media math learningmelalui pendekatan kontekstual. Metode dalam penelitian ini adalah Research And Development(R&D) dengan model pengembangan ADDIE melalui 5 tahapan yaitu Analisis, Perancangan,Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposivesampling. Subjek uji coba terbatas terdiri dari 16 siswa dan uji coba lapangan terdiri dari 36 siswa.Pengumpulan data melalui metode observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakanadalah angket validasi ahli media dan ahli materi serta angket respon siswa dan guru. Hasilpenelitian menunjukan bahwa hasil validasi ahli media diperoleh nilai rata-rata 4,3 dengan kriteriavalid; hasil validasi ahli materi diperoleh rata-rata 4,5 dengan kriteria valid; hasil respon siswadiperoleh rata-rata 3,53 dengan kriteria sangat praktis; dan hasil respon guru diperoleh rata-rata 3,55menunjukkan kriteria sangat praktis.Kata Kunci : Pengembangan, Pembelajaran Matematika, Kontekstual.
Pengukuran dan Analisis Ketidakseimbangan Beban serta Kualitas Daya Listrik pada Transformator 865 KVA di Universitas Muhammadiyah Semarang Tomi Harmika; Achmad Sholichan; Luqman Assaffat
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Muhammadiyah Semarang merupakan kampus yang menggunakan energi listrik cukup besar, memilikibeberapa transformator distribusi salah satunya transformator distribusi yang terletak di gedung Fakultas Kedokterandengan daya 865 kVA. Trafo tersebut menyuplai beberapa gedung yang ada di Universitas Muhammadiyah Semarang,antara lain yaitu gedung FK dan GKB, gedung GSG, Masjid At-Taqwa, serta Unimus Mart. Dengan pembagian bebanyang cukup banyak dibeberapa gedung tentunya ketidakseimbangan beban pada trafo dan kualitas daya listrik padasistem perlu dilakukan pengukuran dan analisis. Pengukuran ketidakseimbangan beban dan kualitas daya listrik inimenggunakan alat PQ3100 Analyzer, dimana dengan alat tersebut dapat diketahui dan dianalisa tentang besaran listrik,tegangan dan arus listrik, harmonisa, faktor daya, dan ketidakseimbangan beban. Pengamatan dan pengukurandilakukan pada Transformator 865 kVA di Universitas Muhammadiyah Semarang. Data yang diperoleh kemudiandibandingkan dengan standar yang berlaku dan sesuai dengan nilai yang diijinkan. Dari penelitian disimpulkan bahwasecara umum ketidakseimbangan beban serta kualitas daya listrik pada Transformator 865 kVA di UniversitasMuhammadiyah Semarang dalam keadaan baik, karena memenuhi standar yang diijinkan. Kata Kunci : Transformator, Ketidakseimbangan beban, Kualitas Daya Listrik, PQ3100 Analyzer
Aplikasi Mesin Penyedot Debu Pada Industri Kecil Kerajinan Tempurung Kelapa Application Of Dust Collector In Small Industries Of Coconut Shell Craft - Paryono; Edy suwarto; Teguh Budisantoso
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan tempurung kelapa  bagi Industri Kecil Anggerek Jaya  merupakan usaha yang telah lama di tekunidan merupakan usaha kreatif yang sangat unik. Untuk keperluan pembuatan asesoris produk dari bahan tempurung kelapa seperti tas, ikat pinggang, arloji  dan bentuk - bentuk unik lainnya.  Permasalahan yang ada adalah pada saat proses produksi untuk penghalusan tempurung timbul debu yang cukup mengganggu lingkungan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk membuat peralatan yang dapat menangkap debu yangdiakibatkan dari proses penghalusan tempurung kelapa. Metode yang digunakan untuk dapat mencapa tujuan adalah mengambil  solusi yang dianggap paling tepat untuk diterapkan yaitu: penyedot debu portabel, daya rendah, dapat digeser ke unit operasi yang sedang membutuhkan. Spesifikasi dari sistem dust collector: Daya motor blower 380 watt, Kecepatan hisap = 4.55 [m/s], Kapasitas hisap 0.0063037 [m3/s], daya hisap  = 0.0207[W]. Peralatan penyedot debu dapat berfungsi dengan baik dan dapat digunakan untuk menyedot debu yangtimbul akibat proses proses produksi penghalusan tempurung kelapa.Kata kunci: Penyedot debu, Centrfugal blower, kerajinan tempurung kelapa
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS DIGITAL DALAM STORYBOARD PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA ‘’BUFFERPEDIA’’ SEBAGAI SUMBER BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII Riska Novia Sari; Endang Tri Wahyuni Maharani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kimia merupakan ilmu yang pada awalnya diperoleh dan dikembangkan berdasarkan percobaan (induktif) namun pada perkembangan selanjutnya kimia juga diperoleh dan dikembangkan berdasarkan teori (deduktif). Storyboard visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan.Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan November, di salah satu Madrasah Negeri di Kota Semarang. Subjek penelitian yaitu siswa XII MIPA tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 34 Siswa. Media pembelajaran berbasis storyboard pada materi larutan penyangga akan lebih efektif digunakan, hal ini dapat dilihat dari penguasaan siswa terhadap materi larutan penyangga yang hanya memiliki persentase sebesar 15% dari jumlah keseluruhan siswa, dan juga dapat dilihat dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan di rumah selama pendemi sangat mempengaruhi konsetrasi siswa serta kurangnya waktu yang disediakandalam memahami pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan d irumah sangat berpengaruh, hal ini dapat dilihat dari hasil persentase sebesar 73,50% serta kurangnya waktu yang disediakan yaitu memilki persentase sebesar 23,5%.Kata Kunci : Media pembelajaran, Storyboard, Larutan Penyangga