cover
Contact Name
Andi Sumangelipu
Contact Email
anzhoel@gmail.com
Phone
+6281210274777
Journal Mail Official
compile@lamaddukelleng.ac.id
Editorial Address
Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng Jl. Bosowa Utara No.1 Palaguna, Sengkang, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan
Location
Kab. wajo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Compile: Journal of Society Service
ISSN : -     EISSN : 30256712     DOI : -
Core Subject : Education,
Adalah jurnal yang menyajikan penelitian-penelitian kualitatif dan kuantitatif mempresentasikan penelitian terkait pengabdian masyarakat, pemberdayaan, sosialisasi, penyuluhan berbasis pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Sosialisasi Kewirausahaan Dalam Upaya Peningkatan UMKM Pada Era Digitalisasi di Paria, Majauleng, Kab. Wajo Andi Sumangelipu; Sitti Maryam; Andi Bau Salman; Rahmi Rustam; Agustiani Agusta
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya masyarakat Kelurahan Paria Kab. Wajo bekerja sebagai pegawai yaitu berjumlah 80% persen, dan sisanya 20% adalah pedagang atau pelaku usaha UMKM. Dan para pelaku usaha UMKM ini sebagian besar masih menganut transaksi konvensional (face to face). Sebagai wujud dari salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, maka dipandang perlu untuk melakukan sosialisasi kewirausahaan dalam upaya peningkatan UMKM pada era digitalisasi di Kel. Paria, Kec. Majauleng, Kab. Wajo. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemanfaatan perangkat digital dan transaksi online secara elektronik melalui marketplace atau e-commerce dalam kewirausahaan serta mendorong peningkatan UMKM di era digitalisasi. Dilakukan pre-test dan post-test (sebelum dan sesudah sosialisasi) untuk mengetahui sejauh mana penggunaan perangkat digital dalam usaha mereka serta untuk mengetahui minat masyarakat terkait kewirausahaan (entrepreneurship) dalam upaya peningkatan UMKM di era digitalisasi pada Kelurahan Paria Kab. Wajo.
Strategi Pengembangan UMKM Terhadap Pemasaran Produk Melalui Media Sosial di Kelurahan Baru Tancung Kabupaten Wajo Muzakkir; Akbar; Besse Adhemenna Putri
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya setiap pelaku UMKM memiliki strategi pemasaran tersendiri dalam memasarkan produk yang dijualnya agar memperoleh keuntungan yang diinginkan. Strategi pemasaran adalah serangkaian tindakan yang ditujukan untuk mencapai tujuan dan dengan pola pikir yang kreatif dan inovatif untuk menyikapi perkembangan yang terjadi di dalam dunia usaha khususnya pelaku UMKM itu sendiri. Namun penjualan produk, tak lepas dari masalah produk yang kurang laku yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah para pelaku UMKM tidak mengembangkan strategi dalam memasarkan produk yang mereka jual. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui bagaimana masyarakat yang bertindak sebagai pedagang di Kelurahan Baru Tancung dan bagaimana mereka memasarkan produk mereka yang dapat mengembangkan strategi penjualan mereka dalam memasarkan produk sesuai dengan perkembangan zaman sehingga para pelaku usaha di Kelurahan Baru tancung dapat memasarkan produknya dan memperoleh keuntungan serta dapat menjadi roda penggerak dari perekonomian daerah maupun nasional dengan mengembangkan potensi desa. Metode pengabdian ini dilakukan dengan pemaparan materi dan pelatihan serta studi literatur artikel ilmiah, berita dan informasi yang terkait dengan strategi pemasaran produk.
Sosialisasi Ekonomi Kreatif dan Pengembangan UMKM Berbasis Bisnis Digital Di Mario, Tanasitolo, Kab. Wajo Agus Purwanto
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi ekonomi ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di desa Mario Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo. Upaya sistem digitalisasi atau digital marketing merupakan salah satu sistem promosi untuk memanfaatkan jejaring sosial. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku UMKM tentang digital marketing. Metode kegiatan ini adalah menggunakan slide powerpoint, diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pemahaman peserta kegiatan tentang digital marketing.
