cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
ANALISIS WACANA PADA IKLAN NESTLE INDONESIA : KAJIAN SEMIOTIK DAN PRGAMATIK Ayu Patmawati; Kartika Patricia Sembiring; Elsalina Mei A. Br. Girsang; Mutiara Saragih; Malan Lubis; Mustika Wati Siregar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Semiotika dan prgamatik pada iklan nestle Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah video youtube (iklan nestle Indonesia). Data penelitian ini berupa kutipan dan simbol-simbol yang mengandung unsur semiotik dan pragmatik. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan content analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka yakni baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa pada penelitian ini di temukan 7 data semiotik dan pragmatik, berdasrkan iklan, dari gambar (adegan/video) dan ujaran yang diucapkan, ternyata memiliki makna dan dapat dikaji dengan kajian semiotik dan pragmatik.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ADVOKASI DALAM MENGEMBANGKAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI SDIT PERMATA ISLAM 2 POSO Nur Dhiva Rezhinita; Erniati; Askar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran advokasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di SDIT Permata Islam 2 Poso. Permasalah penelitian adalah bagaiamana implementasi model pembelajaran advokasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SDIT Permata Islam 2 Poso dan apa dampak dari implementasi model pembelajaran advokasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Model Pembelajaran Advokasi dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di SDIT Permata Islam 2 Poso dapat membuat peserta didik mengembangkan keterampilan berdiskusi mereka menyampaikan argumen secara logis dan terstruktur. Hal ini membantu mereka mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis informasi, mempertimbangkan berbagai perspektif, dan menyusun argumen yang kuat. meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dalam mengekspresikan pendapat dan mempresentasikan argumen di depan umum. Hal ini juga mendorong mereka untuk lebih berani dalam mengajukan pertanyaan dan mengkritisi informasi yang diterima
MEMBUKA GERBANG PEMBELAJARAN BARU MELALUI MEDIA SOSIAL Choirul Umam Azhari; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, penggunaan media sosial telah menjadi semakin penting dalam konteks pendidikan. Artikel ini mengeksplorasi integrasi media sosial dalam pembelajaran untuk membuka gerbang menuju pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, inklusif, dan inovatif. Dengan memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube, pendidik dapat meningkatkan akses informasi, memperluas interaksi, mendorong kreativitas, dan memperluas jangkauan pembelajaran. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti distraksi, kesenjangan akses, dan kurangnya keterampilan digital, manfaat media sosial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sangatlah besar. Dengan pendekatan yang terencana dan dukungan yang kuat, penggunaan media sosial dalam pendidikan memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam proses pembelajaran.
WACANA KRITIS: SEBUAH ANALISIS TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA DALAM KONTEKS POLITIK Hanna Allora Sianturi; Eka Fransiska Pardede; Talenta Septina Sebayang; Mustika Wati Siregar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahasa dalam konteks politik memiliki dampak yang signifikan terhadap bagaimana informasi disampaikan dan diinterpretasikan. Penggunaan bahasa dapat memiliki makna yang signifikan terhadap bagaimana informasi disampaikan dan bagaimana kekuasaan diperankan. Penggunaan Bahasa dalam konteks politik dapat berupa berita , pidato dan lain sebagainya. Analisis wacana krirtis dapat membantu memahami bagaimana bahasa digunakan untuk mempengaruhi opini dan perilaku masyarakat. Dalam konteks ini, analisis wacana kritis fokus pada bagaimana penggunaan bahasa dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh kekuasaan, serta bagaimana kekuasaan dapat diperankan melalui penggunaan bahasa. Artikel ini akan melakukan analisis terhadap analisis penggunaan bahasa dalam berita politik dan bagaimana wacana kritis dapat membantu memahami motif dan ideologi yang terkait dengan penggunaan bahasa tersebut
