cover
Contact Name
Nada
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172 Malang Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30327415     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Inspirasi terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Inspirasi menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Inspirasi adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 121 Documents
PELATIHAN PENGGUNAAN CHATBOT ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN BRISK TEACHING KEPADA GURU DALAM PEMBELAJARAN SDN SIDANGSARI 3 Ferdiansah, Renaldi; Wijayanti , Indah Yayang; Hikma , Verisca Ayu; Liswantari , Dwi; Widowati , Saras Pangestu Sri; Suryaman , Maman
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), telah membuka peluang baru dalam pendidikan, khususnya melalui chatbot AI dan aplikasi Brisk Teaching. Penelitian ini berfokus pada pelatihan penggunaan kedua teknologi tersebut kepada guru-guru di SDN Sindang Sari III untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Chatbot AI berfungsi meningkatkan interaksi siswa dan memberikan umpan balik instan, sedangkan Brisk Teaching mendukung pembuatan perangkat pembelajaran secara efisien. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan konsultasi untuk memastikan pemahaman mendalam. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan kompetensi teknologi guru, meskipun tantangan seperti infrastruktur yang terbatas dan kendala teknis masih ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan pelatihan berkelanjutan dan dukungan infrastruktur, teknologi AI dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.
Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Teh Salak di Kelurahan Karang Joang KM.21 dengan Product Branding dan Digital Marketing Anggela, Anggela; Prayitno , Budi; Puspita , Anggela; Inayah , Anindya Putri; Definawati, Khairun Amalia; Syafatullah , M. Aqsal Ilham; Muhyiddin , M. Naufal; Jehana , Oktaviani Agnesia; Putri , Yulia Al Zahrah
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the three pillars of higher education (Tri Dharma Perguruan Tinggi) is community service. One way to realize this principle is through participation in the PMMD (Student Community Service Program). This program aims to enable students to apply the knowledge gained at the university to benefit the surrounding community. This particular community service project was motivated by the potential of "Salak Skin Tea," a local product from the KM 21 salak plantation SMEs, which is not yet widely known and lacks optimized marketing efforts. The goal is to enhance the branding and digital marketing of this product by obtaining food safety permits (PIRT), designing attractive packaging, establishing collaborations with e-commerce platforms, creating a sales catalog website, and increasing its economic value. As a result, the project produced a "Salakin Tea" logo and packaging design, secured the PIRT permit, developed the e-catalog website salakintea.com, created promotional social media accounts, and made a documentary video uploaded to YouTube and Instagram. Collectively, these efforts contributed to improved branding, marketing, and the economic value of Salak Skin Tea. This community service initiative by ITK students took place in the Soekarno Hatta KM 21 area.
Pengembangan Sumber Daya Porang menjadi Produk Pangan Olahan RT 10 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur Anggela, Anggela; Nainggolan, Eris Pransiscah; Nabila, Yamaysyah Salma; Ananda, Rahmatia; Asrul, Asrul; Wahyu, Wahyu
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service activity in RT 10 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, aimed to enhance the value of porang plants through diversification into processed food products. The program consisted of five stages: Forum Group Discussion (FGD), socialization, demonstration, mentoring, and branding training. The community was taught to process porang into flour, chips, and nuggets, along with marketing training to improve product competitiveness. The provision of a dehydrator supported the sustainability of independent porang processing. The program successfully achieved its objectives by increasing the community’s knowledge and skills in utilizing porang. This initiative created new economic opportunities based on local commodities, serving as a sustainable model for local resource development.
PENGEMBANGAN INOVASI UMKM IBU ENI TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN DI DESA JATIREJA Putri, Icha Septiani; Badriyah, Amanda Laelatul; Ambarokah, Siti; Ramadhan, Zihad; Rismawati, Rismawati
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572321/inspirasi.v1i4.4400

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga pelaku usaha kue di Desa Jatireja melalui pelatihan dan pendampingan dalam peningkatan keterampilan memasak, manajemen usaha, dan pemasaran digital. Pelatihan yang diberikan mencakup inovasi rasa, diversifikasi produk, perbaikan kemasan, serta pemanfaatan media sosial dan e-commerce untuk memperluas pasar. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung, workshop, serta pendampingan intensif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas produk, daya saing usaha, dan jangkauan pasar yang lebih luas. Selain itu, pendapatan keluarga peserta juga mengalami peningkatan signifikan. Kegiatan ini juga berhasil membangun jejaring antar pelaku usaha yang memperkuat komunitas UMKM di Desa Jatireja. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dan pendampingan yang diberikan berhasil memberdayakan ibu rumah tangga untuk lebih mandiri, inovatif, dan produktif dalam mengelola UMKM, dengan dampak positif terhadap perekonomian keluarga dan komunitas. Rekomendasi ke depannya adalah pendampingan lebih lanjut dalam strategi branding dan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas.
