cover
Contact Name
Rusdial Marta
Contact Email
edpdial@gmail.com
Phone
+6281266432727
Journal Mail Official
edpdial@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Exploratory Dynamic Problems
ISSN : 30321867     EISSN : 30318521     DOI : https://doi.org/10.31004/edp.v1i1
Journal of Exploratory Dynamic Problems adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 206 Documents
Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Meronce Menggunakan Bahan Alam Asrina Nelti; Musnar Indra Daulay; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Joni Joni
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.196

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak Kelompok B di TK IT Jasmiina Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam menjepit dan memegang benda kecil, memasukkan benda ke dalam lubang, menyusun benda secara berurutan, meronce sesuai pola sederhana, serta mengoordinasikan gerakan mata dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan meronce menggunakan bahan alam. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B TK IT Jasmiina. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan meronce menggunakan bahan alam mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak secara signifikan. Persentase anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat dari 7% pada pra siklus menjadi 27% pada Siklus I dan meningkat kembali menjadi 91% pada Siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator yang diamati, meliputi kemampuan menjepit dan memegang benda kecil, memasukkan benda ke dalam lubang kecil, menyusun dan mengurutkan benda, meronce sesuai pola sederhana, serta koordinasi mata dan tangan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian, yaitu minimal 90% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), telah terpenuhi pada Siklus II. Dengan demikian, kegiatan meronce menggunakan bahan alam terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak Kelompok B di TK IT Jasmiina.
Pengaruh Environmental, Social, dan Governance Disclosure Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Sektor Energi Ridho Aprillian; Nofrianty; Zulkarnain
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.197

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure on the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This research uses a quantitative approach with secondary data obtained from annual reports, sustainability reports, and financial statements of energy sector companies. The sampling technique used was purposive sampling, resulting in 17 companies that met the predetermined criteria during the 2024–2025 period. Financial performance was measured using Return on Assets (ROA), while ESG disclosure was measured through Environmental, Social, and Governance disclosure indices based on information reported by the companies. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS 30, including descriptive statistical tests, classical assumption tests, coefficient of determination, t-test, and F-test. The results show that Environmental disclosure does not have a significant effect on financial performance. Social disclosure has a negative and significant effect on financial performance, while Governance disclosure does not have a significant effect. Simultaneously, Environmental, Social, and Governance disclosure has a significant effect on the financial performance of energy sector companies. The coefficient of determination indicates that ESG variables explain 22.9% of the variation in financial performance, while the remaining 77.1% is explained by other factors outside the research model.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 4-5 Tahun Dengan Penerapan Metode Bercerita Berbantuan Boneka Jari Di Tk Negeri Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti Fatmawati Fatmawati; Moh Fauziddin; Yenda Puspita; Joni Joni; Amin Yusi Nur Sa'ida
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.198

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa anak usia 4–5 tahun di TK Negeri Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode bercerita. Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun di TK Negeri Mengkirau yang berjumlah 15 anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak. Pada kondisi awal (pra siklus), kemampuan bahasa anak memperoleh persentase sebesar 35% dengan kategori mulai berkembang. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, persentase meningkat menjadi 59% dengan kategori berkembang sesuai harapan. Selanjutnya, pada siklus II terjadi peningkatan yang lebih baik yaitu mencapai 84% dengan kategori berkembang sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode bercerita efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4–5 tahun di TK Negeri Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Studi Potong Lintang Esri Rusminingsih; Lissa Maya
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.199

