cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026" : 82 Documents clear
Kuliner sebagai Identitas Budaya dan Latar Sosial dalam Kakawin Sumanasāntaka Ilham Rimba Saputra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliner dalam Kakawin Sumanasāntaka mencerminkan identitas budaya dan struktur sosial masyarakat Jawa Kuno. Makanan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki makna sosial, budaya, dan religius. Dengan menggunakan teori gastronomi sastra dan identitas budaya, penelitian ini menunjukkan adanya stratifikasi sosial berdasarkan kasta, di mana bangsawan dan brahmana mengonsumsi makanan lebih beragam dibandingkan rakyat biasa. Kuliner juga berperan dalam sistem patronasi sebagai simbol loyalitas kepada penguasa. Selain itu, masyarakat Jawa Kuno bergantung pada sistem agraris dan sumber daya maritim. Konsumsi alkohol menjadi bagian dari praktik sosial dan keagamaan, termasuk dalam ritual Tantrayana seperti Panca Makara. Hal ini menegaskan bahwa makanan dan minuman memiliki nilai spiritual dalam ajaran Hindu-Buddha. Dengan demikian, kuliner dalam Kakawin Sumanasāntaka merepresentasikan struktur sosial, hubungan patronase, ketergantungan terhadap alam, serta nilai spiritual masyarakat Jawa Kuno.
Sekala-Niskala: Dinamika Makna Sakit Fisik dan Tidak Kasatmata dalam Kepercayaan Masyarakat Bali (2000-2025) I Gde Bayu Samudra; Riski Bagas Prakoso
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perspektif medis modern, sakit umumnya dipahami sebagai kondisi rasional yang dapat diukur melalui indikator klinis dan ditangani secara profesional. Namun, dalam realitas sosial masyarakat Bali, sakit tidak hanya dimaknai sebagai gangguan fisik, tetapi juga berkaitan dengan dimensi non-medis yang tidak kasatmata (niskala). Studi ini bertujuan mengkaji dinamika pemaknaan sakit dalam kerangka sekala dan niskala, serta melihat bagaimana keduanya berinteraksi dalam praktik kesehatan masyarakat Bali kontemporer periode 2000–2025. Studi ini menggunakan metode sejarah yang dipadukan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara lapangan di Denpasar, Tabanan, Gianyar, dan Buleleng, serta didukung oleh studi dokumen. Analisis dilakukan secara kritis untuk memahami konstruksi makna sakit dalam konteks sosial-budaya. Hasil studi menunjukkan bahwa masyarakat Bali memaknai sakit sebagai pengalaman multidimensional. Praktik kesehatan mencerminkan adanya negosiasi antara pendekatan medis modern (sekala) dan kepercayaan lokal (niskala), yang diterapkan secara fleksibel sesuai situasi. Keberlangsungan kedua dimensi ini dipengaruhi oleh budaya, pengalaman empiris, dan peran lingkungan sosial. Interaksi tersebut melahirkan praktik medical pluralism, di mana sistem medis dan non-medis berjalan berdampingan. Dengan demikian, pemaknaan sakit di Bali kontemporer merupakan hasil interaksi kompleks antara budaya, kepercayaan, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan kesehatan yang sensitif terhadap konteks budaya lokal guna menghadirkan layanan yang lebih efektif dan kontekstual.
Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Puskesmas Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara Raisaturrifka Raisaturrifka; Ibrahim Qamarius; Em Yusuf; Maysura Maysura
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Budaya Organisasi, gaya kepemimpinan, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di Puskesmas Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada semua pegawai, sebanyak 100 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta pengujian validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti semakin baik budaya organisasi, semakin tinggi pula kinerja karyawan. Disiplin dalam bekerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, mengindikasikan bahwa tingkat kedisiplinan yang baik meningkatkan kinerja. Akan tetapi, gaya kepemimpinan terbukti berdampak negatif dan signifikan, menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang kaku atau kurang melibatkan justru mengurangi kinerja pegawai. Ketiga variabel tersebut secara bersamaan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi mencapai 70,1%. Penelitian ini merekomendasikan Puskesmas untuk meningkatkan budaya organisasi dan disiplin kerja, serta mengevaluasi gaya kepemimpinan agar lebih demokratis dan komunikatif untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Kurangnya Kerapian Dalam Mewarnai Gambar Pada Anak Usia Dini Amanda Surya Aisyah; Depi Yanti Sinaga; NurEcha Rizki; Salsabila Najwa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan mewarnai merupakan bagian dari aktivitas seni rupa yang memiliki peran penting dalam perkembangan anak usia dini, khususnya dalam aspek motorik halus, kreativitas, dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kurangnya kerapian dalam kegiatan mewarnai serta memberikan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Metode yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan mengamati aktivitas anak selama kegiatan mewarnai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian anak belum mampu mengendalikan gerakan tangan dengan baik sehingga warna sering keluar dari garis. Permasalahan ini berdampak pada menurunnya rasa percaya diri dan konsentrasi anak. Solusi yang diterapkan berupa penggunaan gambar sederhana bergaris tebal, krayon berukuran besar, latihan gradasi warna secara bertahap, serta penyediaan sudut mewarnai di kelas. Pendekatan terstruktur ini terbukti membantu meningkatkan kerapian dan kepercayaan diri anak dalam berkarya seni.
Pengaruh Kualitas Layanan, Keamanan Transaksi, Dan Kemudahan Penggunaan Mobile Banking (Byond) Terhadap Kepuasan Nasabah Di Bank Syariah Indonesia (BSI) Fitriatun Nadila; Sapna Biby; Mariyudi Mariyudi; Chalirafi Chalirafi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, keamanan transaksi, dan kemudahan penggunaan mobile banking BYOND by BSI terhadap kepuasan nasabah pada Bank Syariah Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang diberikan kepada nasabah aktif pengguna layanan mobile banking BYOND by BSI. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah, sedangkan keamanan transaksi dan kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Secara simultan, kualitas layanan, keamanan transaksi, dan kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kepuasan nasabah dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dalam pengembangan kajian pemasaran jasa perbankan digital serta implikasi praktis bagi Bank Syariah Indonesia dalam meningkatkan keamanan transaksi dan kemudahan penggunaan aplikasi mobile banking untuk meningkatkan kepuasan nasabah. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah variabel, ruang lingkup penelitian, dan penggunaan pendekatan kuantitatif tanpa pendalaman kualitatif
Pengaruh Media Sosial, Entrepreneurial Skill Dan Innovativeness Terhadap Kinerja Penjualan UMKM Handicraft Di Kabupaten Aceh Tamiang Andini Andini; Moch Heikal; Nurainun Nurainun; Rahmaniar Rahmaniar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Media Sosial, Entrepreneurial Skill Dan Innovativeness Terhadap Kinerja Penjualan Umkm Handicraft Di Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 115 responden yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linier Berganda dan juga pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel dependen (Media Sosial, Entrepreneurial Skill dan Innovativeness) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penjualan. Pada variabel Media Sosial (X1) tidak mempengaruhi Kinerja Penjualan dengan koefisien (0,012). Kemudian variabel Entrepreneurial Skill (X2) tidak mempengaruhi Kinerja Penjualan dengan koefisien (0,106). Selanjutnya untuk variabel Innovativeness (X3) juga tidak mempengaruhi Kinerja Penjualan dengan koefisien (0,098). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut tidak menjadi determinan utama dalam mendorong performa penjualan, sehingga diperlukan perhatian terhadap variabel lain yang lebih berpengaruh, seperti strategi pemasaran, kualitas produk, jaringan distribusi, maupun kondisi pasar lokal.
Analisis Pengaruh Fitur Layanan, Keamanan Dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pada Penggunaan Dompet Digital Di Kalangan Masyarakat Kota Lhokseumawe Wahyu Hidayat Harahap; Moch Heikal; Naufal Bachri; Heriyana Heriyana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fitur Layanan, Keamanan, Dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pada Penggunaan Dompet Digital Di Kalangan Masyarakat Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 105 responden yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linier Berganda dan juga pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel Keamanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas. Variabel Fitur Layanan (X1) tidak mempengaruhi Loyalitas dengan koefisien (0.227), Kemudian variabel keamanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas dengan koefisien (0,273), selanjutnya untuk Variabel Kepuasan Pelanggan (X3) juga tidak mempengaruhi Loyalitas dengan koefisien (-0,070). Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa aspek keamanan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat untuk tetap setia menggunakan dompet digital, sedangkan keberadaan fitur layanan dan tingkat kepuasan pelanggan belum cukup kuat dalam membentuk loyalitas
Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Nisam Kabupaten Aceh Utara Mardiana Mardiana; Fithriany Fithriany; Elvieta Elvieta
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia, sehingga upaya deteksi dini melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sangat diperlukan. Namun, tingkat partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA masih rendah, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi pemeriksaan IVA, tingkat pengetahuan, sikap, serta dukungan keluarga, dan menganalisis hubungan ketiga faktor tersebut dengan pelaksanaan pemeriksaan IVA. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan melibatkan 100 responden WUS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum pernah melakukan pemeriksaan IVA (46%), memiliki pengetahuan rendah (83%), dan bersikap negatif terhadap pemeriksaan IVA (52%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,024) dan sikap (p=0,022) dengan pemeriksaan IVA, sedangkan dukungan keluarga tidak berhubungan signifikan (p=0,323). Dengan demikian, peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif terbukti berperan penting dalam mendorong keterlibatan WUS untuk melakukan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA.
Pengaruh Merchandise, Social Media, Dan Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Jarsey FC Barcelona (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Malikussaleh) Fikri Gazali Lubis; Adnan Adnan; Heriyana Heriyana; Hamdiah Hamdiah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Merchandise, social media, dan brand ambassador terhadap keputusan pembelian jersey FC Barcelona pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Latar belakang masalah berawal dari pesatnya pertumbuhan industri Merchandise sepak bola global, di mana jersey klub besar seperti FC Barcelona tidak hanya berfungsi sebagai simbol dukungan penggemar, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas, terutama di kalangan generasi muda Indonesia. Tingginya popularitas klub ini di Indonesia, didukung data bahwa negara kita termasuk lima besar basis penggemar sepak bola Eropa, memicu minat mahasiswa lokal terhadap jersey resmi. Fenomena ini terlihat dari banyaknya mahasiswa yang mengenakan jersey saat kegiatan kampus atau menonton pertandingan, dipengaruhi promosi kreatif di platform digital seperti Instagram dan TikTok, serta figur pemain bintang sebagai brand ambassador yang membangun keterikatan emosional. Namun, sejauh mana ketiga faktor tersebut secara spesifik memengaruhi perilaku pembelian masih menjadi celah penelitian yang perlu diuji untuk memberikan wawasan bagi strategi pemasaran. Penelitian bertujuan mengkaji hubungan kausal antara variabel independen tersebut dengan keputusan pembelian, sekaligus mengidentifikasi faktor dominan di kalangan mahasiswa sebagai target pasar potensial. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain explanatory research, melibatkan sampel mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling dan data primer dari kuesioner berbasis skala Likert. Analisis dilakukan melalui regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS, mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta pengujian pengaruh simultan dan parsial antarvariabel. Hasil penelitian mengonfirmasi adanya pengaruh signifikan secara keseluruhan dari ketiga variabel terhadap keputusan pembelian, dengan social media menonjol sebagai pendorong utama, sementara pengaruh parsial Merchandise dan brand ambassador kurang menonjol. Temuan ini menjelaskan sebagian besar variasi perilaku pembelian mahasiswa.
Pengaruh Electronic Word Of Mouth (EWOM), Perceived Quality dan Perceived Risk terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Secara Online Melalui Marketplace Shopee Badri Rangga Banurea; Jullimursyida Jullimursyida; Mohd.Heikal; Khairina Abdurrahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth, Perceived Quality, dan Perceived Risk terhadap Keputusan Pembelian produk fashion secara online melalui marketplace Shopee. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya tren pembelian produk fashion secara daring yang menuntut perusahaan untuk memahami perilaku konsumen digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh yang pernah melakukan pembelian produk fashion melalui Shopee. Sampel sebanyak 100 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis dengan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Electronic Word of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang berarti semakin baik ulasan dan rekomendasi yang diterima konsumen secara online, maka semakin tinggi kecenderungan mereka untuk membeli produk fashion. Variabel Perceived Quality juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, menunjukkan bahwa kualitas produk yang dirasakan menjadi faktor penting dalam menentukan keputusan konsumen. Sementara itu, Perceived Risk berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, yang berarti risiko yang dirasakan tidak menjadi penghalang utama dalam keputusan pembelian online melalui Shopee. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan ulasan positif dan persepsi kualitas produk yang baik mampu mendorong konsumen untuk melakukan pembelian, sementara risiko yang dirasakan tidak secara langsung mengurangi minat beli konsumen.