cover
Contact Name
Juliana Fisaini
Contact Email
j.fisaini@usk.ac.id
Phone
+6281377412304
Journal Mail Official
jimts@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jalan Tgk. Syech Abdurrauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Journal of The Civil Engineering Student
ISSN : -     EISSN : 26850605     DOI : https://doi.org/10.24815/journalces.v5i4.25270
Core Subject : Engineering,
Journal of The Civil Engineering Student (JOCES) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala. Jurnal ini memuat artikel dari hasil tugas akhir mahasiswa/i di Jurusan Teknik Sipil untuk dipublikasikan, baik dari Universitas Syiah Kuala maupun institusi lainnya. Journal of The Civil Engineering Student (JOCES) mempublikasikan makalah ilmiah mahasiswa dan dosen pada Bidang Ilmu Teknik Sipil yang meliputi: Rekayasa Struktur, Hidroteknik, Rekayasa Transportasi dan Material Jalan Raya, Geoteknik, dan Manajemen Rekayasa Konstruksi serta Kebencanaan.
Articles 286 Documents
Analisis Debit Banjir Dengan Metode HSS SCS Dan Metode Melchior di Sungai Krueng Meureudu Ilham, Muhammad; Ziana, Ziana; Refika, Cut Dwi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 April 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i1.21356

Abstract

Krueng Meureudu adalah sungai yang terletak di Kabupaten Pidie Jaya yang seringkali terjadi permasalahan banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi setiap musim hujan. Mengingat bahayanya bencana banjir yang terjadi di Krueng Meureudu, maka perlu dilakukan analisis debit banjir pada periode ulang tertentu. Penelitian analisis debit banjir dilakukan berdasarkan data curah hujan berupa metode Hidrograf Satuan Sintetis SCS (Soil Conservation Service) dan metode Melchior. Data hujan yang digunakan adalah data hujan tahun 2012-2021 dari 4 stasiun hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir yang terjadi di Krueng Meureudu dengan periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Hasil analisis debit banjir dengan metode HSS SCS didapat debit banjir dengan berbagai periode ulang yakni: Q2 = 770,03 m3/det, Q5 = 1281,24 m3/det, Q10 = 1635,79 m3/det, Q25 = 2090,94 m3/det, Q50 = 2432,89 m3/det, dan Q100 = 2775,24 m3/det. Metode Melchior menghasilkan debit banjir dengan berbagai periode ulang yakni: Q2 = 526,3 m3/det, Q5 = 733,94 m3/det, Q10 = 871,39 m3/det, Q25 = 1044,93 m3/det, Q50 = 1173,89 m3/det, dan Q100 = 1302,27 m3/det.
Pengaruh Penambahan Bottom Ash Terhadap Parameter Kuat Geser Tanah Lempung Desa Beureugang Kaway XVI Aceh Barat Evidasari . .; Banta Chairullah; Halida Yunita
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i2.13487

