cover
Contact Name
Supawanhar
Contact Email
supawahar53@gmail.com
Phone
+6281373681370
Journal Mail Official
jurnal.jogapa.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Gandus Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Governance and Public Administration
ISSN : -     EISSN : 30317584     DOI : https://doi.org/10.59407/jogapa.v1i2
Journal of Governance and Public Administration (JoGaPA) is a national journal as a medium of scientific research results, thinking, and critical-analytical studies on research in the fields of public administration and governance, particularly focusing on the main problems in the development of the science of public administration and governance studies. Includes the development of Government policy, public administration, public management, the study of the autonomous region, the local government and bureaucracy, policy analysis, public service, political decentralization, fiscal, public economics and politics as well as regional planning and studies other social sciences.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Maret" : 22 Documents clear
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PREFERENSI PEMILIH: STUDI KAMPANYE PEMILIHAN UMUM izzati, Fazzat; Asyifa, Rafika Mutiasani; Wicaksono, Muhammad Arief; Muflikhah, Muflikhah; Azizah, Dita Nurul; Nugroho, Joko Tri
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mempengaruhi preferensi pemilih selama kampanye pemilihan umum. Dengan berkembangnya teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin luas, kampanye politik kini beralih dari media tradisional ke media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih spesifik. Studi ini mengkaji bagaimana platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube digunakan oleh para calon dan tim kampanye untuk menyebarkan pesan politik, membangun citra, serta memobilisasi pemilih. Selain itu, penelitian ini meneliti bagaimana interaksi antara pemilih dan konten politik di media sosial dapat mempengaruhi sikap, preferensi, dan keputusan memilih. Data dikumpulkan melalui metode penelitian kuantitatif serta survei terhadap pemilih serta analisis konten media sosial selama periode kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk persepsi politik pemilih, terutama di kalangan pemilih muda yang aktif menggunakan media sosial. Namun, pengaruh ini bervariasi tergantung pada tingkat partisipasi pemilih, keterpaparan terhadap konten politik, dan sumber informasi lain yang diakses. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial merupakan alat yang kuat dalam kampanye politik, namun efektivitasnya bergantung pada strategi komunikasi dan keterlibatan pemilih Kata Kunci : Media Sosial, Preference Pemilih, Kampanye Politik, Pemilihan Umum, Komunikasi Politik
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI UPT PUSKESMAS BEJI TULUNGAGUNG Cahyanti, Sheffia; Zahrani, Tarissa Putri; Amalya, Bella Rizky; Cahyono, Anang Sugeng; Hariyanto, Slamet
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) di UPT Puskesmas Beji serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung kepada pegawai puskesmas yang mengoperasikan SIMPUS. Analisis dilakukan menggunakan model e-government Layne & Lee yang terdiri dari empat tahap: Catalogue, Transaction, Vertical Integration, dan Horizontal Integration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPUS telah membantu digitalisasi informasi kesehatan, mempercepat proses pelayanan, dan mengurangi kesalahan dalam pencatatan data pasien. Pada tahap Catalogue, SIMPUS menyediakan akses informasi pasien, rekam medis, dan persediaan obat secara lebih efisien. Pada tahap Transaction, sistem ini mempermudah pendaftaran, antrean, serta pencatatan rekam medis, meskipun masih mengalami kendala teknis seperti gangguan jaringan. Pada tahap Vertical Integration, SIMPUS memfasilitasi pelaporan data ke Dinas Kesehatan, sementara pada tahap Horizontal Integration, SIMPUS memungkinkan koordinasi dengan apotek, laboratorium, dan BPJS Kesehatan. Simpulan, SIMPUS berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan di Puskesmas Beji, terutama dalam pengelolaan data pasien dan integrasi dengan instansi lain. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti belum tersedianya sistem pembayaran online dan gangguan teknis dalam operasional. Untuk meningkatkan efektivitas SIMPUS, diperlukan pengembangan lebih lanjut, termasuk implementasi fitur pembayaran daring, perluasan integrasi dengan rumah sakit, serta peningkatan pelatihan bagi petugas puskesmas. Kata Kunci: SIMPUS, E-Government, Layanan Kesehatan, Puskesmas Beji, Manajemen Informasi.
PERBANDINGAN PELAYANAN ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DI KABUPATEN MALANG DENGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Pramustika, Selma Regina; Dhiya, Nabila Fara; Yuliske, Amanda Salsa; Cahyono, Anang Sugeng; Nurhaja, Nunun
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1675

