cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
ami@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ami : Jurnal Pendidikan dan Riset
ISSN : -     EISSN : 30467586     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset aims to publish and disseminate original works and current issues regarding the subject of research and studies in the fields of: 1. Teacher professionalism in Islamic Basic Education 2. Development and Design of Islamic Basic Education Learning 3. Application and development of the field of study or subject matter of Islamic Basic Education 4. Models, Strategies and Learning Methods for Islamic Basic Education 5. Basic education management in Islamic Basic Education 6. Use of Media and Technology in Islamic Basic Education 7. Wahdatul Ulum-based integration in Islamic Basic Education 8. Psychology of Islamic Basic Education Learning 9. Philosophy of Islamic Basic Education 10. Islamic Basic Education Policy
Articles 35 Documents
PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA TRADISIONAL,TRANSISI, MODERN PEDESAAN DAN PERKOTAAN Saripa Haribulan Nasution; Faradiza Ariska Sitorus; Heni Winda Siregar
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman,maka di Indonesia sendiri banyak terjadinya perubahan,baik itu pendidikan,ekonomi,budaya,IPTEK{Ilmu Pengetahuan Teknologi} dan masih banyak lagi perubahan yang terjadi di Indonesia,Namun dari perkembangan tersebut ada yang namanya Evolusi Dan Revolusi.Biasanya evolusi itu terjadi pada masyarakat Modern dan Revolusi itu sebaliknya terjadi pada masyarakat tidak Modren.Pada perkembangnya masyarakat terbagi atas 2 macam ,yaitu:masyarakat Tradisional dan Masyarakat Modren.pada masyarakat tradisional juga dapat disebut masyarakat pedesaan,kemudian masyarakat Tradisional juga  bias  dikatakan sebagai masyarakat perkotaan.Pada tahapnya,sebelum masyarakat tersebut berkembang menjadi masyarakat perkotaan terjadi yang namanya masyarakat Transisi,dari masyarakat pedesaan menjadi masyarakat perkotaan.Kata Kunci: Perkembangan Masyarakat Indonesia Tradisional,Transisi,Modernisasi Pedesaan Dan Kota
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIRS CHECKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V MIN 1 MEDAN Tanjung, Tirahma; Ainun, Syarifah; Ramadhani, Mastari
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Quasy Experimental Design dengan populasi semua siswa kelas V MIN 1 Medan berjumlah 35 orang, yaitu kelas eksperimen 14 orang dan kelas kontrol 21 orang. Teknik pengumpulan data digunakan adalah tes unjuk kerja yang telah diuji cobakan sebelumnya menggunakan uji reliabilitas rater dan uji validasi isi. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan statistik deskriptif dan diperkuat dengan analisis gain score (N-gain). Adapun kriteria pengujian hipotesis adalah Ha ditolak jika tidak terjadi peningkatan rata-rata pada postest dan sebaliknya, Ho ditolak jika terjadi peningkatan rata-rata pada postest.Berdasarkan hasil penelitian, rata – rata hasil belajar kelas eksperimen pada pretest adalah 71,81 dan pada posttest 98,19. Sedangkan pada kelas kontrol rata – rata hasil pretes adalah 76.91 dan pada posttest adalah 80,52. Perbedaan kelas eksperimen dengan kelas kontrol, selisih menunjukan bahwa penguatan memberikan peningkan yang signififikan yakni dari 71,81 menjadi 98,19. Terdapat selisih 26,38. Sedangkan pada kelas control selisih menunjukkan dari 76,91 menjadi 80,52. Terdapat selisih 3,61, artinya Ha diterima. Ha diterima artinya antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mempunyai varians yang sama pada saat pradata. Hasil posttest menunjukkan bahwa data kedua kelasa berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan uji 2. Analisis uji gain score kelas eksperimen sebesar 0,47 dan berada pada kategori sedang, yakni lebih besar dari 0,3 dan kurang dari 0,7 (0,7 < 0,47 ≥ 0,3). Untuk kelas kontrol diperoleh gain score sebesar 0,07 berada pada katagori rendah.Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe pairs checks diharapkan menjadi pertimbangan bagi guru kelas V dalam  mengajarkan pelajaran IPA di kelas. Pembelajaran kooperatif tipe pairs checks terbukti dapat dapat meningkatkan minat belajar siswa yang pada akhirnya terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA.
DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP ANAK (ANAK BROKEN HOME) Irma Suryani, Ade; Pratiwi Barus, Ananda; Muammar Lubis, Anggi; Wirda, Shopia
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga adalah suatu kelompok manusia yang hidup bersama dengan hubungan darah atau ikatan pernikahan. dalam keluarga dapat menimbulkan perselisihan sehingga dapat mengakibatkan keretakan keluarga atau broken home. keluarga yang broken home dapat menimbulkan kerugian pada banyak pihak terutama pada anak. Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan suami-isteri saja, tetapi dapat melibatkan anak khususnya yang memasuki usia remaja, perceraian adalah beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Kelakuan anak terhadap perceraian orangtuanya, sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum dan sesudah perceraian. Metode yang digunakan dalam penulisan jurnalini menggunakan studi literatur. Studi literatur yaitu data sekunder yang dilakukan dengan diawali mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti jurnal ilmiah, buku,artikel. perceraian orang tua dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik psikis maupun fisik anak. Jadi perceraian memang harus perlu dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.
PENGARUH KEKERASAN TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK Aulia, Sindy; Salsabila, Ainun; Dzulqodwi, Addini; Listiawan Habsyi, Fahrozi
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dampak kekerasan yang dilakukan orang tua atau orang dewasa lainnya terhadap kepribadian anak. Perlakuan kekerasan terhadap anak sering kali tidak disadari oleh orang tua atau pengasuh, yang memiliki kelekatan dengan anak. Bentuk kekerasan secara fisik, emosional, dan seksual, termasuk penelantaran, dapat terjadi dalam lingkup keluarga. Jika perlakuan kekerasan terjadi selama masa pembentukkan kepribadian, dan mencapai tingkat keparahan, maka dampaknya pada kepribadian dan kehidupan masa depan anak. Anak dapat bersikap permisif, depresif, desruktif, agresif atau berperilaku menyimpang. Mencegah perilaku kekerasan terhadap anak, orang tua atau Pengasuh perlu mendapat bimbingan untuk mengolah stress,agar mampu mengatasi dan mengendalikan emosi, latihan ketrampilan kelekatan yang aman, latihan untuk mengenal deteksi dini pada anak korban kekerasan, latihan merubah interpretasi pengalaman kekerasan menjadi motivasi bagi anak. Menghindari kerentanan anak mendapat kekerasan psikologis, anak harus tetap mendapat pengasuhan. Jika pengasuhan dari orang atua tidak memungkinkan, maka anak dapat memperolehnya dari orang tua pengganti atau kerabat, atau Lembaga Sosial Pelayanan Anak. 
Pengembangan E-LKPD Berbasis Flipbook Pada Mata Pelajaran PAI Materi Akhlak Terpuji Terintegrasi Moderasi Beragama Nisa, Choirun; Widyaningrum, Retno
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era society 5.0 membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap evolusi tekhnologi dalam dunia pendidikan. Pengembangan media pembelajaran ini dirasa begitu dibutuhkan dalam membantu peserta didik untuk belajar dan mengakses informasi secara luas. Fakta empirik telah memperlihatkan bahwa terdapat guru yang belum mumpuni mengkolaborasikan antara media digital dengan pembelajaran. Oleh karenanya, penulis berupaya mengembangkan E-LKPD berbasis flipbook pada mata pelajaran PAI materi akhlak terpuji terintegrasi moderasi beragama di kelas 4 SDN Kradinan 02. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan E-LKPD serta mengetahui efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan jenis (R&D) dengan model ADDIE. Analisis data melalui penilaian dari para ahli, dan uji paired sampel T tes dan N gain. Hasil penilaian ahli materi menunjukan bahwa E-LKPD sangat layak dengan persentase 92% dan ahli media dengan persentase 98,6% . Serta Diperoleh hasil penilaian Pre Test 56,25 dan Post Test 91,00 yang menunjukkan adanya peningkatan. Dan Berdasarkan nilai N Gain diperoleh, nilai mean 0.8090 yang menunjukkan kategori Tinggi. Kemudian untuk N gain persen nilai mean yang diperoleh 80.8966. sesuai table kategori tafsiran N gain Score berada dalam persentase > 76 sehingga dapat diketahui bahwa penggunaan E-LKPD berbasis flipbook dikatakan Sangat Efektif.
