cover
Contact Name
Nurul Arifiyanti
Contact Email
nurularifiyanti@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpafip@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 23026804     EISSN : 25794531     DOI : 10.21831
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 243 Documents
STIMULASI KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI KEGIATAN SENI RUPA Nurul Kusuma Dewi; Surani Surani
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i2.26333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Penelitian dilakuakn pada bulan Juli-Oktober 2018 di Kelompok A TK Negeri Pembina Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun berjumlah 21 anak yang terdiri dari 1 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Data penelitian berupa data kualitatif dan sumber data penelitian adalah guru dan anak. Data penelitian diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data penelitian menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis menggunakan model interaktif Milles dan Huberman yang terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu: (1) indikator motorik halus anak yang meliputi koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari tangan, dan kelenturan pergelangan tangan meningkat; (2) kegiatan seni rupa yang dapat diterapkan pada anak usia dini adalah mewarnai, menggambar, melukis, menjiplak, membentuk, menempel, meronce, dan figer painting; serta (3) kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun dapat distimulasi melaluli kegiatan seni rupa. Kata Kunci: motorik halus, kegiatan seni rupa, usia 4-5 tahun
PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA USIA DINI Bayu Nugraha
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v4i1.12344

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan keseluruhan yang memberikan kontribusi pada pengembangan individu melalui media aktivitas fisik gerakan alami manusia. Pendidikan jasmani merupakan urutan yang direncanakan dan dirancang dari pengalaman belajar untuk memenuhi perkembangan dan pertumbuhan, dan kebutuhan perilaku masing-masing anak. Pendidikan fisik dimulai dari usia yang sangat dini, untuk merangsang pembentukan pertumbuhan organik, motorik, intelektual dan emosional. Pendidikan anak usia dini adalah usia penting untuk membekali anak-anak menghadapi perkembangan masa depan. Anak-anak membutuhkan stimulasi atau pembelajaran observasional serta pengetahuan tentang hal-hal yang akan diperlukan dalam hidupnya. Pada kenyataannya, banyak orang tua yang tidak mampu mengoptimalkan potensi anak-anak mereka, jadi hanya untuk dirawat secara fisik dan memberikan sejumlah asupan yang dibutuhkan oleh anak-anak, tetapi kurangnya dalam memberikan stimulasi dalam olah tubuh. Kata kunci: pendidikan jasmani, pendidikan anak usia dini.
Implementasi Pembelajaran Seni Rupa PAUD di Masa Pandemi Covid-19 Prayitno Prayitno; Amir Syamsudin; Joko Pamungkas; Harun Harun; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i2.44103

Abstract

Masa pandemi Covid-19 membuat pembelajaran seni rupa di lembaga PAUD dilakukan secara daring atau jarak jauh. Fokus penelitian ini yaitu Implementasi pembelajaran seni rupa PAUD di masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi pembelajaran seni rupa di Lembaga PAUD di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan cara self-assessment. Subjek penelitian ini sebanyak 66 orang guru di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, kemudian menyajikan data dalam bentuk grafik dan penjelasan naratifnya. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pembelajaran seni rupa yang paling banyak diterapkan oleh guru TK selama pandemi ini adalah kegiatan menggambar dan mewarnai yaitu 64 responden atau sekitar 97% dari 66 responden, dibandingkan dengan melukis, membatik, menganyam, kolase, montase, dan mozaik. Alasan utama menerapkan kegiatan menggambar dan mewarnai adalah karena alat dan bahan mudah didapat, serta anak dapat mengerjakan secara mandiri tanpa bantuan orang tuanya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN ATURAN MAIN PADA KEGIATAN BERMAIN DI SENTRA KELOMPOK A2 TK ABA JOGOKARYAN Tsany Nur Farhani
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i2.12390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok A2 di TK ABA Jogokaryan Jogjakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif partisipatif dengan menggunakan model penelitian Kurt Lewin. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A2 di TK ABA Jogokaryan Jogjakarta yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data digunakan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan aturan main pada kegiatan bermain di sentra dapat meningkatkan keterampilan sosial anak A2 di TK ABA Jogokaryan Jogjakarta. Peningkatan dari pra tindakan ke Siklus I sebesar 33,3% dan dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebanyak 20%. Anak yang berada pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan pada Siklus II sebesar 80%. Adapun keberhasilan tersebut dilakukan dengan langkah sebagai berikut: (1) menyiapkan media di setiap sentra (2) memberikan kesempatan kepada anak untuk berekspolasi sesuai gagasannya di setiap sentar (3) menerapkan aturan main yang telah disepakati bersama di sentar (4) memberi reward bagi yang mengikuti aturan main di sentra (5) memberi punishment bagi yang belum mengikuti aturan main. Kata kunci: keterampilan sosial, aturan bermain di sentra
Identifikasi pola asuh orang tua di kecamatan mesuji makmur Amira Adlina Ulfah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i2.53155