Abstract

Abstrak Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan sipil yang berfungsi menerima dan menahan beban dari suatu struktur di atasnya. Sifat-sifat tanah di masing-masing daerah berbeda dan tidak semua tanah layak untuk digunakan sebagai tanah dasar konstruksi sebelum dilakukan perbaikan. Tindakan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah tersebut antara lain dengan cara stabilisasi kimiawi menggunakan bahan campuran limbah batu bara (bottom ash). Sampel tanah yang distabilisasi merupakan tanah lempung yang berasal dari Desa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan bottom ash terhadap sifat plastisitas dan kuat geser tanah. Penambahan bottom ash dilakukan dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bottom ash pada tanah lempung Desa Beureugang berpengaruh pada batas-batas Atterberg dan nilai kuat geser tanah. Nilai indeks plastisitas (PI) terendah dicapai pada penambahan 10% bottom ash yaitu 20,35% dari yang sebelumnya 24,90%. Untuk Nilai sudut geser (ϕ) tertinggi dicapai pada campuran 20% bottom ash yaitu sebesar 37,2°, sedangkan nilai sudut geser (ϕ) terendah dicapai pada tanah tanpa campuran bottom ash yaitu sebesar 17,4°. Nilai kohesi (c) tertinggi dicapai pada campuran bottom ash 10% yaitu sebesar 0,89 kg/cm2, sedangkan nilai kohesi (c) terendah dicapai pada campuran bottom ash 20% yaitu 0,53 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan campuran bottom ash secara umum menyebabkan sudut geser meningkat, namun menyebabkan nilai kohesi turun dikarenakan berkurangnya daya lekat antar partikel tanah. 
Tinjauan Kekuatan Geser Balok Beton Bertulang Mutu Ultra Tinggi Menggunakan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen dan Bijih Besi Sebagai Filler Akmal Abd Razak; Rudiansyah Putra; Teuku Budi Aulia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                Balok beton merupakan bagian dari struktur bangunan yang berfungsi untuk menopang lantai diatasnya, balok juga berfungsi sebagai penyalur momen menuju kolom–kolom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas geser balok, pola retak, lendutan dan daktilitas yang terjadi pada balok Beton Mutu Ultra Tinggi Substitusi (BMUTS) menggunakan fly ash sebagai pengganti semen dan bijih besi sebagai filler yang dan dilakukan perbandingan dengan balok Beton Mutu Ultra Tinggi Normal (BMUTN). Benda uji yang digunakan sebanyak 2 benda uji balok yaitu 1 balok BMUTS dan 1 balok BMUTN. Ukuran balok benda uji 150 300 2200 mm. Hasil penelitian didapatkan kapasitas geser balok BMUTS sebesar 15,380 ton dengan defleksi 8,304 mm dan daktilitas 1,061, sedangkan kapasitas geser balok BMUTN sebesar 15,310 ton dengan defleksi 8,181 mm dan daktilitas 1,059. Dari penelitian ini, diperoleh bahwa penggunaan bahan aditif mengalami peningkatan nilai defleksi dan daktilitas pada balok BMUTS. 
Balok Beton yang Diperkuat Rangka Bidang Baja Hollow Diisi Mortar FAS 0,4 dengan Variasi Lebar Balok Terhadap Kapasitas Lentur dan Daktilitas Balok Faiza, Mazaya; Huzaim, Huzaim; Hasibuan, Purwandy
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i1.27247

Abstract

Salah satu material baja ringan yang dapat digunakan sebagai tulangan pada struktur adalah baja hollow. Namun baja hollow memiliki kekurangan yaitu memiliki bagian kosong ditengahnya untuk mengatasi hal tersebut salah satunya dengan mengisi baja hollow dengan mortar. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui kapasitas lentur dan daktilitas balok beton yang diperkuat dengan rangka bidang baja hollow diisi mortar dengan variasi lebar balok yaitu LB100 mm, LB150 mm, dan LB200 mm. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan melakukan uji kuat tekan pada balok beton dan akan dibandingkan dengan analisa menggunakan metode diagram tegangan-regangan dan metode matriks. Hasil yang didapat dari penelitian ini berupa kurva beban-lendutan dan beban-regangan yang akan dianalisa untuk mengetahui kapasitas dan daktilitas balok. Hasil analisis menunjukkan bahwa benda uji LB100, LB150, dan LB200 memiliki kapasitas 20,136 ton, 22,345 ton, dan 23,895 ton dan memiliki daktilitas sebesar 3,786; 3,523;  dan 3,290.
Analisis debit banjir menggunakan metode hidrograf satuan sintetis nakayasu dan soil conservation service (SCS) pada sungai krueng kala Aceh besar Tuwanku Farhan Abiel; Cut Dwi Refika; Nina Shaskia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i2.21351

