cover
Contact Name
Alvaro R. Simatupang
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : 30327482     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Meneliti dan Menulis (Kolibi). Jurnal nasional ini bertujuan untuk mendiseminasikan penelitian ilmu komunikasi di berbagai bidang antara lain Komunikasi Politik, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Pemasaran dan Komunikasi Pembangunan.
Articles 190 Documents
ANALISIS STRATEGI DAN UPAYA FEDERASI SERIKAT BURUH DEMOKRATIK KERAKYATAN (F-SEDAR) DALAM MEMPERJUANGKAN HAK-HAK PEKERJA AICE Remanu, Alifah Jasmine Kallista; Rosano, Kayla Azalia Putri; Santoso, Adjie Gilang; Nuraeni, Silvia; Kusuma, Ardli Johan
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu-isu terkait dengan pelanggaran hak-hak pekerja masih menjadi permasalahan krusial yang sering ditemukan di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat pada kasus PT Alpen Food Industry (AFI) atau yang kerap dikenal sebagai es krim AICE. Dalam hal ini Federasi Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan (F-SEDAR) memiliki peran penting dalam memperjuangkan hak-hak para pekerja AICE yang dilanggar oleh pihak perusahaan terkait dengan upah rendah, jam kerja berlebihan, diskriminasi terhadap pekerja perempuan, dan kurangnya keselamatan serta perlindungan di tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi dan upaya F-SEDAR dalam memperjuangkan hak-hak pekerja AICE. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus dan analisis tematik untuk dapat menganalisis secara mendalam fenomena terkait pentingnya keterwakilan para pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F-SEDAR melakukan strategi dan upaya berupa demonstrasi, kampanye, penyebaran informasi melalui media sosial, dan pelaporan ke lembaga-lemabag terkait. Penelitian ini merekomendasikan terkait dengan meningkatkan penguatan kerjasama antara pemerintah, serikat buruh, dan perusahaan terkait dengan perlindungan hak-hak buruh.
ANALISIS PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM KEPENGURUSAN BAWASLU DKI PADA TAHUN 2023-2028 Egistin, Devira; Umar, Mohammad Rafatta; A, Rachel Hisanaah Tsabitah; Kurniawan, Syahwa Fitria; Kusuma, Ardilia Johan
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan yang menggunakan sistem demokrasi, seperti Indonesia perlu memberikan ruang bagi seluruh kelompok yang ada di masyarakat beserta kepentingan-kepentingannya untuk turut berpartisipasi di dalam wilayah politik, seperti di dalam legislatif atau lembaga-lembaga lainnya. Salah satu lembaga yang cukup penting dalam demokrasi adalah lembaga atau badan pengawas pemilu yang mana juga harus memiliki keterwakilan perempuan di dalamnya agar kepentingan-kepentingan kelompok perempuan dapat diimplementasikan. Penelitian ini mennganalisis bagaimana kehadiran perempuan dalam Badan Pengawas Pemilu Jakarta pada tingkat provinsi serta kabupaten/kota dan mencoba menyelidiki apa saja hambatan dan tantangan yang dialami kelompok perempuan untuk berpartisipasi di badan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil data dari buku, artikel ilmiha, dan data-data kredibel di Internet. Hasil dari penelitian ini adalah meskipun terdapat undang-undang yang mengatur kuota perempuan di Bawaslu, tetapi undang-undang tersebut tidak terlaksana dengan baik sehingga kuota tersebut tidak terpenuhi. Faktor yang dialami oleh perempuan yang menjadi hambatan dan tantangan untuk berpartisipasi antara lain, faktor sosial-budaya, psikologis, ekonomi, dan akses serta pengetahuan.political and social dynamics associated with the events.
