cover
Contact Name
Pius A. L. Berek
Contact Email
francisdomin2018@gmail.com
Phone
+6282236339527
Journal Mail Official
francisdomin2018@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Jalan Km 09 Kelurahan Sasi, Kefamenanu NTT
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Sahabat Keperawatan
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 26561115     DOI : https://doi.org/10.32938/jsk.v6i01
Core Subject : Health,
Jurnal Sahabat Keperawatan Universitas Timor adalah jurnal akses bebas yang mengulas tentang Keperawatan dan Kesehatan secara umum. Semua artikel yang diterbitkan melalui proses peer review. Diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan Agustus. Setiap kali diterbitkan paling sedikit terdiri dari lima artikel.
Articles 131 Documents
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG BERSTATUS SEBAGAI KEPALA KELUARGA (STUDI : RUANG HEMODIALISA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN) Indah Fatmawati, Zuliya; Wiludjeng, Rahaju; Syauqi Zen, Ahmad
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 01 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i01.9136

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang signifikan, mempengaruhi keseimbangan metabolisme, cairan, dan elektrolit, serta menyebabkan penumpukan sisa metabolik dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan psikologis pasien GGK yang berstatus kepala keluarga di ruang hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan sampel sebanyak 43 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis secara univariat Hasil: Hasil Analisis Deskriptif untuk Kesejahteraan Psikologis yaitu didapatkan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang berstatus sebagai kepala keluarga di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dengan Kesejahteraan Psikologis kategori Sangat Tinggi sebanyak 23 orang atau 53.5%, Kesejahteraan Psikologis kategori Tinggi sebanyak 20 orang atau 46.5%. Kesimpulan: Sebagian besar pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang berstatus sebagai kepala keluarga menunjukkan tingkat kesejahteraan psikologis yang sangat tinggi. Ini menunjukkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dan mempertahankan kualitas hidup yang baik.
STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ASMA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF Thius, Aprilia; Sanan, Yane Cristiana Ua; Naibili, Maria Julieta E.
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 01 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i01.9140

Abstract

Latar Belakang: Asma adalah salah satu penyakit tidak menular yang bersifat kronis. Asma dapat menyebabkan masalah pola napas tidak efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui asuhan keperawatan pada pasien asma. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus Partisipan dalam studi kasus ini 2 orang pasien asma. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Gabriel Manek, SVD Atambua. Analisis data yang digunakan dalam studi kasus ini adalah analisis deskriptif. Hasil: Pasien mengeluh sesak napas, wheezing, dan batuk. Diagnosa keperawatan pada pasien yaitu pola napas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas. Intervensi pada studi kasus ini adalah observasi tanda-tanda vital, pemberian posisi semi fowler,edukasi relaksasi napas dalam dan nebulizer. Hasil implementasi hari ketiga ketiga masalah pola napas teratasi.Kesimpulan: observasi tada-tanda vital, pemberian posisi semi fowler, edukasi relaksasi napas dalam dan kolaborasi pemberian nebulizer perlu dilakukan secara rutin dan penting untuk di ajarkan kepada keluarga.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA : MASALAH POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF DENGAN INTERVENSI POSISI SEMI FOLWLER Ratu, Melky; Rohi, Elfrida; Billi, Sariyati
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 01 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i01.9193

Abstract

Bronchopneumonia is a type of pneumonia which is inflammation of the respiratory tract that occurs from the bronchi to the alveoli. The causes of bronchopneumonia can vary, namely bacteria, viruses, fungi, protozoa, and foreign substances. The aim of this case study is to determine the description of nursing care for children experiencing bronchopneumonia with a focus on the problem of ineffective breathing patterns in the semi-Fowler position. This type of research is a descriptive method, namely making a comparison between two clients. The subject in this case was a pediatric patient diagnosed with bronchopneumonia in the Dahlia room. The results of the study show that the problem of ineffective breathing patterns can be resolved by using nursing care, namely the semi-follower position where the criteria determined by the results of the implementation carried out by the patient have a response that shows the development of the patient's decreased dyspnea, decreased orthopnea, decreased nostril breathing, improved respiratory frequency, improved respiratory depth.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS HALIWEN Amferis, Meliana Neni; Nahak, Maria Paula Marla; Berek, Pius Almindu Leki
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10044

