cover
Contact Name
Ainiah
Contact Email
elwasathyammi@gmail.com
Phone
+6285362700652
Journal Mail Official
elwasathyammi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia Jalan Emun Beriring, Asir-Asir Asia, Kec. Lut Tawar, 24512 Kab. Aceh Tengah, Indonesia
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI) dengan tujuan menyebarluaskan hasil penelitian atau kajian tentang perkembangan ilmiah studi-studi keislaman yang mencakup aspek kajian Fikih, Ekonomi Islam, Al-Quran dan Hadis, Pemikiran Islam, Dakwah, Akidah, Ilmu Kalam dan Psikologi Islam. Naskah yang dimuat dalam jurnal ini berasal dari hasil penelitian dan kajian ilmiah yang dilakukan akademisi, peneliti maupun pemerhati studi Islam. Terbit berkala setahun dua kali setiap Mei dan November. Redaksi menerima kontribusi dari artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan di media/jurnal lain. Naskah artikel yang dikirimkan akan dievaluasi/review dan melalui proses editing agar sesuai dengan gaya selingkung jurnal.
Articles 51 Documents
Optimalisasi Penyaluran Zakat Online Melalui Aplikasi BSI Mobile: Studi Pemahaman dan Persepsi Masyarakat Agustinar
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.136-154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang persepsi masayarakat masyarakat terhadap zakat online serta kendala yang dihadapi masyarakat dalam penggunaan pembayaran zakat online melalui aplikasi Bank Syariah Indonesia Mobile. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah masyarakat Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan utama: (1) Sebagian besar masyarakat cenderung kurang percaya terhadap pembayaran zakat online melalui aplikasi BSI Mobile, meragukan transparansi dalam pendistribusian zakat. Masyarakat lebih menganggap pembayaran zakat langsung lebih efektif karena memungkinkan identifikasi langsung terhadap mustahik, berbeda dengan pembayaran zakat online yang tidak memberikan kejelasan mengenai penerima zakat. Namun, penggunaan aplikasi BSI Mobile dalam pembayaran zakat menciptakan persepsi positif karena memudahkan proses pembayaran zakat tanpa perlu ke bank fisik. (2) Kendala yang dihadapi dalam menggunakan aplikasi Bank Syariah Indonesia Mobile melibatkan masalah teknis yang menghambat kelancaran transaksi dan ketergantungan pada koneksi internet untuk mengakses layanan yang tersedia dalam aplikasi BSI Mobile. Ketika terjadi masalah dengan koneksi internet, layanan perbankan menjadi tidak dapat diakses. (3)Untuk optimalisasi penggunaan zakat online melalui aplikasi BSI Mobile, perlu edukasi intensif, antarmuka sederhana, fitur tambahan seperti pemantauan penggunaan zakat, dan penguatan keamanan. Keterlibatan komunitas, dukungan institusi keuangan syariah, dan evaluasi berkala dengan umpan balik pengguna diharapkan dapat meningkatkan penerimaan aplikasi, meningkatkan efektivitas penyaluran zakat secara online.
Capital Market Relaxation and Stability Policy: An Analysis Comparative on ISSI Jayanti, Anisah Ajeng; Riskayanto
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.174-185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sebelum dan sesudah pencabutan kebijakan relaksasi dan stabilitas pasar modal sebagaimana diatur dalam POJK No.4/2022. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test dengan sampel penelitian 47 hari sebelum masa pencabutan dan 47 hari setelah masa pencabutan kebijakan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat perbedaan kinerja ISSI sebelum dan sesudah pencabutan kebijakan stabilitas pasar modal, dimana kinerja ISSI mengalami penurunan pada periode setelah pencabutan.
Peluang dan Tantangan Pendakwah Baru di Era Digital Aziz, Muhammad
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.122-135

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peluang dan tantangan pendakwah baru di era digital. Ada dua temuan yang akan menjadi rumusan masalah yakni 1) bagaimana peluang dan tantangan pendakwah baru di era digital? 2) bagaimana relevansi pendakwah baru di zaman sekarang atau era digital? Untuk menjawab pertanyaan tersebut penulis menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analisis. Data-data yang sudah dikumpulkan berupa buku-buku, artikel, jurnal, koran, dan berita, lalu dianalasis secara mendalam. Hasil dari penelitian ini yaitu peran pendakwah di era digital sangatlah dibutuhkan dan peluang yang diberikan lebih luas seperti seorang pendakwah dapat dengan mudah menyebarkan ajaran-ajaran agama melalui media sosial berupa Youtube dan Instagram. Tentunya dengan tawaran metode atau cara yang beragam yang dapat dipilih dan dikembangkan oleh seorang pendakwah selaras dengan latarbelakang jamaah. Relevansi pendakwah di era digital sangatlah penting karena selagi ada pendakwah maka ajaran-ajaran agama akan selalu tersebarkan sampai keseluruh negeri bahkan pelosok dunia. Apalagi, dengan adanya teknologi digital semakin memudahkan para pendakwah baru dalam berdakwah di era digital.
Strategi Pengelolaan Dana Zakat, Infaq Dan Shadaqah (ZIS) Pada Lembaga Pengelola Zakat Daud, Zakiul Fuady Muhammad
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.186-202

Abstract

Zakat merupakan instrument yang sangat handal dalam pemberdayaan ekonomi ummat untuk pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu diperlukan strategi dalam pengelolaan zakat dalam segala aspeknya mulai dari stratetgi peningkatan prestasi pengumpulan zakat, pengadminstrasian Lembaga zakat dan pendistribusian dana zakat, infaq dan shadaqah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengelolaan dana zakat, infaq dan shadaqah yang meliputi pengelolaannya, pengadminstrasiannya dan pendistribusiannya. Artikel ini merupakan kajian Pustaka dengan menggunakan Teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi untuk meningkatkan prestasi pengumpulan dana zakat adalah meningkatkan kesadaran membayar zakat bagi muzakki, membentuk ekosistem zakat dan mensinergikan Lembaga zakat di daerah. Sementara strategi pengadministrasian Lembaga zakat dengan cara menjadikan Lembaga zakat yang transparan dan akuntabel, serta berbasis IT dan meningkatkan profesionalitas amil zakat. Sedangkan strategi pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat melalui program Pekan (Peduli Pendidikan), Peda (Peduli Pemuda), Petan (Peduli Kesehatan), dan Pemi (Peduli ekonomi) sehingga kebutuhan mustahik dapat terpenuhi dan tercapainya pemberdayaan ekonomi Masyarakat.
Sirah Perceraian Dalam Kutubussittah: (Studi Terhadap Faktor Penyebab Kerusakan Rumah Tangga Berbasis Hadits) Lukman, Jannah
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.155-172

Abstract

Perceraian dalam Hadits masyhur merupakan perkara yang dibenci oleh Allah. Namun, Rasulullah pernah juga melakukan perceraian. Kajian ini bertujuan menelusuri sirah faktor penyebab perceraian dalam rumah tangga dengan pendekatan Hadits sehingga dapat dibuktikan apakah memang benar perceraian dibenci Allah? Lalu bagaimana Hadits sirah perceraian ini dapat diambil pelajaran agar perceraian dapat dicegah? Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kepustakaan dan studi Hadits tematik faktor penyebab perceraian. Kajian ini juga menggunakan metode analisis berdasarkan fiqhul Hadits dan mafhum mukhalafah untuk menganalisis pencegah perceraian yang mungkin. Hasilnya, faktor perceraian di zaman Nabi itu ada yang lazim, dan ada juga yang tak lazim atau wajib dilakukan. Adapun faktor penyebab perceraian yang lazim itu disebabkan keinginan suami, istri, mertua, orang tua, tuan dan kekerasan dalam rumah tangga. Perceraian seperti ini lah yang ada kemungkinan untuk dibenci oleh Allah. Sedangkan faktor penyebab perceraian yang tidak lazim antara lain adalah karena suami meninggal (cerai mati), pindah agama, menikahi dua saudari kandung, menikahi mahram dan menikah lebih dari empat. Perceraian yang seperti ini tidak dimurkai Allah karena memang sudah seharusnya terjadi. Berdasarkan penelitian di atas dapat dianalisis yang dapat dilakukan untuk mencegah perceraian, meliputi: memilih pasangan yang sekufu, mengupayakan rasa saling mencintai antar pasangan, menjaga hubungan baik dengan orang tua dan mertua, menutup pintu-pintu fitnah dan perselingkuhan, berlemah lembut kepada pasangan, menjaga tutur kata agar tidak mengarah kepada perpisahan, dan mendahulukan memerdekakan budak laki-laki daripada budak perempuan apabila keduanya suami istri. Semoga dengan adanya kajian ini dapat mendukung pembinaan keluarga yang harmonis dan jauh dari perceraian.
Analisis Dampak Masyarakat Melakukan Pinjaman Pada Rentenir Terhadap Ekonomi Keluarga di Desa Lelumu Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah ABDA NOKA, ISARA
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2023): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol12.2023.173-185