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis pelaksanaan Online Single Submission (OSS) dalam optimalisasi investasi di Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Malang. Dengan fokus pada perizinan berbasis elektronik, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas OSS berdasarkan teori e-government oleh Richardus Eko Indrajit, yang mencakup dukungan, kapasitas, dan nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kabupaten telah menerapkan OSS dengan berbagai kebijakan dan dukungan infrastruktur yang berbeda. Kabupaten Tulungagung mengoptimalkan OSS melalui pengembangan Mal Pelayanan Publik, integrasi data melalui Satu Data Indonesia, serta digitalisasi layanan. Sementara itu, Kabupaten Malang berfokus pada penguatan infrastruktur, penyediaan sumber daya teknologi, serta sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat dan pegawai pemerintahan. Meskipun demikian, penelitian menemukan adanya tantangan dalam implementasi OSS, seperti kesenjangan infrastruktur digital di daerah pedesaan serta keterbatasan edukasi bagi masyarakat terkait prosedur perizinan online. Oleh karena itu, peningkatan integrasi sistem, perluasan akses internet, dan edukasi publik menjadi faktor penting dalam optimalisasi OSS sebagai instrumen peningkatan investasi, khususnya bagi UMKM. Kata Kunci: OSS, E-Government, Investasi, Perizinan Digital, UMKM
TRANSPARANSI PENGGUNAAN APLIKASI SISKEUDES TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA PENJOR Cintya, Anggun Meida; Yumarnis, Rebina Ika Fitria; Sari, Sheyla Kurnia; Cahyono, Anang Sugeng; Haryanto, Slamet
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi penggunaan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam pembangunan di Desa Penjor serta efektivitasnya dalam meningkatkan pelaporan keuangan desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pegawai operator yang mengakses aplikasi SISKEUDES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SISKEUDES di Desa Penjor telah membantu dalam pengelolaan keuangan desa secara lebih sistematis, efisien, dan transparan. Namun, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, seperti gangguan jaringan internet dan listrik, serta keterbatasan akses bagi masyarakat karena sifat privat dari aplikasi. Penelitian ini menganalisis penggunaan SISKEUDES berdasarkan lima pilar e-Government, yaitu dissemination, communication, transaction, integration, dan participation. Pilar komunikasi dan transaksi menunjukkan keberhasilan dalam implementasi, sementara pilar informasi dan partisipasi masih mengalami kendala, terutama terkait aksesibilitas masyarakat terhadap informasi keuangan desa. Dengan demikian, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi serta mekanisme komunikasi yang lebih interaktif agar masyarakat dapat lebih terlibat dalam pengawasan keuangan desa. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa melalui optimalisasi aplikasi SISKEUDES. Kata Kunci: Transparansi, Aplikasi Siskeudes, E-Government, Pengelolaan Keuangan Desa
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL OLEH KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA PANTAI GEMAH TULUNGAGUNG DALAM PRESEKTIF E-GOVERNMENT Agnia, Wizka Nida; Purwaningrum, Nabila Ramadhani; Handayani, Pungki Sri; Purnawati, Laily; Nurhalimah, Zulfaisya
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pantai Gemah, Tulungagung, dalam meningkatkan pariwisata dengan menggunakan pendekatan e-government, khususnya model partisipasi warga yang dikembangkan oleh Kim (2003). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden meliputi pimpinan POKDARWIS, wisatawan, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial oleh POKDARWIS mencakup empat aspek : (1) Daerah, menunjukkan interaksi dua arah antara masyarakat dan pemerintah masih terbatas, sementara interaksi antara POKDARWIS dan masyarakat terjalin dengan baik; (2) Ideologi, mengungkapkan bahwa demokrasi dan transparansi masih lemah, dengan partisipasi warga yang lebih bersifat pasif; (3) Partisipasi, menyoroti upaya POKDARWIS dalam mempromosikan pariwisata melalui media sosial, meskipun layanan pemesanan online belum tersedia; dan (4) Tingkat Masyarakat Sipil, menekankan peran POKDARWIS sebagai perantara antara masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan transparansi, edukasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Simpulan, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses dan literasi digital, POKDARWIS berhasil memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan pariwisata Pantai Gemah dan meningkatkan interaksi dengan wisatawan. Pendekatan e-government berbasis partisipasi warga memungkinkan masyarakat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Kata Kunci: Media Sosial, Pariwisata, Masyarakat, E-Government  
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI SIREKAP (SISTEM INFORMASI REKAPITULASI) DALAM PEMILU 2024 Putri, Jovita Angelina; Sari, Nike Yulita; Rahayuningtyas, Fatmala Desi; Cahyono, Anang Sugeng; Purnawati, Laily
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan transparansi penerapan aplikasi SIREKAP dalam Pemilu 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sumber data berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan literatur yang mengelompokkan informasi berdasarkan tema utama, seperti kecepatan, kemudahan, dan keterbukaan dalam penggunaan aplikasi SIREKAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIREKAP berperan penting dalam meningkatkan efisiensi perhitungan suara dan transparansi hasil pemilu. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, aplikasi ini memungkinkan rekapitulasi suara dilakukan lebih cepat dibandingkan metode manual. Namun, terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan jaringan internet, beban server yang tinggi, serta kurangnya pemahaman petugas terhadap sistem. Analisis menggunakan indikator dari Harvard JFK School of Government menunjukkan bahwa keberhasilan SIREKAP dipengaruhi oleh tiga faktor utama: support (dukungan pemerintah dan kesiapan SDM), capacity (ketersediaan infrastruktur dan pelatihan teknis), serta value (nilai manfaat bagi penyelenggara dan peserta pemilu). Simpulan, bahwa meskipun SIREKAP memiliki dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi pemilu, diperlukan peningkatan infrastruktur, pelatihan petugas, serta stabilisasi sistem agar implementasi di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: SIREKAP, Pemilu 2024, Efektivitas, Transparansi, Digitalisasi Pemilu
CHALLENGES AND STRATEGIES IN E-GOVERNMENT IMPLEMENTATION IN A REMOTE REGION IN SUMENEP Faris Anggara; Ika Devy Pramudiana; Eny Haryati; Sapto Pramono
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1689

