cover
Contact Name
Juliana Fisaini
Contact Email
j.fisaini@usk.ac.id
Phone
+6281377412304
Journal Mail Official
jimts@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jalan Tgk. Syech Abdurrauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Journal of The Civil Engineering Student
ISSN : -     EISSN : 26850605     DOI : https://doi.org/10.24815/journalces.v5i4.25270
Core Subject : Engineering,
Journal of The Civil Engineering Student (JOCES) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala. Jurnal ini memuat artikel dari hasil tugas akhir mahasiswa/i di Jurusan Teknik Sipil untuk dipublikasikan, baik dari Universitas Syiah Kuala maupun institusi lainnya. Journal of The Civil Engineering Student (JOCES) mempublikasikan makalah ilmiah mahasiswa dan dosen pada Bidang Ilmu Teknik Sipil yang meliputi: Rekayasa Struktur, Hidroteknik, Rekayasa Transportasi dan Material Jalan Raya, Geoteknik, dan Manajemen Rekayasa Konstruksi serta Kebencanaan.
Articles 286 Documents
Kuat Tekan dan Absorbsi Beton Mutu Tinggi Menggunakan Tanah Diatomae Sebagai Substitusi Semen dengan Penambahan Serat Polypropylene dan Serat Kaca Nirmansyah, Nirmansyah; Muttaqin, Muttaqin; Mahlil, Mahlil
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i2.19464

Abstract

Beton berserat menjadi pilihan seiring berkembangnya teknologi dalam bidang konstruksi karena meningkatkan durabilitas beton terutama kuat tarik beton. Serat yang digunakan pada peneltian ini adalah serat polypropylene dan serat kaca dengan variasi penambahan 0,0%, 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8%. Bahan tambah sebagai substitusi semen digunakan tanah diatomae yang telah dikalsinasi selama  5 jam pada suhu 600⁰C dengan kadar silika mencapai 78,73%. Jumlah persentase penambahan tanah diatomae adalah 10% dari berat semen. Benda uji yang digunakan sebagai tinjauan kuat tekan adalah silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm. Setiap variasi benda uji digunakan 3 benda uji, sehingga total benda uji untuk pengujian kuat tekan sebanyak 60. Benda uji absorbsi kubus dengan ukuran 5 cm ×  5 cm ×  5 cm. Hasil pengujian kuat tekan menyatakan tanah diatomae dan penambahan serat menurunkan nilai kuat tekan beton. Nilai tertinggi kuat tekan beton mutu tinggi adalah 73,70 MPa dengan substitusi 0% tanah diatomae dan 0,0% penambahan serat. Hasil pengujian absorbsi disimpulkan serat mampu mengurangi kadar penyerapan beton mutu tinggi.
Handling of Krueng Jantho Riverbed Degradation with Groundsill Planning bravikawati, marini
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, April 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i1.13980

Abstract

Krueng Jantho river has an important role in the utilization of water resources, watershed conservation, and control of water damage. Dredging of river material has resulted in damage to the ecological factors of the Krueng Jantho river, specifically the degradation of the riverbed which can trigger the collapse of river banks and bridge pillars. The location under review is located in Alue Gintung Village, Seulimuem District, Aceh Besar Regency. Data and maps collected are watershed maps, river discharge data from the Krueng Aceh water level measurement post (AWLR), and topographical and river cross-section data. The method of calculating the generation of discharge data is used the Markov Chain method, the analysis of flood discharge plans using the Pearson Log type III distribution method, and the groundsill building planning for river bottom management and security. The groundsill building for the 25 yearly discharge is planned to be 80.00 m wide, groundsill 1,00 m high and 4.00 m thick groundsill lighthouse.
Identification of Natural Frequency and Damping Ratio using Mikrotremor on Evacuation Building Ulee Lheue and Alue Deah Teungoh Teuku Nanta Setia; Mochammad Afifuddin; Yunita Idris
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dynamic of structure is parameter robustness building to dynamic load. That include natural frequency, and damping ratio. Dynamical structure characteristic analysis is done at escape building Ulee Lheue and escape building Alue Deah Teungoh using mikrotremor data record. The objectives are to find out the natural frequency of the building and ground beneath, and damping ratio of building. Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) is use to process the ground data, , Floor Spectral Ratio (FSR) and Random Decrement Method (RDM) is use to process the building data. The results of ground natural frequency (f0) Alue Deah Teungoh is 4,571 Hz, and Ulee Lheue is 5,022 Hz. Natural frequency (f0) escape building Alue Deah Teungoh is 1,461 – 2,443 Hz, and escape buiding Ulee Lheue is 1,430 – 4,168 Hz. Damping ratio escape building Alue Deah Teungoh is 2,000 – 4,496 %, Damping ratio escape building Alue Deah Teungoh is 2,973 – 4,831 %.
Pemanfaatan Limbah Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Kekuatan Beton Zakirah, Rana; Abdullah, Abdullah; Amalia, Zahra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.26566

