cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal
ISSN : -     EISSN : 30474493     DOI : https://doi.org/10.47134/scpr
Core Subject : Health,
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal is dedicated to the exploration of Pharmaceutical Sciences and Community and Clinical Pharmacy. In the realm of pharmaceutical sciences, the journal welcomes research articles spanning Pharmaceutical Biology and Pharmacognosy, Pharmaceutical Chemistry, pharmaceutics, Pharmacology and Toxicology, as well as Biotechnology. In the domain of Community and Clinical Pharmacy, the journal encompasses discussions on Hospital Pharmacy, Clinical Pharmacy, Pharmacy Management, and Social Pharmacy.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2026): January" : 19 Documents clear
Telaah Pustaka tentang Pengembangan Kompetensi Klinis Apoteker di Era Digitalisasi Kesehatan Octafia, Ita
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam pengembangan kompetensi klinis apoteker di era digitalisasi kesehatan serta mengidentifikasi strategi, tantangan, dan implikasi transformasi digital terhadap praktik farmasi modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber akademik terkini berupa artikel ilmiah, laporan resmi, dan dokumen kebijakan dari tahun 2017–2025. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan tahapan identifikasi tema, reduksi data, kategorisasi konsep, dan penarikan kesimpulan induktif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap fenomena yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi digital literacy, blended learning, dan pemanfaatan teknologi seperti telepharmacy, wearable devices, serta artificial intelligence berperan penting dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi klinis apoteker. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, variasi kesiapan digital antar institusi, dan minimnya pelatihan formal yang terstandar. Implikasi temuan ini menegaskan pentingnya pembaruan kurikulum farmasi, penguatan kebijakan pendidikan berbasis digital, serta kolaborasi lintas disiplin untuk mendukung transformasi profesional di bidang farmasi. Kesimpulannya, penguasaan kompetensi digital menjadi fondasi utama bagi apoteker dalam menghadapi sistem kesehatan berbasis teknologi, sekaligus memperluas peran strategisnya dalam pelayanan klinis yang berorientasi pada pasien dan data.
Tinjauan Pustaka Mengenai Edukasi Pasien Oleh Apoteker Dalam Penggunaan Obat Rasional Widyaningrum, Esti Ambar; Anikasari, Erni; Rilawati , Fentyana Dwi
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5073

Abstract

Kajian ini bertujuan menelaah secara komprehensif peran edukasi pasien oleh apoteker dalam mendukung praktik penggunaan obat rasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap sepuluh artikel ilmiah yang relevan dan terbit antara tahun 2010 hingga 2025. Proses penelusuran literatur mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian dilakukan melalui basis data internasional, termasuk PubMed, ScienceDirect, dan SpringerLink. Dari total 139 artikel yang teridentifikasi, 25 artikel dihapus karena duplikasi dan 5 dinilai tidak layak secara otomatis, sehingga tersisa 109 artikel untuk proses penyaringan lebih lanjut. Setelah seleksi mendalam berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, hanya 10 artikel yang memenuhi kriteria dan dijadikan dasar analisis. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola kontribusi edukasi apoteker terhadap perilaku penggunaan obat rasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan apoteker berperan signifikan dalam meningkatkan kepatuhan terapi, mengurangi kesalahan penggunaan obat, serta meningkatkan efisiensi biaya kesehatan. Pendekatan edukasi kolaboratif yang berpusat pada pasien terbukti lebih efektif dibandingkan penyampaian informasi satu arah. Temuan ini menguatkan konsep dalam Pharmaceutical Care dan Health Belief Model, terutama mengenai pentingnya komunikasi terapeutik dalam memfasilitasi pengambilan keputusan pasien yang aman, efektif, dan berkelanjutan terkait penggunaan obat.
Qualitative Study on The Implementation of Pharmacy Management Information Systems in Hospitals Sari, Amelia
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5074