Abstract

This study aims to analyze the challenges and strategies in implementing e-government in remote areas of Sumenep Regency. The approach used is qualitative with a case study design, which allows for an in-depth understanding of the obstacles and efforts that can be made in implementing digital government services. Data were collected through interviews with key stakeholders, direct observation of e-government infrastructure and utilization, and documentation studies. Data analysis was carried out using thematic analysis methods, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of e-government in Sumenep faces various challenges, such as limited information and communication technology (ICT) infrastructure, low digital literacy of the community, the digital divide between urban and rural areas, limited government human resource (HR) competency, and limited budget. In addition, resistance to change, lack of supporting local policies, and data security issues are also major obstacles. To overcome these obstacles, a comprehensive strategy is needed, such as improving ICT infrastructure through collaboration with the private sector, digital literacy programs for the community, strengthening government HR capacity, optimizing budget allocation, and cultural and social approaches to increase public acceptance of e-government. Continuous evaluation and monitoring are also needed to ensure the effectiveness of implementation. With the right strategy, e-government in Sumenep has the potential to improve the quality of public services and encourage a more inclusive and sustainable digital transformation. Keywords: E-Government, Ict Infrastructure, Digital Literacy, Digital Divide
PEMANFAATAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA EFEKTIF DALAM KOMUNIKASI KELOMPOK MODERN Mahatta, Al Afnan; Althafah, Yasmin Valda; Adiesha Septarini, Natya Nur; Pratama Putra, Dian; Maulida, Najla Atfa; Nugraha, Joko Tri
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1691

