cover
Contact Name
Ria Safitri
Contact Email
pkmjurnalstainh@gmail.com
Phone
+6285235085251
Journal Mail Official
pkmjurnalstainh@gmail.com
Editorial Address
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is published by LP2M STAI Nurul Huda, Jln Al-Habibi No 02 Desa Peleyan Kecamatan Kapongan, Situbondo, East Java, Indonesia.
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Busyro
ISSN : -     EISSN : 30479533     DOI : -
Terbitan Al-Busyro : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat merupakan artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada yang berhubungan dengan Keagamaan, Pendidikan, Perikanan, Kelautan, Konservasi, Lingkungan, Sosial-ekonomi, Sosial-budaya, Sosial-Agama, kewirasahaan, Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial Kawasan Perbatasan dan Kawasan Kurang Berkembang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 03 No 01 Februari 2025" : 5 Documents clear
Implementation of Organizational Culture in Enhancing Professionalism and Performance of the GP Ansor Sub-Branch Management in Cermee District, Bondowoso Regency: Implementasi Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Profesionalitas Kinerja Terhadap Pengurus Pimpian Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Arifin, Samsul; A'ini, Qurrotul; Nur Faifatur, M Kurma
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 03 No 01 Februari 2025
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.vi.191

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan budaya organisasi guna meningkatkan profesionalitas kinerja pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso. Dalam kegiatan ini, penekanan diberikan pada tiga kegiatan utama, yaitu Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Rapat Kerja (Raker), dan Rapat Bulanan. PKD sebagai kegiatan awal memberikan dasar-dasar kepemimpinan yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya organisasi seperti disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman pengurus mengenai pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas kepengurusan serta meningkatkan keterampilan dasar dalam manajemen organisasi. kegiatan Raker dan Rapat Bulanan berfungsi untuk memperkuat manajemen organisasi melalui perencanaan, evaluasi, dan koordinasi yang lebih terstruktur. Dalam Raker, pengurus menyusun rencana kerja dan strategi jangka panjang yang lebih efektif, sementara Rapat Bulanan menjadi sarana evaluasi untuk memantau perkembangan program yang telah dilaksanakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan pengurus dalam merencanakan, mengorganisasi, serta mengevaluasi program dengan lebih profesional. Selain itu, rapat-rapat tersebut juga mendorong kolaborasi antar pengurus, yang memperkuat sinergi. PKM ini menunjukkan bahwa implementasi budaya organisasi yang kuat melalui PKD, Raker, dan Rapat Bulanan dapat meningkatkan profesionalitas pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Cermee. Melalui pelatihan dan evaluasi rutin, pengurus tidak hanya meningkatkan keterampilan manajerial dan kepemimpinan, tetapi juga memperkuat disiplin dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas. Dengan demikian, kegiatan ini berperan penting dalam menciptakan pengurus yang lebih kompeten, terorganisir, dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan organisasi dan masyarakat di Kecamatan Cermee. Keywords: Implementasikan Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Profesionalitas Kinerja  
Mentoring and Guidance for Islamic Gender Schools on Islamic Law in Indonesia: Pendampingan dan Pembinaan Sekolah Islam Gender tentang Hukum Islam di Indonesia Dwi Dasa Suryantoro; Rofiq, Ainur
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 03 No 01 Februari 2025
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.vi.201

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini membahas program pendampingan dan pembinaan yang dilakukan terhadap Sekolah Islam Gender dalam rangka memberikan pemahaman mendalam mengenai hukum Islam di Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan peserta didik dan pendidik tentang prinsip-prinsip hukum Islam, penerapannya dalam konteks keindonesiaan, dan pentingnya perspektif gender dalam memahami hukum Islam. Program ini melibatkan berbagai kegiatan seperti pelatihan, diskusi interaktif, serta penyediaan materi edukatif berbasis inklusi dan kesetaraan gender. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman hukum Islam berbasis gender dan terbentuknya kesadaran kritis di kalangan peserta.
Mentoring and Empowerment of Qur'an Teachers in the Aspect of Learning to Read the Qur'an through the ‘Allimna Method in Jember: Pendampingan dan Pemberdayaan SDM Guru Ngaji pada Aspek Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Melalui Metode ‘Allimna di Jember Priyono, Dwi Juli; Azisi, Azisi; Nurfaiza, Nurfaiza
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 03 No 01 Februari 2025
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.vi.202