Abstract

Anemia pada masa kehamilan dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan dan dapat memberikan efek negatif pada proses pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan hingga berpotensi menyebabkan kematian pada ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan tentang pencegahan anemia dalam kehamilan terhadap pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Haliwen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment One Group dengan Pre-test-post-test design yang dilakukan di Puskesmas Haliwen pada tanggal 3 Maret – 28 Maret 2025. Sampel diambil menggunakan consecutive sampling sejumlah 30 orang di Puskesmas Haliwen. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan nilai mean sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan sebesar 70,50 meningkat menjadi 91,33. Hasil uji Wilcoxon sign rank test menunjukkan nilai p value= 0,000 (<0,05), artinya ada pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media lembar balik terhadap pengetahuan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Haliwen. Ada pengaruh pemberian edukasi kesehatan menggunakan media lembar balik tentang pencegaha anemia dalam kehamilan di wilaya kerja Puskesmas Haliwen (P value = 0,000). Diharapkan agar Puskesmas Haliwen tetap mempertahankan apa yang sudah dilakukan, yaitu mempertahankan pemeriksaan ANC, kunjungan posyandu dan kunjungan rumah untuk ibu-ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan ANC, agar meningkatkan status kesehatan ibu hamil dan janin.
PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK MOZART DALAM MEREDAKAN NYERI PADA PASIEN YANG SEDANG MENJALANI PERAWATAN LUKA ULKUS DIABETES MELLITUS Nuraeni, Siti; Hamdani, Dadi
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10080

Abstract

Pendahuluan:Luka diabetes (ulkus diabetikum) adalah salah satu komplikasi jangka panjang dari penyakit diabetes yang ditandai dengan luka terbuka di bagian kaki. Luka ini biasanya disertai rasa nyeri karena kerusakan saraf (neuropati) dan gangguan aliran darah. Rasa nyeri yang berlangsung lama bisa mengganggu kenyamanan hidup pasien dan memperlambat penyembuhan luka. Salah satu cara untuk membantu meredakan nyeri tanpa obat adalah dengan terapi musik klasik, seperti musik dari Mozart, yang diketahui bisa membuat tubuh lebih rileks dan membantu mengurangi rasa sakit. Tujuan:Dilakukan penelitian ini untuk memberikan asuhan keperawatan terapi musik klasik Mozart dalam meredakan nyeri pada pasien yang sedang menjalani perawatan luka ulkus diabetes mellitus Metode:Deskriptif penelitian ini menggunakan desain studi kasus pendekatan proses keperawatan, yaitu pengkajian,diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil:Dari pengkajian, ditemukan bahwa pasien atas nama Ny. I mengalami nyeri akut karena cedera fisik. Terapi dilakukan selama dua hari dengan menggunakan pedoman intervensi keperawatan (SIKI). Setelah sesi pertama terapi musik, tingkat nyeri pasien turun dari skala 6 menjadi 5. Pada pertemuan kedua, nyerinya menurun lebih banyak lagi, dari skala 5 menjadi 3 (dari total skala 0–10). Menunjukkan bahwa terapi musik Mozart membantu meredakan nyeri dan bisa digunakan sebagai terapi tambahan untuk pasien dengan ulkus diabetikum. Kesimpulan:Terapi musik klasik Mozart yang diberikan selama 15 menit terbukti bisa mengurangi nyeri pada pasien luka diabetes. Tingkat nyeri diukur menggunakan Skala Numerik Nyeri (NRS) sebelum dan sesudah terapi. Hasilnya, pada pertemuan pertama rasa sakit turun dari skala 6 menjadi 5 (0-10), dan pada pertemuan kedua menurun lagi dari skala 5 menjadi skala 3 (0-10).
IMPLEMENTASI PEMBERIAN ZINC CHITOSAN CREAM TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIKUM Winda, Siti; Dadi Hamdani
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10081

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi kronis yang serius pada penderita diabetes mellitus, dengan risiko tinggi terhadap infeksi, gangren, dan amputasi ekstremitas bawah. Ulkus diabetikum ditandai dengan luka terbuka pada ekstremitas bawah yang sulit sembuh akibat neuropati perifer dan gangguan vaskular. Oleh karena itu butuh penanganan yang tepat, salah satunya adalah perawatan luka modern dengan penggunaan zinc chitosan cream, yang menggabungkan sifat antimikroba seng (zinc) dan biopolimer kitosan untuk mempercepat penyembuhan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pemberian zinc chitosan cream terhadap proses penyembuhan ulkus diabetikum dalam konteks asuhan keperawatan di Rumah Luka Pangandaran. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan. Proses pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi, pelaksanaan tindakan, hingga evaluasi dilakukan secara sistematis pada klien dengan ulkus diabetikum. Hasil: Setelah dilakukan implementasi hasil menunjukkan bahwa pemberian zinc chitosan cream secara konsisten selama 6 hari memberikan dampak positif terhadap penyembuhan luka, ditandai dengan tidak adanya slough, penurunan eksudat, perubahan pada warna luka, dengan total skor pengkajian luka berdasarkan Betes Jensen di pertemuan pertama sebanyak 39 dan pada pertemuan terakhir sebanyak 29. Kesimpulan: Dari penelitian ini menunjukkan bahwa zinc chitosan cream dapat mempercepat dalam proses penyembuhan ulkus diabetikum sebagai bagian dari perawatan luka modern yang mendukung prinsip moist wound healing.
PEMBERIAN ANTISEPTIK PHMB (POLYHEXAMTHYLENE BIGUANIDE) DENGAN RESIKO INFEKSI PADA PENDERITA ULKUS DIABETES MELLITUS Aryanti, Ayu Sri; Hamdani, Dadi
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10084

Abstract

Background: Diabetic foot ulcers are a serious complication of Diabetes Mellitus (DM) that carry a high risk of infection Chronic hyperglycemia impairs the immune system, making wound healing slow and increasing susceptibility to microbial invasion An effective wound care strategy is essential to reduce the risk of complications One of the innovations used in wound treatment is the application of Polyhexamethylene Biguanide (PHMB), an antiseptic agent with strong antimicrobial properties that promotes tissue regeneration and infection control Objective: To evaluate the effectiveness of PHMB application in reducing infection risk and enhancing wound healing in patients with diabetic foot ulcers. Method: Case studies using a nursing care approach using descriptive methods include assessment, diagnosis, intervention, implementation, evaluation, and documentation. Data were collected through participatory observation, interviews, literature studies, and supporting examinations of patients with diabetic ulcers. Results: The use of dressings containing PHMB has been proven to reduce the amount of exudate, accelerate the process of tissue granulation, reduce pain, and significantly reduce the area of ​​the wound. After 2 treatments, the results of the wound assessment by Bettes Jensen showed a decrease from 32 to 30. Conclusion: Providing PHMB antiseptic is a diabetic ulcer treatment, can prevent the risk of infection, and accelerate the granulation process of new tissue
Studi Kasus: Penerapan Hidroterapi Dan Helioterapi Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Puu Weri Kabupaten Sumba Barat Hutri, Melania Leovani Lasadip; Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri; Paju, Wanto
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10087

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin. Ketidakstabilan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe dapat menyebabkan komplikasi serius seperti nefropati, retinopati, dan penyakit jantung. Terapi komplementer seperti hidroterapi dan helioterapi dinilai mampu membantu pengendalian kadar glukosa darah secara alami dan ekonomis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan hidroterapi dan helioterapi dalam menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Puuweri, Kabupaten Sumba Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek terdiri dari dua pasien DMT2 berusia 30–60 tahun, pasien dalam keadaan compos mentis, yang diberikan intervensi selama enam hari. Intervensi berupa hidroterapi (pemberian air putih minimal 1250 ml/hari) dan helioterapi (berjemur selama 10–20 menit pada pukul 07.00–09.00 pagi). Hasil: Setelah enam hari intervensi, kadar glukosa darah pasien Ny. L menurun dari 252 mg/dL menjadi 148 mg/dL, dan Tn. G dari 213 mg/dL menjadi 117 mg/dL. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua terapi efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah. Kesimpulan: Penerapan hidroterapi dan helioterapi terbukti efektif dalam menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien DMT2. Kedua metode ini dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologis yang mendukung pengelolaan diabetes dan peningkatan kualitas hidup pasien. Edukasi berkelanjutan bagi pasien dan keluarga sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI HAID PERTAMA KALI (MENARCHE) DI SMP NEGERI 1 ATAMBUA: GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI HAID PERTAMA KALI (MENARCHE) DI SMP NEGERI 1 ATAMBUA Seran, Aurelia; Usfinit, Paskalis; Ratu, Melkianus
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10115