Abstract

Perkembangan pembangunan dalam bidang konstruksi di Indonesia seperti pada gedung, jembatan, dan produk konstruksi lainnya paling banyak dibangun dengan menggunakan beton. Banyaknya jumlah penggunaan beton dalam kontruksi bangunan mengakibatkan peningkatan kebutuhan material beton, Penggunaan kembali limbah beton untuk penggunaan beton dapat menjadi alternatif bahan beton yang menguntungkan. Recycled Concrete Aggregate (RCA) merupakan campuran material yang didapat dari proses daur ulang material yang sudah tidak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan beton yang dibuat dengan agregat kasar dari limbah beton. Benda uji dibuat dengan variasi penggunaan limbah beton yang digunakan sebagai subsitusi agregat kasar sebesar 0% dengan kuat tekan sebesar 27,6 MPa, variasi 50% agregat kasar dari limbah beton didapat kuat tekan sebesar 25,8 MPa dan variasi 100% agregat kasar dari limbah beton didapat kuat tekan 22,9 Mpa pada umur beton 28 hari. Dari hasil pengujian, beton dengan subsitusi agregat kasar sebesar 0% memiliki kuat tekan lebih tinggi dibandingkan variasi lainnya. Hal ini disebabkan karena agregat kasar dengan menggunakan campuran limbah beton dapat membuat terjadinya penurunan pada kuat tekan beton terhadap beton normal. Semakin tinggi persentase campuran limbah beton pada beton akan mengurangi mutu dari kuat tekannya.
KAJIAN KAVITASI DAN ALIRAN GETAR PADA SALURAN PELUNCUR MODEL FISIK BENDUNGAN KRUENG KLUET KABUPATEN ACEH SELATAN Kamal, Shafa Safira; Fatimah, Eldina; Fauzi, Muhammad
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i1.20254

