cover
Contact Name
Salmita Salman
Contact Email
jomahasiswa@gmail.com
Phone
+6282170099959
Journal Mail Official
jomahasiswa@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Pekanbaru, Riau. Kode Pos 28284
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 28072960     EISSN : 28072960     DOI : https://doi.org/10.25299/jaaa.v4i1
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur merupakan jurnal open access yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Pekanbaru. Penerbitan jurnal dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal memuat artikel ilmiah dari penelitian tentang topik yang berkaitan dengan pertanian dalam bidang agroteknologi, agribisnis, dan budidaya perairan.
Articles 97 Documents
Pengaruh Pupuk Kascing dan Legin Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Ahmad, Malindo; Elfis, Elfis
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27190

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh interaksi maupun pengaruh utama pupuk kascing dan legin terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Penelitian ini telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jl. Air Dingin, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari bulan Mei sampai Agustus 2024. Rancangan yang digunakan dlam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah penggunaan pupuk kascing (faktor K) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 100 g/tanaman, 200 g/tanaman dan 300 g/tanaman dan faktor kedua yaitu penggunaan legin (Faktor L) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 7,5 g/kg benih, 15 g/kg benih dan 22,5 g/kg benih, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan perlakuan. Dengan demikian penelitian ini terdiri dari 48 satuan percobaan. Setiap satuan perlakuan terdiri dari 9 tanaman dan 4 tanaman sampel. Total keseluruhan tanaman 432 tanaman. Parameter yang diamati tinggi tanaman, umur panen, persentase polong bernas, jumlah polong pertanaman, bobot 100 biji kering, berat basah polong pertanaman, berat kering polong pertanaman, dan jumlah bintil akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi maupun pengaruh utama pupuk kascing dan legin nyata terhadap tinggi tanaman, umur panen, persentase polong bernas, jumlah polong pertanaman, bobot 100 biji kering, berat basah polong pertanaman, berat kering polong pertanaman, dan jumlah bintil akar. Perlakuan terbaik dosis pupuk kascing 300 g/tanaman dan legin 22,5 g/kg benih.
Pengaruh Bokashi Eceng Gondok dan NaCl Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Fajri, Nurul; Basri Jumin, Hasan
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27191

Abstract

Penelitian dengan judul pengaruh bokashi eceng gondok dan NaCl terhadap pertumbuhan serta produksi tomat (Lycopersicon esculentum Mill.). Penelitian ini telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau JI. Kaharuddin Nasution Km. 11, No. 113, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Penelitian telah dilakukan selama 4 bulan, mulai dari bulan November 2023 sampai Februari 2024. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial 4 x 4 yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama adalah dosis bokasi eceng gondok dengan 4 taraf perlakuan, sedangkan faktor kedua adalah dosis NaCl dengan 4 taraf perlakuan, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan. Pada masing-masing perlakuan terdiri 3 ulangan sehingga diperoleh 48 satuan percobaan (plot). Dalam satu plot terdiri dari 8 tanaman dan 2 diantaranya dijadikan sampel, sehingga terdapat 384 tanaman. Pengaruh bokasi enceng gondok dan NaCL nyata terhadap umur laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif, umur berbunga, umur panen, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman dan berat buah perbuah. Dimana perlakuan terbaik bokasi enceng gondok 675 g/tanaman dan NaCL 3,75 g/l air. Pengaruh utama bokasi enceng gondok nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik bokasi enceng gondok 675 g/tanaman. Pengaruh utama pupuk NaCL nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik NaCL 3,75 g/l air.
Pengaruh Serbuk Cangkang Telur Ayam dan NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) pada Media PMK Yuda, Kurnia Prama; Ulpah, Saripah
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27192

