cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,377 Documents
KEPEMIMPINAN GURU DALAM MENJAGA KERUKUNAN ANTARA SISWA ABK (ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS) DAN SISWA REGULER Ruspita Dewi; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas yang inklusif mendesak guru untuk memiliki kepemimpinan yang mampu mencipatakan suasana belajar yang harmonis ditengah keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepemimpinan guru dalam menjaga kerukunan antara siswa berkebutuhan khusus (ABK) dan siswa reguler di kelas inklusif di SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru kelas V siswa ABK, dan siswa reguler sebagai unit analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisi tematik Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya kepemimpinan adaptif dan transformasional dalam mengelola dinamika kelas inklusif. Akibatnya, interaksi sosial antara siswa berkebutuhan khusus dan siswa reguler berjalan harmonis. siswa reguler menunjukkan rasa hormat, sementara siswa berkebutuhan khusus merasa diterima dan percaya diri. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan guru yang efektif merupakan faktor kunci dalam menjaga harmoni sosial di kelas inklusif. Studi ini menunjukkan pentingnya melatih guru dalam kepemimpinan sosial dan komunikasi empati, serta memperkuat kolaborasi antara guru, guru pendamping khusus (GPK), dan orang tua dalam menciptakan budaya sekolah yang inklusif, harmonis, dan adil
Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Kelas III SDN Mayungan Klaten Melalui Permainan Edukatif “Tebak Ciri-Ciri Hewan” Gracia Putri Natalia; Mella Tia Tristanti; Maharani Dwi W.N; Eka Bagus Pramudya; Isna Rahmawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan semangat belajar siswa Kelas III SD N Mayungan Klaten dalam materi Mengenal Hewan di Sekitar melalui penerapan metode permainan "Tebak Ciri-Ciri Hewan." Masalah awal yang ditemukan adalah rendahnya semangat belajar dan partisipasi siswa (hanya 48%) akibat metode pembelajaran yang pasif. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan kartu gambar hewan dan meminta siswa untuk aktif mendeskripsikan ciri-ciri fisik hewan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan semangat belajar, yaitu dari 48% (Prasiklus) menjadi 75% (Siklus I) dan mencapai 93% (Siklus II). Peningkatan ini membuktikan bahwa metode permainan yang menuntut partisipasi verbal dan menyediakan unsur tantangan/penghargaan sangat efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, antusias, dan menyenangkan bagi siswa SD.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SDN WIYUNG I SURABAYA BERDASARKAN TEORI GEORGE R. TERRY Fitriya Helen Anggraeni; Risna Andara Kusuma; Shaka Sekar Arum; Bunga Aurellia Safitri; Ima Widiyanah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan implementasi pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka di SDN Wiyung 1 Surabaya, menggunakan kerangka teori manajemen George R. Terry yaitu, Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Penelitian kualitatif ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning diintegrasikan melalui tiga konsep: Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning, yang bertujuan menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan. Penerapan teori George R. Terry terwujud dalam empat tahap. Pertama Planning, kepala Sekolah, koordinator kurikulum dan guru mengikuti pelatihan untuk memperdalam pemahaman tentang Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka. Kedua Organizing, Sekolah menerapkan struktur organisasi, seperti program Guru Belajar rutin setiap hari JUmat. Ketiga Actuating, penerapan Deep Learning didukung oleh tiga prinsip utama yakni, Joyful, Meaningful, dan Mindful Learning. Keempat Controlling, kepala Sekolah dan coordinator kurikulum secara rutin mengawasi dan memberikan arahan kepada guru untuk memastikan pemahaman yang optimal. Penelitian ini menekankan pentingnya supervisi aktif dari kepala Sekolah dan koordinator kurikulum, serta kolaborasi, kerjasama, dan kesadaran guru dalam menggali pengetahuan terkait Deep Learning. Rekomendasi utama penelitian ini adalah pentingnya Hubungan baik antar sesama dan dukungan aktif dari kepala Sekolah