Abstract

This study aims to explore the implementation of the Pharmacy Management Information System (SIMF) in hospitals, focusing on supporting factors, obstacles, and benefits obtained in operational practices and pharmacy management. The method used is qualitative research with a descriptive approach through a literature study, where data is collected from scientific literature, official reports, and relevant documents related to SIMF. Data analysis was conducted inductively through theme identification, data reduction, concept categorization, and systematic interpretation of findings to obtain a comprehensive understanding of the phenomenon under study. The results showed that SIMF improved operational efficiency, reduced medication errors, and improved drug stock management, with the support of automation technology, AI, and integrated systems. Human and organizational factors, such as staff training, multidisciplinary team involvement, and management support, proved to be key drivers, while limitations in training, system integration, and staff resistance were obstacles that needed to be overcome. These findings provide practical insights for hospital management in optimizing PIMIS implementation and enrich the academic literature on information technology adoption in pharmacy. In conclusion, this study makes a significant contribution to the understanding of factors influencing the successful implementation of PIMIS, offers adaptation strategies, and supports the improvement of service quality and patient safety in hospitals.
Analisis Konseptual Mengenai Peran Farmasi Klinis Dalam Optimalisasi Terapi Pasien di Rumah Sakit Annafiatuzakiah; Zurroh, Al Hajar Fuadatus; Husna, Ulviani Yulia
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran farmasi klinis dalam optimalisasi terapi pasien dan peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka yang bersumber dari artikel ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen akademik terbitan tahun 2015–2025. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis terhadap literatur yang relevan dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik-induktif yang meliputi identifikasi tema, reduksi data, serta kategorisasi konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan farmasis klinis memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan hasil klinis pasien, efisiensi biaya pengobatan, serta peningkatan kepuasan dan keselamatan pasien. Intervensi farmasis terbukti efektif dalam mengurangi drug-related problems, menurunkan angka readmisi, serta memperkuat kolaborasi interprofesional dalam pengambilan keputusan terapeutik. Selain itu, perkembangan teknologi seperti telepharmacy dan virtual hospital memperluas peran farmasis dalam pelayanan kesehatan berbasis digital. Temuan ini mendukung teori pharmaceutical care dan konsep value-based healthcare, serta menegaskan pentingnya integrasi peran farmasis dalam sistem pelayanan yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil pasien. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis terhadap pengembangan ilmu farmasi klinis dan secara praktis terhadap peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.
Peredaran Obat Secara Daring di Indonesia, Kemajuan atau Ancaman Goni, Nur; Astuti, Febriana; Abidin, Zainal; Purwanto, Gunawan
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena peredaran obat secara daring di Indonesia dalam konteks kemajuan digital dan ancaman terhadap keamanan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah, laporan resmi, serta dokumen akademik terkini terkait kebijakan farmasi digital dan regulasi BPOM. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur dan analisis dokumen, sementara analisis data menggunakan tahapan identifikasi tema, reduksi data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi farmasi memberikan kemajuan signifikan dalam peningkatan akses, efisiensi, dan pemerataan layanan kesehatan, khususnya melalui platform e-pharmacy seperti GoApotik dan KlikDokter. Namun, di sisi lain, maraknya penjualan obat tanpa izin dan lemahnya pengawasan digital menimbulkan ancaman serius bagi keamanan konsumen dan integritas profesi farmasi. Implementasi Peraturan BPOM No. 8 Tahun 2020 masih menghadapi kendala karena keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi kesehatan masyarakat, serta minimnya tanggung jawab dari pihak e-commerce. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pemahaman tentang Technology Acceptance Model dan governance gap theory dalam konteks farmasi digital, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi untuk memperkuat tata kelola distribusi obat daring di Indonesia.
Digital Transformation in Pharmaceutical Manufacturing Processes Based on Good Manufacturing Practice Andari, Susilowati
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5068

Abstract

This study aims to analyze the role of digital transformation in pharmaceutical manufacturing processes based on Good Manufacturing Practice (GMP) with a focus on its contribution to quality improvement, operational efficiency, and regulatory compliance. The study uses a qualitative approach with a descriptive method through a literature review, which involves analysis of scientific articles, official reports, and relevant academic documents published between 2015 and 2025. Data collection techniques were carried out through systematic searches of literature from various academic databases, while data analysis was conducted through the stages of theme identification, data reduction, concept categorization, and inductive conclusion drawing. The results of the study show that the integration of digital technologies such as Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), blockchain, digital twins, and big data analytics significantly improves the effectiveness of GMP implementation by strengthening data integrity, accelerating data-driven decision making, and increasing the transparency of the pharmaceutical supply chain. However, obstacles such as organizational resistance, limitations of legacy system integration, and cybersecurity issues remain major challenges in its implementation. Theoretically, this study expands the understanding of the evolution of digital-based quality systems in the pharmaceutical industry, while practically providing strategic guidance for companies and regulators in designing sustainable and regulatory-compliant digital transformation policies. Thus, the results of this study make an important contribution to strengthening the conceptual and implementational framework of digital transformation in the global pharmaceutical sector.
Antioxidant, Antibacterial Activity, and Chemical Composition Analysis of Habbatussauda (Nigella sativa) Products Circulating in Medan City Using GC-MS Method Bangun, Sofia; Putra, Effendy; Haro, Ginda
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5116

