cover
Contact Name
Ainiah
Contact Email
elwasathyammi@gmail.com
Phone
+6285362700652
Journal Mail Official
elwasathyammi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia Jalan Emun Beriring, Asir-Asir Asia, Kec. Lut Tawar, 24512 Kab. Aceh Tengah, Indonesia
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI) dengan tujuan menyebarluaskan hasil penelitian atau kajian tentang perkembangan ilmiah studi-studi keislaman yang mencakup aspek kajian Fikih, Ekonomi Islam, Al-Quran dan Hadis, Pemikiran Islam, Dakwah, Akidah, Ilmu Kalam dan Psikologi Islam. Naskah yang dimuat dalam jurnal ini berasal dari hasil penelitian dan kajian ilmiah yang dilakukan akademisi, peneliti maupun pemerhati studi Islam. Terbit berkala setahun dua kali setiap Mei dan November. Redaksi menerima kontribusi dari artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan di media/jurnal lain. Naskah artikel yang dikirimkan akan dievaluasi/review dan melalui proses editing agar sesuai dengan gaya selingkung jurnal.
Articles 54 Documents
Etika Keluarga dalam QS. At-Tahrim Perspektif Hasby Ash–Shiddieqy dalam Tafsir An–Nur Albab, Hasbi Ulul; Sulthoni, Akhmad; Romadlon, Arif Firdausi Nur
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.38-57

Abstract

Keluarga yang harmonis adalah pilar utama dalam kehidupan pasangan suami istri. Keharmonisan ini merupakan kunci kebahagiaan dalam hubungan keluarga dan didorong oleh adanya etika dalam interaksi keluarga. Penelitian ini memfokuskan pada analisis etika dalam keluarga berdasarkan Surah At-Tahrim, menurut ulama tafsir Hasby Ash-Shiddieqy dalam Tafsir An-Nur. Etika di sini merujuk pada pola perilaku yang terdiri dari nilai dan norma yang diambil dari konteks sosial masyarakat. Karena keluarga adalah unit terkecil masyarakat, etika keluarga memiliki peran krusial dalam menciptakan harmoni di dalamnya. Kurangnya etika dalam keluarga dapat mengakibatkan ketidakseimbangan dalam tugas-tugas keluarga, bahkan hingga perceraian dan konflik. Hasil penelitian ini menyoroti beberapa aspek etika yang penting dalam keluarga, termasuk kontrol emosi saat cemburu, kelemahlembutan dalam menasehati, membimbing keluarga ke arah ketaatan, dan mempertahankan iman meskipun pasangan melakukan perbuatan syirik. Dengan memahami dan menerapkan etika ini, diharapkan keluarga dapat memperkuat keharmonisannya dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua anggotanya.
Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Ekonomi Pembangunan Islam Rosdaniah; Azizs, Abdul
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.112-124

