cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Editorial Address : Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183. Email: sagita_academia@sagita.or.id / futureacademia377@gmail.com
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
ISSN : 3026166X     EISSN : 30257905     DOI : https://doi.org/10.61579/future
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced is an open-access, peer-reviewed journal and is rated according to international publication standards published by Yayasan Sagita Akademia Maju, Indonesia. Future Academia is dedicated to developing studies of academics with multidisciplinary research backed by solid empirical evidence. It is hoped that it will provide a reference and guidance to improve and disseminate scientific knowledge and academic potential. Future Academia is expected to have a positive impact on individuals and society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 305 Documents
Pengaruh Gangguan Kecemasan Terhadap Kualitas Hidup Pada Mahasiswa SMA Negeri 11 Leung Bata Aulia Nisa, Nurul; Dian, Cut Nyak; Rina Erlina
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.626

Abstract

Gangguan kecemasan menyeluruh (GAD) menjadi masalah kesehatan mental yang signifikan di kalangan remaja, berpotensi menurunkan kualitas hidup. Data terkini dari WHO dan survei nasional Indonesia menunjukkan peningkatan prevalensi kecemasan pada kelompok usia sekolah. Tujuan penelitian untuk menilai hubungan antara Gangguan kecemasan menyeluruh dan kualitas hidup pada siswa SMA Negeri 11 Leung Bata. Metode penelitian cross-sectional melibatkan 512 siswa (usia 15–19 tahun). Data diperoleh melalui kuesioner GAD-7 dan WHOQOL-BREF terstandarisasi. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Didapatkan hasil 53,1% siswa mengalami Gangguan kecemasan menyeluruh ringan-sedang; kualitas hidup baik dilaporkan oleh 99,2% responden. Terdapat hubungan bermakna antara tingkat Gangguan kecemasan menyeluruh dan kualitas hidup (p<0,001). GAD lebih banyak ditemukan pada perempuan (73,1%). Kesimpulan: Gangguan kecemasan menyeluruh berhubungan signifikan dengan penurunan kualitas hidup meski mayoritas siswa tetap berada pada kategori kualitas hidup baik. Temuan ini menekankan pentingnya upaya deteksi dan intervensi kecemasan di sekolah.
Tingkat Pengetahuan Kode Etik Kedokteran Terhadap Dokter Umum di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Kota Banda Aceh Sabrina, Ardilah; Zuheri; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.627

Abstract

Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) merupakan pedoman utama dalam praktik medis yang bertujuan menjaga profesionalisme dan mencegah sengketa medik. Tingginya insiden malpraktik dan kesalahan prosedur menegaskan pentingnya pemahaman etika profesi, khususnya bagi dokter umum sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter umum terhadap KODEKI di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati, Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan indikator pemahaman etika kedokteran sesuai KODEKI, dan dianalisis untuk menggambarkan tingkat pengetahuan serta implementasi kode etik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan kepatuhan dokter terhadap KODEKI dan mengurangi risiko sengketa medik. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi bagi institusi pendidikan kedokteran dalam memperkuat nilai-nilai etika profesional.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Yolanda, Riska; Martafari, Cut Ana; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.628

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) meliputi intra uterine device (IUD) atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), implan, vasektomi atau metode operasi pria (MOP), serta tubektomi atau metode operasi wanita (MOW). Sementara itu, metode non-MKJP mencakup kondom, suntikan, dan pil. Dalam memilih serta menggunakan metode kontrasepsi, wanita perlu mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kondisi kesehatan dan potensi efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 98 orang. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil uji uji univariat menunjukkan distribusi frekuensi penggunaan MKJP yaitu sebesar (57%) dan paling banyak menggunakan MKJP IUD (29%). Pengetahuan ibu terhadap penggunaan MKJP paling banyak pada kategori kurang (56%) dan sikap ibu terhadap penggunaan MKJP paling banyak pada kategori kurang (58%). Hasil uji bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan pengetahuan terhadap penggunaan MKJP (p = 0,000 < α (0,05)), terdapat hubungan sikap terhadap penggunaan MKJP (p = 0,00 < α (0,05)) dan terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan MKJP (p = 0,00 < α (0,05)). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh.
Hubungan Antara Hipertensi dan Penyakit Ginjal Kronis Pada Pasien di Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh Rivaldi, Rafi; Cahyadi, Edi; Saida, Said Aandy
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.629