Abstract

Habbatussauda (Nigella sativa) products marketed in Medan City, Indonesia were analyzed to determine their chemical composition, antioxidant capacity, and antibacterial activity. Antioxidant activity was evaluated using DPPH, ABTS, and FRAP assays with UV-Vis spectrophotometry, while antibacterial activity was assessed by measuring inhibition zones against Staphylococcus aureus. Chemical constituents were identified using Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS). The results showed that oil-based Habbatussauda preparations exhibited significantly higher antioxidant capacity and antibacterial activity compared to powdered products across all tested methods. GC-MS analysis revealed the presence of major bioactive compounds, including thymoquinone, dithymoquinone, and p-cymene, which are known to contribute to antioxidant and antibacterial effects. The findings indicate that the formulation type strongly influences the bioactivity of commercial Habbatussauda products. Oil-based preparations demonstrate superior functional properties and may offer greater therapeutic potential than powdered forms. This study provides scientific evidence to support informed consumer selection and quality evaluation of Habbatussauda products.
Analisis Konseptual Manajemen Farmasi dalam Mendukung Efektivitas Pelayanan Kefarmasian di Fasilitas Kesehatan Starlista, Viva
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran manajemen farmasi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka deskriptif, yang melibatkan analisis sistematis terhadap literatur akademik terbaru terkait strategi manajemen farmasi, regulasi, serta implementasinya dalam praktik pelayanan kefarmasian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah berbagai jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen farmasi yang terstruktur—dengan dukungan regulasi seperti Permenkes No. 72/2016, penerapan Lean 5S dan OCTAGON-P, kolaborasi multidisiplin, serta integrasi sistem informasi—berdampak signifikan terhadap efisiensi operasional, peningkatan mutu pelayanan, dan kepuasan pasien. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya peran apoteker dan tenaga kefarmasian dalam siklus pengelolaan sediaan farmasi. Temuan ini juga memperkuat teori sistem dalam pelayanan kesehatan serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan dan praktik manajemen farmasi yang lebih efektif. Kesimpulannya, manajemen farmasi yang adaptif dan berbasis kolaborasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan layanan kefarmasian modern dan mendukung tercapainya pelayanan yang bermutu dan berkelanjutan.
Literature Review: Karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa Hask.) As A Cosmetic Agent Paramawidhita, Risqika
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5135

Abstract

This study aims to explore the potential of Rhodomyrtus tomentosa (Hask.), commonly known as karamunting, as a natural cosmetic agent through a qualitative-descriptive literature review. The research focuses on identifying the plant’s bioactive compounds, understanding their pharmacological activities, and evaluating their cosmetic relevance. Data were collected through an extensive review of peer-reviewed journals, scientific reports, and academic documents published between 2012 and 2025. The analysis involved thematic categorization and inductive interpretation of findings to derive meaningful insights into the plant’s functional roles in cosmetics. Results indicate that R. tomentosa contains diverse bioactive constituents—such as rhodomyrtone, flavonoids, phenolics, and triterpenoids—that exhibit strong antioxidant, antibacterial, anti-inflammatory, and skin-brightening properties. Advanced extraction methods, such as ultrasound-assisted extraction using eco-friendly solvents, have enhanced the yield and stability of active compounds, supporting sustainable cosmetic development. Clinical studies confirm its efficacy in acne treatment, comparable to conventional antibiotics, without adverse side effects. The findings reinforce theoretical models in phytocosmetics that emphasize the significance of natural plant-derived compounds in promoting skin health and sustainability. Overall, this study contributes to the advancement of natural cosmetology by integrating ethnobotanical knowledge with modern scientific validation and offers practical implications for future research and cosmetic formulation innovation.
Aktivitas Ekstrak Etanol 95% dari Daun Teh Putih (Camellia sinensis) Sebagai Antidepresan Pada Mencit Jantan Zaidan, Sarah; Syamsudin; Puspawardana, Indira; Pengasih, Aiy
Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal Vol. 2 No. 4 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scpr.v2i4.5268

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol 95% daun teh putih (Camellia sinensis) secara peroral meningkatkan aktivitas motorik mencit sebagai indikator efek antidepresan. Uji dilakukan menggunakan metode Rotarod selama 30 menit untuk mengukur kemampuan mencit dalam mempertahankan diri di atas roda yang berputar. Perlakuan diberikan dengan variasi dosis, dan hasil pengamatan berupa waktu ketahanan serta jumlah jatuh dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil analisis waktu ketahanan menunjukkan bahwa nilai p (0,000) < 0,005 menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antar kelompok uji. Analisis terhadap jumlah jatuh mencit juga menunjukkan hasil signifikan dengan p (0,002) < 0,005, sehingga hipotesis alternatif diterima. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 95% daun teh putih memiliki efek antidepresan dengan meningkatkan aktivitas motorik mencit pada dosis 400 mg/KgBB. Temuan ini menunjukkan bahwa daun teh putih berpotensi sebagai sumber alami kandidat antidepresan melalui mekanisme peningkatan aktivitas motorik hewan uji.

Page 1 of 2 | Total Record : 19