cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
Pengaruh Debt To Equity Ratio (Der) Dan Total Asset Turnover (Tato) Terhadap Earning Per Share (Eps) Pada Pt Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2015-2024 Yunita Anggraini; Vidya Amalia Rismanty
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Debt to Equity Ratio dan Total Asset Turnover terhadap Earning Per Share PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Periode 2015-2024. Metode penelitian ini digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk tahun 2015-2024. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis dengan uji T dan uji F dan koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap Earning Per Share (EPS), hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung > ttabel atau |-3,795| > 2,365 dan signifikan 0,007 < 0,05. Secara parsial Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh signifikan terhadap Earning Per Share (EPS), hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung > ttabel atau 2,783 > 2,365 dan signifikansi 0,027 < 0,05. Hasil penelitian secara simultan antara Debt to Equity Ratio (DER) dan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh signifikan terhadap Earning Per Share (EPS) PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk periode 2015-2024, hal ini ditunjukkan dengan Fhitung > Ftabel atau 12,079 > 4,74, serta nilai signifikan sebesar 0,005 < 0,05
PENGARUH FASILITAS KERJA DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA TANGERANG SELATAN Siti Miftahul Jannah; Bachtiar Arifudin Husain
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang Selatan, untuk mengetahui pengaruh Komunikasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang Selatan, dan untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja dan komunikasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang Selatan, Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun teknik sampling yaitu menggunakan yang sampling jenuh dengan jumlah populasi sebanyak 94 orang pegawai, sehingga sampel yang digunakan adalah jumlah keseluruhan dari jumlah populasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan angket atau kuesioner. Metode ana!isis menggunakan pengujian instrument, pengujian asumsi klasik, pengujian regresi, pengujian koesfisien korelasi, dan koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fasilitas Kerja (X1) berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y) dengan memperoleh persamaan regresi Y = 21,443 + 0,482X₁ . Komunikasi (X₂) juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) dengan memperoleh persamaan regresi Y = 21,969 + 0,474X2 . Serta Fasilitas Kerja (X1) dan Komunikasi (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan diperoleh persamaan regresi Y = 10,508 + 0,357 X1 + 0,392 X2. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa koefisien dari masing-masing variabel bertanda positif, yang berarti bahwa fasilitas kerja dan komunikasi yang baik akan meningkatkan kenyamanan kerja, efektivitas tim, serta semangat pegawai dalam melaksanakan tugas. Nilai korelasi antara variabel bebas dan terikat sebesar 0,896 yang menunjukkan pengaruh yang cukup kuat. Nilai determinasi (R²) sebesar 0,803 menunjukkan bahwa pengaruh Fasilitas Kerja dan Komunikasi secara simultan terhadap Kinerja Pegawai sebesar 80,3%, sedangkan sisanya sebesar 19,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Pengujian hipotesis F_hitung > ftabel ( 185.445>3.097) dan nilai signifikansinya < 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Fasilitas Kerja dan Komunikasi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang Selatan
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI ALL NIPPON AIRWAYS PADA BAGIAN FRONT LINIER PT JASA ANGKASA SEMESTA TANGERANG Benny Bastian; Pusporini Palupi Jamaludin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh disiplin kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan di All Nippon Airways Pada Bagian Front Linier PT Jasa Angkasa Semesta  Tangerang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif, Teknik pengumpulan data primer dan data sekunder, yang digunakan melalui teknik penelitian (kuesioner sebanyak 63 responden), observasi, studi pustaka. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana dan berganda, uji koefisien korelasi, uji determinasi dan uji signifikan (uji t dan uji F). Hasil koefesien korelasi disiplin kerja sebesar 0,548 atau 54,8% dan nilai koefesien korelasi stress kerja sebesar 0,485 atau 48,5%. Maka dapat diartikan drajat hubungan antara variabel disiplin kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan merupakan korelasi kuat. Nilai koefisien determinasi tersebut diperoleh sebesar 34,4%. Sedangkan sisanya sebesar 65,6% dipengaruhi oleh faktor. Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai t hitung 5,041 > t tabel 1,999. dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh stress kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai t hitung  4,337 > t tabel 1,999, dapat disimpulkan Ho diterima Ha ditolak, yang berarti terdapat pengaruh stress kerja terhadap kinerja karyawan. Dan  diketahui nilai signifikan untuk pengaruh disiplin kerja dan  stress kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai f hitung 15,741 > Ftabel 3,15, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh disiplin kerja dan stress kerja terhadap kinerja karyawan pada di All Nippon Airways Pada Bagian Front Linier PT Jasa Angkasa Semesta  Tangerang