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Ketika memasuki masa ini remaja putri mengalami menarche atau menstruasi pertama. Perubahan fisik, fisiologis, emosional, dan kognitif akan terjadi sehingga  remaja putri mengalami kecemasan, rasa takut, gelisah, khawatir dan menstruasi yang tidak teratur. Kondisi ini akan mengganggu tahapan perkembangan remaja, apabila tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang menarche. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri dalam menghadapi haid pertama kali (menarche) di SMP Negeri 1 Atambua. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan deskriptif yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan tentang suatu keadaan secara objektif. Uji analisa mengunakan distribusi frekuensi. Sampel penelitian sebanyak 70 responden, dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Pengetahuan remaja putri dalam menghadapi haid pertama kali (Menarche) dengan kategori baik sebanyak 64 siswi (91,4%), sedangkan hasil pengetahuan remaja putri dalam menghadapi haid pertama kali (Menarche) kategori cukup sebanyak 6 siswi (8.6%) Kesimpulan: Pengetahuan yang baik tentang menarche dapat membantu remaja putri mempersiapkan diri dengan baik dan dapat mengelolah perubahan fisik dan emosional dengan lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri di SMP Negeri 1 Atambua sangat baik. Pengetahuan yang baik tentang menarche ini, dapat membuat remaja putri lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi perubahan fisik dan emosional selama masa pubertas.
STUDI KASUS: PENINGKATAN KUALITAS MENYUSUI PADA IBU NIFAS PRIMIPARA DENGAN TERAPI PIJAT OKSITOKSIN atabatu, pastalia; Rohi, Elfrida; nitsae, veronika
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 7 No. 02 (2025): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v7i02.10179

Abstract

Pendahulan : Nifas primipara merupakan masa nifas yang dialami oleh ibu yang baru pertama kali melahirkan. Pada periode post partum ini menyebabkan terjadinya stres pada ibu primipara, dan akan mendatangkan masalah perubahan fisiologis dan psikologis pada ibu tersebut. Apabila pada saat menyusui ada keterhambatan dalam pemberiaan ASI maka akan  muncul menyusui tidak efektif, biasanya di tandai dengan bengkaknya payudara dan kondisi puting masuk kedalam. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi terjadinya menyusui tidak efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu ibu nifas primipara agar bisa meningkatkan produksi ASI dan bisa mengatasi masalah menyusui tidak efektif dengan terapi pijat oksitoksin. Metode yang digunakan yaitu desain studi kasus dengan jumlah sampel 2 responden yang mengalami masalah keperawatan yang sama. Instrumen penelitian yang di gunakan berupa wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta studi dokumentasi. Analisa data yang di pakai yaitu pengumpulan data menggunakan wawancara dengan format pengkajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saaat pengkajian awal didapatkan data ASI pasien keluar tetapi sedikit, pasien masih belum tau cara melakukan pijat oksitoksin serta Pasien masih belum tau cara menyusui bayi dengan baik dan benar sehinggah setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 didapatkan ASI pasien sudah bisa keluar dan lancar, pasien dan keluarga mampu mengulangi tindakan pijat oksitosin dan brest care sesuai yang di ajarkan, pasien dan keluarga sudah mengetahui tentang teknik menyusui yang baik dan benar. Saran diharapkan agar saat masa kehamilan rajin melakukan perawatan payudara dan bisa menerapkan pijat oksitoksin bagi ibu nifas primipara saat setelah selesai melahirkan.