cover
Contact Name
Pius A. L. Berek
Contact Email
francisdomin2018@gmail.com
Phone
+6282236339527
Journal Mail Official
francisdomin2018@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Jalan Km 09 Kelurahan Sasi, Kefamenanu NTT
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Sahabat Keperawatan
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 26561115     DOI : https://doi.org/10.32938/jsk.v6i01
Core Subject : Health,
Jurnal Sahabat Keperawatan Universitas Timor adalah jurnal akses bebas yang mengulas tentang Keperawatan dan Kesehatan secara umum. Semua artikel yang diterbitkan melalui proses peer review. Diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan Agustus. Setiap kali diterbitkan paling sedikit terdiri dari lima artikel.
Articles 131 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN PRE DAN POST KURETASE PADA IBU YANG MENGALAMI ABORTUS INKOMPLIT DENGAN MASALAH NYERI AKUT DI RSUD MGR. GABRIEL MANEK SVD, ATAMBUA Hoar, Fransiska Sita; Nahak, Maria Paula Marla; Rohi, Elfrida Dana F. Riwoe
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6425

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit dapat menyebabkan komplikasi seperti perdarahan, pervorasi, syok, infeksi, serta komplikasi terburuk yaitu kematian. Ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit dapat diatasi dengan memberikan intervensi melalui pendekatan proses keperawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit pre dan post kuretase dengan masalah keperawatan nyeri akut di ruang anggrek RSUD MGR Gabriel Manek SVD Atambua. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Studi kasus dilakukan pada 2 pasien. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 juni sampai dengan tanggal 6 juli 2023, di ruang anggrek RSUD MGR Gabriel Manek SVD Atambua. Hasil: Hasil penelitian menunjukan setelah diberikan intervensi melalui manajemen nyeri masalah nyeri akut pada ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit teratasi. Kesimpulan: Setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, masalah nyeri akut teratasi.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI ANEMIA IBU HAMIL YANG MENGONSUMSI TABLET BESI (FE) PADA TIGA PUSKESMAS DI WILAYAH KABUPATEN TTU Tonbesi, Yasintha T.; Neno, Oktoviana Oci
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6427

Abstract

Latar belakang: Anemia adalah salah satu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang terlalu sedikit, yang mana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi anemia ibu hamil yang mengonsumsi tablet besi (fe) pada tiga puskesmas di wilayah kabupaten TTU. Metode: Penelitian yang digunakan adalah studi observasional dengan desain cross sectional, populasi Ibu hamil sebanyak 37 orang. Jumlah sampel semua ibu hamil yang mengalami anemia, karena sampelnya tidak mencapai 100 orang maka dipakai total sampling. Teknik pengumpulan data primer dan data sekunder, dengan menggunakan kuisioner dan buku KIA. Lokasi pada tiga puskesmas di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara. Hasil: Uji bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai masing-masing variabel yang berhubungan dengan kepatuhan serta kejadian anemia dilihat dari nilai p-value < 0,05, sehingga semua variabel memiliki hubungan yang nyata. Hasil uji multivariat menggunakan uji regresi berganda diperoleh dua variabel yang sangat nyata mempengaruhi kepatuhan yaitu variabel pengetahuan dan perilaku, dengan variabel yang paling dominannya adalah variabel perilaku dengan nilai OR nya 17,681. Ibu hamil mengalami anemia di tiga Puskesmas di Wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara sebanyak 61,7%, karena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia, tingkat pengetahuan ibu hamil yang kurang baik di Wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara sebanyak 63,3% yang terbanyak pada puskesmas Nimasi kemudian puskesmas Manamas. Faktor anemia yaitu pengetahuan, sikap, perilaku, dan interaksi mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepatuhan, begitu pula antara kepatuhan dan kejadian anemia memiliki hubungan yang nyata, yang terbanyak pada puskesmas Manamas kemudian puskesmas Nimasi. Kesimpulan: Terdapat dua variabel yang sangat nyata mempengaruhi kepatuhan yaitu variabel pengetahuan dan perilaku
GAMBARAN EVALUASI PELAKSANAAN PERAN KADER POSYANDU BALITA DI DESA KABUNA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS HALIWEN Bere, Maria Fatima Fetok; Mau, Djulianus Tes; Usfinit, Paskalis Malafu
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6428

Abstract

Latar Belakang: Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat di mana masyarakat dapat melakukan konsultasi kesehatan dan memperoleh pelayanan kesehatan di tingkat desa. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan terpadu.Di dalam kegiatan posyandu terdapat beberapa petugas yang memiliki peran penting salah satunya adalah kader. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran evaluasi pelaksanaan peran kader posyandu balita di Desa Kabuna wilayah kerja UPTD Puskesmas Haliwen. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan evaluasi pelaksanaan peran kader posyandu balita di Desa Kabuna Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Haliwen. Dilaksanakan di 10 posyandu di Desa Kabuna Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Haliwen pada bulan Maret 2023 sampai dengan bulan Agustus 2023. Populasi adalah semua kader yang ada di Desa Kabuna, di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Haliwen yang berjumlah 50 orang. Hasil: didapatkan sebagian besar kader telah menjalankan perannya dalam pelaksanaan sistem lima meja dengan kategori baik (46 %) dan kategori cukup (54%). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader dalam pelaksanaan sistem lima meja berada pada kategori baik (46%) dan kategori cukup (54%).
GAMBARAN PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUANG INTERNIS RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2023 Novitarum, Lilis; Siallagan, Ance M; Telaumbanua, Vini Destrianingsih
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6429

