cover
Contact Name
Victor Trismanjaya Hulu
Contact Email
hagajurnalph@gmail.com
Phone
+6281260955965
Journal Mail Official
hagajurnalph@gmail.com
Editorial Address
Jl. Simpang Kongsi, Perumahan Hawilla, Blok A-11, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Haga Journal of Public Health (HJPH)
ISSN : 30320097     EISSN : 30316502     DOI : https://doi.org/10.62290/hjph.v1i2
Core Subject : Health,
Haga Journal of Public Health (HJPH) adalah merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Victory Haga Indonesia. HJPH bertujuan untuk mempublikasikan karya tulis ilmiah di bidang Kesehatan Masyarakat dalam bentuk original article, review article termasuk analisis bibliometrik, short communications dan Editorial. Jurnal ini terbit tiga kali setahun yaitu pada bulan November, Maret dan Juli. Jurnal ini juga merupakan jurnal ilmiah dengan akses terbuka.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024" : 6 Documents clear
Determinan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar: studi cross-sectional Sandalayuk, Marselia; Arda, Zul Adhayani; Hafid, Wahyuni; Badu, Franning Deisi; Harun, Amalia; Hatta, Herman; Nuryani, Nuryani; Akbar, Hairil; Kanan, Maria
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.37

Abstract

Latar belakang: Obesitas pada anak sekolah dasar merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Masalah psikososial dan emosional seperti timbulnya rasa tidak percaya diri serta stigma sosial merupakan salah satu dampak obesitas pada anak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar di tiga SDN yang ada di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo.Metode: Studi ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar yang ada di SDN 70 Kota Tengah, SDN 71 Kota Tengah dan SDN 83 Kota Tengah Provinsi Gorontalo, Tahun 2023, dengan jumlah sampel sebanyak 208 anak yang diambil dengan teknik proporsional stratified random sampling. Pengunpukan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square.Hasil: Sebanyak 28,8% anak sekolah mengalami obesitas. Sebanyak 11,5% anak mengalami obesitas karena faktor genetik dan 25,5% karena aktivitas fisik yang rendah. Faktor genetik (p= 0,017) dan aktivitas fisik (p= 0,017) signifikan terhadap kejadian obesitas pada anak. Jenis kelamin (p= 0,873), pendapatan orang tua (P = 0,898), faktor genetik ayah (p = 0,434), frekuensi makan (p= 0,498) dan konsumsi fast food (p = 0,899) adalah tidak signifikan terhadap obesitas pada anak sekolah.Kesimpulan: Salah satu faktor determinan yang memengaruhi kejadian obesitas pada anak sekolah adalah faktor genetik dan aktivitas fisik yang rendah. Jenis kelamin, pendapatan orang tua yang tinggi, faktor genetik ayah yang obesitas, frekuensi makan yang sering serta sering konsumsi fast food adalah tidak signifikan terhadap obesitas pada anak sekolah.
Peningkatan pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah untuk mencegah anemia melalui metode penyuluhan Tindaon, Rotua Lenawati; Feronika, Agnes Intan; Amadea, Calista Putri; Aqil, Muhammad Said; Wildan, Muhammad; Pardede, Eva Elfrida
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.40

Abstract

Latar belakang: Masalah anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat diseluruh dunia hingga saat ini, terutama di negara-negara berkembang. Salah satu dampak anemia pada remaja putri adalah dapat mengganggu konsentrasi belajar, kelelahan dan penurunan kebugaran fisik. Studi ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah dalam mencegah anemia melalui metode penyuluhan. Metode: Studi ini menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Negeri 4 Gelumbang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024. Subyek studi ini adalah seluruh remaja putri di kelas VII-VIII SMP Negeri 4 Gelumbang sebanyak 58 orang dengan teknik total sampling. Intervensi pada penelitian ini berupa metode penyuluhan tentang konsumsi tablet tambah darah. Pretest dan posttest berupa pengukuran pengetahuan remaja putri, dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi metode penyuluhan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan instrumen kuesioner terkait pengetahuan remaja putri tentang tablet tambah darah. Tahapan analisis data dimulai dengan menghitung distribusi frekuensi pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Analisis data menggunakan uji Mc Nemar.Hasil: Sebanyak 84,5% remaja putri berpengetahuan kurang tentang konsumsi tablet tambah darah sebelum diberikan penyuluhan. Setelah remaja putri menerima penyuluhan,pengetahuan mereka menjadi baik sebesar 69%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang tablet tambah darah (p = 0,001).Kesimpulan: Pengetahuan remaja putri tentang konsumsi tablet tambah darah setelah diberikan penyuluhan mengalami peningkatan yang signifikan dengan kategorik baik. Pemberian metode penyuluhan signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam mencegah anemia.
Eksplorasi pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam perencanaan alat kontrasepsi dalam rahim pasca persalinan : studi cross-sectional Hidayati, Ulfa Nur; Susanti, Nanik; Harningtyas, Sismala
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.43