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama Serbuk cangkang telur ayam dan NPK 16:16:16 terhadap Tanaman Kubis bunga. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Air Dingin Ujung, Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari bulan September sampai dengan Desember 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Serbuk cangkang telur ayam terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 10, 20, dan 30 g/polybag dan faktor kedua adalah NPK 16:16:16 terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 3,75, 7,5 dan 11,25 g/polybag. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Pada satuan percobaan terdapat 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sebagai sampel pengamatan yang diambil secara acak sehingga diperoleh 192 tanaman. Apabila F hitung lebih besar dari F tabel, maka dilanjutkan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa interaksi pemberian Serbuk cangkang telur ayam dan NPK 16:16:16 nyata terhadap jumlah daun, berat krop beserta daun, berat krop, diameter krop dan volume akar. Dimana perlakuan terbaik Serbuk cangkang telur ayam 30 g/polybag dan NPK 16:16:16 11,25 g/polybag. Pengaruh utama Serbuk cangkang telur ayam nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah Serbuk cangkang telur ayam 30 g/polybag. Pengaruh utama NPK 16:16:16 nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik NPK 16:16:16 11,25 g/polybag.
Pengaruh POC Bonggol Pisang dan Mono Kalium Fosfat terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Jengkol (Pithecellobium jiringa) pada Media PMK Saharani, Sekar Ayu; Nur, M.
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama POC bonggol pisang dan mono kalium fosfat terhadap pertumbuhan bibit tanaman jengkol. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Air Dingin, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 4 bulan, terhitung dari bulan Februari sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah POC bonggol pisang, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 150, 300, 450 ml per liter air. Faktor kedua adalah mono kalium fosfat terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 3, 6, 9 g per tanaman. Sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan maka ada 48 plot. Parameter yang diamati ialah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, berat basah tanaman, berat kering tanaman. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh interaksi POC bonggol pisang dan pupuk mono kalium fosfat berbeda nyata terhadap semua parameter. Perlakuan terbaik POC bonggol pisang (450 ml/liter air) dan pupuk mono kalium fosfat (9 g/tanaman). Pengaruh utama POC bonggol pisang berbeda nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik POC bonggol pisang 450 ml/liter air. Pengaruh utama pupuk mono kalium fosfat berbeda nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik pupuk mono kalium fosfat 9 g/tanaman.
Pengaruh Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan NPK Phonska Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Ketan (Zea mays Ceratina) Prasetyo, Agung; Sabli, T. Edy
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27194

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan NPK Phonska terhadap produksi tanaman jagung ketan.Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution N0.113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.Penelitian ini di laksankan selama 3 bulan terhitung dari Februari 2021 sampai Mei 2021.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor.Faktor pertama adalah pemberian jenis LCPKS (L) dan faktor kedua adalah pemberian NPK Phonska (N) yang masing-masing terdiri dari 4 taraf perlakuan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), umur panen (hst), panjang tongkol berkelobot (cm), panjang tongkol tanpa kelobot (cm), berat tongkol berkelobot (gr), berat tongkol tanpa kelobot (gr), diameter tongkol berkelobot (cm), diameter tongkol tanpa kelobot (cm), jumlah biji perbaris (butir), dan berat 100 biji basah (gr). Data hasil pengamatan dari masing-masing perlakuan dianalisis secara statistik dan di lanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian LCPKS dan NPK Phonska berpengaruh nyata terhadap hamper semua parameter pengamatan kecuali pada umur panen (hst), panjang tongkol tanpa kelobot (cm), dan jumlah biji perbaris (butir). Perlakuan kombinasi terbaik LCPKS 300 ml/tanaman dan NPK Phonska 9,5 g/tanaman (L3N3). Pengaruh utama LCPKS dan NPK Ponska memberikan pengaruh terhadap semua parameter pengamatan, dengan perlakuan terbaik yaitu 300 ml/tanaman (L3) dan NPK Phonska 9,5 gr/tanaman (N3).
Pengaruh Bokashi Kiambang dan Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 terhadap Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Buncis Tegak (Phaseolus vulgaris L.) Bella, Rizka Irta; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27195

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi Bokashi Kiambang dan pupuk NPK Mutiara 16:16:16 terhadap pertumbuhan serta produksi buncis tegak. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution Km 11 No. 113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yang terhitung dari bulan September sampai November 2022. Penelitian ini telah dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Dosis Bokashi Kiambang yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0,800,1600 dan 2400 g/plot dan faktor kedua Dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0,12,24 dan 36 g/plot dan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan, maka keseluruhan terdapat 48 unit satuan percobaan atau plot. Masing-masing unit terdiri dari 6 tanaman dan 3 tanaman dijadikan sampel untuk kebutuhan pengamatan sehingga keseluruhan tanaman pada penelitian ini sebanyak 288 tanaman buncis tegak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa interaksi bokashi kiambang dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik dosis bokashi kiambang 2400 g/plot dan NPK 16:16:16 36 g/plot. Pengaruh utama dosis bokashi kiambang nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah dosis 2400 g/plot. Pengaruh utama dosis NPK 16:16:16 nyata terhadap semua parameter pengamatan, dimana perlakuan terbaik adalah dosis 36 g/plot.
Pengaruh Pupuk NPK 15:15:15 dan ZPT Hantu terhadap Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica olracea var. Botrytis L.) Syahputra, Wawan Ahmad; Ernita, Ernita
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27197