TINGKAT PEGETAHUAN PASIEN RSIGMP FKG UMI TERHADAP KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DALAM PANDANGAN ISLAM Setiawati, Nur; Abdi , Muhammad Jayadi; Chotimah , Chusnul; Aldilawati , Sari; Salsabila , Nabila; Afiyah , Nur; Ramadhan , Sahrul
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah komponen penting dari kesehatan tubuh yang tak bisa dipisahkan satu sama lain sebab bagaimana kesehatan keduanya memberi pengaruh kesehatan tubuh keseluruhan. WHO melaporkan 60-90% anak di dunia menderita karies gigi, dengan 75% hingga 90% di Asia Tenggara pada April 2017. Sejarah Islam menunjukkan bahwa Rasulullah memakai siwak jadi alat membersihkan gigi serta rongga mulutnya guna mencegah penyakit gigi dan menyegarkan rongga mulut. Ini menunjukkan pemakaian siwak ialah tradisi membersihkan gigi dan rongga mulut menurut Islam. Penelitian ini dirancang untuk memakai jenis observasi analitik dan dimasukkan ke rancangan penelitian cross-sectional. Penelitian ini dijalankan di RSIGMP FKG UMI di Makassar, dengan 50 responden yang dibagi menurut umur dan jenis kelamin (Tabel 1). Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan dalam jawaban responden, dengan nilai mean tertinggi untuk berkumur setelah menyikat gigi (1.00) dan nilai terendah untuk bersiwak (0.07). Ini menunjukkan bahwa responden secara umum memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip dasar kebersihan gigi dan mulut secara umum, tetapi mereka tidak memahami bagaimana menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan bersiwak menurut Islam
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Mengenai Manfaat Berwudhu Bagi Kesehatan Gigi dan Mulut Chotimah, Chusnul; Salim , Andi Nur Annisa; Suherman , Patricia Luthfiah
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Five times a day, various parts of the body are washed as part of a personal hygiene ritual known as "wudu." Ablution itself includes two aspects of cleanliness: external cleanliness, which is achieved by cleaning the various parts of the body. It is sunnah to perform ablution before dhikr, before going to bed (especially for menstruating or junub women), before taking a mandatory bath, and at obligatory times. It is ordered to perform ablution tajdid, which is to repeat ablution even though you are still clean. This will only increase the reward and refresh the ablution before prayer. Furthermore, the concept of ablution is usually not associated with the practice of cleaning oneself before prayer or performing other acts of worship Depends on the context of the sentence. Ablution provides several health benefits, such as removing dirt, bacteria, and viruses from the mouth, nose, teeth, and ears, and encouraging the regeneration of mucous membranes. By doing this, the possibility of moderate to severe infections entering through certain areas of the body can be reduced. The benefits of ablution for dental and oral health are to eliminate bad breath, maintain dental health and prevent periodontal disease.
Penerapan Media Edukasi Mystery Box Bertema Transportasi Terhadap Peningkatan Konsentrasi dan Daya Ingat Pada Anak Tunagrahita di SLB C Karya Tulus Nainggolan, Putri Theresia; Pasaribu, Yuni Omega; Samosir, Kristina Natalia; Bagariang, Natalia; Silalahi, Aderay; Ginting, Yessica Angeliana
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki keterbatasan pada perkembangannya sehingga membutuhkan pelayanan dan perhatian khusus dalam mendukung perkembangan serta kemampuanya, salah satunya adalah anak tunagrahita. Anak tunagrahita merupakan anak yang memiliki perkembangan mental tidak lengkap dari jenis dan tingkatnya sehingga individu tidak mampu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan normal dalam mempertahankan keberadaan secara independen dari suatu pengawasan, kontrol, dan dukungan eksternal. Dalam perkembangan akademik, anak tunagrahita mengalami keterlambatan dalam proses pembelajaran dibanding dengan anak seusianya. Faktor-faktor seperti kurangnya konsentrasi, kesulitan mengingat, dan kelemahan dalam mempelajari hal baru turut memengaruhi keterlambatan ini. Oleh karena itu, diperlukan adanya layanan yang dapat mendukung pengembangan kemampuan kognitif mereka, sehingga anak dapat mandiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan terlatih untuk beradaptasi dengan lingkungan masyarakat. Tentu saja, dukungan dari orang tua serta kreativitas dalam proses pengajaran sangat penting dalam meningkatkan minat anak belajar. Metode pengajaran yang efektif serta intuitif dapat membantu dalam pengembangan keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh mereka dalam kehidupan sehari-hari. Agar metode pengajaran efektif, haruslah menggunakan media yang dapat merangsang dan menginspirasi mereka untuk belajar. Salah satu contoh media yang cocok untuk anak tunagrahita adalah media edukasi Mystery Box bertema transportasi. Penerapan media ini bertujuan untuk membantu anak meningkatkan konsentrasi, melatih daya ingat, serta memotivasi dalam belajar.