Abstract

Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk melakukan stimulasi kepada guru ngaji dengan kegiatan pendampingan agar supaya SDM Guru bisa meningkat dan kretif dalam pembelajaran membaca al-qur’an, metode pendampinagn guru Ngaji Pada Aspek Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Melalui Metode ‘Allimna. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Ada 5 aset (potensi) yang ada di dalam ABCD yaitu: Aset Individu, Asosiasi, Institusi, Fisik atau Materi dan koneksi atau jaringan komunikasi yang luas. Langkah pemberdayaan yang akan dilakukan di komunitas Musholla Al-Hidayah Kabupaten Jember, yaitu define, discovery ,dream, design dan deliver atau destiny. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa Pelaksanaan pemberdayaan di di komunitas Musholla Al-Hidayah Kabupaten Jember telah dilaksanakan dengan berbagai tahapan berikut yaitu tahap Define, Discovery, Dream, Design dan Deliver. Pendampingan di komunitas Musholla Al-Hidayah Kabupaten Jember yang difokuskan pada peningkatan kreatifitas dan mengembangkan kualitas SDM Guru Ngaji Pada Aspek Pembelajaran Membaca Al-Qur’an melalui Metode ‘Allimna
PKM Implementation: Collaboration between Lecturers and Students in the Development of Spinach Sticks as a Diversification of Local Processed Food Products: Implementasi PKM: Kolaborasi DPL dan Mahasiswa dalam Pengembangan Produk Stick Bayam untuk Diversifikasi Produk Olahan Pangan Lokal Mustaqim Makki; Subairi; Nur, Achmad
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 03 No 01 Februari 2025
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.vi.203

Abstract

Local processed food product diversification can improve both product diversity and food security. Nutrient-dense spinach sticks are one of the novelties created. The lack of variation in spinach processing and student participation in the creation of regional goods are the issues at hand. Therefore, in order to build this product, students and Field Supervisors (DPL) must work together. Utilizing local potential, such as spinach as the raw material, the Asset-Based Community Development (ABCD) approach is the methodology employed. Under the direction of the DPL, students and the community participated in training to make spinach sticks. Product design, appraisal, and market research are all part of this process. This led to the successful development of the spinach stick product, which might potentially be marketed. This program provides new nutrient-dense foodstuffs and improves pupils' abilities to process local food. This product is intended to promote more varied local culinary ideas.
Community Capacity Building in Funeral Tajhizul Procedures Based on Local Religious and Cultural Values: Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Tata Cara Tajhizul Jenazah Berbasis Nilai-Nilai Agama dan Budaya Lokal Fathor Rosi; Sulaiman, Muhammad; Taufiq, Muhammad; Fatholla, Fatholla; Wildan, Labibul
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 03 No 01 Februari 2025
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.vi.204

Abstract

The process of managing a deceased person, known as Tajhizul Jenazah, holds significant religious and cultural value in Islamic teachings. This process includes washing, shrouding, performing funeral prayers, and burial according to Islamic principles. However, many communities face challenges due to a lack of understanding and practical skills in conducting Tajhizul Jenazah properly. Additionally, cultural traditions influence the local implementation of funeral rites, necessitating an approach that integrates Islamic values with local wisdom. This community service program aims to enhance the capacity of community members in performing Tajhizul Jenazah by providing educational and hands-on training while respecting local traditions. The program employs a participatory approach, involving religious scholars, community leaders, and local organizations such as the Family Welfare Empowerment Group (PKK). The methodology consists of four key stages: (1) Socialization and counseling to build theoretical understanding, (2) Practical training in funeral management, (3) Simulated exercises with direct mentorship, and (4) Continuous evaluation and monitoring to measure the effectiveness of the program and ensure long-term implementation. The program significantly improved the theoretical knowledge and practical skills of participants. More than 85% of attendees demonstrated an increased understanding of Tajhizul Jenazah, while over 80% successfully performed the procedures according to Islamic teachings. Additionally, the program fostered a greater sense of social responsibility and community engagement, encouraging collective participation in funeral management. The integration of local cultural values further enhanced acceptance and sustainability, ensuring that communities could continue these practices independently.

Page 1 of 1 | Total Record : 5