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution KM 11 No. 113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, dalam waktu selama 3 bulan terhitung dari Agustus hingga Oktober 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh intraksi dan pengaruh utama pupuk NPK 15:15:15 dan Hormon Tanaman Unggul terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman kubis bunga (Brassica olracea var. botrytis L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk NPK 15:15:15 (N) yang terdiri dari 4 taraf yaitu N0, N1, N2, N3. Faktor kedua adalah konsentrasi Hormon Tanaman Unggul (H) yang terdiri dari 4 taraf yaitu H0, H1, H2, H3. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, panjang daun, umur pembentukkan krop, umur panen, diameter krop, bobot basah tanaman, dan berat basah ekonomis krop. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan pengaruh intraksi pemberian NPK 15:15:15 dan Hormone Tanaman Unggul memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada pemberian NPK 15:15:15 11,25 g/tanaman dan konsentrasi Hormon Tanaman Unggul 6 cc/l liter air. Pengaruh utama yang nyata terhadap semua parameter yang diamati. Perlakuan terbaik terdapat pada penggunaan NPK 15:15:15 dosis 11,25 g/tanaman. Pengaruh utama yang nyata dari konsentrasi Hormon Tanaman Unggul terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu Hormon Tanaman Unggul 6 cc/l liter air
Pengaruh Abu Sekam Padi dan Kompos Eceng Gondok terhadap Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Kubis (Brassica oleracea L. var. Capitata) Vebionita, Ilhima; Jumin, Hasan Basri
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27198

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama abu sekam padi dan kompos eceng gondok terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman kubis. Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution, KM 11 No.113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian berlangsung selama 4 bulan dimulai dari September sampai Desember 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama abu sekam padi terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 125, 250, dan 375 g/tanaman. Faktor kedua kompos eceng gondok terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0, 250, 500 dan 750 g per tanaman. Parameter yang diamati tinggi tanaman, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif, jumlah daun, umur terbentuknya krop, umur panen, lingkar krop, berat segar tanaman, berat krop dan volume akar. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi abu sekam padi dan kompos eceng gondok nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik kombinasi abu sekam padi 375 g per tanaman dan kompos eceng gondok 750 g per tanaman. Pengaruh utama abu sekam padi nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakukan terbaik abu sekam padi 375 g pertanaman. Pengaruh utama kompos eceng gondok nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik kompos eceng gondok dengan dosis 750 g pertanaman.
Pengaruh POC TOP G2 dan NPK Organik terhadap Hasil Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa) Sinaga, Luhut; Maizar, Maizar
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27199

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama POC Top G2 dan Npk Organik Terhadap Hasil Tanaman Sawi Pakcoy, telah dilaksanakan di UIRA Farm Agro Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Teropong No. 62, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar selama 3 bulan terhitung dari bulan Februari sampai April 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor. Faktor pertama yaitu Konsentrasi POC Top G2 (T) terdiri dari 4 taraf dan faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK Organik (N) terdiri dari 5 taraf perlakuan sehingga terdapat 20 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan maka terdapat 60 unit percobaan. Data pengamatan terakhir dianalisa secara statistik dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA). Apabila F hitung yang diperoleh lebih besar dari F Tabel, maka dilanjutkan dengan melakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Adapun parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat basah tanaman, berat ekonomis tanaman, dan volume akar. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh interaksi POC Top G2 dan NPK organik berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali lebar daun. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi POC Top G2 konsentrasi 15 cc/l dan NPK organik dosis 7,5 g/tanaman (T3N3). pengaruh utama POC Top G2 berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan POC Top G2 konsentrasi 15 cc/l (T3). Pengaruh interaksi POC Top G2 dan NPK organik berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan NPK organik dosis 7,5 g/tanaman (N3).
Pengaruh Bokashi Kulit Pisang dan NPK 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Okra Hijau (Abelmoschus esculentus L.) pada Media Campuran Sekam Padi dengan Tanah PMK Abdul Wahab, Syahroni; Ulpah, Saripah
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27200

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama bokashi kulit pisang dan NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman okra hijau pada tanah campuran sekam padi dengan tanah PMK. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universita Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution, N0. 113 Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan dari bulan November 2022 sampai Febuari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah bokashi kulit pisang, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 375, 500, 625 g/polybag. Faktor kedua adalah NPK 16:16:16 , terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 10, 12,5, 15 g/polybag. Sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan maka ada 48 satuan percobaan. Masing-masing satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel sehingga keseluruhan tanaman adalah 192 tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, berat buah perbuah, panjang buah dan jumlah buah sisa. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Berdasarkan hasil analisis ragam yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengaruh interaksi bokashi kulit pisang dan NPK 16:16:16 berbeda nyata terhadap semua parameter kecuali tinggi tanaman dan panjang buah. Perlakuan terbaik bokashi kulit pisang 625 g/polybag dan NPK 16:16:16 15 g/polybag. Pengaruh utama bokashi kulit pisang dan NPK 16:16:16 berbeda nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik bokashi kulit pisang 625 g/polybag dan NPK 16:16:16 15 g/polybag.

Page 9 of 10 | Total Record : 97