Pelatihan Kewirausahaan Bagi UMKM Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo Pada Program Kampung Zakat Baznas Agus Purwanto
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM di Kelurahan Pammana Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo bertujuan untuk 1) memberikan keterampilan akhir bagi pelaku UMKM serta mengembangkan dan meningkatkan jiwa kewirausahaan, 2) Pemahaman tentang pinjaman modal dan dana bergulir secara syariah. Pelatihan kewirausahaan dibagi dalam tiga sesi yaitu sesi pertama membahas tentang manajemen usaha dan pemasaran, narasumber juga memberikan bimbingan pengalaman usaha yang didalamnya termasuk motivasi untuk membuka usaha. Pada sesi kedua membahas tentang pemasaran, sedangkan sesi ketiga membahas tentang pengelolaan keuangan. Hasil pelatihan, pelaksanaan kegiatan mendapat antusias dan apreasiasi dari peserta. Jika dilihat dari peserta, para peserta menyatakan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat memberikan pemahaman mengenai “bagaimana peran pentingnya UMKM”, “bagaimana membuka akses ke sumber sumber permodalan”, serta peserta pelatihan mendapat pemahaman tentang pemasaran dari produk.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Kripik Daun Kelor di Desa Wecudai Andi Sumangelipu; Agus Purwanto; Amelia Bahmiranda; Hariani
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Wecudai merupakan bagian penting dalam pembangunan ekonomi desa. Ibu-Ibu PKK sudah mulai mengembangkan produk UMKM melalui pembuatan produk makanan ringan yaitu olahan kripik daun kelor. Akan tetapi berdasarkan hasil observasi, ditemukan beberapa potensi yang masih harus dikembangkan yaitu proses produksi, pengemasan produk (packaging), dan distribusi atau pemasaran. Sehingga perlu dilakukan pemberdayaan ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM di Desa Wecudai melalui kegiatan pemberdayaan dan sosialisasi terkait digitalisasi UMKM untuk, (1) meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis dan operasional UMKM, (2) mengubah pengelolaan bisnisnya dari praktik konvensional ke digital, (3) meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, (4) mendorong pelaku UMKM baru agar terbukanya lapangan kerja.
Pelatihan Pembuatan Aneka Olahan Rumput Laut untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Barangmamase, Sajoanging, Kab. Wajo Ahmad Muktamar B; Syahida; Nurfitriani
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kecamatan di Kabupaten wajo yaitu Sajoanging cukup banyak nelayan yang membudidayakan rumput laut. Salah satu desa di Kecamatan Sajoanging yaitu Desa Barangmamase sebagian besar penduduk pekerjaanya adalah nelayan yang mencari ikan serta rumput laut. Untuk menambah nilai ekonomis dari rumput tersebut, sebagian masyarakat mengolah kembali sehingga dibutuhkan keterampilan untuk mengolah bahan baku tersebut dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Karenanya perlu melakukan pelatihan bagi masyarakat dalam membuat aneka olahan dari rumput laut tersebut. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah (1) Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat aneka olahan dari rumput laut yang dapat dijadikan sebagai usaha rumah tangga. (2) Meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 07 September 2022, bertempat di kantor Desa Barangmamase. Hasil yang didapatkan adalah (1) Terciptanya produk aneka olahan hasil karya masyarakat Desa Barangmamase. (2) Tingkat pasrtisipasi masyarakat cukup baik, sehingga kegiatan yang dijalankan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sasaran (3) Meningkatnya keterampilan masyarakat dalam membuat aneka olahan rumput laut sehingga ke depannya mereka mampu membuat sendiri bahkan dapat membuka usaha rumahan sebagai salah satu alternatif usaha keluarga.
Penyuluhan Agrobisnis Pengolahan Frozen Food Untuk Meningkatkan Kreativitas dan Pendapatan Masyarakat Dualimpoe, Maniangpajo, Kab. Wajo Andi Yuniarti; Andi Nurwana; Andi Jamaluddin; Sukmawati
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 1 (2023): Edisi: September 2023
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mayoritas mata pencaharian penduduk Kelurahan Dualimpoe bergerak di bidang pertanian. Permasalahan yang sering muncul berkaitan dengan mata pencaharian penduduk adalah tersedianya lapangan pekerjaan yang kurang memadai dengan perkembangan penduduk sebagaimana tertuang dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Wajo. Terkhusus untuk ibu-ibu di Kelurahan Dualimpoe yang ingin memperoleh pendapatan tambahan apalagi di masa pandemi ini salah satu usaha yang dapat dilakukan seperti mengolah makanan frozen-food menjadi jajanan yang diminati banyak orang apalagi di kalangan anak-anak. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi sumber daya alam yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 04 April 2023, bertempat di rumah salah satu tokoh masyarakat di Kelurahan Dualimpoe. Dengan memperoleh hasil (1) Menghasilkan jajanan dari olahan frozen-food (2) Partisipasi masyarakat cukup baik, sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar (3) Meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu-ibu mengenai pengolahan makanan frozen-food yang dapat diolah menjadi jajanan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Sosialisasi Tentang Pernikahan di Bawah Umur Terhadap Orang Tua di Desa Palippu Kab. Wajo Andi Bau Mallarangeng; Yustiana; Andi Rahman; Abidzar Algifari; Mildayanti; Firniyanti; Sri Maharani; Sri Rahayu; Nurul Armelia; Indriana Kasau