STRATEGI HUMAS MABES POLRI: MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI MEDIA MASSA: STUDI KASUS : DEMONSTRASI PENOLAKAN UU PILKADA Rahayu, Fitri Sri; Yapasaputri, Jesica Prameswari; Sihombing, Renaldo
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami strategi komunikasi yang digunakan oleh humas dalam meningkatkan kepercayaan publik melalui media massa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi komunikasi Humas Mabes Polri dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat setelah peristiwa demonstrasi penolakan UU Pilkada. Penurunan kepercayaan publik terjadi akibat tindakan anggota kepolisian yang dinilai melanggar peraturan dan membahayakan. Humas Mabes Polri menerapkan strategi Public Relations berbasis model PENCILS (Publications, Events, News, Community Involvement, Inform or Image, Lobbying and Negotiation, dan Social Responsibility) seperti menyelenggarakan dialog terbuka, seminar hukum, serta kampanye edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain itu, Humas Polri melakukan publikasi melalui press release di media massa, media online, dan website resmi untuk memberikan klarifikasi isu sensitif dan menyampaikan kegiatan kepolisian. Strategi lainnya adalah penyebaran poster dengan slogan “Polri Siap Mengawal Demokrasi” sebagai upaya menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif sangat penting dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
STRATEGI PENINGKATAN LITERASI MEDIA PADA GEN Z DI INDONESIA Ryanda, Muhammad
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan literasi media pada generasi Z di Indonesia. Dengan menggunakan metode kuesioner online dan wawancara mendalam dengan 10 responden, penelitian ini mengungkapkan pola konsumsi media, tantangan, dan pandangan responden terkait penggunaan media sosial dan platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z di Indonesia cenderung mengutamakan konten yang menghibur dan mudah dipahami secara emosional, namun sering kali kurang memverifikasi kebenaran informasi yang diterima. Tantangan utama yang dihadapi adalah kesulitan membedakan berita palsu dari berita yang sahih dan kurangnya keterampilan berpikir kritis. Pendidikan formal yang lebih baik, kerjasama multisektor, serta pengembangan platform pembelajaran daring dan kampanye edukasi media yang relevan diusulkan sebagai langkah-langkah untuk meningkatkan literasi media. Dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penggunaan media secara bijaksana, diharapkan Gen Z dapat mengakses informasi dengan lebih efektif dan membuat keputusan yang lebih baik.
HAMBATAN KOMUNIKASI BAGI EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BAGIAN RECORD CENTER DPRD PROVINSI SUMATERA SELATAN) Kurniawan, Ferdi Taufik
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan komunikasi yang terjadi di ruang kearsipan Sekretariat DPRD Sumsel dan dampaknya terhadap efektivitas kinerja pegawai. Alasan di balik masalah ini adalah pentingnya komunikasi yang efektif dalam pengelolaan arsip, dan gangguan terhadap komunikasi tersebut dapat berdampak negatif pada kinerja karyawan. Jenis penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan menggunakan observasi, dan dokumentasi. Metode penelitian yang dipilih adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan riset metode ilmiah Observasi. Observasi adalah teknik pengamatan secara langsung ditempat penelitian. Melalui observasi, peneliti dapat memahami secara langsung konteks dan dinamika komunikasi karyawan yang sulit diukur dengan metode kuantitatif. Observasi dilakukan untuk mengumpulkan data, mengetahui kondisi yang terjadi, atau membuktikan kebenaran desain penelitian yang memungkinkan pengumpulan data kualitatif komprehensif. Penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama dalam berkomunikasi adalah faktor fisik seperti keterbatasan ruang dan masalah teknis alat komunikasi. Gangguan ini menyebabkan berkurangnya penyesuaian dan produktivitas karyawan. Meningkatkan efisiensi kinerja memerlukan peningkatan infrastruktur komunikasi dan pelatihan karyawan terkait.
STUDI LITERATUR: TRANSFORMASI POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL DI INDONESIA: SUDUT PANDANG PSIKOLOGI KOMUNIKASI Nisa, Firdausi R.