MENGIDENTIFIKASI MURID TIDAK DISIPLIN TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN Lesmana, Gusman; Nabila, Asyifah; Pratiwi Siregar, Widya
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan murid tidak disiplin dan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan siswa terhadap proses pembelajaran pada beberapa murid kelas 12 di sekolah  SMA Asuhan Daya. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian beberapa murid kelas 12, Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan instrumen pengamatan atau observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil yang didapat dari observasi ini adalah hasil wawancara, catatan lapangan. dokumentasi sebagai data pendukung.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan beberapa siswa kelas 12 tersebut rendah disiplin yaitu : a) Internal : siswa sendiri masih belum paham tentang makna disiplin, b) Eksternal : orangtua yang tidak perduli, pola asuh orangtua yang terlalu berlebihan dalam memperhatikan maupun menasehati anak, metode pembelajaran dari guru yang kurang bervariatif serta pengaruh teman yang tidak baik.
Peran Guru Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada Anak Nur Faudillah, Annisaa; Khadijah, Khadijah; Putri, Hairani Ananda; Munthe, Aulia Fitriani; Ramdhani, Alya Sabrina
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional pada anak. Kecerdasan emosional sangat penting dalam pendidikan modern, dan guru memiliki peran penting sebagai model, motivator, dan evaluator dalam membantu anak mengembangkan kecerdasan emosional mereka. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak meliputi faktor fisik, psikologis, dan lingkungan. Lingkungan yang mendukung dapat membantu anak merasa aman dan diterima secara sosial, serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengatur emosi dan berinteraksi dengan orang lain.Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak, namun terdapat faktor penghambat seperti perbedaan status sosial dan keberagaman budaya. Diperlukan pemahaman yang lebih mendalam dan upaya terarah dalam memperkuat peran guru dalam hal ini. Pengetahuan mengenai pentingnya peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan generasi yang lebih seimbang secara emosional.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENGURANGI KECEMASAN SISWA DALAM PERENCANAAN KARIR KELAS XII SMK SWASTA MANDIRI Linri, Linri; S, Irwan; Siregar, Alfin
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik Cognitive Restructuring  untuk mengurangi kecemasan siswa dalam perencaan karir. Lokasi penelitian di SMK Swasta Mandiri yang beralamat di Jalan Datuk Kabu Pasar 3 Tembung, Kabupaten deli Serdang, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif pre eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest design. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan angket berskala liket. populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII SMK Swasta Mandiri tahun ajaran 2024. Jumlah populasi (60) = 30 siswa, jadi jumlah sampel yang diperoleh adalah 30 siswa. Hasil uji validitas 25 valid dan 3 tidak valid. Uji reliabilitas 0,742 > 0,60. Uji persyaratan menggunakan normalitas dan linearitas. Uji hipotesis statistic dengan menggunakan uji Paired Sample T Test dengan bantuan Spss. 26. Hasil penelitian ini adalah Layanan bimbingan kelompok dengan teknik Cognitive Restructuring untuk mengurangi kecemasan siswa dalam perencanaan karir efektif Untuk Mengurangi Kecemasan Siswa Dalam Perencanaan Karir Kelas XII Smk Swasta Mandiri. Dengan dibuktikan hasil perhitungan statistika diperoleh nilai t hitung 3,374. diperoleh bahwa nilai dari signifikan Two Tailed yang bernilai 0,002 < 0,05 menghasilkan perbedaan yang nyata pada layanan bimbingan kelompok dalam nilai Pretest dan Posttest. Tingkat kecemasan siswa dalam perencanaan karirnya setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Cognitive Restructuring mengalami penurunan, hasil perhitungan statistika diperoleh Mean pada Preetest 103,43. Dan Mean pada Post Test sebesar 96, 90.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS X APHP DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA POSTER Hairani Hasibuan, Widia
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini Bertujuan Untuk Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas X Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Penggunaan Media Poster. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas X APHP dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui penggunaan media poster, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Peningkatan Kemampuan Berbicara: Penggunaan media poster terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Media poster memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam menyampaikan ide-ide mereka secara lisan. Siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam aspek kelancaran berbicara (fluency), pengucapan (pronunciation), serta penggunaan kosa kata (vocabulary) dan tata bahasa (grammar). 2. Peningkatan Partisipasi dan Kepercayaan Diri: Penggunaan poster dalam pembelajaran bahasa Inggris memotivasi siswa untuk lebih percaya diri dalam berbicara. Proses pembuatan dan presentasi poster memberikan pengalaman yang menyenangkan dan interaktif, sehingga siswa lebih bersemangat untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelas. Hal ini juga berkontribusi pada peningkatan keaktifan siswa dalam berdiskusi dan menyampaikan pendapat. 3. Penerapan Poster sebagai Media Pembelajaran: Media poster memberikan manfaat yang besar dalam memfasilitasi pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam pengembangan keterampilan berbicara. Poster tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai sarana untuk melatih siswa dalam menyusun dan menyampaikan informasi secara terstruktur. 4.Penggunaan Poster dalam Pembelajaran Kolaboratif: Proses pembuatan poster secara berkelompok memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerja sama, berbagi ide, dan berkomunikasi satu sama lain. Kolaborasi ini membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berbicara melalui interaksi yang lebih intensif dan terarah.
Penerapan Pembelajaran Model Missouri Mathematics Project Guna Meningkatkan Pemahaman Limit Fungsi dalam Pelajaran Matematika Pada Siswa Kelas XII ATP di SMK N 1 Batangtoru Nursaria Nainggolan, Helperika
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orientasi pembelajaran dari waktu ke waktu terus berkembang, salah satunya keperluan pembelajaran yang menerapkan model kekinian dan berorientasi pada pembelajaran untuk kehidupan sangatlah diperlukan. Salah satu upaya dengan penerapan pembelajaran diantaranya model Missouri Mathematic Project. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses dan hasil belajar peserta didik di kelas XII Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) pada materi limit fungsi melalui model Missouri Mathematic Project. Perbaikan proses dan hasil belajar melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK), berpangkal dari permasalahan kurangnya peran serta siswa secara optimal pada pembelajaran sebelumnya, yang berdampak kepada kurang maksimalnya hasil belajar yang diraih siswa pada materi limit fungsi. Penelitian Tindakan kelas ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data dan refleksi, yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subyek penelitian adalah 43 orang siswa kelas XII Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) SMKN 1 Batangtoru dengan pertimbangan peneliti adalah guru matematika pada kelas tersebut dan di pandang terdapat permasalahan yang perlu diselesaikan.Hasil pengamatan akhir siklus, tampak peningkatan sbb yaitu siklus I (61%) yaiut siswa yang tuntas hanya 28 siswa, siklus II (81%) siswa yang tuntas 35 siswa, siklus III (91%). Siswa yang tuntas meningkat menjadi 39 siswa. Persentase penurusan siswa yang tidak tuntas dari 35% turun menjadi 13% pada siklus II dan 9 % pada siklus III. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pembelajaran model Missouri Mathematics Project dapat Meningkatkan Pemahaman Limit Fungsi dalam Pelajaran Matematika Pada Siswa Kelas XII Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) Multimedia di SMK N 1 Batangtoru. Dengan meningkatnya pemahaman siswa maka, hasil belajar dan aktivitas siswapun ikut meningkat.

Page 2 of 4 | Total Record : 35