PENGETAHUAN DALAM MEMBERSIHKAN MULUT DALAM AGAMA ISLAM DI SDN 1 PATOMPO Abdi, Muhammad Jayadi; Setiawati , Nur; Chotimah , Chosnul; Aldilawati , Sari; Kalsum , Ummul; Syarief , Amdhan
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Kesehatan gigi dan mulut sering terabaikan oleh sebagian besar orang. Pentingnya menjaga gigi dari kerusakan telah diajarkan oleh Nabi Muhammad saw dengan menyikat gigi atau bersiwak untuk menghilangkan sisa makanan yang melekat pada permukaan gigi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang menyikat gigi dalam islam pada siswa SDN 1 Patompo. Bahan dan Metode : Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan 30 sampel dari siswa SDN 1 Patompo . Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan 30 responden (100%) menyikat gigi sebanyak 2x sehari dan berkumur setelah melakukan sikat gigi dengan benar, 20 dari 10 responden (66.7%) mengunjungi dokter gigi 6 bulan sekali dan 24 dari 30 responden (80%) mengetahui cara membersihkan gigi selain menggunakan sikat gigi (siwak). Kesimpulan : Berdasarkan penelitian ini menunjukkan pengetahuan siswa SDN 1 Patompo mengetahui cara menyikat gigi dengan benar dan mengetahui siwak sebagai alat untuk membersihkan gigi
PELATIHAN PRODUKSI SAMBEL PECEL DI DESA NGETREP Laksono, Abduh Robbi
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat terkait bagaimana mengolah dan memanfaatkan potensi sumber daya sekitar yang menyebabkan kebanyakan orang tidak tahu akan adanya sebuah potensi besar dari hasil bumi yang ada pada suatu wilayah. Seperti halnya komoditas kacang tanah yang menjadi salah satu penunjang pergerakan perekonomian masyarakat di desa Ngetrep untuk dijadikan bahan utama produksi sambel pecel khas madiun. Mengingat banyaknya peminat sambel pecel khas madiun bisa disimpulkan sumber daya ini memiliki potensi yang besar kedepannya dan dapat bersaing di pasaran. Setelah diselenggarakannya pelatihan produksi sambel pecel di desa Ngetrep diharapkan kedepannya antusiasme masyarakat sekitar tetap bisa bertahan sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian ke arah yang lebih baik.
TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI HUKUM PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT PADA SAAT PUASA RAMADHAN Abdi, Muhammad Jayadi; Salzabilah, Salzabilah; Hatta , Mohd.; Nurlaili, Nurlaili; Musahib, Yaumil Fadhilah
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, fasting is the act of abstaining from food and fluids; according to Islamic law, fasting is defined as abstaining from anything that can break the fast, such as eating and drinking from sunrise to sunset. Muslims limit activities that can break the fast, such as swallowing water or fluids while undergoing dental treatment, which has an impact on the community's dental and oral health. Objective: To determine the level of public knowledge regarding the law of dental and oral examinations during the fasting month of Ramadan. Method: This study is a finding that uses analytical observation with a descriptive correlational research design and a cross-sectional study method. This study was conducted on December 20, 2024 involving teachers of SD Sudirman 4 Makassar. The sampling technique was total sampling with a sample size of 30 respondents. The instruments used were a pre-test questionnaire of 5 questions and a post-test of 5 questions as a measuring tool. Results: Based on the results of the t-test, it is known that the level of public knowledge regarding the law of dental and oral examination during the fasting month of Ramadan with an average of 7.63 and increased after the provision of material, namely 10.00 and a sig value of 0.000 <0.05 was obtained. Conclusion: From the findings, it can be concluded that there is an increase in knowledge from teachers at SD Sudirman 4 Makassar regarding the law of dental and oral examination during the fasting month of Ramadan.

Page 12 of 13 | Total Record : 121