Abstract

Konsep pembangunan manusia berarti meningkatkan kualitas hidup manusia secara fisik, mental, dan spiritual. Dalam konsep ekonomi pembangunan Islam, aspek sumber daya manusia yang diutamakan. Dikarenakan sumber daya manusia merupakan dasar ciptaan Allah Swt, untuk kemaslhatan umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang sumberdaya manusia dalam persefektif ekonomi pembangunan islam. Pendekatan penelitian ini mengunakan metode studi pustaka dan teknik pengumpulan data berdasarkan dokuntasi dan literasi-literasi yang berkaitan dengan penelitian. Pembangunan manusia diukur berdasarkan kualitas hidup manusia. Kualitas dan kuantitas adalah dua komponen penting dalam pembangunan sumebr daya manusia. Fokus pembangunan sumber daya manusia dari disudut pandang islam untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia kebahagian dunia dan akhirat.
Implementasi Strategi Pengalihan Di bawah Tangan Dalam Penyelesaian Pembiayaan Kepemilikan Rumah Bermasalah pada PT. Bank Aceh Syariah Agustinar; Al Ayyubi, Faqih Ahmad; Mulyadi; Fakhrizal Bin Mustafa
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.74-93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi pengalihan di bawah tangan dalam penyelesaian pembiayaan kepemilikan rumah bermasalah di PT. Bank Aceh Syariah, yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah. Pembiayaan bermasalah dapat disebabkan oleh faktor internal seperti ketidaktepatan dalam menentukan jangka waktu angsuran dan keterampilan petugas, serta faktor eksternal seperti perilaku nasabah dan perubahan regulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, yang melibatkan wawancara lapangan untuk mendapatkan data dan menganalisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Aceh Syariah Cabang Kuala Simpang menerapkan beberapa strategi untuk mengatasi pembiayaan kepemilikan rumah subsidi yang bermasalah. Strategi ini meliputi menghubungi nasabah melalui telepon untuk mengingatkan jatuh tempo angsuran, melakukan penjadwalan ulang pembayaran jika nasabah tetap tidak mampu membayar, mengurangi jumlah angsuran, dan memberikan pemotongan bagi hasil. Jika nasabah tetap tidak mampu membayar, unit KPR subsidi dialihkan kepada orang lain dengan nilai yang disepakati. Jika nasabah tidak dapat mencari pengalih, bank akan membantu mencari pihak yang bersedia menerima pengalihan unit tersebut. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam mengurangi pembiayaan bermasalah dan meminimalkan kerugian bagi bank. Kelebihan pembiayaan di Bank Aceh Syariah Cabang Kuala Simpang termasuk cicilan tetap, tanpa penalti keterlambatan, dan penggunaan akad Murabahah yang halal. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan risiko yang baik oleh bank dan tanggung jawab nasabah dalam mengelola keuangan mereka untuk menghindari pembiayaan bermasalah.
Menilik Determinasi Profitabilitas Bank Umum Syariah Safarida, Nanda; Maulida, Lia; Astina, Chahayu; Maulana, Jefri
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.58-73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau determinasi Profitabilitas pada Bank Umum Syariah pada periode 2018-2022 yang direpresentasikan oleh faktor Piutang, Capital Adequate Ratio, dan Net Operating Margin. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah periode 2018-2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik dokumentasi berupa data tertulis dari institusi, dan diperoleh 60 sampel data dari Bank Umum Syariah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda Data Time Series dan Uji Asumsi Klasik dengan bantuan program Eviews 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (Uji T) variabel piutang tidak berpengaruh signifikan sedangkan Capital Adequate Ratio, dan Net Operating Margin berpengaruh positif signifikan terhadap Profitabilitas. Secara simultan (Uji F) variabel Piutang, Capital Adequate Ratio, dan Net Operating Margin secara bersama-sama berpengaruh terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah. Nilai adjust R2 sebesar 0,889 menunjukkan bahwa variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini telah menjelaskan variasi variabel Profitabilitas Bank Umum Syariah sebesar 88,9%, sedangkan sisanya sebesar 11,1% dijelaskan oleh variabel lain di luar model regresi.
Konsep Kerugian dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Al-Misbah Tubagus; Sulthoni, Akhmad; Murdianto
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.94-111