PENGARUH PROMOSI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SAGA SOCIAL SPACE COFFEE KOTA BEKASI Muhammad Rafi Ariqoh; Rahadyan Tajuddien
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi sosial media Instagram dan Word of Mouth terhadap keputusan pembelian pada konsumen Saga Social Space Coffee di Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan pelanggan aktif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear berganda menggunakan bantuan software SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, promosi sosial media Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 12,462 > t tabel 1,661 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Word of Mouth juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 11,020 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung 88,611 > F tabel 3,090 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,646 menunjukkan bahwa 64,6% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh promosi melalui Instagram dan Word of Mouth, sedangkan sisanya 35,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Hasil ini mengindikasikan bahwa strategi promosi melalui Instagram dan kekuatan Word of Mouth merupakan kombinasi efektif dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen di sektor bisnis F&B khususnya pada Saga Social Space Coffee
PENGARUH KOMPENSASI KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT NIKI HARDA SENTOSA TANGERANG Reski Budi Prihatin; Raden Yeti Sumiaty
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompensasi Kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Niki Harda Sentosa Tangerang secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 52 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linier, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, uji hipotesis, dan uji simultan. Hasil penelitian ini yaitu : 1) kompensasi kerja berpengaruh cukup signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan persamaan regresi linear sederhana yaitu Y = 11,246 + 0,653 X1, nilai koefisien korelasi atau tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh sebesar 0,555 artinya memiliki hubungan yang sedang. Serta berdasarkan nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruhnya secara simultan sebesar 29,4% yang dipengaruhi oleh kompensasi kerja, dan sisanya sebesar 70,6% dipengaruhi oleh faktor lain. 2) stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan persamaan regresi linear sederhana yaitu Y = 32,838 + -0,020 X2, nilai koefisien korelasi atau tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh sebesar 0,957 artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. Serta berdasarkan nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruhnya secara simultan sebesar 91,4% yang dipengaruhi oleh stres kerja, dan sisanya sebesar 8,6% dipengaruhi oleh faktor lain. 3) kompensasi kerja dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan persamaan regresi linear sederhana yaitu Y = 11,466 + 0,653 X1 + -0,012 X2, nilai koefisien korelasi atau tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat diperoleh sebesar 0,599 artinya memiliki hubungan yang sedang. Serta berdasarkan nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruhnya secara simultan sebesar 91,2% yang dipengaruhi oleh kompensasi kerja dan stres kerja serta 8,8% sisanya dipengaruhi faktor lain
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BINTANG KREASI KEMASINDO-KABUPATEN TANGERANG Yeni Yeni; Theobaldus Boro Tura
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bintang Kreasi Kemasindo Kabupaten Tangerang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampling jenuh, sehingga seluruh populasi sebanyak 50 orang karyawan dijadikan sampel penelitian. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, koefisien korelasi, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Nilai koefisien korelasi sebesar 0,682 (kategori kuat) dan koefisien determinasi sebesar 46,5%. Uji t menghasilkan nilai t hitung = 2,744 > t tabel = 2,010 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Motivasi Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Nilai koefisien korelasi sebesar 0,751 (kategori kuat) dan koefisien determinasi sebesar 56,4%. Uji t menunjukkan nilai t hitung = 4,387 > t tabel = 2,010 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, sebagaimana ditunjukkan oleh persamaan regresi linier berganda Y = 9,283 + 0,340 X1 + 0,436 X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,797 (kategori sangat kuat) dan koefisien determinasi sebesar 63,6%. Uji F menghasilkan nilai F hitung = 51,461 > F tabel = 3,195 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bintang Kreasi Kemasindo Kabupaten Tangerang
PERAN KEDOKTERAN FORENSIK DALAM PENEGAKAN HUKUM: STUDI KASUS DI INDONESIA Tira Tira; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedokteran forensik merupakan cabang ilmu kedokteran yang berfokus pada penerapan ilmu medis dalam konteks hukum. Peranannya sangat penting dalam penyelidikan kriminal, di mana kedokteran forensik membantu menentukan penyebab kematian, mengidentifikasi korban, dan memberikan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Metode yang digunakan mencakup autopsi, analisis DNA, dan toksikologi. Meskipun demikian, kedokteran forensik menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, masalah etika, dan kualitas bukti. Abstrak ini menyoroti pentingnya kedokteran forensik dalam sistem peradilan dan perlunya kolaborasi antara profesional forensik, penegak hukum, dan sistem hukum untuk memastikan keadilan