Abstract

Latar belakang: Meskipun penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim masih merupakan metode yang efektif dalam mencegah kehamilan, namun masih banyak wanita usia subur yang tidak menggunakan kontrasepsi tersebut, karena risiko yang dapat timbul akibat penggunaan kontrasepsi tersebut seperti perdarahan, nyeri dan bahkan kehamilan ektopik. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam perencanaan alat kontrasepsi dalam rahim pasca persalinan.Metode: Desain studi ini berupa cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Praktek Bidan Mandiri di Kota Malang. Subjek penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III selama bulan Juli-Agustus 2024. Penelitian ini melibatkan 55 orang ibu hamil trimester III yang diambil berdasarkan teknik accidental sampling. Pengunpukan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara kepada ibu hamil. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi karakteristik, pengetahuan dan sikap ibu hamil.Hasil: sebanyak 41,8% ibu hamil yang berusia 28-32 tahun dan 21,8% berusia antara 18-22 tahun. Terdapat Sebanyak 98,2% ibu hamil yang berpengetahuan baik dan 1,8% yang berpengetahuan cukup. Sebanyak 78,2% ibu yang memiliki sikap positif dan 21,8% dengan sikap negatif.Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik sikap yang positif dalam perencanaan kontrasepsi pasca persalinan. Pemahaman dan pemberian informasi tentang IUD pasca persalinan sangatlah penting diberikan yang dimulai sejak kehamilan untuk meningkatkan minat dan pemahaman ibu hamil dalam pemilihan KB IUD pasca persalinan.
Hubungan dukungan suami dengan pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker leher rahim pada ibu Ginting, Astaria Br; Yani, Azri; Manurung, Herna Rinayanti; Sembiring, Isyos Sari
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.46

Abstract

Latar belakang: Kanker leher rahim merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat diseluruh dunia saat ini. Pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) merupakan metode deteksi dini yang digunakan untuk mengidentifikasi perubahan yang tidak biasa pada leher rahim yang dapat berisiko menjadi kanker serviks. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker leher rahim ibu.Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas BPM Diana Kota Medan Tahun 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu yang sudah menikah dan telah melakukan pemeriksaan kesehatan di BPM Diana Kota Medan Tahun 2023 sebanyak 88 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada ibu yang berisi pertanyaan tentang dukungan suami dan pemeriksaan IVA. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara kepada ibu. Analisis data penelitian dimulai dengan menghitung distribusi frekuensi dukungan suami dan pemeriksaan IVA, serta dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil: Sebanyak 60,2% suami kurang mendukung istri melakukan pemeriksaan IVA, dan sebanyak 46,6% ibu tidak melakukan pemeriksaan IVA. Dukungan suami signifikan terhadap pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker leher rahim ibu (p = <0,001; OR = 45,9). Dukungan suami yang kurang 45,9 kali kecenderungan ibu tidak melakukan pemeriksaan IVA dibandingkan dengan dukungan suami yang baik.Kesimpulan: Dukungan suami yang tidak baik berhubungan secara signifikan terhadap pemeriksaan IVA dalam deteksi dini kanker leher rahim ibu
Analisis determinan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien Idariani, Idariani; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.47

Abstract

Latar belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu cara mengukur kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Untuk meningkatkan keinginan pasien melakukan kunjungan ke Puskesmas sangat bergantung pada kualitas layanan yang diterima oleh pasien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sampoiniet Tahun 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas Sampoiniet Tahun 2023. Sampel diperoleh sebanyak 100 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pasien. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik.Hasil: Sebanyak 36% pasien tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenanga kesehatan. Kehandalan (p = <0,001), ketanggapan (p = <0,001), empati (p = <0,001) dan sarana prasarana (p = <0,001) signifikan terhadap kepuasan pasien. Sedangkan variabel jaminan tidak signifikan terhadap kepuasan pasien (0,594).Kesimpulan: Kehandalan, ketanggapan, empati dan sarana prasarana yang tidak baik signifikan terhadap kepuasan pasien
Hubungan ketertarikan iklan susu formula dan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun Afrinawaty sirait, Reni; Febrianty, Inka
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.50

Abstract

Latar belakang: Balita usia 2-5 tahun yang mengalami stunting memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan fisik, keterlambatan perkembangan kognitif, dan motorik, yang secara langsung dapat memengaruhi kualitas hidup serta tumbuh kembang balita di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ketertarikan iklan susu formula dan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita  usia 2-5 tahun. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Pantai Labu Kecamatan Pantai Labu,  Juni 2023. Penelitian ini melibatkan 30 orang ibu balita dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan mendistribusikan instrument penelitian berupa kuesioner dan melakukan wawancara kepada ibu balita. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sebanyak 73,3% ibu balita  tidak tertarik dengan pemberian susu formula, 63,3% balita tidak diberi pola makan yang tepat, dan 70% balita dengan kejadian stunting. Pemberian susu formula dan pola makan yang tidak tepat signifikan terhadap kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun (p = <0,001). Kesimpulan: Ketertarikan iklan susu formula dan pola pemberian makan berhubungan dengan kejadian stunting pada usia 2-5 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 6