Abstract

Sulitnya mengakses keuangan mengakibatkan rentenir marak terjadi di Desa Lelumu Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah sehingga masyarakat memilih rentenir untuk memperoleh modal, mengingat rentenir memiliki proses yang mudah, pencairan cepat dan juga tanpa jaminan sehingga lebih memudahkan masyarakat mengambil pinjaman dibandingkan dengan lembaga formal lainnya yang dianggap memiliki prosedur rumit dan membutuhkan waktu. Selain itu, keterpaksaan membuat masyarakat memilih rentenir sebagai solusi untuk memperoleh modal dengan cepat, walaupun masyarakat mengetahui rentenir bertentangan dengan syariah  dan dilarang dalam Islam karena termasuk riba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat melakukan pinjaman pada rentenir dan dampak pinjaman rentenir terhadap ekonomi keluarga serta upaya yang dilakukan masyarakat agar terlepas dari pinjaman rentenir di Desa Lelumu Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, Informan penelitian ini adalah 10 orang masyarakat desa Lelumu pengguna jasa rentenir. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan 1. Masyarakat melakukan pinjaman karena pinjaman rentenir memiliki persyaratan yang mudah, cepatan dalam pencairan dana, tanpa jaminan dan  menganggap lembaga pinjaman lain terlalu rumit serta tidak memadainya persyaratan yang diminta 2. Rentenir hanya menjadi solusi sesaat, sulit memutar modal, ketergantungan pada rentenir, kehilangan mata pencaharian serta rentenir menimbulkan kezaliman ekonomi sehingga mengakibatkan masyarakat sulit terlepas dari jerat kemiskinan dan mencapai kesejahteraan 3. Terpaksa menjual aset dan tidak melakukan pinjaman pada rentenir lagi.
Interpretasi Makna Wasaṭiyyah dalam al-Baqarah: 143 Perspektif Tafsir Al-Maraghi Kustiadi, Umar
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.197-206

Abstract

Artikel ini menjelaskan mengenai interpretasi makna wasaṭiyyah dalam ayat al-Quran, namun penulis mengkhususkan pada surat al-Baqarah ayat 143.  Interpretasi yang ditujukan yaitu melalui perspektif al-Maraghi dalam tafsir al-Maraghi. Sesuai dengan persoalan term wasaṭiyyah yang begitu varian juga tidak sedikit derivasi kata wasaṭ, maka banyak problematika pada era saat ini. Terutama dengan istilah “Islam moderat” yang banyak dimanipulasi oleh oknum tidak bertanggungjawab sampai menghilangkan citra Islam bahkan Islam itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui makna wasaṭiyyah secara terperinci melalui perspektif Mustafa al-Maraghi. Cara yang digunakan dalam menjawab persoalan ini menggunakan library research (kajian pustaka). Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bagaimana al-Maraghi memberikan makna “wasaṭiyyah” atau dalam kata “wasaṭa” tersebut memiliki ciri sikap yang terpuji tidak kemudian cenderung kepada perilaku ekstrim; dalam hal ini ia menjelaskan sikap berlebih-lebihan dan sikap mengurangi sesuatu yang sudah dibatasi oleh Allah SWT.
Etika Rendah Hati Dalam Al-Qur’an (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tawadhu’ Dalam Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur) Rahil, Farid Basya; Amrulloh, Muhammad; Saputra, Akhmadiyah
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.1-17