Abstract

Pada zaman dengan teknologi yang maju, komunikasi tidak hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka. Namun, juga dapat dilakukan secara jarak jauh dengan menggunakan aplikasi-aplikasi obrolan digital. Dengan teknologi ini sangat membantu mempermudah berbagai individu dalam berkomunikasi, terutama dalam aspek pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan fitur yang ada di aplikasi WhatsApp oleh mahasiswa Universitas Tidar angkatan 2024. WhatsApp adalah aplikasi yang menyediakan fitur bagi pengguna untuk bertukar pesan (chat), video call, mengirimkan foto, voice note, dan telepon secara individu maupun grup. Fitur WhatsApp Group diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi diskusi secara berkelompok dalam mempermudah proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan instrumen yang digunakan adalah angket dalam bentuk pernyataan yang ditunjukkan untuk responden. Dengan 85 responden, responden memberikan penilaian tinggi pada pernyataan fitur tersebut membantu keberlangsungan berjalannya kerja kelompok dan apabila fitur tersebut ditiadakan akan memberi kendala besar. Namun, dalam konteks meningkatkan kontribusi dan komunikasi, fitur ini mendapatkan penilaian yang rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa fitur WhatsApp Group sangat membantu mahasiswa dalam keberlangsungan komunikasi dan penyelesaian tugas kelompok, tetapi tidak mampu meningkatkan minat mahasiswa yang pasif untuk berkontribusi. Kata Kunci: WhatsApp, Komunikasi Kelompok, Media
LOCAL ECONOMIC DEVELOPMENT THROUGH WOMEN'S EMPOWERMENT WITH GINGER AND GRASS JELLY CULTIVATION IN KAMPUNG LAWAS MASPATI, SURABAYA Taufiq Hidayat; Sri Kamariyah; Ika Devy Pramudiana; Kristyan Dwijosusilo
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1694

Abstract

Women's empowerment in the cultivation of ginger and cincau in Kampung Lawas Maspati, Surabaya, East Java, is an effort to improve the economic and social welfare of the women in the community. This research explores women's empowerment in the cultivation of ginger and cincau in Kampung Lawas Maspati, Surabaya, to enhance their economic and social well-being. Despite the promising initiatives, the women still face various challenges, such as limited access to resources, lack of training, and difficulties in accessing markets and funding. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document studies to analyze the empowerment efforts undertaken and their impact. The results show a positive impact from training and market access support, but challenges such as infrastructure limitations and program sustainability still need to be addressed. In conclusion, further collaboration between the government, community, and academics is needed to ensure the sustainability of this program. Keywords: Women's Empowermen, Ginger and Cincau Cultivation, Economic Welfare
ANALISIS PENGARUH ULASAN DALAM BISNIS ONLINE UNTUK PEMBELIAN BARANG Nurbaiti, Eti; Rismawan, Aulia Nizzar; Fuadah, Sana Lailati; Hilmy Praya, Muhammad; Syifa, Bintang Nurina; Nugraha, Joko Tri
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i2.1701

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh ulasan dalam bisnis online terhadap keputusan pembelian barang dengan menggunakan metode kuantitatif melalui survei. Responden penelitian adalah mahasiswa yang diidentifikasi sebagai kelompok dengan frekuensi pembelian online yang tinggi. Data diperoleh melalui kuesioner tertutup yang disebarkan menggunakan Google Forms, mencakup pertanyaan tentang frekuensi pembukaan aplikasi marketplace, pembacaan ulasan, serta pengaruh ulasan terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sering membuka aplikasi marketplace (48%) dan membaca ulasan produk sebelum membeli (76%). Ulasan dinilai memiliki pengaruh sangat besar terhadap keputusan pembelian oleh 54% responden. Jenis ulasan yang paling diperhatikan adalah ulasan dengan foto (28%) dan semua jenis ulasan (34%). Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar responden jarang menemukan ketidaksesuaian antara ulasan dan produk yang diterima (47%). Simpulan, bahwa penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku bisnis online untuk meningkatkan kualitas ulasan produk guna memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kata Kunci: Ulasan, Bisnis Online, Keputusan Pembelian, Marketplace, Mahasiswa .

Page 1 of 3 | Total Record : 22