Abstract

Sungai Krueng Kala adalah salah satu sungai yang terletak di Kecamatan Lhoong dengan panjang 8,258 km dan luas DAS 15,701 km2. Kecamatan Lhoong merupakan salah satu kawasan yang ketika memasuki musim penghujan akan terdampak bencana banjir. Hal ini terjadi karena meluapnya air pada Sungai Krueng Kala ke kawasan permukiman dan persawahan warga.Dampak yang diakibatkan yaitu kerusakan pada rumah dan lahan pertanian sawah yang terendam. Tujuan dari penelitian ini adalah memperkirakan besarnya nilai debit banjir pada Sungai Krueng Kala dengan menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu dan Soil Conservation Service (SCS). Penghitungan nilai debit banjir dengan periode ulang tertentu pada Sungai Krueng Kala ini berdasarkan data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun dari 2 stasiun yaitu Stasiun Krueng Aceh dan Siron. Terdapat beberapa perbedaan antar kedua metode yaitu pada bentuk grafik, waktu puncak, dan debit banjir puncak. Bentuk grafik HSS Nakayasu yaitu kondisi naik yang cepat dan turun yang lamabat, sedangkan HSS SCS kondisi naik dan turun yang relatif hampir sama. Waktu puncak HSS Nakayasu yaitu 1,473 jam, sedangkan HSS SCS yaitu 4 jam. Perbedaan terakhir ada pada debit banjir puncak untuk HSS Nakayasu yaitu 1,231 m3/det dan HSS SCS yaitu 0,722 m3/det.
Penggunaan Filler Buton Rock Asphalt dan Limbah Ethylene Vinyl Acetate Pada Aspal Pen. 60/70 Terhadap Stabilitas Campuran Beton Aspal nanda rizka amalia; Sofyan M. Saleh; Lulusi Lulusi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the things that damage and weaken the highway flexible pavement is caused by the low strength and low durability of the Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) layer prompted by flood water coming from overflown river water or poor drainage system. One of the alternative is to do a modification on the concrete asphalt mixture by substituting the filler using Buton Rock Asphalt (BRA). In addition, the use of Ethylene Vinyl Acetate (EVA) polymer waste as the substitution of bitumen (additive). The purpose of this study was to determine the effect of the usage of EVA waste as an additive to asphalt pen 60/70 and the substitution of BRA as a filler on the characteristics of the AC-WC mixture. This study began by finding the optimum bitumen content (OBC). Then the manufacture of the test specimen was done with a combination of Ethylene Vinyl Acetate (EVA) polymer waste amounted to 3%; 5% and 7% towards the asphalt. The best results of the stability test in the normal water immersion with the BRA substitution had met the specifications of 1000 kg of 1450,78 kg on a percentage of BRA 50%, and the best stability value with the EVA substitution was amounted to 1655,79 kg on the percentage of EVA 3%. On the muddy water immersion, the best stability value with the BRA substitution amounted to 1476,34 kg on a percentage of BRA 50%, and the best stability value with the EVA substitution was amounted to 1695,39 kg on the percentage of EVA 3%.
Analisis Potensi Likuifaksi dengan Data SPT Menggunakan Metode Simplified Procedure dan Kishida Mona, Nasyiratun; Yunita, Halida; Setiawan, Bambang
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i2.21361

Abstract

Likuifaksi merupakan suatu perubahan material tanah yang berbentuk butiran dari keadaan padat menjadi keadaan cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lapisan tanah berpasir terhadap kemungkinan likuifaksi pada saat terjadinya gempa bumi didaerah Rundeng, Kecamatan. Johan Pahlawan, Kabupaten. Aceh Barat. Evaluasi potensi likuifaksi pada penelitian ini menggunakan metode simplified procedure (1971) dan metode Kishida (1969). Dari perhitungan metode simplified procedure pada data SPT dikedalaman 0,8–14 m memiliki nilai N-SPT30 artinya butiran tanah terlalu padat untuk terlikuifaksi. Dari perhitungan menggunakan metode simplified procedure dapat dilihat bahwa tanah berpotensi likuifaksi apabila terjadi gempa dengan magnitude ≥ 7 pada kedalaman 14–15,50 m . Semua lapisan tanah pada kedalaman 0,8–15,50 m aman terhadap likuifaksi apabila terjadi gempa dengan magnitude 7. Pada evaluasi potensi likuifaksi menggunakan metode Kishida terdapat lapisan tanah pada kedalaman 14-15,50 m yang berpotensi likuifaksi, dan pada kedalaman 0,8-14,00 m memiliki nilai N-SPT30 yang diklasifikasikan sebagai tanah non-liquefable .
TINGKAT RISIKO KONSTRUKSI DARI FAKTOR TENAGA KERJA, MATERIAL DAN PERALATAN PADA REKONSTRUKSI RUMAH PASCA BENCANA GEMPA DI KABUPATEN PIDIE JAYA Firhan Ambiya; Nurul Malahayati; Nurisra Nurisra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.17589