Abstract

Etika merupakan hal penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Sering kali sebuah permasalahan dinilai benar di hadapan hukum, namun dianggap tidak patut oleh masyarakat luas karena melanggar nilai-nilai etika. Salah satu nilai etika yang utama dalam diri seseorang, terutama seorang muslim adalah etika rendah hati atau tawadhu’. Penelitian ini membahas tentang penafsiran ayat-ayat tawadhu’ serta bentuk-bentuk implementasinya dalam kehidupan saat ini dengan merujuk pada penafsiran Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur. Penelitian ini merupakan library research dengan metode deskriptif analitis. Pendekatan kajian dilakukan dengan metode tematik atau maudhu’i. Hasil penelitian didapatkan bahwa etika rendah hati atau tawadhu’ dalam penafsiran TM. Hasbi Ash-Shiddieqy ditafsirkan sebagai suatu akhlaq terpuji yang tidak terbatas pada perilaku harian saja, tetapi meliputi sikap seorang hamba kepada Rabb-nya dan muamalah kepada sesama manusia secara umum, serta kepada saudara seiman secara khusus dengan selalu mengedepankan sikap rendah hati atau tidak sombong. Adapun bentuk-bentuk implementasi etika rendah hati tercermin dalam beberapa sikap; menganggap sesama mukmin itu saudara, menerima kebenaran dari siapa saja, menyadari keagungan Allah Ta’ala, tidak sombong atas karunia yang Allah Ta’ala telah berikan, rendah hati dan mudah bergaul dengan siapa saja tanpa membedakan, bersabar dan mendo’akan dengan kebaikan atas ejekan orang lain, berjalan dengan penuh kerendah hatian atau tidak berjalan dengan rasa angkuh, tidak memalingkan wajah ketika bertemu orang lain, tidak membanggakaniri sendiri, bersikap lemah lembut dan saling menyayangi terhadap sesama mukmin.
Diseminasi Hadis Palsu Di Indonesia: Al-Mauḍū‘āt di Negeri Syari‘at Armainingsih; Asrar Mabrur Faza
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.18-37

Abstract

Artikel ini adalah penelitian tentang penyebaran hadis palsu di Indonesia, khususnya di negeri Syari’at yaitu kota Langsa. Bagaimana indikator dan latarbelakang penyebaran hadis palsu di Indonesia dan pola penyebarannya di kota Langsa, merupakan tujuan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan jenis studi kepustakaan, dengan pendekatan ilmu takhrīj hadis singkat, sejarah dan hermeneutika objektif Schleiermacher. Metode penggumpulan datanya adalah dokumentasi yang diolah menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator penyebaran hadis palsu di Indonesia ditandai dengan klaim secara lisan maupun tulisan dari para penceramah maupun trainer tentang hadis-hadis palsu sebagai hadis Nabi. Penyebaran tersebut dilatarbelakangi oleh penggunaan kitab-kitab yang banyak memuat hadis palsu yang menjadi rujukan di lembaga-lembaga pendidikan. Pola penyebaran hadis palsu di kota Langsa diperankan oleh para akademisi dan para ulama dayah, salah satunya melalui khutbah Jum’at yang direkam di media sosial. Klaim hadis palsu adalah sabda Nabi SAW dari para akademisi dan ulama di kota Langsa, merujuk kepada pernyataan-pernyataan yang dikutip dari kitab-kitab nasehat yang memuat hadis palsu.
Konsep Riba dalam Pinjam Meminjam dalam Islam Dr.Anwar ms,MH, anwar ms
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.136-145

Abstract

Salah satu jenis perbuatan riba yang paling sering dilakukan dalam bermu’amalah adalah terjadi dalam transaksi simpan pinjam. Perbuatan riba jenis ini disebut riba jahiliyyah yang sangat dikecam oleh Rasulullah. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia tentang prilaku ribawi. Pendekatan yang digunakan penulis adalah penelitian pustaka (library research) dengan merujuk pada berbagai sumber-sumber tertulis. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan riba dalam transaksi simpan pinjam terjadi dalam 2 bentuk yaitu pertama; dengan penambahan dari nominal pinjaman saat pelunasan hutang, kedua: penambahan nominal dilakukan apabila terjadi keterlambatan pembayaran, atau sering diistilahkan dengan denda.