Abstract

Kerugian merupakan konsep yang diperhatikan secara mendalam dalam Al-Qur'an, mengingat implikasinya terhadap perilaku manusia dan hubungannya dengan kehidupan dunia dan akhirat. Penafsiran Al-Misbah oleh M. Quraish Shihab menjadi landasan untuk memahami konsep kerugian dalam perspektif Al-Qur'an. Melalui analisis tafsir ini, dapat dipahami bahwa kerugian dalam Al-Qur'an tidak hanya terbatas pada dimensi materi, tetapi juga meliputi kerugian spiritual, moral, dan sosial. Al-Qur'an menyoroti kerugian sebagai hasil dari perilaku yang menyimpang dari ajaran-Nya, seperti kesesatan, kezaliman, dan penyalahgunaan kekuasaan. Di sisi lain, Al-Qur'an juga menawarkan solusi untuk menghindari kerugian, seperti taat kepada Allah, berbuat baik kepada sesama, dan memperhatikan keadilan dalam semua aspek kehidupan. Tafsir Al-Misbah memberikan pemahaman mendalam tentang konsep kerugian dalam Al-Qur'an, mengarahkan umat Islam untuk menjauhi perilaku yang dapat menyebabkan kerugian dan mengamalkan nilai-nilai yang menghasilkan keselamatan dan keberkahan. Tafsir Al-Misbah memberikan pemahaman mendalam tentang konsep kerugian dalam Al-Qur'an, mengarahkan umat Islam untuk menjauhi perilaku yang dapat menyebabkan kerugian dan mengamalkan nilai-nilai yang menghasilkan keselamatan dan keberkahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kerugian dalam Al-Qur’an melalui perspektif Tafsir Al-Misbah. Konsep kerugian menjadi focus karena relevansinya dalam kehidupan manusia dan ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik menggunakan Al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah sebagai sumber utama. Dengan memperdalam pemahaman terhadap konsep ini, umat Islam dapat mengimplementasikan ajaran-ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dunia dan akhirat.
Tantangan Berhijab Di Negara Minoritas Muslim Dalam Resolusi Konflik Muthi'ah, Inna 'Ainul; Nazila, Roudlotul; Shanie, Arsan; Izzah, Fitria Minnatul; Alvinzaenia; Khuzaima, Huriya Afrah
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.125-135

Abstract

Artikel ini membahas tentang tantangan berhijab di negara minoritas muslim serta resolusi konflik yang terjadi, terutama terkait dengan isu intoleransi dan diskriminasi agama. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan secara rinci masalah sosial dan keagamaan yang melingkupi penggunaan hijab, sekaligus mengeksplorasi konsep hijab dan intoleransi dengan lebih mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan melakukan pencarian literatur yang luas dan menganalisis pola, tema, dan argumen yang muncul dalam literatur terkait. Melalui analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemahaman yang lebih baik tentang makna hijab bagi individu muslim dan pembangunan lingkungan yang inklusif serta mendukung adalah kunci untuk mengatasi diskriminasi terhadap penggunaan hijab dan memastikan kebebasan beragama bagi semua orang. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya perlindungan hukum terhadap kebebasan beragama, pengembangan identitas keagamaan yang kuat, strategi adaptasi, dan pengembangan nilai-nilai budaya dalam menanggapi tantangan berhijab di negara minoritas muslim.
Pengaruh Return On Asset dan Debt To Equity Ratio Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Abthahi, Muhammad; Rismadi; Eriva, Cut Yunina; Handayani, Meutia; Dewi, Altari Fitria
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.162-172

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Return on Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) berdampak pada pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). CSR diukur menggunakan kategori Global Reporting Indeks (GRI) G4, yang dapat dilihat dalam laporan keuangan tahunan perusahaan. Perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2021 adalah subjek penelitian ini. Hanya 9 perusahaan dari total 91 perusahaan yang terdaftar memenuhi kriteria sampel. Data diperoleh melalui teknik observasi data sekunder. Uji normalitas, heterokedastisitas, multikolonearitas, autokorelasi, t-test, F-test, dan regresi linear berganda adalah beberapa teknik analisis data statistik yang digunakan untuk mengolah data. Perangkat lunak SPPS versi 24 digunakan untuk melakukan analisis data.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ROA dan DER berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan CSR perusahaan secara bersamaan. ROA secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap CSR, sedangkan DER tidak berpengaruh secara signifikan terhadap CSR.
Penafsiran Ayat Tentang Bullying Dalam Al-Qur’an: (Studi Komparasi Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah) Murtadho, Azam Jabir; Arif Firdausi N.R; Wirastho, Edy
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.182-196