Komunikasi Interpersonal Dalam Penerapan Restorative Justice Di Wilayah Hukum Polres Lombok Utara I Wayan Cipta Naya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbandingan penyelesaian kasus restorative justice dengan empat Polres lainnya, Polres Lombok Utara merupakan salah satu instansi kepolisian yang berhasil menangani banyak kasus tindak pidana hukum dengan menggunakan keadilan restorative justice sebanyak 41,8%. Dalam penelitian ini terdapat 3 rumusan masalah, yaitu: 1) Bagaimana komunikasi interpersonal dalam penerapan restorative justice di wilayah Hukum Polres Lombok Utara?; 2) Apa factor pendukung dan penghambat dalam penerapan restorative justice di wilayah Hukum Polres Lombok Utara?; 3) Apa implikasi komunikasi interpersonal dalam penerapan restorative justice di wilayah Hukum Polres Lombok Utara? Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode penelitian hokum normative empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi, display dan verifikasi data. Kemudian data dicek dengan teknik pengujian kredibilitas, transferabilitas, dan konfirmabilitas. Seluruh data hasil analisis kemudian disajikan kedalam tesis yang peneliti buat. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh penyidik pada saat mewawancarai terlapora atau pelapor dengan membangun rasa percaya antar kedua belah pihak, kemudian memahami, menumbuhkan rasa empati dan yang terakhir akan timbul kejujuran dari dalam diri terlapor atau pelapor;2) factor pendukung komunikasi interpersonal dalam penerapan restorative justice ini yaitu pada kesigapan dan keahlian penyidik sat reskrim tindak pidana umum Polres Lombok Utara, sedangkan faktor penghambatnya terjadi karena pihak terlapor melakukan upaya gugatan perdata di tengah-tengah penyelesaian kasus sengketa tanah; 3) implikasi komunikasi interpersonal dalam penerapan restorative justice ini memiliki pengaruh yang besar dan sangat efektif digunakan dalam memperoleh informasi terhadap terlapor dan pelapor, yang dimana penyidik pertama-tama membangun hubungan yang baik denga terlapor atau pelapor, kemudian menempatkan posisi yang sama dengan terlapor atau pelapor, mengubag sikap atau prilaku terlapor atau pelapor dan kemudian pelan-pelan coba untuk mengemas pertanyaan dengan baik sehingga terkesan seperti ngobrol biasa, namun inti dari pertanyaan dapat tersampaikan serta mendapatkan jawaban yang valid dan sesuai, sehingga pemecahan masalah dapat dengan mudah terselesaikan
Strategi Pembelajaran IPS dalam Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 28 Jakarta Adinda Anisa Ramadhani; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pembelajaran IPS dalam Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 28 Jakarta dan kendala yang dihadapi oleh guru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan dan memahami fenomena terkait strategi pembelajaran yang meliputi pengorganisasian, penyampaian, dan pengelolaan pembelajaran. Kendala dalam penerapan strategi pembelajaran IPS di SMP Negeri 28 Jakarta terdiri dari faktor internal seperti kurangnya motivasi siswa dan keterbatasan sumber daya manusia, serta faktor eksternal seperti buku ajar yang tidak sistematis. Untuk mengatasi kendala ini, guru telah melakukan berbagai upaya seperti penggunaan media pembelajaran yang tepat dan aktivitas ice breaking. Namun, masih diperlukan perbaikan dalam buku ajar dan pelatihan guru dalam menggunakan teknologi pendidikan dan pendekatan pembelajaran inovatif. Kerjasama antara guru, peserta didik, manajemen sekolah, pemerintah, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah ini
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Berbasis Outdoor Study Untuk Menumbuhkan Kemandirian Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Permasalahan Lingkungan Di Kelas V SD Negeri 1 Tapen Banjarnegara Tahun Pelajaran 2023/2024 Dias Dwi Utami; Ahmad Khoiri; Bambang Sugiyanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian belajar siswa di Indonesia termasuk ke dalam kategori kurang baik menurut penelitian (Rikizaputra, Lufri, Andromeda, & Fatni, 2021). Laporan data KPAI menjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah anak yang putus sekolah (drop out) pada tahun 2019 yaitu dari 67 orang menjadi 1.463 orang pada tahun 2020 (KPAI, 2024). Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest design dengan populasi seluruh siswa SD Negeri 1 Tapen Banjarnegara dengan jumlah 148 siswa dan sampel sebanyak 27 siswa. Penelitian ini meneliti efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis outdoor study pada mata pelajaran IPAS materi permasalahan lingkungan di kelas V SD Negeri 1 Tapen Banjarnegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas implementasi PjBL berbasis outdoor study mencapai nilai sebesar 91.30%. Analisis data sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum diberikan perlakuan sebesar 41.85 dan sesudah diberikan perlakuan sebesar 76.30 sehingga terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa. Analisis uji t menunjukkan p-value < 0.05. Kesimpulannya, implementasi model pembelajaran PjBL berbasis outdoor study terbukti efektif untuk menumbuhkan kemandirian belajar siswa SD Negeri 1 Tapen Banjarnegara
Analisis Faktor Determinan Terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Viva Cosmetics di Tuban Siti Nofiana; Muhammad Al Faruq Abdullah2