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi terapeutik adalah suatu ilmu dan seni dalam bertukar pesan atau informasi antara perawat dengan klien sehingga dihasilkan suatu aspek penyembuhan. Komunikasi terapeutik juga memiliki tujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi klien melalui interaksi antara perawat dan klien. Komunikasi terapeutik merupakan hubungan perawat dan klien yang dirancang untuk memfasilitasi tujuan terapi dalam pencapaian tingkat kesembuhan yang optimal dan efektif. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran penerapan komunikasi terapeutik perawat dalam pelayanan keperawatan pada pasien rawat inap di ruang internis Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional, jumlah populasi 79 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner komunikasi terapeutik. Hasil: Hasil tahap pra interakasi menunjukkan kategori baik (96,2%) dan cukup baik (3,8%), berdasarkan tahap orientasi baik (80%) dan cukup baik ( 20%), berdasarkan tahap kerja baik (99%) dan cukup baik (1%), berdasarkan tahap terminasi baik (54%), cukup baik (44%) dan kurang baik (1%), berdasarkan komunikasi terapeutik baik (76%) dan cukup baik (24%). Kesimpulan: Di harapkan rumah sakit memberikan motivasi kepada perawat untuk tetap meningkatkan dan mempertahan kan komunikasi terapeutik perawat pada setiap pasien. Perawat juga diharapkan selalu menerapkan komunikasi terapeutik fase pra interaksi, fase orientasi, fase kerja, dan fase terminasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG STUNTING DI KELURAHAN UMANEN WILAYAH KERJA PUSKESMAS UMANEN Ratrigis, Diegosan Vitores; Mau, Djulianus Tes; Nahak, Maria Paula Marla
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6430

Abstract

Latar Belakang: Stunting atau pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11bulan) dan anak balita (12-59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, tetapi kondisi stunting baru nampak setelah anak berusia 2 tahun. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu balita tentang stunting di Kelurahan Umanen wilayah kerja Puskesmas Umanen. Metode: Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik, pada bulan Maret-April, dengan tujuan untuk mendeskripsikan gambaran pengetahuan Ibu balita tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas Umanen. Hasil: Penelitian yang dilakukan pada ibu balita yang mengalami stunting menunjukan bahwa sebagian besar Ibu balita mempunyai pengetahuan yang kurang baik tentang stunting di Puskesmas Umanen. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil sebagian responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik yaitu 62 responden (71,3%) dan minoritas berpengetahuan baik 25 responden (28,7%).
GAMBARAN PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SISWI SMAN 3 HALIWEN Akoit, Handrianus; Sanan, Yane Cristiana Ua; Bete, Rufina Nenitriyana S.
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6431

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara sampai saat ini masih menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia. Deteksi awal kanker payudara dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita. Tujuan: Mengetahui gambaran pengtahuan siswi tentang SADARI Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di SMAN 3 Haliwen Kab.Belu pada Bulan Januari 2024. Jumlah sampel sebanyak 50 orang siswi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling kuota. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan SADARI. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Sebagian besar (68%) siswi di SMN 3 Haliwen memiliki pengetahuan yang kurang tentang SADARI. Informasi yang paling banyak belum diketahui oleh siswi antara lain waktu yang tepat untuk melakukan SADARI (72%), usia yang tepat untuk melakukan SADARI (66%). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang SADARI perlu dilakukan pada siswi SMAN 3 Haliwen
GAMBARAN PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA STIKES SANTA ELISABETH MEDAN TINGKAT TIGA TAHUN 2022 Waruwu, Upixsona; Hizkia, Indra; Simorangkir, Lindawati
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6432

Abstract

Latar Belakang: Munculnya corona virus telah banyak menarik perhatian global, dan Pada 30 Januari WHO telah menyatakan COVID-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup sangat cepat dan sudah terjadi penyebaran antar negara. Sampai dengan tanggal 25 Maret 2020, dilaporkan total kasus konfirmasi 414.179 dengan 18.440 kematian (CFR 4,4%) akhirnya Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim, menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 pada Satuan Pendidikan dan Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (COVID-19) yang memberikan arahan bahwa kegiatan belajar mengajar oleh peserta didik dilakukan secara daring (online) dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona. Pembelajaran online menghubungkan pembelajar (peserta didik) dengan sumber belajarnya (database, pakar/instruktur, perpustakaan) yang secara fisik terpisah atau bahkan berjauhan namun dapat saling berkomunikasi, berinteraksi atau berkolaborasi. Tujuan: Penellitian ini dimaksud bertujuan untuk mengetahui Gambaran Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid Pada Mahasiswa STIkes Elisabeth Medan Tingkat Tiga Tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengambilan sampel mengunakan teknik total sampling sebanyak 150 responden. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden berada pada kategori persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring baik 77 (51,3%), aspek pengalaman belajar 88 responden (58,7%), aspek kapabilitas dosen 103 responden (68,7%) dan aspek sarana dan prasarana 84 responden (56,0%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian jumlah sampel 150 orang responden mengenai Gambaran Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Selama pademi covid Pada Mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Medan Tingkat Tiga tahun 2022 maka dapat disimpulkan Baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI KECAMATAN RAMBIPUJI KABUPATEN JEMBER Dianita, Eka Mei; Susanto, Tantut; Nur, Kholid Rosyidi Muhammad
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6433

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI merupakan hal penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi, namun praktek pemberian ASI jauh dari yang diharapkan karena pencapaian ASI eksklusif di Indonesia belum mencapai 80%. Masalah utama pemberian ASI yaitu perilaku pemberian ASI. Memberikan ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah pengetahuan ibu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI pada bayi usia 0-6 bulan di Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Metode: Desain penelitian cross sectional dilakukan pada 197 responden yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dengan stratified random sampling. Kuesioner karakteristik responden digunakan untuk menganalisis data responden; Maternal Knowledge on brestfeeding Questionnairedigunakan untuk menganalisis pengetahuan ibu; dan Early Infant Feeding Practices digunakan untuk menganalisis pemberian ASI. Analisa hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi 89%, memberikan ASI eksklusif 72,1% dan memberikan kolostrum 93,9%. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI (χ2 = 0,1; p-value = 0,6). Namun ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum (χ2 = 11,9; p-value = 0,01) di Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Kesimpulan: Oleh karena itu peningkatan pengetahuan ibu sangat diperlukan, untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif dan pemberian kolostrum pada bayi.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA DI MAN 1 SAMARINDA Fitria, A’isyah Riski; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Zulaikha, Fatma
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6434

Abstract

Latar Belakang: Dukungan orang tua sangat diperlukan dalam mengembangkan rasa percaya diri pada remaja. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak berdampak pada rasa percaya diri remaja. Hasil: Berdasarkan 165 tanggapan melalui Google Form, terdapat 6 (3,6%) pola asuh orang tua siswa I MAN 1 Samarinda dengan kategori gaya asuh otoriter, Terdapat 56 (33,9%) dan 13 (7,9%) responden cara mengasuh demokratis. Pola asuh yang orang tua toleran. Analisis Cho Square digunakan, dengan ambang signifikansi 5% dan nilai p 0,001-0,05. Karena p kurang dari 0,05 maka Ho ditolak. Kesimpulan: Di MAN 1 Samarinda terdapat keterkaitan antara pendekatan orang ta dengan rasa percaya diri remaja. Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Pola Asuh, Remaja
STUDI KASUS: PENERAPAN KOMPRES GEL ALOE VERA TERHADAP DERAJAT FLEBITIS AKIBAT PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM PEKERJA Purnamasari, Juni; Siroj, Fadhlurrohman; PermataSari, Putri
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6435

Abstract

Latar Belakang: Angka flebitis di Indonesia mencapai 50,11% melampaui standar yang ditetapkan Departemen Kesehatan RI yaitu 1,5%. Flebitis merupakan kondisi terjadinya inflamasi pada pembuluh darah vena akibat adanya kerusakan pada dinding pembuluh darah vena atau adanya gumpalan darah akibat pembekuan pembuluh darah. Salah satu upaya non farmakologi dari flebitis yaitu pemberian kompres gel Aloe Vera. Kompres gel Aloe Vera atau lidah buaya memiliki beberapa keunggulan yang dapat menurunkan bradikinin sehingga nyeri berkurang; mengandung luteol, beta sitosterol, compesterol yaitu steroid alami yang berperan sebagai anti inflamasi; mengandung asam salisilat yang menghambat prostaglandin pada reaksi inflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intervensi pemberian gel Aloe Vera terhadap flebitis akibat pemasangan infus pada anak. Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian yang diteliti sebanyak 2 orang. Subjek penelitian I berusia 1tahun 2 bulan dan subjek penelitian II berusia 6 bulan. Subjek penelitian yang diambil yaitu anak yang mengalami flebitis akibat pemasangan infus. Instrumen yang digunakan adalah Infusion Nurse Society (INS), SOP kompres Aloe Vera, meteran dan lembar observasi derajat flebitis. Kompres Aloe Vera diberikan selama 20 menit sebanyak 3 kali sehari, dengan interval minimal 5 jam sampai flebitis hilang. Hasil: Hasil penelitian studi kasus kompres gel Aloe Vera pada flebitis terdapat penurunan derajat flebitis dari derajat 3 menjadi derajat 0 pada kedua subjek penelitian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan derajat flebitis pada anak setelah diberikan kompres gel Aloe Vera. Kesimpulan: terdapat penurunan derajat flebitis pada anak setelah diberikan kompres gel Aloe Vera.

Page 11 of 14 | Total Record : 131