cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
ANALISIS METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DALAM PENINGKATAN PRAKTIK PEMBELAJARAN Muammar Khaddafi; Sittong Parluhutan Panjaitan; Astina Siagian; Hazrina Panjaitan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan pendekatan sistematis yang dirancang untuk membantu guru dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang mereka hadapi secara langsung di ruang kelas. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk melakukan analisis mendalam terhadap metodologi PTK sebagai sarana peningkatan praktik pembelajaran. Melalui kajian literatur dan analisis konseptual, artikel ini mengeksplorasi prinsip-prinsip dasar PTK, struktur siklus tindakan, serta peran refleksi dalam proses perbaikannya. PTK terdiri dari empat tahapan utama yang berlangsung secara berulang, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Proses ini memungkinkan guru untuk mengembangkan pemahaman kontekstual terhadap kendala pembelajaran dan merancang strategi intervensi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pendekatan PTK mendorong penguatan kapasitas profesional guru melalui praktik berbasis bukti dan peningkatan kesadaran reflektif terhadap dinamika pembelajaran. Artikel ini juga menyoroti kontribusi PTK dalam membangun budaya kolaboratif antara guru, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya di lingkungan sekolah. Dengan memanfaatkan data empiris yang diperoleh dari tindakan kelas, guru dapat mengambil keputusan pedagogis yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Di sisi lain, PTK juga memperlihatkan fleksibilitasnya dalam berbagai konteks pembelajaran, termasuk dalam penggunaan pendekatan tematik, diferensiasi pembelajaran, dan teknologi pendidikan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa metodologi PTK tidak hanya menjadi sarana untuk memperbaiki praktik pengajaran secara langsung, tetapi juga sebagai wahana transformasi profesionalisme guru yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penguatan pemahaman dan keterampilan guru dalam melaksanakan PTK perlu menjadi bagian integral dalam program pengembangan profesi berkelanjutan.
Pengaruh Kemampuan membaca Alquran Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai Wulan Suci Rahmadani; Nur Fadilah Amin; Abdillah S; Muhammad Yasin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana kemampuan membaca Alquran siswa kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna, Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai, (2) Mengetahui prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna, Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai, (3) Mengetahui pengaruh kemampuan membaca Alquran terhadap prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna, Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan tes kemampuan membaca Alquran. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kemampuan membaca Alquran siswa kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna, Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai berdasarkan hasil penelitian dapat dikategorikan baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas X Ar-Rahmah sebesar 76,30 dan kelas X Al-Uswah sebesar 76,71. (2) Prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna, Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai berdasarkan hasil penelitian dapat di kategorikan baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas X Ar-Rahmah sebesar 78,50 dan kelas X Al-Uswah sebesar 77,86. (3) Pengaruh Kemampuan Membaca Alquran Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas X MA Mursyidut Thullab Lembanna Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai. Pada hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan Uji-t, diketahui bahwa nilai thitung = 25.788. Sedangkan ttabel = 1.683. Karena thitung 25.788 > ttabel 1.683 maka hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X (pengaruh kemampuan membaca Alquran) terhadap variabel Y (prestasi belajar bahasa Arab). Dengan presentase koefisien determinasi (R²) sebesar 0,972 atau 97,2%.
PENGARUH  BALANCE EXERCISE  TERHADAP PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS DI RUANG RAWAT INAP KIWI RSUD CENGKARENG TAHUN 2024 Habib Muh Ramdan; Arif Hidayatullah; Agus Purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Pada lansia terjadi perubahan komposisi tubuh berupa penurunan fatfree mass atau peningkatan fat mass. Pada proses penuaan, presentase massa otot menurun. Pencegahan jatuh dimulai dengan banyak perawatan kesehatan dengan melakukan strategi pencegahan seperti latihan mobilitas, alat bantu, dan bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan. Tujuan penelitian : Menganalisa pengaruh balance exercise  terhadap pencegahan risiko jatuh pada lansia dengan penyakit kronis di Ruang Rawat Inap Kiwi RSUD Cengkareng tahun 2024. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi- experimental design dengan rancangan two-group pre test-post test control group design. Penelitian ini menggunakan data primer pada pasien lansia di RSUD Cengkareng sebanyak 18 responden. Dimana peneliti menentukan ukuran sampel dengan metode purposive random sampling. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan balance exercise  terhadap pencegahan risiko jatuh pada lansia dengan penyakit kronis di Ruang Rawat Inap Kiwi RSUD Cengkareng tahun 2024, didapatkan p-value < 0,05 (0,000). Saran : Untuk mencegah terjadinya resiko jatuh pada lansia maka perlu dilakukan terapi balance exercise secara rutin.