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi pola komunikasi interpersonal di era digital dengan fokus pada dampak psikologis dan sosialnya di Indonesia. Melalui pendekatan studi literatur kualitatif, penelitian ini menganalisis beberapa artikel ilmiah terpilih yang dipublikasikan antara tahun 2019-2024 menggunakan metode PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital telah mengubah cara individu berkomunikasi secara fundamental. Generasi Z lebih memilih media sosial dan pesan instan untuk berinteraksi, yang mengurangi formalitas dalam komunikasi. Meskipun teknologi mempermudah komunikasi jarak jauh dalam konteks keluarga, kualitas hubungan interpersonal dapat menurun tanpa interaksi tatap muka. Penelitian juga mengungkapkan dampak psikologis dari komunikasi digital, termasuk risiko kecemasan dan depresi akibat penggunaan media sosial yang berlebihan. Studi ini memberikan wawasan penting tentang strategi adaptasi yang diperlukan untuk mempertahankan kualitas komunikasi interpersonal di era digital, termasuk pentingnya literasi digital dan pendekatan etis dalam penggunaan teknologi. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang dinamika komunikasi interpersonal kontemporer dan implikasinya bagi kesejahteraan psikologis individu.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN : STUDI KASUS PADA RECORD CENTER KANTOR DPRD PROVINSI SUMATERA SELATAN Salsabila, Klara
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan perilaku yang memungkinkan manusia untuk menerima dan menyampaikan informasi sesuai dengan kebutuhan. Komunikasi interpersonal adalah salah satu bentuk komunikasi yang paling sering dilakukan karena sifatnya yang spontan dan umpan balik yang langsung diterima. Komunikasi interpersonal dapat dilakukan baik secara tatap muka maupun melalui media, dan keduanya sering kali tanpa sadar mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk di lingkungan kerja. Dalam konteks organisasi, seperti di tempat kerja, komunikasi interpersonal membutuhkan proses untuk mencapai kinerja yang diinginkan. Komunikasi interpersonal yang efektif dapat menyampaikan informasi dengan cepat dan memberikan gagasan yang lebih jelas, yang sangat penting dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja karyawan di Record Center Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang menjelaskan bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi kinerja karyawan di unit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja karyawan, karena memungkinkan pertukaran informasi yang efektif, membangun hubungan kerja yang baik, dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Melalui komunikasi yang baik, karyawan lebih mudah memahami tugas, menerima umpan balik, dan menyelesaikan konflik dengan cepat, yang pada akhirnya meningkatkan motivasi, kolaborasi, serta produktivitas individu dan tim
PERAN HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA POSITIF PADA LEMBAGA PEMERINTAHAN DPRD PROVINSI SUMATERA SELATAN Sari, Ima Novita
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humas memiliki peran penting dalam membentuk citra positif lembaga pemerintahan. Penelitian ini menganalisis strategi Humas DPRD Provinsi Sumatera Selatan, termasuk kampanye media, interaksi di media sosial, acara publik, dan manajemen krisis. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta kredibilitas lembaga. Penelitian ini memberikan wawasan yang dapat diadopsi lembaga pemerintah lain dalam memperkuat citra publik.
ANALISIS SWOT PADA AKUN @UC.YOU (ENDANG YUSTIKA) YANG MEMPENGARUHI GAYA HIDUP MAHASISWI Darmawati, Darmawati; Bilhaq , Muhammad Alif
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari TikTok @uc.you (Endang Yustika) dalam konteks gaya hidup mahasiswi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh melalui observasi konten, wawancara mendalam dengan pengguna TikTok, serta dokumentasi digital. Hasil analisis mengungkapkan bahwa konten tersebut memiliki keunggulan dalam menyajikan gaya komunikasi yang menarik, meskipun terdapat kelemahan pada kurangnya variasi dalam topik edukasi. Di sisi lain, peluang yang ada mencakup pengaruh positif terhadap motivasi dan pengembangan diri mahasiswi, sementara ancaman yang dihadapi meliputi risiko tekanan sosial dan perilaku konsumtif. Penelitian ini memberikan panduan bagi para pembuat konten tentang cara meningkatkan dampak positif bagi audiens mereka.
PENGARUH KONFLIK GERAKAN ACEH MERDEKA TERHADAP PERKEMBANGAN MAHKAMAH SYAR’IYAH Najmudin, Deden; Aqshal, Nabil; Syifa, Najmatul
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UU No. 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di daerah yang berisi mengenai penyeragaman pemerintahan dan berimbas pada pelaksanaan keistimewaan Aceh tidak berjalan semestinya, sehingga kewenangan Mahkamah Syar’iyah masih seputar perkara perdata Islam saja dan memicu konflik Gerakan Aceh Merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh konflik Gerakan Aceh Merdeka terhadap perkembangan Mahkamah Syar’iyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Hasil penelitian ini adalah konflik Gerakan Aceh Merdeka memiliki kontribusi terhadap perkembangan Mahkamah Syar’iyah karena konflik Gerakan Aceh Merdeka memicu pemerintahan mengeluarkan otonomi khusus Aceh yang membuat Aceh dapat melaksanakan syari’at Islam dan memberikan wewenang kepada Mahkamah Syar’iyah untuk mengadili perkara perdata Islam dan perkara jinayah (hukum pidana).