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Data WHO tahun 2023 mencatat lebih dari 1,28 miliar orang di dunia menderita hipertensi, dan sekitar 700 juta di antaranya belum mendapatkan pengobatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hipertensi dan penyakit ginjal kronis pada pasien di Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien dengan bantuan format isian pada Mei 2025. Sampel sebanyak 441 orang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Laki-laki paling banyak terdiagnosis hipertensi (85 sampel; 19,3%) dan penyakit ginjal kronis (88 sampel; 20%), diikuti perempuan dengan hipertensi (82 sampel; 18,4%) dan penyakit ginjal kronis (83 sampel; 18,8%). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara hipertensi dan penyakit ginjal kronis (p-value = 0,000). Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara hipertensi dan penyakit ginjal kronis pada pasien di Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh.
Perbandingan Status Gizi Balita Sebelum dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024 Shiddiq, Fitrian Ash; Eka Yunita Amna; Aslinar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.630

Abstract

Status gizi yang baik pada balita sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Salah satu upaya untuk meningkatkannya adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Di Puskesmas Kuta Alam, PMT lokal diberikan kepada balita yang mengalami gizi kurang (BB/TB), berat badan kurang (BB/U), dan pendek (TB/U atau PB/U). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan status gizi balita sebelum dan sesudah menerima PMT lokal pada tahun 2024. Studi ini mengadopsi desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 91 balita berusia 6 hingga 59 bulan yang telah mengikuti program pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal selama 28 hingga 56 hari menjadi sampel dalam penelitian ini. Untuk menganalisis data, digunakan uji paired sample t-test. Temuan dari studi ini mengindikasikan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) yang menggunakan pangan lokal memiliki dampak penting terhadap status gizi balita. Sebanyak 45,7% balita dengan gizi kurang meningkat menjadi gizi baik, 43,8% balita dengan berat badan kurang meningkat menjadi berat badan normal, dan 33,3% balita pendek meningkat menjadi tinggi badan normal. Berdasarkan temuan studi ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) yang berbasis pada pangan lokal terbukti optimal dalam meningkatkan status gizi balita yang mengalami permasalahan gizi. Disarankan pemberian PMT dilakukan lebih dari 28–56 hari agar lebih banyak balita penerima program mengalami perbaikan status gizi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Antihipertensi Pasien di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh Seseren, Authama; Saida, Said Aandy; Cahyady, Edy
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.632

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit jangka panjang yang kerap dijuluki sebagai “silent killer” karena kondisi ini sering kali tidak me sering tidak memicu gejala klinis yang jelas, namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak mendapatkan penangan yang tepat. Salah satu penyebab tingginya angka komplikasi pada hipertensi adalah rendahnya tingkat kepatuhan pengobatan. Studi ini bertujuan untuk menidentifikasi dan menganalisis berbagai faktor determinan yang berkonstribusi terhadap keptuhan pengobatan antihipertensi pada pasien di RSUD Meuraxa Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin, lama waktu menderita hipertensi, dan umur. Penelitian ini menerapkan desain cross-sectional dengan metode observasional. Sampel penelitian terdiri dari 68 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner morisky medication adherence scale (MMAS-8) sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-square.. Temuan penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (63,2%), umur 56-65 tahun (35,3%) dan telah menderita hipertensi > 5 tahun (52,9%). Tingkat kepatuhan rendah ditemukan pada 44,1% responden. Hasil analisis statistik mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan tingkat kepatuhan pengobatan (p=0,407). Sebaliknya, ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara lama menderita hipertensi dengan kepatuhan (p=0,001) dan umur (p=0,029) dengan kepatuhan pengobatan. Kesimpulan, Kepatuhan pengobatan antihipertensi pada pasien di RSUD Meuraxa Banda Aceh tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin akan tetapi di pengaruhi oleh umur dan lama waktu menderita hipertensi. Edukasi dan pemantauan lebih lanjut terutama pada pasien usia produktif dan yang baru terdiagnosis sangat disarankan.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Instagram dan Tiktok terhadap Tingkat Kecemasan pada Siswa SMA Negeri 5 Banda Aceh Rukhaiyah, Siti; Dian, Cut Nyak; Marissa, Nelly
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.633

Abstract

Media sosial Instagram dan TikTok telah menjadi bagian integral kehidupan remaja dengan potensi dampak negatif terhadap kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan kedua platform tersebut terhadap tingkat kecemasan sosial siswa SMA Negeri 5 Banda Aceh. Desain penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 175 siswa yang dipilih melalui teknik probability dengan random sampling. Data dikumpulkan pada bulan Juni menggunakan kuesioner Social Media Use Integration Scale (SMUIS) untuk mengukur intensitas penggunaan dan Liebowitz Social Anxiety Scale-Self Report (LSAS-SR) untuk menilai kecemasan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,3% responden memiliki intensitas penggunaan sedang dan 39,4% tinggi. Sebanyak 62,3% siswa mengalami kecemasan ringan, namun 25,2% termasuk dalam kategori tinggi hingga sangat tinggi. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan kecemasan (r) 0,172 dengan p-value 0,023. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pengaruhnya kecil, penggunaan Instagram dan TikTok yang berlebihan berkontribusi terhadap peningkatan kecemasan sosial pada remaja. Implikasi penelitian ini mendorong perlunya program literasi digital di sekolah untuk mempromosikan penggunaan media sosial yang sehat.  
Hubungan Usia, Jenis Kelamin, dan Indeks Massa Tubuh Terhadap Derajat Keparahan Osteoarthritis Genu di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Fauzi, Ahmad; Khatab; Desreza, Nanda
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.634