Abstract

Pola asuh orangtua yang baik akan membawa dampak baik bagi  perkembangan  anak  demikian  juga  sebaiknya. Orang tua memegang peranan penting dalam membentuk sistem interaksi yang intim dan berlangsung lama ditandai oleh loyalitas pribadi, cinta kasih dan hubungan yang penuh kasih sayang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua di kecamatan Mesuji Makmur pada anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket berupa formulir. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dianalisis dengan menggunakan rumus rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kepada 35 orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun pola asuh yang sering diterapkan adalah pola asuh demokratis dengan persentase 85%. Anak yang diasuh dalam iklim pengasuhan demokratis maka anak cenderung memiliki percaya diri, lebih memiliki keinginan dalam bidang intelektual dan lebih konstruktif dibandingkan dengan anak yang dibesarkan dalam iklim otoriter.
PERAN SERTA MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MEMFASILITASI BELAJAR ANAK USIA DINI Alif Nurrahman
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i2.24453

Abstract

Penelitihan ini bertujuan untuk membuktikan dan menjelaskan peran media pembelajaran untuk memfasilitasi perkembangan pada anak usia dini yang sering disebut pada fase Golden Age. Metode penelitihan ini menggunakan prosedur pengamatan, observasi langsung pada sebuah lembaga pendidikan anak usia dini serta study literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase perkembangan otak pada usia 0-6 tahun sangat dipengaruhi oleh lingkungan pendidikannya. Lingkungan pendidikan di usia dini akan membantu perkembangan otak anak yang 80% tumbuh pada usia 0-6 tahun. Anak usia dini dilatih kecerdasaannya meliputi kognitif halus, psikomotorik kasar dan afektifnya. Hal itu akan tercapai bila mana anak pada masa Golden Age difasilitasi media pembelajaran guna menunjang pembelajaran di Pendidikan Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini akan memfasilitasi anak dalam mengisi kegiatan sehari-hari untuk melatih psikomotor, kognitif, dan menanamkan perilaku sebelum menginjak jenjang pendidikan selanjutnya. Kata Kunci: media pembelajaran, anak usia dini, belajar
Kemampuan Membidik Nada Pada Mahasiswa PPSD FIP UNY Rina Wulandari
Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v2i1.3036

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membidik nada sebagai salah satu jenis kemampuan musik pada mahasiswa PPSD FIP UNY. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PPSD FIP UNY angkatan 2009/2010 sejumlah 232 mahasiswa. Sampel yang digunakan sejumlah 89 mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survai. Hasil yang dicapai yaitu 0.0561798 % (5 mahasiswa) tidak dapat menirukan nada dengan tepat. Sisanya, yaitu 0.94382 (84 mahasiswa) dapat menirukan nada yang terdapat dalam iringan audio yang peneliti sediakan. Kata kunci: kemampuan, membidik nada, mahasiswa
Upaya meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan montase pada anak kelompok B di TK Dharma Wanita Dinoyo 01 Mojokerto Yuvi Erfiana Taznidaturrohmah; Pramono Pramono; Suryadi Suryadi
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v9i1.29805

Abstract

Kemampuan motorik halus penting distimulasi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan morik halus melalui kegiatan montase pada anak kelompok B di TK Dharma Wanita 01 Dinoyo Mojokerto. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dibantu dengan pengolahan data kuantitatif dengan tahapan-tahapanya yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 75%. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terjadi peningkatan kegiatan montase yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Dharma Wanita 01 Dinoyo Mojokerto. Pada Siklus I nilai rata-rata yang diperoleh anak adalah 74,1 dan meningkat pada Siklus II dengan skor rata-rata 87; dan (2) Pada tahap pra-tindakan skor rata-rata yang diperoleh anak adalah 53,1, kemudian dan mengalami peningkatan pada Siklus I dan II dengan skor rata-rata 74,5 dan 87,5.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA TEMATIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN MEMBACA PADA ANAK PRASEKOLAH Rita Eka Izzaty; Nur Cholimah; Rina Wulandari
Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v3i2.11704

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil observasi dan wawancara dengan pendidik tentang adanya fenomena pengenalan membaca dengan metode yang tidak sesuai dengan perkembangan anak di Taman Kanak-kanak sehingga diasumsikan menjadi hambatan dalam motivasi anak membaca pada tahap selanjutnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita yang sesuai dengan kondisi psikologis anak sebagai media pembelajaran pengenalan membaca di Taman Kanak-kanak.Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan. Tahapan yang digunakan dalam pengembangan produk adalah melakukan studi pendahuluan dengan mengkaji  literatur tentang berbagai tema yang ada dalam program kegiatan belajar di TK serta mengobservasi pembelajaran pengenalan membaca yang sudah dilakukan, merumuskan berbagai aspek penting dalam buku bacaan tematik yang disesuaikan dengan perkembangan anak, dan menyusun serta  menvalidasi buku dengan uji ahli, uji keterbacaan dari pengguna yaitu pendidik  anak prasekolah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dari hasil observasi terhadap respon anak ketika draft buku bacaan digunakan oleh para pendidik. Adapun langkah-langkahnya adalah:mengumpulkan seluruh hasil pengamatan, melakukan analisis untuk menentukan tema yang menajdi dasar pembuatan buku bacaan serta untuk menentukan isi dan format yang disesuaikan dengan perkembangan anak usia 5-6 tahun, melakukan sintesis, yaitu mengolah keseluruhan data, pembuatan simpulan terakhir yang menjadi dasar pembuatan buku bacaan.Pada penelitian ini produk yang dikeluarkan berupa buku bacaan tematik yang dapat digunakan pendidik TK dalam mengenalkan membaca pada anak Taman Kanak-kanak.Buku tersebut minimal dilihat dari dua indikator, yaitu; Pertama, kriteria pembelajaran (instructional criteria) dan kriteria penampilan (presentation criteria), berupa gambar dan format buku.yang disesuaikan dengan perkembangan anak usia 5-6 tahun. Kriteria ini dilihat melalui uji ahli media. Kedua, buku dilihat dari hasil uji keterbacaan para pengguna, dalam hal ini akan dilakukan oleh 10 orang pendidik Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak.Adapun saran terhadap produk yang dihasilkan adalah disarankan untuk diujicobakan secara empirik pada anak-anak, apakah produk ini dapat meningkatkan kemampuan pengenalan huruf dan meningkatkan motivasi membaca pada anak. Kata kunci: Buku cerita tematik, media pembelajaran, minat membaca, anak prasekolah
Pentingnya Komunikasi Keluarga dalam Pencegahan Kasus Kekerasan Seks pada Anak Usia Dini Reni Dwi Septiani
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i1.40031

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak semakin hari semakin terasa memprihatinkan sehingga membuat orang tua harus menjadi lebih waspada dalam penjagaan kepada anaknya. penelitian ini membahas perihal pentingnya komunikasi antarpribadi antara orang tua dan anaknya, terutama yang berusia dini untuk memberi pemahaman tentang bagaimana cara untuk mengintervensi dirinya. Komunikasi merupakan salah satu solusi dalam pencegahan kekerasan seksual yang terjadi pada anak. Selain komunikasi dijalin agar suatu keluarga tersebut dapat saling terbuka dan harmonis. Orang tua dapat memberikan perlindungan kepada anak melalui komunikasi yang terjalin antara keduanya agar orang tua dapat membekali dan melindungi anak dari kejahatan yang mengintai anak. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan berbagai sumber referensi yang berhubungan dengan topik yang dibahas oleh penulis. Hambatan dalam komunikasi dalam keluarga dapat diatasi dengan menyediakan waktu untuk berkomunikasi, menciptakan sikap keterbukaan, saling menghormati dan menghargai serta sikap mendukung terhadap anak.

Page 11 of 25 | Total Record : 243