Abstract

Risiko akan selalu ada dalam pelaksanaan sebuah proyek konstruksi dan dapat memiliki dampak positif maupun negatif bagi kinerja dan target proyek. Pada penelitian ini risiko yang diteliti adalah risiko konstruksi dengan faktor tenaga kerja, material dan peralatan yang terdapat pada rekonstruksi rumah berbasis masyarakat pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya pada tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan menganalisis tingkat risiko konstruksi terhadap biaya, mutu dan waktu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden yang terkualifikasi sebagai tenaga ahli. Pengujian instrumen kuisioner dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah frequency index (FI), Severity index (SI), probability impact matrix (PIM). Hasil dari penelitian ini berupa 30 variabel risiko potensial dari risiko konstruksi yang didapatkan dengan metode identifikasi risiko, wawancara, kuesioner dan uji instrumen diantaranya terdapat 5 risiko tingkat tinggi yang berdampak terhadap waktu, 4 risiko tingkat tinggi yang berdampak terhadap biaya, dan terdapat 6 risiko tingkat tinggi yang berdampak terhadap mutu
Pengaruh Substitusi Campuran Abu Ampas Tebu dan Abu Sekam Padi sebagai Pengganti Semen terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi pada Lingkungan yang Berbeda Nadya Rayyana; Mochammad Afifuddin; Yunita Idris
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, April 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan abu ampas tebu dan abu sekam padi sebagai pengganti semen dapat menjadi alternatif terbaik untuk mengatasi masalah lingkungan dikarenakan ampas tebu dan abu sekam padi merupakan salah satu sumber ampas terbanyak yang terdapat di Indonesia. Hal ini dikarenakan kedua ampas tersebut mengandung Silika (SiO2) sebagai salah satu unsur yang terkandung dalam semen. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap kuat tekan beton dengan penggunaan campuran abu ampas tebu dan abu sekam padi sebagai substitusi semen pada lingkungan yang terlindung, tidak terlindung, dan tertimbun tanah.  Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen Portland, agregat halus, agregat kasar, air, superplasticizer, campuran abu ampas tebu dan abu sekam padi sebagai substitusi semen dengan variasi 0%, 5%, 10%, dan 15% dari volume semen.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan lingkungan perawatan berpengaruh terhadap kuat tekan beton mutu tinggi. Hasil pengujian kuat tekan beton mutu tinggi paling optimum pada umur 28 hari dan 56 hari yaitu pada persentase 5% yang mengalami peningkatan sebesar 40,76% dan 45,41% pada lingkungan terlindung.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERHADAP MUTU PELAKSANAAN PEMBANGUNAN IRIGASI DESA DI KABUPATEN ACEH BESAR Keumala, Ayu; Nurisra, Nurisra; Mahmuddin, Mahmuddin; Putritami Saiful, Khairunnisa; Ulfah, Teuku Zahrian
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 Desember 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i3.21343

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi yang melibatkan masyarakat memiliki tantangan dan risiko tersendiri karena masyarakat yang terlibat umumnya tidak memiliki pengalaman dalam proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang mempengaruhi pelaksanaan proyek irigasi, dan menentukan faktor dominan pada tahap pelaksanaan irigasi yang berbasis masyarakat yang berlokasi di Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada responden. Hasil pengumpulan jawaban responden dilakukan uji validitas dan reabilitas. Kemudian dilanjutkan dengan analisis Frequency Index (FI) dan Severity Index (SI). Identifikasi faktor-faktor risiko menggunakan Probability Impact Matrix (PIM). Dari hasil penelitian yang didapat teridentifikasi 21 faktor risiko dari yang tertinggi sampai yang terendah. Ada 10 faktor risiko tingkat sedang dan 11 faktor tingkat rendah terhadap biaya. Kemudian teridentifikasi 8 faktor risiko sedang, 13 faktor risiko rendah terhadap mutu. Keduanya terdapat pada faktor rendahnya tingkat keselamatan kerja. Sedangkan risiko terhadap waktu teridentifikasi 9 faktor risiko sedang dan 12 faktor risiko rendah yaitu pada faktor kurangnya keterlibtan tenaga kerja setempat.