ANATOMI KRIMINAL SIBER: MOTIF, MODUS, DAN PENANGGULANGANNYA DARI PERSPEKTIF KRIMINOLOGI Deva Wira Pramudya; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan siber merupakan bentuk kriminalitas modern yang berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kejahatan ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari kejahatan konvensional, seperti sifatnya yang anonim, tidak berbatas wilayah, serta menggunakan perangkat digital sebagai sarana utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam anatomi kriminal siber melalui pendekatan kriminologis, dengan fokus pada identifikasi motif pelaku, modus operandi yang digunakan, serta strategi penanggulangan yang efektif. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengkaji berbagai literatur, regulasi, dan laporan kasus aktual yang berkaitan dengan tindak pidana siber. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa motif pelaku kejahatan siber sangat bervariasi, mulai dari motif ekonomi seperti pencurian data dan pemerasan digital, hingga motif ideologis seperti propaganda dan gangguan terhadap sistem negara. Modus operandi yang digunakan pun semakin kompleks, memanfaatkan teknik phishing, malware, social engineering, dan eksploitasi sistem keamanan yang lemah. Penanggulangan kejahatan siber memerlukan pendekatan multidisipliner dan kolaboratif antara pemerintah, lembaga penegak hukum, sektor swasta, serta masyarakat umum. Strategi preventif seperti peningkatan literasi digital dan keamanan siber harus berjalan seiring dengan strategi represif berupa penegakan hukum yang tegas dan kerja sama lintas negara. Dengan demikian, pemahaman terhadap anatomi kejahatan siber dari perspektif kriminologi menjadi penting dalam merumuskan kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kejahatan digital.
PENGARUH KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT BUANA CENTRA SWAKARSA DI CABANG BOGOR Khanza Lulu’un Riadotuz Syaloma; Irfan Rizka Akbar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keselamatan kesehatan kerja (K3) dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Buana Centra Swakarsa Cabang Bogor, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh yang melibatkan 60 responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil analisis menunjukkan bahwa keselamatan kesehatan kerja (K3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui persamaan regresi linear sederhana Y = 22,119 + 0,459X₁. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,642 menunjukkan hubungan yang kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,412 artinya kinerja dipengaruhi oleh keselamatan kesehatan kerja (K3) sebesar 41,2%. Hal ini dibuktikan dengan uji t diperoleh nilai t hitung > t tabel (6,374 > 2,001) dengan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Lingkungan kerja secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi linear sederhana Y = 22,972 + 0,448X₂. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,746 menunjukkan hubungan kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,556 artinya kinerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja sebesar 55,6%. Hal ini dibuktikan uji t diperoleh nilai t hitung > t tabel (8,522 > 2,001) dengan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Secara simultan, keselamatan kesehatan kerja(K3) serta lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui persamaan regresi linear berganda Y = 10,310 + 0,366X₁ + 0,386X₂. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,898 menunjukkan hubungan sangat kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,807 artinya kinerja dipengaruhi oleh keselamatan kesehatan kerja (K3) serta lingkungan kerja sebesar 80,7%. Nilai F hitung > F tabel (119,341 > 3,159) dengan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,050). Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar perusahaan meningkatkan penerapan keselamatan kesehatan kerja (K3) serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih optimal untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan
PENGARUH KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN PAGEDANGAN KABUPATEN TANGERANG Aji Pratama Putra; Muhammad Gandung
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan pagedangan kabupaten tangerang. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi adalah seluruh pegawai yang berjumlah 65 pegawai. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana, regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi (r), analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis uji t, uji f. Hasil uji t menunjukan bahwa kompensasi memiliki nilai t hitung 9.744 > t tabel 1.998 dengan nilai sig.  0.000 < 0.05, hal ini berarti secara parsial kompensasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai. disiplin kerja memiliki nilai t hitung > t tabel atau 8.224 > 1.998 dengan nilai sig.  0.000 < 0.05, hal ini berarti secara parsial disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Sedangkan dengan hasil penelitian dengan uji f menunjukan nilai f hitung > f tabel atau 90.652 > 3.14 dengan nilai sig.  0.000 < 0.05, hal ini berarti secara simultan kompensasi dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. hasil uji koefisien determinasi atau r square adalah 0.745 artinya terdapat pengaruh antara kompensasi dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai sebesar 74.5%. sedangkan sisanya (100% - 74.5% = 25.5%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti