cover
Contact Name
Alvaro R. Simatupang
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : 30327482     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Meneliti dan Menulis (Kolibi). Jurnal nasional ini bertujuan untuk mendiseminasikan penelitian ilmu komunikasi di berbagai bidang antara lain Komunikasi Politik, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Pemasaran dan Komunikasi Pembangunan.
Articles 190 Documents
EFEKTIVITAS KOORDINASI ANTAR DEPARTEMEN DALAM MENDUKUNG LAYANAN HOUSEKEEPING DI ASTON INN BATU Wardani, Ayu Wakhidatul Setya; Pratiwi , Ni Made Ida
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang efektif antara department front office dan housekeeping merupakan elemen kunci dalam operasional hotel untuk memastikan pelayanan yang berkesan untuk tamu. Di Aston Inn Batu, koordinasi antara kedua departemen ini berperan penting dalam menciptakan pengalaman tamu yang nyaman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi antara front office dan housekeeping dalam mendukung kelancaran operasional harian hotel, serta dampaknya terhadap kepuasan tamu. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan staf terkait, dan analisis laporan operasional seperti room reconciliation dan briefing harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terstruktur melalui briefing harian, laporan status kamar, dan koordinasi langsung mampu meningkatkan efisiensi operasional. Namun, tantangan seperti miskomunikasi masih dapat terjadi, yang memerlukan solusi berupa pelatihan komunikasi dan penggunaan teknologi pendukung. Efektivitas komunikasi antara front office dan housekeeping tidak hanya memastikan kelancaran operasional, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap kepuasan tamu. Dengan komunikasi yang baik, kedua departemen mampu bekerja secara sinergis untuk menjaga standar pelayanan yang tinggi.
REPRESENTASI PEREMPUAN IDEAL MASA KINI DALAM IKLAN WARDAH Ningrum, Rara Mustika
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iklan produk kosmetik kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan berperan dalam membentuk pandangan masyarakat tentang standar kecantikan. Perempuan ideal dapat digambarkan melalui tayangan yang melibatkan teks, gambar, maupun audio. Wardah, sebagai salah satu merek kosmetik, tidak hanya menonjolkan keunggulan atau deskripsi produk, tetapi juga menyajikan berbagai gambaran tentang perempuan. Tayangan yang disampaikan melalui iklan ini dapat memengaruhi masyarakat dan menjadi acuan dalam berpenampilan, serta menjadi standar dalam menilai orang lain. Dalam wacana gender, perempuan ideal masa kini digambarkan sebagai sosok yang mandiri, memiliki potensi besar, dan aktif di ranah publik. Namun, ada pula sifat lain yang mencirikan mereka, seperti kecenderungan untuk berbelanja, boros, dan gemar berlibur. Dari perspektif kelas, perempuan masa kini sering diasosiasikan dengan kelas menengah atas, yang terlihat dari pilihan fashion, mode transportasi, dan destinasi liburan. Representasi perempuan ideal masa kini sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial budaya masyarakat. Perempuan masa kini diberi kebebasan untuk memilih, apakah ingin mempertahankan sifat keibuan (domestik), berperan di ranah publik, atau menjalani keduanya. Stereotip yang bertahan, seperti kegemaran berbelanja, berlibur, dan selalu tampil cantik dengan berdandan, tetap ada. Kategori berikutnya adalah perempuan kosmopolitan, yaitu perempuan yang mampu keluar dari rumah bahkan melampaui batas negara. Perempuan kosmopolitan ini digambarkan dengan kecantikan dan gaya global, serta memiliki orientasi hiburan dan belanja yang tidak hanya bersifat lokal, melainkan juga internasional.
Penatausahaan Keuangan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) pada Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara Adare, Wisye Angreani; E.Masengi , Evi; Wawointana , Thelma
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara garis besar penulis melihat pelaksanaan penataausahan keuangan SIPD di Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara belum mencapai sasaran dari pemerintah pusat yakni mengelola dana secara efektif, efisien dan akuntabel seperti yang tercantum pada UU nomor 2023 tahun 2014 pasal 280 ayat 2 (1) untuk itulah penulis menganggap perlu diadakan penelitian terkait faktor yang mempengaruhi Penatausahaan SIPD serta bagaimana meningkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan untuk mendapatkan gambaran keseluruhan obyek penelitian secara akurat dan menginterpretasi apa yang ada (bisa mengenai kondisi atau hubungan yang ada, pendapat yang sedang tumbuh, proses yang sedang berlangsung, akibat atau efek yang terjadi atau kecenderungan yang tengah berkembang), serta pelaksanaannya tidak terbatas hanya sampai pada pengumpulan dan penyusunan data, tetapi meliputi pengkajian, analisis dan mendeskripsikan data tersebut. Berdasarkan hasil penelitian di dapat bahwa Proses penatausahaan keuangann penerimaan SIPD pada dinas pariwisata adalah pencatatan penerimaan retribusi objek wisata yang menjadi kewenangan Provinsi Sulawesi Utara juga penerimaan lainnya dari pengembalian TGR dari pegawai dengan kelebihan pembayaran.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI INDONESIA (MBS) DI SMA NEGERI I AMURANG Rumengan, Yani Handri; Tengker , Lydia Nova
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan di Indonesia menjadi fokus utama untuk menghadapi persaingan global. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), yang memberikan otonomi kepada sekolah untuk mengatur sumber daya dan membuat keputusan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi MBS di Indonesia, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap mutu pendidikan. Hasil menunjukkan bahwa MBS dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, partisipasi masyarakat, dan motivasi guru serta siswa. Namun, implementasi yang belum merata dan kurangnya kapasitas manajemen menjadi tantangan utama.
STRATEGI KOMUNIKASI BMKG SUMBAWA  DALAM KEGIATAN “OPTIMALISASI DISEMINASI INFORMASI”: (Studi Kasus Informasi Klimatologi bagi Masyarakat Moyo Hilir di Bidang Pertanian) Rakhmatullah, Vivin Nila; Taubih, Lalu Ahmad; Sofiatry, Eri; Nuha , Shabrina
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai langkah-langkah yang dilakukan BMKG Sumbawa dalam upaya mengatasi isu permasalahan terkait belum memadainya informasi klimatologi di bidang pertanian dengan melaksanakan kegiatan optimalisasi diseminasi informasi klimatologi di bidang pertanian. Penelitian ini menggunakan teori strategi komunikasi Anwar Arifin, yaitu mengenal khalayak, menetapkan metode, menyusun pesan dan seleksi penggunaan media. Metode yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan, observasi dan wawancara dengan informan kunci serta informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilaksanakan oleh BMKG Sumbawa adalah mengenal khalayak yang merupakan para petani kecamatan Moyo Hilir. Kemudian, menyusun pesan dengan mempelajari dan mengolah pesan menjadi sederhana berbentuk inforgrafis serta penjelasannya. Kemudian, menetapkan metode yang digunakan dalam penyampaian pesan di antaranya adalah metode redundancy, informatif, edukatif, dan persuasif. Terakhir, seleksi penggunaan media yaitu menggunakan grup whatsApp besama Badan Penyuluh Pertanian (BPP). Dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan juga bahwa strategi kegiatan diseminasi informasi klimatologi menggunakan media grup whatsApp jauh lebih baik dari sebelumnya, informasi iklim lebih cepat dan mudah untuk disebarkan kepada masyarakat petani, serta isu permasalahan dapat diatasi.
DINAMIKA OPINI PUBLIK DI INSTAGRAM TERHADAP KENAIKAN PAJAK 12% : STUDI KASUS PADA KONTEN DI AKUN @GERINDRA Derawa, Kasyfi Abi; Suseno , Ari
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika opini publik di media sosial Instagram terhadap kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10% menjadi 12%, dengan fokus pada konten yang diunggah akun @Gerindra. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengeksplorasi strategi komunikasi politik, respons warganet, dan pola opini publik yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun strategi komunikasi mampu menarik perhatian audiens, narasi yang cenderung emosional dan defensif justru memperkeruh persepsi publik. Sebagian besar warganet memberikan respons negatif, menilai kebijakan tersebut memberatkan masyarakat kecil. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang transparan, berbasis data, dan inklusif untuk meningkatkan penerimaan publik terhadap kebijakan.
MANAJEMEN KOMUNIKASI PADA TRANSISI KEPEMIMPINAN YAYASAN NAILUFAR JAKARTA TIMUR DALAM PEMULIHAN CITRA Marlina, Nani
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan di Yayasan Nailufar Jakarta Timur mengalami transisi yang menghadirkan perubahan dan tantangan yang signifikan dalam khususnya pada aspek komunikasi. Hal itu memengaruhi stabilitas internal dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen komunikasi yang diterapkan yayasan dalam proses transisi kepemimpinan serta langkah dan strategi untuk memulihkan citra institusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap pengelola yayasan, guru, dan orang tua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan informasi, keterlibatan pemangku kepentingan, serta perbaikan kualitas layanan pendidikan menjadi kunci keberhasilan pemulihan citra yayasan. Namun, tantangan berupa kurangnya transparansi awal dan keterbatasan tenaga pengajar tetap menjadi hambatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam menyusun strategi komunikasi efektif untuk institusi pendidikan yang mengalami transisi kepemimpinan.
Pengaruh Exposure Google Review dan Service Excellent Terhadap Kepuasaan Pengguna Jasa Di Kamar Kost Quro Surabaya Qurrota A`yun, Hajar; Sadono , Teguh Priyo; Hamim, Hamim
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan persaingan di era digitalisasi pada industri penginapam di Indonesia yang kian sengit, hal demikian mendorong pemilik usaha dalam memberi sebuah layanan yang baik supaya pelanggan merasakan kepuasan serta tidak menyebabkan keluhan serta memberikan ulasan baik pada google review. Penelitian ini ditujukan guna memahami pengaruh google review serta pelayanan prima (service excellent) atas kepuasan pelanggan pada kamar kost quro di surabaya. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini yakni pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sejumlah pengguna yang mana total sampelnya yakni 34 responden. Teknik pengambilan sampel memakai Purposive Sampling melalui syarat yakni pelanggan aktif pengguna jasa kamar kost quro dan status pelanggan: mahasiswa, pekerja, dan magang. Analisis yang dipakai yakni uji reabilitas, uji validitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, analisis deskriptif, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian memerllihatkan bahwasanya (1) google review serta pelayanan prima punya pengaruh simultan terhadap kepuasan pelanggan yang bernilai F hitung senilai 29,984 serta nilai signifikan senilai 0,000;(2) google review punya pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan bernilai t hitung senilai 5,240 serta nilai signifikan senilai 0,000;(3) Pelayanan prima punya pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan bernilai t hitung senilai 5,240 serta nilai signifikan senilai 0,000. Hasil analisis koefisien determinan diperlihatkan bahwasanya pengaruh variabel googgle review dengan pelayanan prima terhadap kepuasan senilai 61,7%.
KOMUNIKASI KRISIS MEDIA SOSIAL DALAM MEMPERTAHANKAN REPUTASI TERHADAP KASUS BRAND ERSPRO Linko, Bagas Marbu
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis komunikasi di media sosial merupakan fenomena yang semakin kompleks, mengingat karakteristik media sosial yang cepat dan mudah diakses oleh banyak orang. Proses komunikasi yang terpengaruh oleh faktor-faktor ini dapat menciptakan kesalahpahaman, memperburuk reputasi, atau bahkan memicu krisis yang lebih besar. Krisis ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), ketidakjelasan pesan yang disampaikan, atau bahkan serangan terhadap suatu merek atau individu. Bagian Pertama artikel ini berisi penjelasan Media sosial telah mengubah praktik Public Relations (PR). Salah satu area yang berubah adalah aktivitas komunikasi krisis. Peneliti Menggunakan pendekatan Metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana media sosial , krisis bisa menjadi lebih kompleks. Arus informasi, ketidakjelasan, dan gosip, tengah meningkat. Para praktisi PR harus terlibat dalam pemanfaatan media baru dan sosial media dalam rencana komunikasi krisis mereka. Sebelum melakukan itu, praktisi PR harus mengubah cara pandang mereka terhadap media sosial pentingnya komunikasi dalam manajemen krisis dan pentingnya penggunaan media sosial dan media baru dalam komunikasi krisis.
MAKNA KERJA GENERASI Z DI TENGAH TREN TAGAR DESPERATE (#DESPERATE) PADA APLIKASI LinkedIn Aminah, Siti
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial, khususnya LinkedIn, menjadi platform utama bagi generasi muda, terutama Generasi Z, untuk mengekspresikan diri dan membangun identitas profesional. Fenomena tagar #desperate yang muncul di LinkedIn mencerminkan perasaan frustrasi dan ketidakpastian Generasi Z terkait dunia kerja, yang sering kali tidak sesuai dengan ekspektasi mereka terhadap pekerjaan yang bermakna dan seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana Generasi Z memaknai pekerjaan dalam konteks tren ini, serta untuk memahami dampaknya terhadap persepsi mereka tentang karier dan pencarian kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis, yang bertujuan untuk memahami makna subjektif yang dibangun oleh Generasi Z terkait dunia kerja melalui tagar #desperate di LinkedIn. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa fenomena tagar #desperate mencerminkan perasaan frustrasi dan keputusasaan Generasi Z dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif dan penuh tekanan. Penggunaan tagar ini menjadi medium untuk mengekspresikan pengalaman emosional mereka yang sulit diungkapkan secara langsung, serta menggambarkan ketegangan antara ekspektasi dan kenyataan dalam karier. Pendekatan fenomenologi membantu memahami pengalaman subjektif ini, sementara teori makna menunjukkan bahwa Generasi Z memaknai pekerjaan tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga nilai-nilai pribadi, emosional, dan sosial. Media sosial, khususnya LinkedIn, berperan sebagai platform yang mempengaruhi persepsi mereka terhadap pekerjaan, baik sebagai alat untuk pertumbuhan maupun sebagai sumber tekanan mental. Fenomena ini mengindikasikan bahwa Generasi Z mencari makna dalam karier mereka di tengah kesulitan dan kebingungannya, dengan proses lebih dihargai daripada hasil akhir.