cover
Contact Name
Ainiah
Contact Email
elwasathyammi@gmail.com
Phone
+6285362700652
Journal Mail Official
elwasathyammi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia Jalan Emun Beriring, Asir-Asir Asia, Kec. Lut Tawar, 24512 Kab. Aceh Tengah, Indonesia
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI) dengan tujuan menyebarluaskan hasil penelitian atau kajian tentang perkembangan ilmiah studi-studi keislaman yang mencakup aspek kajian Fikih, Ekonomi Islam, Al-Quran dan Hadis, Pemikiran Islam, Dakwah, Akidah, Ilmu Kalam dan Psikologi Islam. Naskah yang dimuat dalam jurnal ini berasal dari hasil penelitian dan kajian ilmiah yang dilakukan akademisi, peneliti maupun pemerhati studi Islam. Terbit berkala setahun dua kali setiap Mei dan November. Redaksi menerima kontribusi dari artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan di media/jurnal lain. Naskah artikel yang dikirimkan akan dievaluasi/review dan melalui proses editing agar sesuai dengan gaya selingkung jurnal.
Articles 51 Documents
‘Illat dalam Penalaran Ta’līlī sebagai Metode Istinbaṭ Hukum Zakiul Fuady Muhammad Daud; Kuntari Madchaini; Irwanto
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol11.2023.1-18

Abstract

Terdapat berbagai problematika baru dalam kehidupan yang memerlukan kepastian hukum dalam Islam sementara tidak ditemukan teks hukumnya dalam al-Qur’an dan Hadis. Oleh karena itu diperlukan penggalian hukum atau istinbaṭ hukum, salah satunya melalui penalaran ta’līlī. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif tentang tentang pengertian ‘illat, cara mengetahui ‘illat, syarat-syaratnya dan pembagian ‘illat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan menggunakan analisis isi (content analysis) sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘illat merupakan suatu keadaan atau sifat yang pasti dan dapat diukur sehingga dapat dijadikan sebagai alasan penentuan hukum terhadap kasus-kasus yang tidak mempunyai kepastian hukumnya. Maka syarat yang harus dimiliki ‘illat adalah harus pasti, jelas dan terukur, relevan dengan hikmah hukum serta dapat diterapkan ke dalam kasus yang lain. Sedangkan cara menentukan ‘illat melalui penunjukan dari nash secara jelas ataupun isyarat, penunjukan melalui ijma’ Ulama, melalui penelitian baik secara munāsabah, as-sabru wa al-taqsīm dan tanqīh al-manāṭ. Sementara pembagian ‘illat terbagi menjadi tiga yaitu ‘illat tasyrī’iy, ‘illat qiyāsiy dan ‘illat istiḥsān.    Kata Kunci: illat; istinbāṭ; ta’līli.
Eksistensi Harta Bersama Dari Perkawinan Campuran Anwar MS Anwar
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol11.2023.19-32

Abstract

Harta yang diperoleh dalam perkawinan adalah harta yang diperoleh selama perkawinan. Namun keberadaan harta bersama tersebut merupakan percampuran antara perolehan istri dan suami dalam perkawinan yang sah menurut syariat dan hukum yang berlaku. Harta bersama dari perolehan istri dan suami akan membawa manfaat jika keluarga dibina. Harta bersama akan berakhir pada saat kedua belah pihak berpisah, baik karena perceraian atau kematian.
Pelaksanaan Hukuman Cambuk dalam Syariat Islam Darmawan
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol11.2023.33-53

Abstract

Dalam syariat Islam, setiap pelanggaran akan mendapatkan hukumannya, termasuk tindak pidana yang salah satu hukumannya adalah cambuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak pidana apa saja yang mendapatkan hukuman cambuk dan bagaimana mekanisme pelaksanaan hukuman cambuk. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka dengan menggunakan Teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana dalam syariat Islam yang mendapatkan hukuman berupa cambuk adalah menuduh orang berbuat zina (qadzaf), zina, minum khamr, berbuat mesum dan judi. Mekanisme pelaksanaan hukuman cambuk harus dilakukan di tempat umum untuk dipertontonkan di khalayak ramai. Tujuannya adalah sebagai bentuk preventif sekaligus menjadi pelajaran bagi masyarakat umum. Dan jumlah cambuk yang diberikan disesuaikan dengan jenis tindak pidananya.
Kesejahteraan Ekonomi Terhadap Tingkat Pendidikan Masyarakat Rosdaniah
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol11.2023.54-63