Abstract

Obesitas dan peningkatan adipositas tubuh merupakan faktor risiko penting yang berhubungan dengan gangguan metabolik, termasuk gangguan regulasi glukosa. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan indikator antropometri yang banyak digunakan untuk menilai status gizi serta mengidentifikasi risiko terjadinya komplikasi metabolik. Pada pasien diabetes melitus, pengelolaan berat badan menjadi salah satu komponen penting dalam pengendalian penyakit secara menyeluruh. Namun, hubungan antara IMT dan kadar gula darah sewaktu dapat berbeda pada berbagai populasi karena dipengaruhi oleh karakteristik individu dan faktor klinis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain observasional kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data penelitian diperoleh dari tabulasi data 54 pasien diabetes melitus. Variabel IMT dan kadar gula darah sewaktu (GDS) dianalisis sebagai variabel numerik kontinu. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji korelasi peringkat Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata IMT responden adalah 25,18 ± 4,85 kg/m², sedangkan rerata kadar gula darah sewaktu adalah 190,59 ± 66,74 mg/dL. Analisis korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat lemah antara IMT dan kadar gula darah sewaktu dengan nilai koefisien korelasi r=0,130. Namun, hubungan tersebut tidak bermakna secara statistik dengan nilai p=0,350. Berdasarkan hasil penelitian, IMT tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus dalam sampel penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa IMT secara tunggal belum cukup menggambarkan kondisi pengendalian glikemik pada pasien diabetes melitus. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan variabel tambahan seperti kadar HbA1c, penggunaan obat antidiabetes, pola makan, aktivitas fisik, serta komposisi tubuh agar dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor yang memengaruhi kadar glukosa darah.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Permainan Lego Pada Anak Usia 4-5 Tahundi TK IT Jasmiinah Desy Elviani; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina; Moh Fauziddin; Melvi Lesmana Amin
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK IT Jasmiinah yang ditunjukkan oleh masih rendahnya kemampuan anak dalam menyusun, memasang, dan menghubungkan kepingan LEGO secara tepat, serta kurang optimalnya koordinasi gerakan mata dan tangan. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi kegiatan konvensional sehingga stimulasi terhadap perkembangan motorik halus belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui penerapan permainan LEGO. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 anak usia 4–5 tahun di TK IT Jasmiinah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada kondisi awal, anak yang berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 35%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 40%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 25%, dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 0%. Setelah penerapan permainan LEGO pada Siklus I, persentase kategori BB menurun menjadi 5%, MB menjadi 11%, sedangkan BSH meningkat menjadi 45% dan BSB menjadi 39%. Pada Siklus II, kemampuan motorik halus anak meningkat lebih optimal dengan persentase BB dan MB menjadi 0%, BSH sebesar 5%, dan BSB meningkat menjadi 95%. Dengan demikian, penerapan permainan LEGO terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK IT Jasmiinah.
Implementasi Pembukuan Keuangan Berbasis Web (SIAPIK) Pada Laporan Keuangan Usaha Mikro Fitria Putri Larasati; Nurhayati; Fefti Yulian Mela
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.201

Abstract

This study aims to implement web-based financial bookkeeping using the Financial Information Recording Application System (SIAPIK) for the financial statements of Atha Petshop Pasir Pengaraian and to identify the challenges encountered during its implementation. This study employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation of the business's financial records, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model through the stages of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The results show that Atha Petshop has conducted financial recording; however, it still uses a single-entry and cash-based system, and its financial statements were not prepared in accordance with SAK EMKM. Following the implementation of Web SIAPIK, the transaction recording process became more structured, with the system automatically generating a Statement of Financial Position, an Income Statement, and Notes to the Financial Statements consistent with SAK EMKM. The main challenges are the business owner's limited understanding of accounting and the perception that implementing SAK EMKM is difficult. It is concluded that Web SIAPIK implementation is able to improve the quality of Atha Petshop's financial bookkeeping, although its success still requires ongoing mentoring and improvement of the owner's accounting understanding.
Efektivitas Pelayanan Administrasi Sekolah dalam Mendukung Pelayanan Pendidikan di UPT SMPN Satap Latondu No. 48 Kepulauan Selayar Rahmadana Rahmadana; Abd. Wahid; Kiki Rasmala Sani
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pelayanan administrasi sekolah dalam mendukung pelayanan pendidikan di UPT SMPN Satap Latondu No. 48 Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan administrasi sekolah. Efektivitas pelayanan administrasi dianalisis menggunakan lima indikator, yaitu ketepatan waktu pelayanan, kualitas pelayanan, ketepatan sasaran pelayanan, kepuasan pengguna layanan, dan efisiensi sumber daya pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi sekolah telah berjalan dengan sangat efektif. Pada indikator ketepatan waktu pelayanan diperoleh tingkat ketepatan sebesar 96,88%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelayanan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Pada indikator kualitas pelayanan diperoleh nilai sebesar 90,36%, yang menunjukkan bahwa tenaga administrasi mampu memberikan pelayanan dengan kompetensi, sikap, dan informasi yang baik. Ketepatan sasaran pelayanan mencapai 99,50%, yang menunjukkan bahwa pelayanan telah diberikan kepada siswa dan guru sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan. Kepuasan pengguna layanan mencapai 91,00%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dan guru merasa puas terhadap pelayanan administrasi yang diberikan. Sementara itu, efisiensi sumber daya pelayanan memperoleh nilai sebesar 86,00%, yang menunjukkan bahwa sumber daya manusia, sarana, pembagian tugas, dan teknologi telah dimanfaatkan dengan baik dalam mendukung pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan administrasi sekolah di UPT SMPN Satap Latondu No. 48 Kepulauan Selayar telah berjalan sangat efektif dalam mendukung pelayanan pendidikan. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan terutama dalam mengatasi keterbatasan tenaga administrasi, kestabilan jaringan internet, kecepatan pelayanan, serta pengembangan sistem administrasi berbasis digital agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.
Analisis Kualitas Pelayanan Administrasi Publik di Lingkungan Kepolisian Resort (POLRES) Kabupaten Sinjai Jabbar Nur Rahmatullah; Muhammad Takdir; Syamsiah Hasyim
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi pada Polres Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan lima indikator kualitas pelayanan, yaitu Tangible (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di Polres Sinjai secara umum sudah berjalan dengan baik dan masyarakat merasa puas. Pada aspek Tangible, tersedia fasilitas berupa tempat duduk, papan informasi, serta peralatan pendukung pelayanan. Pada aspek Reliability, tersedia petugas pada setiap jenis pelayanan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pada aspek Responsiveness, petugas cukup cepat dalam memberikan pelayanan sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama. Pada aspek Assurance, masyarakat memperoleh jaminan bahwa dokumen yang diterbitkan sesuai dengan ketentuan, sah, dan memiliki pengesahan resmi. Pada aspek Empathy, masyarakat memperoleh kemudahan informasi mengenai persyaratan pelayanan melalui papan informasi dan media sosial. Kepuasan masyarakat terlihat dari adanya kemudahan dalam memperoleh pelayanan, kenyamanan fasilitas yang tersedia, kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan, kepastian terhadap keabsahan dokumen, serta perhatian petugas dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan. Meskipun pelayanan secara umum telah berjalan dengan baik, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama dalam penyampaian informasi persyaratan pelayanan secara lebih jelas dan mengatasi gangguan jaringan pada pelayanan berbasis digital. Perbaikan pada aspek tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan dan memberikan kepuasan yang lebih optimal kepada masyarakat. Dengan demikian, kualitas pelayanan administrasi di Polres Sinjai dapat dikatakan baik dan mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat. Kelima indikator tersebut secara bersama-sama menunjukkan bahwa pelayanan telah memberikan kemudahan, kenyamanan, kecepatan, kepastian, keamanan, dan perhatian kepada masyarakat dalam proses pengurusan administrasi.
Analisis Peran Pemerintah Desa Dalam Penanggulangan Kemiskinan di Desa Bonto Salama Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai Muh. Wahyudi; Abd. Wahid; Syamsuddin Syamsuddin
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.204