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Loyalitas pelanggan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan sebuah bisnis, termasuk bisnis kosmetik seperti Viva Cosmetics. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan produk kosmetik Viva. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Informan penelitian ini adalah empat orang pengguna produk Viva Cosmetics dalam dua tahun terakhir. Hasil penelitian ini menunjukkan ada beberapa faktor- faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan Viva Cosmetics, seperti kualitas produk, harga,dan kepuasaan pelanggan. Kualitas produk merupakan faktor utama yang mempengaruhi loyalitas pelanggan, kemudian diikuti oleh harga yang terjangkau dan kepuasan pelanggan yang juga mempunyai pengaruh signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa loyalitas pelanggan terhadap produk Viva Cosmetics dapat dipengaruhi oleh kualitas produkharga dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, diharapkan penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan pada Viva Cosmetics di Tuban, sehingga perusahaan dapat mempertahankan loyalitas pelanggan dan meningkatkan penjualan produknya
TINJAUAN HUKUM TERHADAP KASUS NURHADI DALAM PERKEMBANGAN WARTAWAN DI INDONESIA (DITINJAU BERDASARKAN UU HAM, UU NO. 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS PASAL 18 AYAT 1) Jonathan Laskar Simatupang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar para pembaca terutama pemerintah, para hakim, wartawan, jurnalis serta para dewan Pers mendapatkan bahan bacaan dan referensi sehingga timbul motivasi untuk membahas dan meneliti serta memperdalam kembali tentang tinjauan hukum terhadap kasus Nurhadi dalam perkembangan wartawan di Indonesia (ditinjau berdasarkan UU HAM UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 18 Ayat 1. Agar demikian kebebasan dan perlindungan hukum bagi para wartawan atau insan Pers dapat kita pertahankan dan perjuangkan. Jenis penelitian menggunakan deskriptif analitis, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi aktual secara rinci yang melukiskan gejala yang ada, kemudian disusun, dijelaskan dan dianalisis. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif jadi data yang terkumpul berupa kata dan gambar bukan angka, data yang di kumpulkan tersebut sebagai bahan penelitian. Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa kemerdekaan pers masih menjadi polemik yang harus diperjuangkan secara berkelanjutan. Kekerasan terhadap wartawan masih marak terjadi hingga saat ini meskipun kebijakan akan aturan kebebasan pers telah diterbitkan oleh pemerintah. Bentuk perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan profesi jurnalistiknya adalah adanya UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 18 Ayat 1, Kode Etik Jurnalistik Wartawan Indonesia, dan juga Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KHUP). Selain itu, upaya hukum yang dapat diambil oleh wartawan untuk memperoleh perlindungan hukum telah diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers dimana proses yang dilakukan adalah melaporkan pada pihak yang berwenang dalam hal ini dewan pers dan juga para penegak Hukum serta peran serta masyarakat dalam menunjang kinerja kerja wartawan.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Sibolga Tahun Pelajaran 2023/2024 Sri Windari; Putri Mawaddah Tanjung; Oktavia Stevani Nainggolan; Pebryola Mahulae
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pembelajaran pada peserta didik diperoleh melalui pendidikan dengan melalui proses pembelajaran tentunya guru harus memilih model pembelajaran yang tepat untuk dipakai dalam penyampaian materi ajar terutama untuk pelajaran yang sulit dimengerti oleh siswa. Selain model pembelajaran, guru harus dapat menciptakan suasana belajar kondusif dan membuat pelajaran menjadi efektif dan menyenangkan. Pembelajaran Bahasa Indonesia menekankan pada pemerolehan keterampilan berbahasa. Keempat keterampilan tersebut adalah keterampilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Setiap keterampilan berbahasa merupakan keterampilan yang saling berhubungan dan melengkapi. Menyimak dan berbicara saling bergantung. Dalam penelitian ini, peneliti memilih model problem based learning sebagai sebuah alternatif dalam pembelajaran di kelas yang bertujuan agar mencapai suatu keterampilan dalam pembelajaran menulis teks puisi yang baik dan benar sebagaimana mestinya. Problem Based Learning (PBL) merupakan sebuah model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik level sangat tinggi sampai dengan 69% dan level tinggi sampai dengan 24,2% (Nafiah and Suyanto). Berdasarkan uraian diatas, peneliti memilih penelitian dengan judul “ Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas VIII - A SMP Negeri 4 Sibolga Tahun Pelajaran 2023/ 2024 ”. adalah untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan menulis puisi.

Page 37 of 238 | Total Record : 2377