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan tolok ukur perekonomian suatu daerah. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan merupakan kondisi utama keharusan bagi kelangsungan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan. Kesejahteraan sebagai tata kehidupan baik itu material maupun spiritual yang diliputi rasa keselamatan, kesusilaan dan ketentraman lahir maupun batin yang menjadikan setiap warga negara dapat memenuhi kebutuhan jasmani, rohani dan sosialnya dengan menjunjung tinggi hak dan kewajiban hak asasi manusia. Aspek kehidupan yang menentukan kesejahteraan, aspek ekonomi menjadi kunci utama untuk membuka dan mengembangkan kesehatan, pendidikan, lingkungan fisik dan sosial, ketenagakerjaan, kemiskinan, gaya hidup, dan akses terhadap teknologi untuk memperluas hubungan sosial. Perbaikan dan peningkatan kehidupan ekonomi pada tataran individu dan masyarakat, merupakan peningkatan kesejahteraan bangsa.
Epistemologi Tafsir Partisan: (Studi Atas Tafsir Muktazilah) Mumtaz Yasa
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol11.2023.64-77

Abstract

Artikel ini menerangkan epistemologi tafsir partisan, dalam hal ini adalah kelompok Muktazilah. Hal yang ingin dijawab adalah metode, sumber tafsir, dan tolok ukur kebenaran tafsir yang dipakai dan dipegang oleh kelompok ini. Hal ini penting karena Muktazilah sering dianggap aliran teologi yang menggunakan ayat-ayat al-Qur’an untuk membela dan membenarkan paham yang mereka anut. Cara yang digunakan dalam menjawab masalah dalam tulisan ini adalah dengan library research (kajian pustaka). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa muktazilah menggunakan kajian kebahasaan, akal dan rasionalitas di dalam memahami ayat al-Qur’an. Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip yang ada pada kelompok ini yang dikenal dengan kelompok rasional.
Karakter Keikhlasan Pendidik Menurut Al-Qur’an Hidayat, Rahmat
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.78-93

Abstract

Pendidik merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan. Oleh karena itu, sangat perlu untuk mengkaji terkait karakter keikhlasan pendidik menurut Al-Qur’an. Karakter merupakan ciri khas yang dimiliki oleh setiap individu yang mana hal tersebut terbentuk melalui pengalaman, pendidikan yang menjadi sebuah sikap, perilaku, maupun pola pikir seseorang. Sementara itu, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat muslim yang harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakter keikhlasan pendidik menurut Al-Qur’an dengan menggunakan metode mauḍū’i. Metode mauḍū’i ialah metode yang membahas ayat-ayat Al-Qur’an sesuai dengan tema atau judul yang telah ditetapkan. Semua ayat yang berkaitan dihimpun, kemudian dikaji untuk menemukan jawaban dari Al- Qur’an terkait tema tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter keikhlasan pendidik menurut Al-Qur’an adalah pendidik harus memiliki jiwa tulus ikhlas (mengerjakan) dalam mendidik, memiliki kedekatan dengan peserta didik, berupaya untuk membangun potensi dan karakter peserta didik, memiliki pribadi yang taat, takut kepada Allah (taqwa), mengusai bidang keilmuan, dalam mendidik orientasi pada kebaikan sebagai bentuk ibadah, pendidik dapat menjadi contoh bagi peserta didik, pendidik juga harus dapat mengawasi dan mendampingi dalam perkembangan peserta didik, mendoakan diri dan peserta didik agar memiliki pribadi yang baik.
Pergeseran Metodologi Kesahihan Sanad Hadis dalam Pemikiran Syuhudi Ismail Sani, Azwar
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.94-108

Abstract

Gagasan tentang metodologi kesahihan sanad hadis telah mengalami pergeseran signifikan sepanjang sejarah Islam. Pada awalnya, ulama hadis terutama menggunakan metode ilmu rijal untuk menilai kesahihan hadis dengan fokus pada derajat kepercayaan perawi dan faktor eksternal seperti silsilah perawi. Namun, seiring perkembangan zaman dan percampuran budaya, metode kesahihan sanad hadis juga mengalami perubahan. Syuhudi Ismail dalam bukunya "Kaidah Kesahihan Sanad Hadis" membahas perbedaan metode kesahihan sanad hadis antara ulama hadis klasik dan modern. Pergeseran ini mencerminkan pengaruh konteks sosial dan budaya di mana para ulama hidup. Pergeseran metode ini juga mencerminkan respons terhadap tantangan zaman, terutama dalam menghadapi hadis-hadis palsu atau yang dipalsukan. Ulama hadis modern lebih berfokus pada analisis matan hadis untuk memastikan bahwa hadis tersebut sesuai dengan ajaran Islam dan memiliki kualitas yang baik. Jenis penelitian ini pada dasarnya dapat dikategorikan ke dalam penelitian Kualitatif dalam pendekatan kepustakaan serta analisis literatur, karena objek penelitiannya adalah literatur-literatur yang membahas metode kesahihan sanad hadis. Kesimpulan artikel ini menunjukkan telah adanya pergeseran karakteristik metode kesahihan sanad hadis karena berkembangnya zaman, dan ini menjadikan bukti pula bahwa perangkat metode kesahihan sanad hadis tidak stagnan dan mampu diperbaharui dengan pendekatan-pendekatan yang relevan dengan kehidupan saat ini.
Peran RRI Takengon dalam Pers Pembangunan di Aceh Tengah rizha, fachrur
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RRI Takengon merupakan lembaga media penyiaran yang bertugas menyampaikan informasi kepada publik. Sebagai media massa, RRI Takengon tentunya mempunyai peran penting dalam setiap kebijakan di daerah sebagai wujud dari pers pembangunan. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana peran RRI Takengon dalam pembangunan di Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deksriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri pimpinan RRI Takengon, Pemerintah daerah sebagai pengambil kebijakan dan masyarakat sebagai penerima informasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan RRI Takengon telah memberikan informasi terkait pembangunan daerah kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah lewat program siaran Berita Gayo, Dialog Pagi, Cerite Senye, Caffee ke Caffee dan Obrolan Santai di Warung Kopi. Adapun faktor penghambat bagi RRI Takengon dalam penyampaian informasi pembangunan adalah kurangnya minat masyarakat dalam mendengarkan siaran radio.
Dinamika Produktivitas Karya Tafsir "Nusantara": Studi Pemetaan Karya Tafsir Abad 17 Hingga 19 : Konteks Sosial-Budaya Kajian Tafsir di Indonesia, Ragam Tafsir Nusantara Era Abad ke-16 sampai Abad ke-19 Awal, Ma'rifah, Srikandi
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.186-207

Abstract

Tulisan ini berfokus pada studi pemetaan perkembangan studi Al-Qur'an dan tafsir secara umum, khususnya di Indonesia pada paruh abad ke-16 sampai awal abad ke-19. Anggapan sejumlah peneliti, yang memotret perkembangan tafsir di Indonesia mengalami lompatan dan kekosongan di abad 17 hingga 19 lekas terbantahkan. Kecenderungan sejumlah peneliti yang terpaku pada popularitas Tarjuman al-Mustafid pada abad 17, mengabaikan adanya produk tafsir lain yang lahir di abad yang sama dan setelahnya. Ditemukannya manuskrip lain di abad 17, menjadi data penting yang perlu diketengahkan. Di samping itu, tambahan yang tidak kalah penting hingga abad 19 menunjukan produktifitas para ulama awal menunjukan pretensi yang cukup tinggi terhadap keilmuan al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian bibliografi. Hasil penelitian ini adalah kajian al-Qur'an di Indonesia berupa karya tafsir yang muncul di abad ke-17 sampai pada abad ke 19 awal cukup bervariatif. Meski tidak seluruhnya merepresentasikan karya tafsir yang ideal dengan penulisan lengkap 30 juz-setidaknya data-data yang ditemukan menjadi cukup penting pada kajian historisitas penafsiran al-Qur’an yang berkembang di Indonesia.
Penggunaan Ayat-Ayat Al-Qur’an Dalam Tradisi Pengobatan Air Rajahan Di Kelurahan Tahtul Yaman Pelayangan Kota Jambi (Studi Living Qur’an) Nastian, M.Rivli
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.155-173

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang praktik penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam tradisi pengobatan air rajahan di Kelurahan Tahtul Yaman, wilayah Kota Seberang dikenal dengan kuatnya tradisi keberagamaan dan penggunaan ilmu agama di kalangan masyarakatnya. Sehingga menjadikan Kelurahan tersebut sampai saat ini masih bertahan kokoh keagamanya. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik pengobatan air rajahan dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an di Kelurahan Tahtul Yaman Pelayangan Kota Jambi dan landasan serta pandangan masyarakat terhadap pengobatan dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan motode Living Qur’an sebagaimana memotret dari kehidupan masyarakat yang berkecimpungan dengan Al-Qur’an. Dalam hal ini penelitian menggunakan sebuah teori penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode penulisan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan: Pertama penggunaan air rajahan di Kelurahan Tahtul Yaman yaitu mereka menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai media pengobatan. Kedua, landasan yang mendasari pengobatan air rajahan ini bahwa mereka masih berpegang teguh dari isi kandungan Al-Qur’an yang menerangkan bahwa Al-Qur’an adalah sebagai syifa’. Ketiga pandangan masyarakat berkenaan dengan air rajahan yaitu bagus untuk media pengobatan serta memberi dampak yang positif dalam penggunaan air rajahan.