KEADAAN ANGKATAN KERJA DI PROVINSI SUMATERA UTARA PADA TAHUN 2024 : ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI, PENGANGGURAN, DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR Dian Sipayung; Juwita Nasution; Oktania Situmorang; Oktavianti Sitorus; Teresia Hutauruk; Marnida Yusfiani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitiaan ini bertujuan untuk menganalisis keadaan angkatan kerja di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2024 dengan meninjau tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK),tingkat pengangguran terbuka (TPT),serta penyerapan tenaga kerja berdasarkan sektor dan status formal/informal.Data yang digunakan berasal dari publikasi Badan Pusat Stastik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut) hasil survei Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) bulan Agustus 2024.Hasil menunjukkan bahwa jumlah angkatan kerja mencapai sekitar 8,181 ribu orang (meningkat dibanding tahun sebelumnya),TPAK meningkat sebesar 0,30 poin presentase ,dan TPT tercatat sebesar 5,60%.Pekerja yang bekerja berjumlah sekitar 7,723 ribu orang,dengan sektor perdangangan besar dan eceran menjadi sektor yang mengalami peningkatan tenaga kerja terbesar (91 ribu orang).proporsi pekerja formal mencapai 42,65% dari total pekerja.Analisis regresi logit mengindikasikan bahwa pendidikan yang lebih tinggi,lokasi perkotaan,dan jenis kelamin laki laki secara signifikan menurunkan peluang menjadi penganggur.Rekomendasi kebijakan antara lain peningkatan pelatihan vokasi,perluasan lapangan kerja formal,serta pengembangan sektor perdangangan dan jasa di Sumatera Utara.   Kata kunci: Angkatan kerja,TPAK, TPT
PENERAPAN TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG PADA PASIEN STROKE DI KLINIK ZEIN HOLISTIC THERAPY KOTA MAKASSAR Refika Septinia Basra; Samsualam Samsualam; Wa Ode Sri Asnaniar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan nyeri kronis yang signifikan, terutama pada fase pasca-serangan. Nyeri yang dirasakan pasien stroke dapat mengganggu proses rehabilitasi dan menurunkan kualitas hidup. Terapi bekam basah merupakan salah satu metode pengobatan komplementer yang diyakini mampu menurunkan intensitas nyeri melalui mekanisme antiinflamasi, peningkatan sirkulasi darah, dan pelepasan endorfin. Tujuan : mengevaluasi penerapan terapi bekam basah terhadap penurunan nyeri pada pasien stroke di Klinik Zein Holistik, Kota Makassar. Metode : Studi kasus yang menggambarkan suatu temuan pada satu pasien yaitu Ny.K dengan diagnose medis Stroke yang memiliki keluhan nyeri pada pinggang dan betis. Intervensi bekam dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Azh-zhahr, Fakhd, Ruqbah, Saaq Iltiwa dan Zhohrul berdasarkan sunnah. Hasil Asuhan Keperawatan : Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari pre bekam basah skala 4 (sedang) post bekam basah skala 2 (ringan) sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi bekam basah efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien stroke. Kesimpulan : Terapi bekam pada Ny. K diharapkan dapat menurun skala nyerinya. Diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan dalam pengembangan topik secara berkelanjutan.
PENERAPAN TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS DI KLINIK ZEIN HOLISTIC THERAPHY MAKASSAR Hikmawaty Rahman; Samsualam Samsualam; Wa Ode Sri Asnaniar; Eliaty Paturungi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang terjadi karena terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang tidak terkontrol yang dapat menimbulkan kematian. Ada berbagai macam cara untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, salah satunya dengan terapi bekam basah. Terapi bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang terkontaminasi toksin atau oksidan dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus tipe II di Klinik Zein Holistic Theraphy Makassar. Metode : Menggunakan desain studi kasus pada satu orang pasien Diabetes Mellitus. Intervensi bekam dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Al-Akhda’in, Titik Al-Kaahil, Titik Al-Katifain, Azh-zhahr, dan titik Zhohrul Qodam. Instrumen pengukuran GDS menggunakan alat pengukur gula darah menggunakan strip (Glukometer). Hasil Penelitian : Terjadi penurunan kadar glukosa darah setelah terapi bekam basah yaitu dari GDS 210mg/dL menjadi GDS 200mg/dL. Sehingga dapat disimpulkan terapi bekam efektif untuk menurunkan  kadar glukosa darah. Kesimpulan : Terapi komplementer untuk membantu mengelola kadar gula darah
IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK Dea Nooraida; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Progam literasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara individu ataupun secara kelompok dalam hal mencari informasi, memanfaatkan dan memahami sesuatu lewat aktivitas membaca, menyimak, menulis, melihat, serta berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program literasi terhadap minat baca peserta didik di SDN Sungai Jingah 6 dan bagaimana program literasi harus dilakukan agar meningkatkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dilakukan dengan kepala sekolah dan guru wali kelas sebagai informasi pertama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan adanya program literasi yang tepat, peserta didik dapat mendapatkan minat lebih dalam membaca yang berguna untuk meningkatkan literasi mereka. Meski demikian, dalam program ini masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas yang belum memadai. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan program literasi sangat penting untuk menumbuhkan minat baca bagi peserta didik