Aborsi Karena Penularan Penyakit Perspektif Hukum Islam Mardina; Andi Satrianingsih; St Risnawati Basri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah tipe penelitian yang dikenal sebagai penelitian kepustakaan, yaitu penelitian yang lebih memerlukan pemrosesan secara filosofis dan teoritis ketimbang pengujian di lapangan. Karena karakternya yang bersifat teoritis dan filosofis, penelitian kepustakaan cenderung lebih mengandalkan pendekatan filosofis dibandingkan dengan pendekatan lainnya. Metodologi dalam penelitian kepustakaan melibatkan sumber informasi, teknik pengumpulan informasi, dan evaluasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pada prinsipnya, dalam hukum Islam, aborsi tidak diperbolehkan. Hal ini didasarkan pada Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 151 yang menekankan bahwa kehidupan sangat berharga, dan hanya Allah yang berhak mengakhiri hidup. Namun, dalam situasi darurat, aborsi mungkin diizinkan dengan alasan yang sah, seperti kebutuhan mendesak atau keadaan darurat yang kuat. Misalnya, jika seorang wanita terinfeksi penyakit menular yang serius, ini bisa menjadi alasan yang valid untuk melakukan aborsi. Dalam pandangan hukum Islam, aborsi dianggap haram sejak ovulasi bertemu dengan sperma. Namun, untuk kasus aborsi pada janin yang diduga mengidap penyakit menular yang berbahaya, perlu dilakukan peninjauan mendalam. Meskipun saat ini obat untuk penyakit menular berbahaya belum ditemukan, ajaran Rasulullah menyatakan bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Mungkin saja saat bayi tersebut lahir, obat untuk menyembuhkan penyakit menular yang berbahaya tersebut sudah tersedia. Jika dibiarkan, potensi penyebaran penyakit menular yang berbahaya akan semakin meluas. Dari keterangan di atas, harus ditimbang dulu lebih berat kebaikannya (mashlahat) atau keburukannya (mafsadat).
Analisis Peran Bank Perkreditan Rakyat Syariah dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia Aufa Rabbani; Anggun Okta Fitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan konvensional. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, serta studi literatur dari berbagai sumber akademik dan laporan industri yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa BPRS memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi kelompok masyarakat ekonomi menengah ke bawah, terutama di wilayah-wilayah yang masih kurang terjangkau oleh bank umum atau lembaga keuangan lainnya. Keberadaan BPRS memberikan solusi keuangan yang lebih fleksibel dan berbasis prinsip syariah, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang selama ini mengalami kendala dalam mengakses pembiayaan atau layanan perbankan lainnya. Namun, meskipun memiliki potensi besar dalam memperluas inklusi keuangan, BPRS masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat perkembangannya. Beberapa kendala utama yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi keterbatasan modal yang membatasi kemampuan ekspansi usaha, serta regulasi yang masih dianggap kurang mendukung pertumbuhan dan inovasi dalam sektor perbankan syariah. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengambil kebijakan, akademisi, serta pelaku industri untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam memperkuat peran BPRS dalam meningkatkan inklusi keuangan. Upaya seperti peningkatan akses terhadap pendanaan, optimalisasi regulasi, serta peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat dapat menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan kontribusi BPRS dalam sistem keuangan nasional.
TINJAUAN LITERATUR: PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DI ERA DIGITAL Putri Ameliaa; Anggun Okta Fitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis yang bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan tantangan perbankan syariah di Indonesia dalam menghadapi era digital. Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap keuangan global, termasuk perbankan syariah. Penelitian ini mengkaji berbagai literatur yang relevan, termasuk jurnal ilmiah, buku, laporan industri, dan publikasi lainnya, untuk memahami tren, inovasi, dan hambatan yang dihadapi oleh industri perbankan syariah di Indonesia. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa digitalisasi menawarkan peluang besar bagi perbankan syariah untuk meningkatkan inklusi keuangan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan. Namun, terdapat pula tantangan yang signifikan, seperti regulasi yang belum sepenuhnya adaptif, kesenjangan literasi digital, risiko keamanan siber, dan persaingan dengan lembaga keuangan konvensional dan fintech. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbankan syariah di Indonesia perlu mengembangkan strategi yang komprehensif dan inovatif untuk memanfaatkan potensi digitalisasi sambil mengatasi tantangan yang ada, guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif.
STRATEGI BANK SYARIAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DI MASYARAKAT Rendi Dwi Prabowo; Anggun Okta Fitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis strategi yang digunakan oleh bank syariah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan berbasis prinsip syariah. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan gambaran yang lebih mendalam terkait langkah-langkah yang telah diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam menyebarluaskan literasi keuangan syariah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen BSI yang terlibat langsung dalam program literasi keuangan syariah, serta melalui analisis dokumentasi dari berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan oleh bank tersebut. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa BSI menerapkan beberapa strategi utama dalam upaya meningkatkan literasi keuangan syariah di masyarakat. Strategi tersebut mencakup penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi yang lebih luas, memungkinkan penyebaran informasi tentang prinsip dan produk keuangan syariah dengan cara yang lebih mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, BSI juga berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan lembaga keagamaan untuk menyelenggarakan seminar, pelatihan, serta program edukasi yang lebih formal dan terstruktur. Langkah lainnya adalah penyediaan materi edukatif dalam bentuk digital yang dapat diakses secara online, sehingga memungkinkan masyarakat untuk memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai perbankan syariah. Dari hasil analisis yang dilakukan, strategi-strategi ini terbukti memiliki dampak positif dalam meningkatkan tingkat pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah. Peningkatan literasi ini selanjutnya berkontribusi pada pertumbuhan inklusi keuangan berbasis syariah, dengan semakin banyaknya masyarakat yang tertarik dan mulai menggunakan produk serta layanan bank syariah. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya keberlanjutan dan inovasi dalam strategi edukasi keuangan syariah guna memastikan pemahaman yang lebih luas dan mendalam di kalangan masyarakat Indonesia.
ANALISIS TANTANGAN  DAN SOLUSI PEMBIAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) OLEH BANK SYARIAH INDONESIA Dwi Putri Octavianni; Anggun Okta Fitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi oleh bank syariah dalam memberikan pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, serta solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pembiayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok fokus dengan pemilik UMKM dan manajer bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan akses pembiayaan, kurangnya pemahaman tentang produk syariah, serta adanya risiko tinggi dalam pembiayaan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi tentang produk syariah, pengembangan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan UMKM, serta kolaborasi antara bank syariah dan lembaga terkait untuk mendukung akses pembiayaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi bank syariah dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
PENGARUH KECUKUPAN MODAL, PROFITABILITAS, PEMBIAYAAN BERMASALAH, TERHADAP TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) TAHUN 2021-2023 Restu Andini; Anggun Okta Fitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sangat penting untuk menilai tingkat kesehatan bank karena peran strategis perbankan syariah dalam sistem keuangan nasional, terutama setelah pembentukan Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui merger tiga bank syariah pada tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana rasio capital adequacy (CAR), return on assets (ROA), dan non-performing financing (NPF) berdampak pada tingkat kesehatan perusahaan pada BSI selama periode 2021–2023. Metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan bank. Metode kuantitatif deskriptif digunakan. Data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan triwulanan BSI selama periode penelitian. Untuk mengevaluasi dampak simultan dan parsial dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, yaitu tingkat kesehatan bank, analisis regresi linier berganda digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,2078 (> 0,05), variabel kecukupan modal (CAR) tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap tingkat kesehatan perusahaan. Ini menunjukkan bahwa, meskipun CAR merupakan ukuran penting untuk ketahanan modal, keberadaan modal yang cukup tidak selalu menunjukkan peningkatan tingkat kesehatan bank secara langsung dalam konteks BSI. Sebaliknya, dengan nilai signifikansi 0,0022 (< 0,05), Return on Assets (ROA) menunjukkan pengaruh yang signifikan, menunjukkan bahwa efisiensi pengelolaan aset bank berdampak langsung pada kesehatan perusahaan. Selain itu, pembiayaan yang tidak memenuhi syarat (NPF) memiliki efek signifikan dengan nilai signifikansi 0,0006 (< 0,05), menunjukkan bahwa peningkatan NPF menunjukkan penurunan kualitas pembiayaan dan mungkin mengancam stabilitas bank. Hasilnya menunjukkan bahwa meningkatkan kinerja profitabilitas dan manajemen risiko pembiayaan adalah komponen penting dalam menjaga kesehatan perusahaan perbankan syariah. Oleh karena itu, untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan organisasi, BSI harus lebih berkonsentrasi pada strategi pengelolaan asset dan mitigasi risiko pembiayaan
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Non-Performing Financing (NPF) pada Perbankan Syariah Maryuni Afivi; Anggun Okta Fitri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi Non Performing Financing (NPF) pada perbankan syariah di Indonesia. Variabel yang diteliti mencakup variabel independen, yaitu Financing to Deposit Ratio (FDR), kurs, dan inflasi, serta variabel dependen yang adalah Non Performing Financing (NPF). FDR digunakan untuk mengukur proporsi dana pinjaman yang berasal dari dana pihak ketiga; semakin tinggi nilai FDR, semakin besar kemungkinan terjadinya NPF. Kurs menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap satu satuan mata uang asing. Jika kurs meningkat, nilai rupiah yang dibayarkan untuk hutang juga meningkat, sehingga hal ini dapat mengurangi kemampuan debitur untuk melunasi utang mereka dan berpotensi menyebabkan NPF yang lebih tinggi. Di sisi lain, inflasi, yang mencerminkan kenaikan harga barang dan jasa akibat permintaan yang lebih tinggi dibandingkan penawaran, dapat menurunkan daya beli masyarakat. Ketika inflasi tinggi, masyarakat lebih cenderung untuk mengutamakan pelunasan utang, yang berimplikasi pada penurunan NPF. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari laporan publikasi yang tersedia di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia selama periode enam tahun. Populasi yang diteliti mencakup seluruh bank syariah di Indonesia, dan sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model regresi linier berganda, yang diolah menggunakan aplikasi Eviews. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Financing to Deposit Ratio (FDR) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Non Performing Financing (NPF); (2) kurs berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPF; (3) inflasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap NPF. Secara keseluruhan, FDR, kurs, dan inflasi juga ditemukan berpengaruh signifikan terhadap Non Performing Financing (NPF).