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 2 (2024): Maret 2024
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan di bawah umur merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, dikarenakan tingginya masalah pernikahan di bawah umur dan masalah perceraian di Kab.Wajo. Bahkan Studi World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa salah satu penyebab stunting di indonesia yaitu maraknya pernikahan di bawah umur. Adapun permasalahan yang ditemui di Desa Palippu adalah meningkatnya angka stunting dan beberapa anak yang menjalankan pernikahan di bawah umur karena faktor tertentu. Oleh karena itu PKM Institut Ilmu Hukum Dan Ekonomi Lamaddukelleng Angkatan II Tahun Akademik 2023-2024. di Desa Palippu menyelenggarakan sosialisasi tentang Pernikahan di bawah Umur. Diselenggarakan pada hari Kamis, 10 Agustus 2023. Menikah merupakan suatu ikatan lahir dan batin antara laki-laki dan perempuan untuk menjalankan kehidupan bersama dalam suatu rumah tangga untuk meningkatkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks ini, tentu negara memiliki regulasi yang menjamin perlindungan kepada para pihak yang akan maupun telah melangsungkan perkawinan. Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh individu, baik laki laki maupun perempuan saat usianya masih di bawah umur dan belum mencapai kematangan yang sewajarnya. Ditinjau dalam aspek hukum, regulasi yang mengatur mengenai batasan usia perkawinan tercantum di dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dalam Undang-Undang ini disebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun.
Sosialisasi Dampak Pernikahan Usia Dini di Kelurahan Limpomajang Firman; Mustafa, Dewi Wahyuni; Mustari; Kadek Ari Wahyudi; Fiere Lapesa Kembara; Iswandar; Safruddin, Andi Kurniawati; Dzulvy Tri Sardi; Andi Aria Rahmat
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 2 (2024): Maret 2024
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan usia dini adalah perkawinan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan yang masih dikategorikan sebagai anak-anak yang berusia di bawah umur 19 tahun di mana ketentuan tersebut diatur dalam Undang Undang no.16 tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang Undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan. Gejala ini telah menjadi isu nasional di mana Sulawesi Selatan menempati urutan ke 14 sebagai Provinsi dengan Pernikah Usia Dini tertinggi di Indonesia. Untuk Kabupaten penyumbang angka Pernikahan Usia Dini di Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Wajo yakni 24,04 persen di mana angka tersebut mengalami peningkatan setiap tahunnya yang disebabkan oleh beberapa faktor yakni (1) Faktor Budaya (2) Faktor Ekonomi (3) Pendidikan yang rendah (4) Masalah Remaja (5) Globalsasi (6) Celah Regulasi (7) Kesehatan Reproduksi. Mengingat besarnya risiko yang ditimbulkan oleh Pernikahan Usia Dini yaitu meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi saat proses melahirkan. Berdasarkan hasil pendataan yang didapat di Lingkungan Labaje Kelurahan Limpomajang tingkat pernikahan dini mencapai 80 persen, perempuan 60 persen sedangkan laki-laki 20 persen begitu juga dengan perceraian yang mencapai 40 persen.
Penyuluhan Hukum Sengketa Tanah di Kelurahan Paria Kab. Wajo Martono; Hendra Sudrajat; Ardiansyah; Saskia Dwi Anggraini; Nurul Magfira; Anisa Pratiwi; Anugrah; Muh. Fajar Alqadri
Compile Journal of Society Service Vol 1 No 2 (2024): Maret 2024
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penduduk Kelurahan Paria sebanyak 2.496 jiwa dengan 864 kepala keluarga. Kelurahan Paria memiliki luas wilayah kurang lebih 12,22 Km². Dilakukan penyuluhan hukum sengketa tanah di Kelurahan Paria Kab.Wajo, yang diikuti oleh 25 orang dari berbagai kalangan masyarakat. Hasil wawancara dengan Lurah Paria bahwa masyarakat Kelurahan Paria sebagian besar masih menganut penyelesaian sengketa secara kekeluargaan yang dimediasi oleh lurah setempat, perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat, tokoh agama untuk musyawarah dengan mempertemukan kedua belah pihak bersengketa agar terciptanya mufakat. Hingga saat ini belum ada masyarakat menempuh penyelesaian sengketa tanah yang dilakukan melalui jalur litigasi atau pengadilan. Meski begitu, masyarakat Kelurahan Paria Kab. Wajo tetap membutuhkan penyuluhan hukum terkait tanah, sengketa tanah dan penyelesaiannya sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi terjadinya sengketa tanah di masa datang serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hukum agraria, hukum pertanahan terkait hukum hak atas tanah (HPAT) dan hukum sengketa tanah serta penyelesaian sengketa tanah.