Abstract

This study aims to identify and analyze the role of the village government in poverty alleviation in Bonto Salama Village, West Sinjai District, Sinjai Regency. This study employed a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation related to the implementation of poverty alleviation programs in Bonto Salama Village. The role of the village government was analyzed using four indicators: regulator, facilitator, dynamizer, and catalyst. The results show that the Bonto Salama Village Government has carried out its role in poverty alleviation. As a regulator, the village government establishes rules and policies through Village Head Regulations, allocates budgets through the Village Budget (APBDes), and determines Beneficiary Families through Village Deliberations. As a facilitator, the village government provides various forms of assistance to the community, including Direct Cash Assistance (BLT), rehabilitation of uninhabitable houses, assistance with business equipment and community groups, as well as assistance in the agricultural, livestock, and fisheries sectors. The village government also assists the community in accessing the Family Hope Program (PKH) and Social Welfare Direct Cash Assistance (BLT Kesra). As a dynamizer, the village government conducts various training and community empowerment activities, including women's empowerment, Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) training, agricultural, livestock, and fisheries training, rice pest control, the utilization of home gardens, and the production of organic fertilizers and pesticides. Meanwhile, as a catalyst, the village government coordinates with the Social Affairs Office and village facilitators, including updating data through the SIKS-NG application and implementing social assistance programs. Based on the results of the study, it can be concluded that the Bonto Salama Village Government has played an important role in poverty alleviation through program regulation, provision of assistance, community empowerment, and coordination with various stakeholders. These four roles complement one another in helping communities meet their basic needs and improve their economic capacity. However, further strengthening is needed in evaluating the impact of poverty alleviation programs, particularly in measuring improvements in the income, independence, and welfare of assistance recipients on a sustainable basis.
Strategi Pengembangan UMKM Dalam Meningkatkan Pendapatan Pelaku Usaha di Kawasan Kodam Pasar Malam Surabaya Ramadli Riwu; Muhammad Faizin; Efrizar Sunni
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.206

Abstract

dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan pendapatan pelaku usaha di kawasan Kodam Pasar Malam Surabaya serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM di bidang fashion, kuliner, aksesoris, dan skincare. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi inovasi produk, pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, penetapan harga yang kompetitif, peningkatan kualitas pelayanan, promosi, serta menjaga konsistensi kualitas produk. Pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram membantu memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan jumlah pelanggan, sedangkan pelayanan yang baik dan kualitas produk yang terjaga mampu meningkatkan kepuasan serta loyalitas konsumen. Kendala yang dihadapi pelaku UMKM meliputi keterbatasan modal, tingginya persaingan, jumlah pengunjung yang tidak stabil, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan pengelolaan keuangan yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pengembangan UMKM yang tepat dan berkelanjutan mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berupa pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan agar UMKM semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik