cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI SUSPENDING AGENT PGA DAN CMC-NA TERHADAP MUTU SEDIAAN SUSPENSI EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Khairunnisak Khairunnisak; Dewi Yuniharni; Fathul Jannah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan tradisional yang berlandaskan sumber alam hayati, terutama tumbuh-tumbuhan, telah digunakan sejak lama di Indonesia. Negara Indonesia mempunyai kekayaan sumber hayati yang besar, diantaranya adalah tanaman rempah dan obat. Salah satu tanaman obat yang masih diminati di Indonesia adalah temulawak. Temulawak memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu Alkaloid, Flavonoid, Triterpenoid, Saponin dan Tanin sehingga dapat dijadikan sebagai obat tradisional dalam bentuk sediaan suspensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi suspending agent PGA dan CMC-NA terhadap mutu sediaan suspensi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Penelitian  ini  merupakan  penelitian  secara eksperimental yang meliputi pembuatan ekstrak, formulasi sediaan dan pemeriksaan mutu fisik sediaan seperti uji organoleptis, uji pH, uji berat jenis, uji viskositas, uji sedimentasi dan uji redispersi. Adapun formulasi sediaan suspensi temulawak terdiri dari F1 dengan konsentrasi PGA 2% dan CMC Na 1%, F2 konsentrasi PGA dan CMC Na 1,5% dan F3 konsentrasi PGA 1% dan CMC Na 2%. Hasil pengamatan dan pengujian terhadap parameter mutu suspensi menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penggunaan perbandingan variasi konsentrasi suspending agent PGA dan Na-CMC terhadap mutu sediaan ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) baik dari segi viskositas, sedimentasi, dan redispersi dengan p-value >0,05. Diharapkan kepada penelitian selanjutnya dapat melakukan pengujian efektivitas terhadap sediaan suspensi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) sebagai antidiare, tonikum antibakteri dan lain sebagainya.
PENGARUH BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA BANK CIMB NIAGA TBK PERIODE 2014-2023 Muhammad Fachreza; Iriana Kusuma Dewi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank CIMB Niaga Tbk dari tahun 2014 hingga 2023. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu berupa laporan keuangan selama 10 tahun periode 2014-2023. Sampel yang digunakan laporan keuangan neraca dan laba rugi serta laporan komponen KPMM Bank CIMB Niaga Tbk periode 2014-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial nilai Biaya Operasional Pendapatan Operasional memiliki pengaruh terhadap Return on Asset, t hitung lebih besar dari t tabel (-12,349 > 2,365 dan sig 0,000 < 0,05) dan Capital Adequacy Ratio secara parsial tidak berpengaruh terhadap Return on Asset, t hitung lebih kecil dari t tabel (-1,667 < 2,365 dan sig 0,140 > 0,05). Secara simultan Biaya Operasional Pendapatan Operasional dan Capital Adequacy Ratio berpengaruh terhadap Return on Asset f hitung lebih besar dari f tabel (159,615 > 4,74 dan sig 0,000 < 0,05) dan berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,989; Nilai tersebut menunjukkan bahwa sebesar 98,9% variabel Independen memiliki pengaruh terhadap variabel dependen dan 1,1% di pengaruhi oleh faktor lainnya.
Lemahnya Kondisi Ekonomi Masyarakat Akibat Peminjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang Tidak Tepat Sasaran Rani Astria Silvera harahap; Mira Yanti Lubis; M. Luthfi hasibuan; Nurhayani Lubis; Hidayat nasution; Putri juliana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tingkat desa. Hasil survei menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) telah mengetahui program KUR dan sebagian besar masyarakat telah mengaksesnya. Namun, berdasarkan survey menunjukkan bahwa sebagian dari mereka menggunakan dana KUR untuk kebutuhan sehari-hari, bukan untuk modal usaha sebagaimana yang diharapkan. Akibatnya, mayoritas responden merasa kondisi ekonomi mereka memburuk, serta mengalami kesulitan dalam membayar cicilan. Selain itu, responden juga menilai penyaluran KUR belum tepat sasaran karena banyak diberikan kepada individu tanpa rencana usaha yang jelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan dan penggunaan dana secara produktif. Kendati demikian, keterbatasan berupa minimnya jangkauan peserta dan kurangnya tindak lanjut berupa pelatihan usaha masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya verifikasi ketat, pelatihan prapencairan, serta pendampingan usaha untuk memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran program KUR sebagai alat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
EVALUASI SISTEM INFORMASI MS GLOW UNTUK MENINGKATKANKEPUASAN PENGGUNA (STUDI KASUS CABANG MS GLOW) Sution
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, MS Glow memanfaatkan sistem informasi untuk mendukung operasional perusahaan, termasuk penjualan, manajemen data pelanggan, dan layanan purna jual. Namun, perlu dilakukan evaluasi untuk memastikan sistem informasi yang ada efektif dan memenuhi harapan pengguna. Beberapa masalah yang dihadapi mencakup transaksi lambat, kesulitan navigasi, dan tampilan antarmuka yang kurang menarik. Evaluasi dengan menggunakan metode COBIT 2019 dapat membantu MS Glow menilai tata kelola dan efektivitas sistem informasi secara menyeluruh, dengan fokus pada kinerja, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Hasil evaluasi ini akan memberikan dasar bagi perbaikan sistem, meningkatkan pengalaman pengguna, dan memperkuat hubungan antara perusahaan dan pelanggan.
PENGARUH DISIPLIN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA TANGERANG SELATAN Febby Anggraeni; Bambang Purnomo Yanuarso
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 72 responden, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana dan berganda, uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien korelasi sebesar 0,723 yang menunjukkan hubungan kuat, serta koefisien determinasi sebesar 52,2%. Lingkungan kerja fisik juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien korelasi sebesar 0,803 yang menunjukkan hubungan sangat kuat, serta koefisien determinasi sebesar 64,4%. Secara simultan, disiplin kerja dan lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien korelasi sebesar 0,803 dan koefisien determinasi sebesar 64,9%. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua variabel independen memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan kinerja pegawai, meskipun masih terdapat faktor lain di luar penelitian yang turut memengaruhi
PERDAGANGAN BAYI DARI BANDUNG KE SINGAPURA Muhammad Fahrudin Abisyfa; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus perdagangan bayi dari Bandung ke Singapura yang terungkap pada tahun 2025 menunjukkan bentuk kejahatan terorganisir lintas negara dengan struktur peran yang sistematis, mulai dari perekrutan ibu hamil, penampungan, pemalsuan dokumen, hingga pengiriman bayi secara ilegal ke luar negeri. Motif utama di balik kejahatan ini adalah faktor ekonomi, rendahnya pemahaman hukum, lemahnya pengawasan administratif, serta tingginya permintaan adopsi ilegal dari luar negeri. Bayi diperlakukan sebagai komoditas, dan praktik ini berlangsung dengan memanfaatkan celah di sistem kependudukan dan kurangnya pengawasan digital. Kajian teoritis menggunakan pendekatan Differential Association, Strain Theory, dan Social Control Theory, yang menunjukkan bahwa perilaku kriminal dipengaruhi oleh tekanan ekonomi, lingkungan sosial, dan lemahnya kontrol moral. Kasus ini juga melanggar sejumlah regulasi penting, antara lain UU No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO, UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Protokol Palermo. Dampaknya mencakup trauma pada korban, rusaknya kepercayaan publik terhadap institusi negara, dan citra buruk Indonesia di kancah internasional. Namun, pengungkapannya juga mendorong perbaikan regulasi dan kerja sama internasional. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi hukum, penguatan sistem dokumen, dan penegakan hukum tanpa kompromi.
DINASTI SELJUK : SEJARAH, KEJAYAAN, DAN WARISAN PERADABAN ISLAM Alvin Syarif maulana; Ahmad Maftuh Sujana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinasti Seljuk merupakan salah satu kekuatan politik, militer, dan kebudayaan terbesar dalam sejarah Islam abad pertengahan. Berasal dari rumpun bangsa Turki Oghuz yang mendiami stepa Asia Tengah, mereka bermigrasi ke wilayah Transoxiana pada akhir abad ke-10 M akibat tekanan politik dan ekonomi, lalu memeluk Islam Sunni dan mengintegrasikan diri dalam dunia Islam. Keputusan strategis ini tidak hanya memperkuat identitas religius mereka, tetapi juga membuka jalan untuk memperoleh legitimasi dari kekhalifahan Abbasiyah. Pendirian resmi Dinasti Seljuk terjadi pada 1037 M di bawah kepemimpinan Tughril Beg, yang berhasil menguasai Persia dan mengakhiri dominasi Buwaihiyyah di Baghdad pada 1055 M. Di bawah kepemimpinan Alp Arslan dan Malik Shah I, wilayah Seljuk membentang dari Asia Tengah hingga Anatolia, dengan kemenangan monumental di Pertempuran Manzikert tahun 1071 M yang mengubah peta geopolitik kawasan dan membuka Anatolia bagi migrasi besar-besaran bangsa Turki. Selain kekuatan militer, Dinasti Seljuk berperan penting dalam pengembangan peradaban Islam. Wazir Nizam al-Mulk membangun sistem administrasi terpusat dan mendirikan madrasah-madrasah Nizamiyah yang menjadi model pendidikan formal di dunia Islam. Kemajuan dalam bidang arsitektur, ilmu pengetahuan, dan perdagangan juga menjadi bagian integral dari warisan mereka. Namun, setelah wafatnya Malik Shah I pada 1092 M, konflik internal dan tekanan eksternal seperti Perang Salib I serta invasi Mongol pada abad ke-13 melemahkan kekuasaan Seljuk. Pada awal abad ke-14, kekuasaan mereka benar-benar berakhir. Meskipun demikian, warisan politik, budaya, dan intelektual Seljuk tetap memengaruhi peradaban Islam hingga masa Turki Utsmani, menjadikan mereka sebagai salah satu dinasti paling berpengaruh dalam sejarah Islam.
ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PT PHAPROS TBK PERIODE 2019-2023 Kharisma Azzahra; Janudin Janudin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio keuangan yang diukur menggunakan rasio profitabilitas (return on equity, return on investment), rasio likuiditas (cash ratio, current ratio), rasio aktivitas (collection periods, perputaran persediaan, total asset turnover), dan rasio solvabilitas (total modal sendiri terhadap total asset) yang dijadikan sebagai salah satu alat ukur untuk mengetahui kondisi keuangan dalam Perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan pengumpulan data dengan teknik sekunder. Populasi penelitian adalah Laporan keuangan PT Phapros Tbk dan sampel yang digunakan berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi selama lima tahun dari 2019-2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan, PT Phapros berada dalam kondisi kurang sehat. Pada tahun 2019 perusahaan memiliki akumulasi bobot aspek keuangan sebesar 46,6 poin, sehingga dapat dikategorikan kurang sehat dengan tingkat kesehatan “BB”. Pada 2020, perusahaan memiliki akumulasi bobot aspek keuangan sebesar 37,5 poin, maka dikategorikan kurang sehat dengan tingkat kesehatan “B”. Pada 2021, perusahaan memiliki akumulasi bobot aspek keuangan sebesar 33,5 poin, maka dikategorikan kurang sehat sehat dengan tingkat kesehatan “B”. Pada 2022, perusahaan memiliki akumulasi bobot aspek keuangan sebesar 36,5 poin, maka dikategorikan kurang sehat dengan tingkat kesehatan “BB”. Pada 2023, perusahaan memiliki akumulasi bobot aspek keuangan sebesar 29,9 poin, maka dikategorikan tidak sehat dengan tingkat kesehatan “CCC”.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER DAN KOMUNIKASI KERJATERHADAP KINERJA KARYAWAN CV LARIS MAKMUR SENTOSADI TANGERANG Syahlu Nahar Ali; Syamsi Mawardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengeruh positif dan signifikan pengembangan karier dan komunikasi kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Laris Makmur Sentosa di Tangerang, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner ber-skala Likert kepada 53 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Analisis data dilakukan melalui uji deskriptif, Uji Instrumen Data, Uji Asumsi Klasik, Analisis Kuantitatif, dan Pengujian Hipotesis. Uji T Komunikasi Kerja Uji T memperoleh nilai t hitung > t tabel (11,391 > 2,008) yang di mana nilai signifikansi < 0,05 atau (0,01 < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa (H02 ditolak dan Ha2 diterima) yang artinya Komunikasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan CV Laris Makmur Sentosa di Tangerang. Uji F memperoleh nilai F hitung > F tabel (77,896 > 3,183) yang di mana nilai signifikansi < 0,05 atau (0,01 < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan pada variabel Pengembangan Karier (X1) dan Komunikasi Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) CV Laris Makmur Sentosa di Tangerang atau H03 ditolak Ha3 diterima yang artinya Pengembangan Karier dan Komunikasi Kerja berpengaruh secara simultan Terhadap Kinerja Karyawan CV Laris Makmur Sentosa di Tangerang.
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PRIMA KARYA SARANA SEJAHTERA KANTOR CABANG JAKARTA 2 JAKARTA SELATAN Lukfian Dwi Ismono; Juwita Ramadani Fitria
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja secara parsial terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik secara parsial terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja fisik secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Prima Karya Sarana Sejahtera Kantor Cabang Jakarta 2 Jakarta Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yaitu karyawan PT Prima Karya Sarana Sejahtera Kantor Cabang Jakarta 2 Jakarta Selatan yang berjumlah 62 karyawan. Menggunakan total sampling atau jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Terdapat pengaruh Disiplin Kerja (X1) dengan thitung sebesar 10.039 dan signifikansi sebesar 0.000. Karena thitung lebih besar ttabel (10.039 > 2.000) dan signifikansi lebih kecil dari 5% maka Ha diterima dan H0 ditolak, dapat dinyatakan bahwa Disiplin Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).   Terdapat pengaruh Lingkungan Kerja Fisik (X2) dengan thitung sebesar 12.096 dan signifikansi sebesar 0.000. Karena thitung lebih besar ttabel (12.096 > 2.000) dan signifikansi lebih kecil dari 5% (0.000) maka Ha diterima dan H0 ditolak, dapat dinyatakan bahwa Lingkungan Kerja Fisik (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).  Terdapat pengaruh yang signifikan antara Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil analisis pada tabel di atas yakni uji ANOVA diperoleh nilai Fhitung sebesar 408.794 sedangkan Ftabel  (a 0,05) untuk n = 59 sebesar 2.76. Jadi Fhitung > dari Ftabel (a 0,05) atau 408.794 > 2.76, dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa Disiplin Kerja (X1), Lingkungan Kerja Fisik (X2) dan secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y).