Abstract

Osteoartritis genu merupakan penyakit degeneratif yang terjadi pada sendi lutut akibat adanya abrasi pada tulang rawan sendi dan pembentukan tulang baru di permukaan persendian. Seiring bertambahnya usia, kapasitas regeneratif tulang rawan menurun, aktivitas sel kondrosit melemah dan terjadi perubahan komposisi matriks ekstraseluler yang menyebabkan berkurangnya elastisitas serta ketahanan sendi terhadap tekanan mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (IMT) terhadap derajat keparahan OA genu di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 50 responden yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC) yang mengukur aspek nyeri, kekakuan, dan fungsi fisik. Analisa data menggunakan uji univariat dan uji bivariat. Hasil uji univariat menunjukkan distribusi frekuensi OA genu berdasarkan usia paling banyak pada usia >60 tahun (66%), jenis kelamin paling banyak pada Perempuan (78%), IMT paling banyak dengan obesitas (54%) dan derajat keparahan paling banyak yaitu derajat berat (66%). Hasil uji bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p-value = 0,003), jenis kelamin (p-value = 0,042), dan indeks massa tubuh (p-value = 0,014) terhadap derajat keparahan OA genu.
Tingkat Kepuasan Pasien Dalam Implementasi Rekam Medik Elektronik (RME) di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar Alaina, Fitria; Zuheri; Aditya Candra
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.635

Abstract

Implementasi Rekam Medik Elektronik (RME) merupakan langkah transformasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien. Namun, pada praktiknya, penerapan RME seringkali menghadapi kendala, termasuk waktu tunggu yang lama dan ketidakmerataan pelayanan, yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien dalam implementasi RME di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar, dengan fokus pada dua variabel utama: waktu tunggu layanan dan keadilan dalam menerima pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 97 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara waktu tunggu dengan tingkat kepuasan pasien (p = 0,021), serta antara keadilan pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien (p = 0,013). Kepuasan pasien dalam implementasi RME di Puskesmas Simpang Tiga dipengaruhi secara signifikan oleh waktu tunggu layanan dan keadilan pelayanan. Diperlukan peningkatan efisiensi sistem dan pemerataan pelayanan untuk menunjang keberhasilan digitalisasi layanan kesehatan.
Analisis Kualitas Air Sumur Secara Fisik Dan Kimia Terhadap Kejadian Kasus Penyakit Infeksi Kulit Di Desa Lamtadok 2025 Putri, Inggit Utami Eka; Fuadi; Zuheri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.636

Abstract

Air bersih adalah kebutuhan vital, dan air sumur menjadi sumber utama bagi banyak masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Lamtadok, Kabupaten Aceh Besar. Survei awal di lokasi ini menunjukkan masalah pada kualitas air sumur, seperti berwarna kuning kecoklatan dan berbau, serta adanya data peningkatan penyakit infeksi kulit di puskesmas setempat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kelayakan air untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sumur di Desa Lamtadok berdasarkan parameter fisik (warna dan bau) dan kimia (kandungan besi). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh 31 sumur yang digunakan masyarakat di sekitar lahan pertanian Desa Lamtadok, dengan teknik pengambilan total sampling. Variabel independen adalah parameter fisik (warna, bau) dan kimia (besi), sedangkan variabel dependen adalah hasil analisis kualitas air sumur. Sampel air diuji di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Banda Aceh, dan data dianalisis secara univariat menggunakan SPSS untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase. Dari 31 sampel menunjukkan bahwa 19 sumur (61,3%) memiliki air yang berbau dan tidak memenuhi syarat. Untuk parameter warna, 9 sumur (29,0%) tidak memenuhi syarat dengan nilai di atas ambang batas. Sementara itu, pada parameter kimia, 10 sumur (32,3%) memiliki kadar besi (Fe) terlarut yang melebihi standar aman. Penelitian ini menyimpulkan sebagian besar air sumur di Desa Lamtadok masih layak digunakan. Namun, perlu perhatian untuk parameter yang melebihi batas aman sesuai dengan Permenkes No.2 tahun 2023 karena berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat