cover
Contact Name
Alvaro R. Simatupang
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6282142428742
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : 30327482     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Komunitas Meneliti dan Menulis (Kolibi). Jurnal nasional ini bertujuan untuk mendiseminasikan penelitian ilmu komunikasi di berbagai bidang antara lain Komunikasi Politik, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Pemasaran dan Komunikasi Pembangunan.
Articles 190 Documents
EVALUASI KINERJA DAN TANTANGAN KEBIJAKAN FOOD ESTATE DALAM MENCAPAI KETAHANAN PANGAN NASIONAL Hutasoit, Riris Duma Agustina; Sitinjak, Uce Binsar Sahat Maruli; Zulkarnaini, Zulkarnaini
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan nasional merupakan isu strategis kompleks yang memerlukan intervensi komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengevaluasi kinerja dan tantangan kebijakan Food Estate dalam konteks ketahanan pangan Indonesia. Melalui analisis sistematis terhadap 10 artikel dari basis data PubMed periode 2019-2024, penelitian mengeksplorasi dimensi sosial, ekonomi, teknologi, dan kelembagaan yang memengaruhi implementasi kebijakan. Metodologi penelitian mengadopsi protokol PRISMA dengan proses seleksi bertingkat, mencakup pencarian sistematis, skrining, evaluasi kelayakan, dan sintesis kualitatif menggunakan software NVivo. Temuan mengungkapkan bahwa keberhasilan Food Estate bergantung pada transformasi digital pertanian, mekanisasi, pendekatan berbasis ekosistem, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Faktor kritis meliputi inovasi teknologi, adaptasi iklim, diversifikasi produksi, dan partisipasi masyarakat lokal. Penelitian menegaskan bahwa kebijakan Food Estate tidak sekadar strategi peningkatan produktivitas, melainkan upaya sistemik membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan resilien menghadapi dinamika global. Rekomendasi mencakup penguatan koordinasi kelembagaan, akselerasi transformasi digital pertanian, dan pengembangan model partisipatif inklusif.
PERAN DAN TANTANGAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN SEMAMPIR DALAM MENYUKSESKAN PILKADA 2024 Oesijanto, Dimas Dewangga Permana
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkaji peran strategis panitia pemilihan kecamatan (PPK) dalam pelaksanaan pilkada 2024 di kecamatan semampir kota surabaya provinsi jawa timur. Fokus utama penelitian ini adalah pada tugas dan fungsi PPK,tantangan yang mereka hadapi di lapangan, serta dampak kebijakan ternaru terhadap evektifitas kerja mereka. Data di kumpulkan melalui studi literatur dan wawancara dengan anggota PPK di kecamatan semampir kota surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PPK memiliki peran penting dalam memastikan pilkada berjalan lancar dan trasparan, mereka menghadapi berbagai macam tantangan, termasuk kurangnya sumber daya, tekanan politik, dan kendala logistik.
MEWUJUDKAN JAKARTA YANG HARMONIS: Upaya Ridwan Kamil dalam Memperkuat Kerukunan Antarumat Beragama dalam Pilkada Jakarta 2024 Lestari, Ditya Dwi; Pohan, Widya El Amiranty; Fitriah, Fitriah
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas strategi kampanye Ridwan Kamil dalam Pilkada 2024 di Jakarta dengan menitikberatkan pada pengelolaan keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Kampanye tersebut mengusung pendekatan inklusif yang melibatkan berbagai kelompok lintas agama sekaligus menangani isu-isu konkret seperti penyelesaian masalah sertifikat tanah gereja di Kelapa Gading. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi terhadap video kampanye yang diunggah melalui kanal YouTube termasuk wawancara dengan tokoh agama dan relawan yang berpartisipasi dalam program "Curhatin Jakarta". Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ridwan Kamil memiliki komitmen yang jelas untuk membangun suasana inklusif dan menjaga kerukunan antarumat beragama melalui komunikasi politik yang responsif terhadap permasalahan sosial. Kampanye yang menitikberatkan pada penyelesaian isu konkret seperti sertifikat tanah gereja terbukti mampu memperkuat hubungan antara calon pemimpin dan masyarakat, meningkatkan efektivitas komunikasi, serta mendorong stabilitas sosial yang lebih solid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi kampanye yang melibatkan lintas agama dan mendengar aspirasi masyarakat secara langsung efektif memperkuat hubungan emosional serta keberagaman dan toleransi sosial.
Peran Program 'Jejak Si Gundul' Dalam Memperkenalkan Budaya Lokal Kepada Generasi Muda Darmawati, Darmawati; Akbar , Muhammad Zidan
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program televisi memainkan peran signifikan dalam mempromosikan budaya lokal kepada generasi muda, terutama di era globalisasi yang semakin mendominasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi program "Jejak Si Gundul" dalam mengedukasi serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap keberagaman budaya Indonesia. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah minimnya ketertarikan generasi muda terhadap budaya tradisional, yang sebagian besar disebabkan oleh pengaruh kuat budaya populer asing. Sebagai program berbasis eksplorasi budaya, "Jejak Si Gundul" menawarkan pendekatan melalui penyajian visual yang menarik, narasi yang edukatif, serta pengemasan modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan tinjauan literatur untuk menganalisis peran program televisi dalam memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Temuan awal menunjukkan bahwa program ini mampu membangkitkan minat generasi muda terhadap budaya lokal melalui penyajian tradisi yang sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari. Penonton juga mengapresiasi program ini sebagai sumber pengetahuan yang memperluas wawasan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya nasional. Namun demikian, tantangan berupa durasi tayangan yang terbatas serta cakupan penonton yang belum merata masih menjadi hambatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut untuk mengoptimalkan dampaknya.
ANALISIS KONTEN BAGAIMANA BERITA VIRAL DI “X” MENGGIRING OPINI PUBLIK PADA MAHASISWA JURNALISTIK: STUDI KASUS GUS MIFTAH Rudhani, Goenersya Haidar; Septika , Ghina; Hasibuan , Dini Amalia; Chairina, Chairina
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Konten Bagaimana Berita Viral di “X” Menggiring Opini Publik Pada Mahasiswa Jurnalistik: Studi Kasus Gus Miftah” (Studi Deskriptif Kualitatif Motif Penggunaan Sosial Media “X” Dalam Mencari Sumber Berita Gus Miftah Pada Mahasiswa/I Jurnalistik Uin Sumatera Utara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media sosial “X” yang memuat berita viral mengenai Gus Miftah pada kalangan mahasiswa Jurnalistik di UIN Sunatera Utara dan untuk mendeskripsikan kebutuhan berita viral mahasiswa/I dalam mengakses berita tersebut. Paradigma penelitian adalah konstruktivisme. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi, new media, teori kebutuhan, teori uses and gratifications, dan jejaring sosial. Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah dua orang mahasiswa/I UIN Sumatera Utara yang mengikuti kasus Gus Miftah di Twitter (X) dan tiga opini publik dari netizen mengenai kasus Gus Miftah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menunjukkan berita Gus Miftah yang viral di “X” sehingga menggiring opini publik ke persepsi negative dengan konten yang banyak diunggah khalayak.
Implementasi Kebijakan Pembinaan Anak Jalanan di Kota Pekanbaru Meidiati, Selvira; Zulkarnaini , Zulkarnaini
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui Implementasi Kebijakan Pembinaan Anak Jalanan di Kota Pekanbaru dan faktor yang menjadi penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya Komunikasi yang dilakukan oleh Dinas Sosial dengan stakeholder terkait belum berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan sehingga masih terdapat keluhan dari pihak panti sosial. Sumber daya manusia yang dimiliki Dinas Sosial sudah cukup akan tetapi sumber daya anggaran dinilai masih kurang. Disposisi yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan pihak terkait dapat dikatakan cukup baik, akan tetapi belum berhasil menurunkan jumlah anak jalanan. Struktur Birokrasi Dinas Sosial sudah cukup baik, hanya saja SOP yang dilaksanakan dalam program pembinaan anak jalanan belum berjalan maksimal. Adapun faktor yang menjadi penghambat implementasi kebijakan pembinaan anak jalanan di Kota Pekanbaru yaitu faktor orangtua yang kurang peduli dan faktor mental anak yang sulit dirubah.
Perubahan Digitalisasi dalam Membangun Etika Pancasila Pada Lingkup Komentar di Media Sosial Yuliyanti, Yuliyanti; Gunawan , Nazla Primanita; Kurnianto, Febry; Antoni, Herli
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa dampak signifikan pada pola komunikasi masyarakat Indonesia, termasuk dalam budaya komentar. Namun, kebebasan berkomunikasi di media sosial sering kali diwarnai oleh ujaran kebencian, hoaks, dan perilaku tidak etis yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Terlebih ketika digitalisasi telah menjadi bagian hidup dari masyarakat, maka peran pendidikan kewarganegaraan dan Pancasila dapat menjadi salah satu tameng pencegah pelanggaran norma. Pencegahan yang dilakukan melalui program pendidikan sangat penting untuk mewujudkan generasi emas yang beradab, beretika, dan berprestasi untuk bangsa Indonesia. Melalui dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua, guru, ataupun masyarakat dapat menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara membangun etika Pancasila dalam budaya komentar di media sosial sebagai upaya menciptakan ruang digital yang lebih sehat, bermoral, dan inklusif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus pada beberapa platform media sosial populer di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, seperti penghormatan terhadap perbedaan (sila ketiga), keadilan sosial (sila kelima), dan kemanusiaan yang adil dan beradab (sila kedua), dapat diintegrasikan melalui edukasi digital, penguatan literasi media, dan kolaborasi antara pemerintah, platform media sosial, serta masyarakat. Penerapkan etika Pancasila diharapkan menjadi dasar budaya komentar di media sosial dapat mendukung persatuan dan harmoni dalam masyarakat Indonesia. Etika Pancasila merupakan salah satu cabang filsafat yang bersumber dari lima sila Pancasila. Ini adalah seperangkat nilai dan norma moral yang memandu perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari (Priwardani et al., 2023).
MEDIA DAN TEKNIK HUMAS DI LEMBAGA PENDIDIKAN Aprilia, Tika Dwi; Irawan , Nopi; Fathurrochman , Irwan
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan masyarakat (Humas) memiliki peran penting dalam mendukung citra positif dan komunikasi strategis lembaga pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji media dan teknik yang digunakan dalam praktik Humas di lembaga pendidikan, serta dampaknya terhadap efektivitas komunikasi dan reputasi institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara mendalam pada praktisi Humas di beberapa lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital, seperti media sosial dan situs web, menjadi alat utama untuk menyampaikan informasi secara cepat dan luas. Selain itu, teknik komunikasi interpersonal, seperti seminar, workshop, dan open house, efektif dalam membangun hubungan dengan orang tua, siswa, dan masyarakat. Kombinasi penggunaan media modern dengan teknik tradisional memungkinkan lembaga pendidikan untuk mencapai audiens yang beragam dan meningkatkan kepercayaan publik. Kesimpulannya, keberhasilan strategi Humas di lembaga pendidikan bergantung pada pemilihan media yang tepat, pesan yang relevan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi.
INOVASI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN SEBAGAI STRATEGI TRANSFORMASI MUTU DAN DAYA SAING SEKOLAH: Marketing Innovation in Educational Services as a Strategy for School Quality Transformation and Competitiveness Anggriani, Wita; Aglesia, Ade Sonni; Fathurrochman, Irwan
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop an innovative educational service marketing model to enhance school quality and competitiveness. The primary focus of this research is to explore various innovative marketing strategies, such as digital marketing, branding, collaboration with local communities, and improved customer service, that play a role in increasing community participation and strengthening the relationship between schools and their surrounding environment. The findings reveal that digital marketing is effective in accelerating information dissemination, enhancing two-way communication, and expanding community involvement in educational quality development. However, the main challenges faced are technological disparities and resistance to change, which require strategic solutions to optimize the implementation of innovative marketing. This article provides both practical and theoretical contributions to innovative marketing-based educational management aimed at improving school quality and competitiveness.
TRANSPARANSI INFORMASI DPRD PROVINSI SUMATERA SELATAN KEPADA MASYARAKAT KOTA PALEMBANG Indri, Indri
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang efektif antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan masyarakat merupakan elemen kunci untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif dalam proses pemerintahan. Namun, sering kali terdapat berbagai hambatan yang menghalangi komunikasi ini, yang berpotensi menimbulkan kesenjangan informasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami hambatan-hambatan yang ada dalam komunikasi antara DPRD dan masyarakat, serta merancang solusi yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi. Penelitian ini mengkaji berbagai kendala yang mempengaruhi penyampaian informasi, termasuk kendala teknis, keterbatasan saluran komunikasi, dan kurangnya transparansi.