Abstract

Saluran peluncur merupakan salah satu bagian dari bendungan yang rentan terhadap bahaya hidrolis seperti kavitasi. Kavitasi dapat membahayakan lantai dasar saluran peluncur akibat gerusan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui nilai kavitasi dan aliran getar untuk meninjau kerusakan pada bendungan. Debit pengaliran yang digunakan pada penelitian ini ialah debit Q2th, Q5th, Q10th, Q25th, Q50th, Q100th dan Q1000th. Oleh karena itu, untuk meminimalisir bahaya tesebut diperlukan uji model fisik guna meminimalisir biaya pada saat pembangunan konstruksi Bendungan Krueng Kluet di lapangan. Metode penelitian yang digunakan ialah studi model fisik dengan skala tak distorsi 1:60. Metode analisis yang digunakan untuk kavitasi yaitu dengan menghitung indeks kavitasi lalu menggolongkan ke dalam tingkat kerusakan yang terjadi. Parameter yang diukur dalam penelitian ini berupa pengukuran profil aliran, pengukuran kecepatan aliran, dan pengukuran tinggi tekan. Hasil analisis kavitasi menunjukkan bahwa section 1 pada semua debit pengaliran tidak terjadi kerusakan akibat kavitasi dengan nilai indeks kavitasi lebih tinggi dibandingkan dengan section lainnya. Nilai indeks kavitasi maksimum terjadi pada debit Q50 section 1 dengan nilai sebesar 2,485 dan nilai indeks kavitasi minimum terjadi pada Q100 dengan nilai sebesar 0,275. Hasil analisis aliran getar menunjukkan bahwa semua titik perhitungan berada pada daerah tanpa aliran getar sehingga saluran peluncur model fisik Bendungan Krueng Kluet aman terhadap aliran getar. 
Kuat Tekan Beton Mutu Ultra Tinggi Menggunakan Fly ash sebagai Substitusi Semen dan Bijih Besi sebagai Filler dengan Agregat Maksimum 5 mm dan 10 mm yuliana Zulkifli; Teuku Budi Aulia; Purwandy Hasibuan
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak         Beton mutu ultra tinggi yaitu beton dengan kuat tekan lebih besar dari 90 MPa. Beton mutu ultra tinggi dalam penelitian ini menggunakan aditif fly ash batu bara sebagai substitusi semen dan penambahan bijih besi sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuat tekan beton mutu ultra tinggi menggunakan agregat maksimum 5 mm dan 10. Variasi benda uji berdasarkan ukuran agregat maksimum masing-masing dua variasi yaitu normal (UTN5 dan UTN10) dan substitusi (UT5 dan UT10). Berdasarkan hasil penelitian, kuat tekan terbesar dihasilkan oleh beton mutu ultra tinggi yang menggunakan agregat 5 mm baik UTN5 maupun UT5. Kuat tekan umur 7, 28 dan 56 hari pada UT5 sebesar 88,92 MPa, 103,51 MPa dan 107,75 MPa, yang mengalami penurunan kuat tekan terhadap UTN5 sebesar 2,552%; 5,744% dan 3,120%. Kuat tekan tertinggi UT5 sebesar 96,88% dari kuat tekan UTN5 pada umur 56 hari dengan penggunaan semen UT5 85% dari UTN5.
Sifat Mekanis Beton Ringan dengan Agregat dari Tanah Diatomae Nurhardiyanti Br. Purba; Mochammad Afifuddin; Muttaqin Muttaqin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas, hubungan tegangan-regangan, pola retak dan absorpsi beton ringan yang menggunakan agregat dari tanah diatomae dengan 5 variasi faktor air semen (FAS), yaitu 0,4; 0,5; 0,6; 0,7 dan 0,8. Hasil perencanaan proporsi agregat didapat gradasi yang baik pada perbandingan persentase agregat campuran sebesar 60% agregat kasar, 12% pasir kasar dan 28% pasir halus. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan dan kuat tarik belah terbesar terdapat pada variasi FAS 0,4 yaitu sebesar 8,881 MPa dan 1,082 MPa. Nilai modulus elastisitas terbesar juga terdapat pada variasi FAS 0,4, yaitu sebesar 7626,01 MPa. Hasil pengujian absorpsi dengan nilai terbaik terjadi pada variasi FAS 0,4, yaitu sebesar 37,682%. Besarnya berat isi beton yang dihasilkan adalah berkisar antara 1512,832 kg/m3 sampai 1586,549 kg/m3.
Faktor-Faktor Excusable dan Non Excusable Delays yang Paling Signifikan terhadap Waktu Penyelesaian Pelaksanaan Proyek Konstruksi di Kabupaten Aceh Utara Fadila Santi, Septi Iklima; Abbas, Ibnu; Maulina, Febriyanti
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i3.25259

Abstract

Pada penyelesaian proyek konstruksi, adanya ketidakpastian dalam proses pelaksanaan proyek yang dapat mengakibatkan terjadinya keterlambatan yang disebabkan oleh peran owner, konsultan perencana, konsultan supervisi, kontraktor, serta faktor eksternal merupakan permasalahan yang paling umum terjadi pada proyek konstruksi. Keterlambatan suatu proyek konstruksi dapat diartikan sebagai terlambatnya penyelesaian pekerjaan dibandingkan dengan jadwal yang direncanakan atau jadwal kontrak. Maka dalam meminimalisir risiko terjadinya keterlambatan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor excusable delays dan non excusable delays yang paling signifikan terhadap waktu penyelesaian pelaksanaan proyek konstruksi di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis frekuensi, analisis relative importance index, dan analisis korelasi rank spearman. Hasil yang diperoleh untuk faktor excusable delays, didapatkan 2 (dua) faktor paling signifikan, yaitu adanya intervensi dari owner dan change order. Kemudian hasil yang diperoleh untuk faktor non excusable delays, didapatkan 5 (lima) faktor paling signifikan, yaitu keterlambatan pengantaran material ke lokasi; mobilisasi peralatan/alat berat lamban; kesulitan keuangan kontraktor; produktivitas tenaga kerja rendah; serta faktor perencanaan dan penjadwalan proyek tidak tepat. 
Perencanaan Lapis Tambah (Overlay) Pada Jalan Lipat Kajang-Telaga Bakti Kota Subulussalam. Isfia, Teuku Zawil; Darma, Yusria; Sugiarto, Sugiarto; Azan, Said Amir; Refika, Cut Dwi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i1.17463

Abstract

Ruas Jalan Lipat Kajang yang terletak di Kota Subussalam Kecamatan Simpang Kanan merupakan salah satu jalan kolektor berdasarkan fungsinya. Ruas jalan tersebut sudah mengalami penurunan pelayanan karena telah mengalami kerusakan. Untuk itu perlu dilakukan pengecekan dan penilaian perkerasan. Tujuan di adakan penelitian ini untuk mengetahui besar lendutan balik pada struktur perkerasan jalan, dan merencanakan tebal lapis tambah (overlay) berdasarkan metode lendutan menggunakan alat Benkelman Beam dengan umur rencana 10 tahun. Pengolahan data mengacu pada metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017. Untuk pengambilan data lapangan berpedoman pada SNI 2416-2011-BB. Berdasarkan pengujian ini didapat nilai lendutan balik rata- rata (dR) sebesar 0,108 segmen I, LHR sebesar 1,96x106 ESA5 dan hasil analisis perhitungan overlay didapatkan untuk segmen I sebesar 10 mm untuk deformasi permanen dan 90 mm tebal maksimun overlay untuk mencegah retak lelah (fatigue).Benkelman Beam, Overlay, Reverse Deflection
Faktor Dominan Dari Pengadaan Lahan Dalam Pelaksanaan Proyek Fly Over di Kota Banda Aceh riski satria putra; Buraida Buraida; Febriyanti Maulina
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur pada jalan Simpang Surabaya Banda Aceh diwujudkan dalam bentuk sebuah proyek konstruksi yang merupakan aspek penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan pembangunan tersebut memegang peranan penting sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dominan dari pengadaan lahan pada proyek fly over di Kota Banda Aceh. Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah faktor-faktor pengadaan lahan berupa perencanaan pengadaan tanah, panitia pengadaan tanah, pelaksanaan pengadaan tanah, ganti kerugian, penyerahan hasil.Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dengan target responden, instansi yang berhubungan langsung dengan proyek fly over Simpang Surabaya seperti Badan Pertanahan, Pemko Banda Aceh, Dinas Bina Marga Provinsi Aceh, dan PU Kota, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi literatur, jurnal ilmiah, dan buku-buku yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka telah tercapai tujuan penelitian, yaitu faktor pembentukan panitia pengadaan tanah didasarkan pada keputusan walikota dengan niali mean 3,833 menjadi faktor yang paling dominan dan sesuai pada pengadaan lahan terhadap kinerja proyek fly over di Kota Banda Aceh.