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial sering terlibat dalam interaksi yang berpotensi pada perilaku buruk seperti bullying, yang merupakan penyalahgunaan kekuatan atau kekuasaan terhadap individu atau kelompok lain. Meskipun istilah bullying tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an, berbagai bentuknya tercermin dalam istilah-istilah seperti istihza’, sukhriyyah, lamz, az-zulm, dan at-tanabuz. Penelitian ini membahas perbandingan penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an terkait bullying dalam Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (Library research), dengan metode muqarin (komparatif). Penelitian ini fokus pada penafsiran QS. Al-Hujurat: 11, Al-Humazah: 1, Al-Anbiya’: 41, dan At-Taubah: 38 dalam kedua tafsir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Tafsir Al-Azhar maupun Tafsir Al-Misbah sepakat sepakat bahwa tindakan bullying dalam bentuk apapun adalah perbuatan yang dilarang oleh Allah. Namun, terdapat perbedaan utama terletak pada penafsiran kata lumazah di QS. Al-Humazah: 1, dimana Buya Hamka menafsirkannya sebagai tindakan mencela perbuatan baik orang lain tanpa memperhatikan kekurangan diri sendiri, sementara Quraish Shihab menafsirkannya sebagai ejekan yang mengundang tawa dengan isyarat mata atau tangan disertai bisikan, baik di depan maupun di belakang orang yang diejek.
Konsep Syafa’at dalam Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qur’ān rohmanul, fatkhur; Amrulloh, Muhammad; saputra, akhmadiyah
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.146-161

Abstract

Studi ini menginvestigasi pemahaman Al-Qur’an tentang konsep Syafa’at, menegaskan bahwa bagi pelaku dosa, tidak ada kesempatan untuk larut dalam perilaku tersebut. Syafa’at dianggap sebagai proses yang tidak pasti, memerlukan persetujuan Ilahi, dan harus dilewati oleh setiap individu yang berharap akannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi Pustaka dengan Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qur’ān karya Sayyid Quthb sebagai sumber utama menurut Sayyid Quthb. Syafa’at adalah permohonan bantuan atau keberkahan dari orang lain dengan harapan doa-doa mereka akan diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Namun, keyakinan pada keesaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tetap menjadi prasyarat utama dalam memahami konsep Syafa’at, sehingga segala bentuk praktik kesyirikan harus ditolak. Syafa’at adalah hak eksklusif Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hanya dapat diberikan dengan izin-Nya. Para pemberi Syafa’at termasuk para nabi, malaikat, dan orang-orang mukmin yang saleh. Tetapi syafa’at hanya berlaku bagi mereka yang diridhai Allah Subhanahu Wa Ta’ala, beriman, dan beramal saleh. Syafa’at tidak diberikan kepada mereka yang melakukan kesyirikan atau kemaksiatan, menekankan pentingnya keimanan, amal saleh, dan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Peran Mahasiswa Muslim Dalam Mengembangkan Edukasi Agama Gadha, Septaro Travian; Irwansyah, Ferry; Anggriawan, Heraldi Rizky; Samudera, Jagad; Pramata, Arganta Bisma
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2024): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol21.2024.173-181

Abstract

Pendidikan agama dalam masyarakat sangat penting terutama di zaman modern ini, karena melalui pendidikan dan pengajaran mempengaruhi akhlak yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran strategis mahasiswa Muslim dalam mengembangkan edukasi agama serta menggali bentuk-bentuk keterlibatan mereka. . Penelitian ini juga akan membahas signifikansi siswa, signifikansi pendidikan agama serta peran siswa dalam pengembangan pendidikan.. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka mengkaji berbagai literatur yang relevan. Lahirnya konsep dan teori belajar dalam dunia pendidikan karena berangkat dari kebutuhan generasi masa depan dalam rangka mencetak kader berkualitas sesuai bidang yang digeluti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Muslim memiliki peran penting sebagai pelajar dan peneliti, penggerak kegiatan keagamaan, agen perubahan, penjaga nilai-nilai bangsa dan agama, serta pembentuk karakter. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya membantu pengembangan pendidikan agama di kampus, tetapi juga berdampak pada masyarakat dengan memasukkan prinsip-prinsip agama, mendorong dialog, dan berkontribusi pada pembentukan masyarakat yang lebih beradab.  Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Muslim memiliki peran strategis dalam mengembangkan edukasi agama yang perlu diperhatikan dan dikembangkan lebih lanjut.